Kamis, 02 Mei 2013

Para pengguna situs atau Web Users telah menjadi detektif pasca tragedi bom di lomba Marathon Boston, mencari ratusan foto untuk menemukan siapa orang dibalik peledakan besar itu. Pihak berwenang AS memang melakukan penyelidikan terkait bom ini, tetapi para user Reddit dan 4Chan melakukan penelusuran mendalam sendiri, mencoba mencari orang mencurigakan yang menurut mereka FBI harus menyelidikinya. Pasalnya, media-media pro-pemerintah AS menutup-nutupi orang-orang yang memakai seragam berlogo “The Craft International” -kontraktor militer swasta AS- yang terungkap dalam beberapa foto....>>> SIAPA THE CRAFT INTERNATIONAL ? >> ADA APA DAN MENGAPA MEREKA DISANA..?? >> BUKANKAH SUDAH BIASA FBI BERBOHONG KEPADA PUBLIK...TERGANTUNG UNTUK KEPENTINGAN SIAPA...???>>> KASUS 911WTC adalah bukti nyata dusta2 AS dan Inggris...yang ...membuat tuduhan2 palsu..??...>> Direktur CIA Leon Panetta membuat kejutan, dia mengaku dihadapan kongres AS bahwa para pejabat CIA telah berulangkali menutup-nutupi perbuatan mereka dan menipu para anggota legislatif, dan hal tersebut terjadi sejak tahun 2001, demikian diungkapkan oleh komite bidang intelijen dari dewan perwakilan AS dalam surat-surat yang baru diungkapkan pada hari Rabu kemarin. Rabu (28/11) Waktu Setempat..>>



FBI Membohongi Publik di Kasus Bom Boston

Redaksi – Minggu, 28 April 2013 13:17 WIB
http://www.eramuslim.com/suara-kita/suara-pembaca/fbi-membohongi-publik-di-kasus-bom-boston.htm#.UYJWgFIxVkh
tyxRt07Lxm 

Senin (15/4/2013), Boston, Amerika Serikat (AS) dibuat “panik” dengan meledakkan bom di garis finish lomba Marathon ke-117. Ledakan besar tersebut dilaporkan telah menewaskan beberapa orang dan melukai sejumlah lainnya, ada yang menyebutkan 3 tewas dan lebih dari 180 luka-luka. Kabar ledakan ini sontak menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru dunia dengan berbagai spekulasi tentang siapa pelaku pemboman itu. Tak sedikit yang curiga atau bahkan menuduh pelaku pemboman itu adalah orang Muslim yang Amerika katakan sebagai “teroris,” meskipun tak ada bukti kuat.

Para pengguna situs atau Web Users telah menjadi detektif pasca tragedi bom di lomba Marathon Boston, mencari ratusan foto untuk menemukan siapa orang dibalik peledakan besar itu.

Pihak berwenang AS memang melakukan penyelidikan terkait bom ini, tetapi para user Reddit dan 4Chan melakukan penelusuran mendalam sendiri, mencoba mencari orang mencurigakan yang menurut mereka FBI harus menyelidikinya.

Pasalnya, media-media pro-pemerintah AS menutup-nutupi orang-orang yang memakai seragam berlogo “The Craft International” -kontraktor militer swasta AS- yang terungkap dalam beberapa foto.

Mari kita lihat gambar-gambar berikut:


1bostona

 Gambar 1 (setelah ledakan terjadi)

Seorang pria tertangkap kamera sedang mencoba melarikan diri saat ledakan terjadi.  Para user di Reddit mengklaim bahwa pria tersebut gelagatnya mencurigakan, di saat semua orang terjebak dalam ledakan, pria ini lari menjauh ke arah yang berlawanan. Apakah dia pelakunya? tidak ada yang bisa membuktikannya.
Berikut adalah gambar-gambar yang lebih mencurigakan lagi. Jejak intelijen di area TKP sebelum dan setelah ledakan terjadi.

1bostonb 


Gambar 2 (sebelum ledakan terjadi)
Gambar 2 menunjukkan sisi lain saat ledakan belum terjadi. Terlihat dua orang pria mencurigakan dengan peralatan komunikasi yang biasa digunakan intelijen kepolisian atau militer, mengenakan jaket hitam, celana panjang ala militer, dan tas ransel yang mirip.
Dengan menggunakan informasi dan sejumlah foto, para user menunjukkan beberapa orang yang mengenakan tas ransel dan pakaian yang sama atau orang-orang yang terlihat mencurigakan sebelum ledakan terjadi.


1bostonc


 Gambar 3

User 4Chan menduga bahwa kemungkinan pria di Gambar 3 ini adalah seorang polisi rahasia alias intel yang menyamar.
Untuk lebih jelas, mari kita lihat gambar selanjutnya yang diambil dari laporan NaturalNews.com dan Infowars.com:
1bostond

1bostone 

Gambar 5
Gambar 4 dan 5 dipublikasikan oleh NaturalNews.com, terlihat topi yang dikenakan pria mencurigakan itu terdapat logo yang mirip dengan logo “The Craft”, logo yang juga  digunakan oleh “Blackwater” . Kebetulankah?

1bostonf 


Gambar 6 (Image by: Naturalnews)
Dalam foto-foto terlihat, pria mencurigakan itu dengan tas rasel hitam di punggungnya tidak tertarik dengan perlombaan, tidak menonton.


1bostong 


Gambar 7
Dalam investigasi foto yang dipublikasikan oleh NaturalNews.com, terlihat sekelompok pria mencurigakan memakai seragam yang mirip dan menggunakan alat-alat intelijen yang tidak biasa digunakan warga sipil, termasuk logo “The Craft”, kontraktor militer swasta AS.

NaturalNews.com mencatat bahwa foto-foto tersebut -yang menunjukkan logo “The Craft” – dilarang beredar di media-media mainstream AS.
NaturalNews.com and InfoWars.com telah mempublikasikan banyak foto yang membuktikan ada sejumlah anggota Navy SEALs yang terlihat aktif di sekitar garis finish di lomba Marathon itu.

1bostonh 

Gambar 8 (Image by: Infowars.com)
Dalam Gambar 8, terlihat ada tas ransel mencurigakan yang diletakkan oleh seseorang di sekitar tempat ledakan. Dan dua orang mencurigakan berjaket hitam, salah satunya mengenakan topi berlogo “The Craft” terlihat tak jauh di belakang.





1bostonj



Gambar 9 (Image by: NaturalNews.com)
Siapa pria di Gambar 9? Dia berada di garis finish dan apa yang ada di tangannya? Mari lihat lebih dekat lagi.

1bostoni



 Gambar 10

Mari cocokkan dengan gambar berikut:

1bostonk 

Gambar 11
NaturalNews.com mengkonfirmasi bahwa alat yang dipegang pria mencurigakan itu adalah alat yang bisa mendeteksi radiasi yang dihasilkan dalam sebuah ledakan bom atau serangan nuklir.




1bostoll


Gambar12 (Image by: Infowars.com)

Gambar 12 menunjukkan situasi setelah ledakan terjadi, dua pria berjaket hitam dan membawa tas ransel yang sebelumnya terlihat di samping tempat ledakan, nampak berada di jalan, keduanya menggunakan alat komunikasi mencurigakan. Foto ini telah tersebar beberapa kali di internet.

1bostonm 

Gambar 13 (Image by: Infowars.com)

Gambar di atas menunjukkan mobil SUV tanpa pengenal dengan sejumlah peralatan komunikasi di atasnya tiba-tiba datang ke TKP. Dan dua pria yang diduga kuat anggota “The Craft” tampak sibuk berkomunikasi dan ada satu anggota lainnya yang juga berkeliaran di sekitar tempat ledakan.

1bostonn 
Gambar 14 (Image by: Infowars.com)

Seorang pria yang diduga kuat adalah orang “The Craft” terlihat turut membongkar tempat duduk penonton bersama staf acara, sementara satu lainnya terlihat sedang mencari sesuatu di atas tempat duduk penonton di saat para korban masih dievakuasi.

1bostono 
Gambar 15 (Image by: Infowars.com)

Di Gambar 15 menunjukkan pria yang diduga kuat anggota “The Craft’ berada di sebuah truk, dan di sampingnya squad bom FBI tiba.

Dilihat dari seragam mereka yang sama. Benarkah mereka anggota militer “The Craft”?
Mari bandingkan gambar berikut:

1bostonp 
Gambar 16 (Image by: Infowars.com)

1bostonq 
Gambar 17 (Image by: Infowars.com)

1bostonr 

Gambar 18 (Mantan Sniper NAVY SEAL dan moto logo “The Craft” – “Violence does solve problems”)

Foto-foto di atas dilarang beredar di beberapa media pro-pemerintah AS. Bahkan, Infowars.com melaporkan bahwa postingannya tentang para pria mencurigakan memakai ransel yang diduga anggota Navy SEALs yang beroperasi di lomba Marathon itu diblokir Facebook, http://www.infowars.com/facebook-blocks-infowars-post-on-suspicious-men-wearing-backpacks/.

Pertanyaannya untuk apa orang-orang ini beroperasi di tengah-tengah perlombaan Marathon? apakah untuk sekedar mengamankan acara perlombaan?
Dari investigasi yang ada sejauh ini, diduga bom yang meledak di sisi garis finish perlombaan Marathon itu adalah bom rakitan yang dikendalikan remote, jadi bukan “bom bunuh diri”.

Yang dituduh sebagai “tersangka”
Hanya berselang empat hari dari hari ledakan, FBI langsung merilis foto dan video terduga tersangka peledakan. FBI menuding dua pemuda, yaitu Dzhokhar (19) dan Tamerlan Tsarnayev (26), sebagai tersangka pelaku peledakkan hanya dengan bukti rekaman CCTV dan foto yang menangkap gerak-gerik kedua pemuda itu di sekitar area ledakan.

 “Lucunya”, ransel mereka adalah salah satu hal utama yang dicurigai, padahal banyak juga selain mereka yang mengunakan tas punggung.

download 

Tsarnayev bersaudara (Tamerlan Tsarnayev, kiri dan Dzhokar, kanan)
Tsarnayev bersaudara dilaporkan adalah para pemuda Muslim asli Dagestan dan Kirghizstan. Namun mereka tinggal di AS bersama keluarga mereka.

Pada Kamis (18/4/2013), FBI secara resmi merilis foto Tsarnayev bersaudara di hadapan publik, mengklaim mereka sebagai tersangka. Bahkan FBI mengatakan bahwa mereka “bersenjata dan sangat berbahaya!”

Selain itu FBI juga dengan tegas mengklaim bahwa Tsarnayev bersaudara bersenjatakan senjata api dan peledak, tanpa memberikan bukti konkrit.  Dan menyeru kepada warga bahwa siapapun yang melihat mereka berdua jangan mendekati mereka.

Tamerlan, dilaporkan telah meninggal dunia (semoga Allah menerimanya) ditembak oleh polisi sementara adiknya Dzhokar ditangkap dalam keadaan terluka parah. Kasus bom Boston ini dan penetapan Tsarnayev bersaudara ini masih penuh tanda tanya. Mereka berdua dikenal baik oleh keluarga, para tetangga dan teman-temannya. Tuduhan FBI terhadap Tsarnayev bersaudara membuat orang-orang di sekitar mereka sangat terkejut.

Sementara itu, perlu diketahui bahwa otoritas AS sama sekali tidak menjelaskan soal keberadaan orang-orang yang diduga kuat anggota Navy SEALs di sekitar TKP sebelum dan sesudah insiden ledakan terjadi.
Catatan : Saya hanya berbagi Informasi bukan untuk menyebarkan kebencian – UmniyaSyahid/Abu Ariibah/KaskusForum

  • Arrafiq J. Mountashir 4 hari yang lalu
    • kahfi ilham Arrafiq J. Mountashir 4 hari yang lalu
      Foto nya muncul koq....make sense juga nih...data datanya..
      emang para pengguna IT sudah semestinya bisa meneliti lagi hasil foto-foto FBI ...
      karena bukan hal yang mustahil semua ini hasil rekayasa pemerintah dan aparat keamanan sana...
      menurut jerry d gray aja peledakan WTC yang masih misteri itu ..katanya rekayasa..

  • Ada Deh 4 hari yang lalu
    kalok mau memberitakan seperti ini jangan hanya fitnah yg dapet malah di benci ama pembaca karena apa kalau buklti2 ga kuat lebih baik jangan di siarin bisa2 senjata makan tuan udah poto ga ada jadi berhati hatilah di eropa aja yg betul2 pro aja belum ada terkait berita kayak ginian lo malah di eramuslim duluan di dunia kan ngarang aja jadi nya

    • Moelyadi Jundulloh Ada Deh 4 hari yang lalu
      Kenapa kisanak....anda takut ?!?
       
       
       
    • John Ada Deh 3 hari yang lalu

      bukannya fotonya ada di atas ya?

    • KarnoGuevarraaa Ada Deh 3 hari yang lalu
      itu foto ngejogrog masak gak liat

    • Dadung Sulaeman Ada Deh 3 hari yang lalu

      Photonya lengkap gitu kok...dibilang gak ada...modemnya lelet kali...persis kayak orangnya..."itu artinya eramuslim lebih canggih dong...

    • Dila Novia Ada Deh 3 hari yang lalu
      anda ada di Eropa ya? kok tau media nggak nyiarin berita seperti ini? :p
      seharusnya dengan adanya berita seperti ini kita bisa memilah-milah, berita mana yang masuk akal dan mana yang tidak. mana yang nyata, mana yang hanya sekedar konspirasi dan pembohongan publik. berita ini menurut saya cukup jelas.

    • syahid Ada Deh 3 hari yang lalu
      belajar mengambil hikmah dari setiap peristiwa..jangan asal nyolot aja

    • Ciptadi Prasetyo Ada Deh 3 hari yang lalu
      Anda perlu banyak belajar thd fenomena yang ada selama ini bahwa kebijakan amerika dipengaruhi lobi yahudi yang anti Islam. Dan mereka dg dukungan media mereka biasa memutar balikkan fakta untuk memfitnah Islam. Kalau sampeyan Muslim percayalah itu, kalau bukan muslim telaahlah dengan pikiran jernih dan hati bersih, oke!

      • Choky Napitupulu Ciptadi Prasetyo 3 hari yang lalu
        kenapa yahudi bisa anti islam.. ? begitu benci nya kah yahudi dengan islam.. ?
        berarti paling tidak orang islam banyak bikin salah duluan sama orang yahudi..
        hal kayak gitu mah logis.. coba kalo tetangga loe ngerusak rumah tangga loe terus menerus.. apa loe gak benci dan anti sama tetangga loe.. ? itu manusiawi bung..
        • KarnoGuevarraaa Choky Napitupulu 2 hari yang lalu

          LOL

        • Rachfi Bwp Choky Napitupulu sehari yang lalu
          Siapa pula yang telah membunuh 20 juta nyawa suku kaum Aborigine Australia?! Adakah orang Islam ?
          Siapakah yang menghantar bom untuk menghancurkan Hiroshima dan Nagasaki ? Adakah orang Islam ?
          Siapa pula yang membunuh lebih 100 juta orang Indian Amerika Utara ? adakah orang Islam ?
          Dan siapa yang membunuh 50 juta orang Indian di Selatan Amerika ? Adakah orang Islam ?
          Siapa pula yang menjadikan seramai 180 juta orang-orang Afrika sebagai hamba dan 88% dari hamba-hamba itu mati di buang di lautan Atlantik !! adakah orang Islam yang melakukan nya ??
          Sebelum itu, hendaklah anda ketahui maksud ''terrorisme'' dengan baik. Kalau non muslim lakukan kesalahan seperti diatas mereka akan di sebut sebagai penjahat saja dan hanya terpaku pada orang itu saja, tapi jika orang muslim yang kesalahan seumpamanya, Anda akan langsung bilang "Ummat Islam yg teroris"!!
          Oleh karena itu anda hendaklah membuat 2 kali pertimbangan, anda akan tahu dan mengerti siapakah yang sebenarnya TERRORIST !''
          TIDAK ADA DI ANTARA KALANGAN PELAKU-PELAKU ITU ADALAH ORANG-ORANG ISLAM !!
        • TriW Choky Napitupulu sehari yang lalu
          ya mereka benci terhadap kaum islam! gak hanya orang2 islam saja yang mereka benci, sampe ke agamanya dan seluk beluk agama islam mereka benci! mereka takut dan terlalu takut bahkan phobia sama yang namanya islam. salah satu alasan mereka benci islam adalah karena MEREKA KIRA NABI TERAKHIR ADALAH DARI KAUM YAHUDI BANI ISRAEL, NYATANYA orang arab adalah NABI TERAKHIR MEREKA GAK SETUJU DAN MEMBANGKANG KE ALLAH!
          gak percaya? baca al-quran, baca terjemahannya, LIAT KALAU BISA PELOTOTIN TUH ALQURAN. semua tertulis kenapa orang yahudi benci sama agama Allah, sama ISLAM.
          mereka yang membenci kami duluan, kami gak salah apa2. tapi mereka udah dendam kesumat dan menjadikan islam sebagai ancaman bagi mereka. padahal kami gak ngapa-ngapain. dulu yang membantai orang yahudi itu bukan orang islam, tapi orang persia, babilon, dan hitler yang terakhir. itu SEJARAH. dan sejarah kayak gini gak sumber dari orang islam aja tapi dari orang2 barat non islam juga menyebutkan, yang membantai kaum yahudi dan menyiksa orang2 yahudi. bukan orang islam. tapi orang2 non islam seperti Hitler salah satu contohnya!

  • Adri Nalfiadi 4 hari yang lalu
    mana fotonya?
  • Ryan Sabian 4 hari yang lalu
    fotonya ada tapi tidak tampil karena terupload di server kaskus,
    bagi yang tidak tampil maka silakan klik kanan pic image yg tidak tampil tersebut dan copy url imagenya, setelah itu paste kan satu persatu di tab baru pada browser biar di load oleh browser kita, setelah semuanya selesai di load maka silakan refresh kembali page ini maka secara otomatis image tersebut akan muncul

  • Bedi Beda 4 hari yang lalu

    Bukti ini yang lebih mendekati kebenaran dibandingkan menuduh orang muslim yang hanya numpang lewat bawa tas. Mereka AS emang udah niat untuk merekayasa seperti ini ( TIPUMUSLIHAT)

  • i3ili Maghrib 4 hari yang lalu

    klo diliat kronologis gambarnya nie,investigator swastanya lumayan telik neliti foto2nya, lagian keliatannya masyarakat amrik dah mulai ga percaya ama aparatnya sendiri (FBI ato apalah) begitu netepin tersangkanya (muslim armenia), bisa jd nie amrik mulai merintis invasi ke Armenia ato Dagestan, seperti kejadian WTC dulu

  • Dieja Arawi 3 hari yang lalu

    pemerintahan amerika dan israel itu gudangnya konspirasi dan tipu muslihat,..jd kalo ada yg beginian sptnya sangat tidak mengherankan . dibahaspun cuma bikin cape,apa tujuan mereka sebenarnya,,kita blank.
  • trias aryanto wibowo 3 hari yang lalu
    ane mencium bau mossad di sana bwahahahaha,,
    AWAS AWAS OPRASI INTELIJEN

  • Book999 3 hari yang lalu

    Teori konspirasi adalah jurus2 yg paling sering digunakan oleh pendukung2 teroris untuk MENGALIHKAN ISU UTAMA ke isu2 sekunder lainnya, dan untuk MEMBANTAH DIRI/membela diri.
    Sayangnya, kebanyakan teori2 konspirasi tsb KENYATANNYA itu memiliki PROBALILITAS yg KECIL, tapi dikemas secantik rupa ( dng fakta fiktif, logika error, dll) oleh konspirator2 sehingga publik bisa SEOLAH2 merasakan PROBABILITAS yg LEBIH BESAR, bahkan SANGAT BESAR.
    Sebagian teori2 konspirasi tsb bisa dipatahkan dng mudah. Sebagian lainnya bisa dipatahkan dng cara yg lebih kompleks dan rumit.
    Dari topik diatas, teori konspirasi menyinggung: kenapa kok “The Craft International” -kontraktor militer swasta AS tidak dituduh sebagai pelaku pemboman di boston????
    Pada mulanya teori konspirasi ini dikemukakan oleh orang BULE sendiri (para kritik2 pemerintah). Tapi para muslim radikal SENANG SEKALI mendapatkan berita konspirasi tsb dan mencaploknya mentah2 untuk tujuan PENGALIHAN ISU dan PEMBENARAN DIRI.
    Padahal teori diatas sangat mudah dipatahkan sbb:
    1) Para kontraktor militer swasta AS “The Craft International” tsb TIDAK BERSEMBUNYI setelah kejadian bom.
    Kebalikannya, 2 kakak adik bersaudara teroris sudah tidak tinggal di rumahnya ( alias melarikan diri)
    2) Para kontraktor militer swasta AS “The Craft International” tsb TIDAK MELAWAN jika diinterogasi oleh polisi/FBI/CIA, tapi mrk bisa kooperatif.
    Kebalikannya, 2 kakak adik bersaudara Tamerlan dan Dzhokhar Tsarnaev, MELAKUKAN PERLAWANAN SENJATA, bahkan membunuh seorang polisi.
    Kita sudah tahu, untuk kasus diluar terorisme, di USA, kalau pengemudi mobil yg diberhentikan oleh mobil patrol polisi, dan tidak mau mengangkat tangan ke atas atau menyerah dng posisi tidur di tanah (jika disuruh oleh polisi tsb), maka pengemudi tsb BOLEH DITEMBAK ditempat krn dianggap MELAWAN. Nah, kalau pengemudi tsb justru menembaki balik polisi tsb, polisi BOLEH menembak MATI pengemudi tsb.
    Jadi ngak heran, di kasus yg LEBIH BERAT - terorisme, kalau Tamerlan Tsarnaev ditembak mati dan ditemukan senjata & bom2 lainnya. Begitu juga dng adiknya Dzhokhar Tsarnaev, tahukah berapa banyak senjata yg disimpan oleh Dzhokhar?
    Jadi, Sudah jelas mana yg teroris dan mana yg petugas intel/sekuriti negara. Teori konspirasi murahan ini hanya menguntungkan bisnis2 para konspirator saja (popularitas, dll).
    Sekarang para teroris semakin cerdik. Mereka sudah mempelajari gerak gerik polisi dahulu b=sebelum bertindak. Dimana pos penjagaannya, berapa polisi penjaganya, jam berapa penjagaannya, baju dan senjata apa yg digunakannya, dll........ Semua itu sudah diteliti dahulu. Jadi ngak heran kalau teroris menggunakan tas ransel ys mirip dng para kontraktor militer swasta AS tsb.















  • Barjo Barzou 3 hari yang lalu
    lagi-lagi konspirasi penanti Dajjal..
    semoga Allah memberi pertolongan & petunjukNya, spy kita bisa melihat kebenaran yg sesungguhnya.. Amin..

  • Kandar Kajilijili 3 hari yang lalu
    Saran, dibuat dalam versi bahasa inggris terus disebarin biar tulisan ini bukan cuma dibaca oleh orang Indonesia tetapi dibaca juga oleh orang luar negeri khususnya di Amarika

  • Togoz Won 3 hari yang lalu
    teori konspirasi yg cukup menghibur, tapi harus diingat bro bhw teori ini org bule yg dulu eksposkan, hati2 jebakan jangan langsung percaya gitu aja

  • Zandy Zain 2 hari yang lalu
    Terlepas dari benar tidaknya fakta-fakta yang disajikan diatas, Saya punya pemikiran sendiri terhadap Pengeboman Boston ini :
    1) jikalau memang serangan teroris ini dilancarkan oleh militan Checnya yang melawan Rusia, Kenapa Bomnya meledak di AS?
    2) Dari dulu serangan teroris yang terjadi, kecuali WTC dan Pentagon, tidak tepat sasaran jikalau tujuannya untuk melumpuhkan kemampuan militer lawannya, sama seperti bom Boston ini. Apakah yang melancarkan serangan bisa sebodoh itu memilih target serangan? (sekedar catatan saya sangat tidak setuju dengan serangan ke WTC dan Pentagon)
    3) Ibu Tamerlan baru saja diumumkan sebagai salah satu terangka terroris, walaupun namanya sudah tercatat sebagai Terroris sejak tahun 2011. Kenapa FBI tidak langsung menindaki dan menangkapnya?
    4) Sebenarnya publik AS sendiri merasa keamanannya terusik sejak teror 9/11 (Tergambar dalam Acara Domsday Prepper-nya National Geography). sebagiannya lagi malah merasa gerah dengan tindakan yang terkadang Overprotektif dari pemerintah AS (tergambar dalam Farenheith 9/11 karya Michael Moore). Jadi kenapa penangkapan kedua tersangka harus dilakukan dengan Terang-terangan seperti itu? Bukankah ini malah bakal meresahkan warga? Bukankah Amerika bisa meringkus keduanya secara diam-diam tanpa menimbulkan keributan dan mengumumkan hanya pada saat tersangka telah tertangkap untuk meredakan kekhawatiran publik?

  • TriW sehari yang lalu
    orang FBI, pemerintah amrik itu pasti jago komputer pastinya ahli di corel draw, photoshop, dll
    jadi gampanglah bikin gambar yang isinya fitnah-fitnah!

  • semakin jelas.....kafir adalah kafir
    ga sebanding dengan Kemuliaan Islam, dlm Islam ga boleh ada rekayasa jahat.
    di negeri kita coba lihat para kafirun,....walah udah kumel mukanya,..bacotnya kaya binatang.

    Tiga Tersangka Baru Ledakan Boston Dituduh "Berbohong kepada Penyidik"
    Penulis : Palupi Annisa Auliani | Kamis, 2 Mei 2013 | 01:44 WIB
    http://internasional.kompas.com/read/2013/05/02/01443176/Tiga.Tersangka.Baru.Ledakan.Boston.Dituduh.Berbohong.kepada.Penyidik.
     
     
    Tiga Tersangka Baru Ledakan Boston Dituduh "Berbohong kepada Penyidik"  
    Polisi berjaga di depan kantor pengadilan Boston, Rabu (1/5/2013), setelah polisi menahan tiga tersangka baru terkait ledakan di Maraton Boston, Senin (15/4/2013). Dua di antara tersangka baru ini adalah teman sekelas tersangka peledakan Dzhokhar Tsarnaev, dan keduanya berasal dari Kazhakhtan. Sedangkan tersangka ketiga adalah warga Amerika, tetapi otoritas setempat tak menyebutkan detil identintasnya. DARREN MCCOLLESTER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP

    BOSTON, KOMPAS.com — Dua teman sekelas Dzhokhar Tsarnaev, tersangka peledakan di Maraton Boston, ditahan Kepolisian Boston, Rabu (1/5/2013). Bersama satu orang lain lagi, kedua teman Dzhokhar tersebut dikenakan tuduhan "berbohong kepada penyidik".
    Polisi Boston mengumumkan penangkapan itu pada Rabu pagi waktu setempat. Sementara itu, tuduhan yang dikenakan kepada ketiga orang tersebut diumumkan Jaksa Federal, tak lama kemudian. Mereka bertiga dinyatakan tak terlibat dengan peledakan di Maraton Boston, Senin (15/4/2013), tetapi ditahan karena keterangan yang mereka berikan kepada penyidik, tak lama setelah ledakan itu terjadi.
    Kejaksaan Boston menyatakan, ketiga orang ini dikenakan tuduhan bersekongkol menghalangi keadilan dan membuat pernyataan palsu kepada penyidik. Dua teman sekelas Dzhokhar yang ditangkap, yakni Azamat Tazhayakov dan Dias Kadyrbayev, masih disebut sebagai warga negara Kazakhstan. Pengacara kedua orang ini mengatakan kepada CNN bahwa Pemerintah Federal telah menangkap kedua kliennya dengan tuduhan pelanggaran imigrasi.
    Adapun orang ketiga yang juga ditangkap Kepolisian Boston adalah warga negara Amerika Serikat. Tak seperti dua teman sekelas Dzhokhar, nama tersangka ketiga ini tak seketika diumumkan oleh otoritas setempat. 

    Penyalahgunaan Kekuasaan FBI Dalam Skandal Bill Clinton


      
    WASHINGTON (Berita 
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
    SuaraMedia) – http://www.suaramedia.com/berita-dunia/amerika/44391-penyalahgunaan-kekuasaan-fbi-dalam-skandal-bill-clinton.html
     
    Isu perselingkuhan mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dengan Monica Lewinsky kembali mengemuka dengan terbitnya buku baru buah karya Ken Gormley.

    Buku berjudul The Death of American Virtue:Clinton vs Starr itu menuduh sang mantan penguasa negara adidaya dan istrinya Hillary telah berbohong kepada juri dalam testimoninya mengenai Lewinsky.
     
    Mantan direktur Secret Service (Dinas Rahasia AS) pada hari sabtu waktu setempat mengatakan bahwa FBI telah menyalahgunakan kekuasaan dengan mencoba memaksa dirinya untuk "menyerahkan presiden" dalam proses investigasi skandal Bill Clinton dengan Monica Lewinsky yang terjadi tiga dekade yang lalu.

    Lewis C. Merletti, nama pejabat tersebut, mengepalai dinas perlindungan dan kemudian naik pangkat menjadi direktur Secret Service. Dalam sebuah wawancara, Merletti mengatakan bahwa FBI telah menginterogasi dirinya beberapa hari sebelum Clinton meninggalkan Gedung Putih.

    Menurut Merletti, FBI menuding dirinya dan Bill Clinton telah berkonspirasi dalam sebuah kesepakatan, jika Merletti tidak mengajukan pertanyaan seputar Lewinsky, maka Clinton bukan hanya akan mengangkatnya sebagai direktur Secret Service, namun juga menyediakan sejumlah wanita untuk melayani Merletti.

    "Mereka (FBI) berkata kepada saya, Anda adalah orang terakhir yang bisa menyerahkan presiden kepada kami, dan Anda harus melakukannya," kenang Merletti. Dia menyebut tindakan FBI itu sebagai sebuah hal yang tercela. "Mereka (FBI) terlibat dalam permainan politik, dan pada akhirnya mereka mengotori diri mereka sendiri."

    Tudingan tersebut pertama kali mengemuka dalam sebuah buku baru yang mengupas perseteruan panjang antara Clinton dan Kenneth W. Starr, penasehat independen yang bertugas menyelidiki kesepakatan Whitewater serta keterkaitan Clinton dengan Lewinsky. Penyelidikan Starr mengenai masalah Lewinsky berujung pada pemakulan Bill Clinton pada tahun 1998 atas tudingan sumpah palsu dan upaya menghalang-halangi keadilan, namun Senat AS memberikan vonis bebas pada tahun 1999.

    Merletti mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara pada hari Jumat, lebih lanjut lagi, ia menjabarkan interaksinya dengan BI. Jennifer Gant, agen khusus FBI yang menginterogasi dirinya, tidak dapat dihubungi. Namun dalam sebuah kutipan di buku tersebut dia mengatakan bahwa dirinya tidak ingat pernah melontarkan tuduhan seperti yang dikatakan oleh Merletti. Paul Bresson, juru bicara FBI, menolak memberikan komentar.

    Ketika dihubungi di California, Starr, yang kini menjadi dekan fakultas hukum Universitas Pepperdine, mengatakan bahwa dirinya tidak ingin membahas hubungan FBI dan Secret Service dalam proses investigasinya. Robert W. Ray, yang menjadi penerus Starr, tidak menjawab telepon atau e-mail yang dikirimkan pada hari Jumat lalu.

    Buku baru tersebut berjudul "The Death of American Virtue: Clinton vs Starr" (Matinya kebenaran Amerika: Clinton vs Starr). Buku tersebut ditulis oleh Ken Gormley, seorang dosen hukum di Univesitas Duquesne, dan diterbitkan oleh Crown. Buku tersebut mengupas skandal dan investigasi yang terjadi dalam masa pemerintahan Clinton dan menambahkan detail-detail baru terhadap pemahaman publik selama ini. Hebatnya, Gormley mampu bekerjasama dengan hampir seluruh tokoh utama dalam peristiwa tersebut, termasuk Bil Clinton, Starr, dan Monica Lewisnky.

    Buku tersebut mengutip ucapan Lewinsky ketika mengatakan bahwa menurutnya, Clinton memang mengucapkan sumpah palsu di hadapan dewan juri. Ia menambahkan bahwa mantan presiden AS tersebut juga terlibat perselingkuhan dengan Susan McDougal ketika masih menjabat sebagai Gubernur Arkansas, rekanan Clinton dalam skandal Whitewater yang lebih memilih masuk penjara ketimbang bersaksi melawan Clinton.

    Dilaporkan pula bahwa Susan Webber Wright, hakim federal yang mengawasi kasus pelecehan seksual Paula Jones, dimana Clinton ditanyai di bawah sumpah mengenai hubungannya dengan Lewinsky, dalam persidangan Senat menemuktapkan bahwa Clinton tersangkut kasus kriminal, sebuah langkah yang bisa merubah hasil akhir. Hakim Wright menunggu dua bulan setelah persidangan untuk menetapkan bahwa Clinton bersalah.

    Buku tersebut menambahkan bahwa penerus Starr, Robert W. Ray, telah bersiap mendakwa Clinton sesaat setelah ia meninggalkan Gedung Putih, jika Clinton tidak bersedia mengakui perbuatannya. Pada hari terakhirnya di kantor presiden, Clinton mengakui bahwa dirinya telah memberikan kesaksian palsu mengenai Lewinsky, dia juga menyetujui penangguhan lisensi hukumnya.

    Para ajudan Clinton, yang tiga kali diwawancarai oleh sang penulis buku, menolak memberikan komentar, demikian halnya dengan Lewinsky.

    Dalam sebuah wawancara, Starr mengatakan bahwa dirinya belum membaca isi buku tersebut, namun ia menaruh kepercayaan terhadap sang penulis buku. "Saya sangat menghormati Ken Gormley," katanya. "Dia sangat cerdas, dia sangat teliti dalam menyelesaikan persoalan."

    "Pertempuran" antara para penyelidik dan Secret Service berlangsung sengit dan akhirnya berujung ke meja Mahkamah Agung. Starr menginginkan para agen untuk memberikan kesaksian, sesuai dengan apa yang mereka saksikan, untuk membuktikan bahwa Clinton berbohong mengenai interaksinya dengan Lewinsky. Secret Service, yang dipimpin oleh Marletti, mengatakan bahwa pemaksaan terhadap para agen untuk memberikan kesaksian akan menghancurkan rasa saling percaya yang penting dalam upaya pengamanan presiden, namun Mahkamah Agung menampik argumen tersebut.

    Merletti, yang kini menjadi wakil presiden senior Cleveland Browns, mengungkapkan lebih banyak rincian mengenai perseteruan tersebut dalam buku dan wawancara. Dia mengatakan bahwa dirinya yakin FBI tengah berupaya menjebak Secret Service atau presiden AS.

    Menurut keterangan Meletti, pada bulan Agusus 1998, FBI mengatakan kepadanya bahwa gaun milik Lewinsky tidak terpapar DNA presiden Clinton. FBI tampaknya berupaya menjebak Merletti dalam tuduhan konspirasi jika memberikan informasi yang salah kepada Clinton.

    Pertemuan tersebut dilakukan pada bulan Januari 2001, beberapa saaat telah persidangan Senat. "Mereka memunculkan teori bahwa saya telah menjalin kesepakatan dengan Presiden (Clinton), dimana saya akan tutup mulut mengenai Monica Lewinsky, dan sebagai gantinya saya akan diangkat menjadi direktur Secret Service," kata Merletti. (dn/nt) www.suaramedia.com

    AS Terkejut, CIA Mengaku Sebagai Penipu Kelas Kakap


     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
    WASHINGTON (Berita SuaraMedia) –  
     
    Direktur CIA Leon Panetta membuat kejutan, dia mengaku dihadapan kongres AS bahwa para pejabat CIA telah berulangkali menutup-nutupi perbuatan mereka dan menipu para anggota legislatif, dan hal tersebut terjadi sejak tahun 2001, demikian diungkapkan oleh komite bidang intelijen dari dewan perwakilan AS dalam surat-surat yang baru diungkapkan pada hari Rabu kemarin. Rabu (28/11) Waktu Setempat
     
    Enam orang anggota dewan sama-sama membenarkan bahwa direktur CIA tersebut mengakui bahwa para pejabat tinggi CIA telah menipu para anggota kongres.

    Apa maksud sebenarnya dari ungkapan Panetta kepada komite intelijen legislatif AS pada tanggal 24 Juni lalu masih belum jelas, namun ketua komite, Silvestre Reyes, mengatakan bahwa CIA dalam satu hal telah dengan sengaja berdusta dan mengelabui dewan.

    "Saya menghargai upaya terkini dari direktur Panetta untuk memberitahukan sejumlah isu kepada komite. Dimana, untuk sejumlah alasan, tidak diungkapkan sebelumnya. Dan meyakinkan pihak komite sepenuhnya diberitahu mengenai segala aktivitas intelijen. Saya dapat mengerti ucapan Panetta bahwa CIA tidak berkeinginan dan tidak akan berbohong kepada Kongres, dan dia telah memberikan contoh yang cukup baik dengan melapor kepada kongres."

    "Akan tetapi, pemberitahuan tersebut membuat saya menyimpulkan bahwa komite ini telah tertipu mentah-mentah, tidak diberikan informasi secara lengkap, dan (setidaknya dalam satu kasus) memang telah ditipu," tulis Reyes dalam sebuah surat yang diberikan kepada perwakilan senior partai Republik dari Michigan, Peter Hoekstra. Sebuah salinan dari surat tersebut berhasil didapatkan oleh Associated Press.

    Dalam surat tersebut, Reyes mengatakan bahwa dia tengah mempertimbangkan untuk melakukan penyelidikan penuh. Panetta membuat masalah itu menjadi sorotan komite, kata juru bicara CIA, George Little, pada hari Rabu lalu.

    Sebuah surat lainnya, yang ditulis oleh enam perwakilan partai Demokrat, menuntut agar Panetta mengoreksi sebuah pernyataan yang dilontarkan pada tanggal 15 Mei lalu, setelah juru bicara dewan, Nancy Pelosi menuding CIA menipunya dalam masa pemerintahan Bush mengenai penggunaan teknik penyiksaan waterboarding, yang menyatakan bahwa CIA sama sekali tidak berupaya untuk menipu atau menyesatkan kongres.

    Surat tersebut ditandatangani oleh Anna Eshoo (California), John Tierney (Massachusetts), Rush Holt (New Jersey), Mike Thompson (California), Alcee Hastings (Florida) dan Jan Schakowsky (Illinois), seluruhnya berasal dari komite intelijen.

    Jamal Ware, juru bicara komite intelijen dewan dari partai Republik, menyatakan bahwa surat tersebut hanyalah upaya dari kubu Demokrat sebagai upaya lanjutan untuk melindungi Pelosi.

    Kepada harian Washington Independent, Little mengatakan bahwa klaim pengakuan Panetta bahwa CIA telah menipu kongres adalah hal yang salah dan Panetta masih berpegang teguh pada pernyataan tanggal 15 Mei tersebut.

    "Bukanlah kebijakan ataupun praktik dari CIA untuk dengan sengaja mengelabui kongres. CIA dan direkturnya meyakini penuh bahwa amat penting untuk menjaga agar Kongres AS tetap diberikan informasi secara penuh dan berkala. Tindakan yang diambil oleh direktur Panetta mendukung hal tersebut," kata Little dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh Kantor Berita AP Rabu (28/11). "CIA sendiri yang mengambil inisiatif untuk memberitahu komite."

    Perilisan surat dari para anggota legislatif tersebut dilakukan satu hari sebelum dewan memulai debat mengenai undang-undang intelijen. (dn/crn/yh) suaramedia.com




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar