Kamis, 09 Mei 2013

...."Esktrimis Yahudi ini bermaksud untuk melakukan skenario serupa di Masjid Ibrahim al Khalil. Kami mendesak seluruh warga Palestina untuk menentang tindakan provokatif tersebut dengan blokade di sekeliling Al-Aqsa," ujar Kepala Komiter Batalyon Palestina Khaled al-Hasani....>>

Masjid Al-Aqsa Diserang, AS Minta Tahan Diri

Kamis, 09 Mei 2013 15:23 wib
Aulia Akbar - Okezone
http://international.okezone.com/read/2013/05/09/414/804625/masjid-al-aqsa-diserang-as-minta-tahan-diri
Foto : Jubir Kemlu AS Patrick Ventrell (Reuters) 
Foto : Jubir Kemlu AS Patrick Ventrell (Reuters)
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mendesak Israel dan Palestina menahan diri tepat setelah munculnya insiden penyerangan di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. AS juga berkomentar mengenai penahanan Mufti Besar Yerusalem.

"Kami khawatir dengan ketegangan yang terjadi di Haram al-Sharif, termasuk di antaranya adalah penahanan Mufti Besar hari ini," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Patrick Ventrell, seperti dikutip AFP, Kamis (9/5/2013).

"Kami mengerti bahwa dia sudah dibebaskan, namun kami tetap mendesak seluruh pihak agar menghormati status quo terhadap tempat suci ini, serta menahan diri untuk tidak melakukan tindakan yang provokatif," imbuhnya.

Polisi Israel menahan Mufti Mohammed Hussein atas tuduhan "menghasut kerusuhan" di Masjid Al-Aqsa tepat pada saat Israel merayakan Hari Yerusalem. Musti Hussein digiring oleh detektif Israel dari kediamannya ke kantor polisi.

"Beberapa kursi dilempar ke arah warga Yahudi di Haram al-Sharif (saat kerusuhan berlangsung)," ujar juru bicara polisi Israel Micky Rosenfeld.

Seperti diketahui, insiden penyerangan Masjid Al-Aqsa merupakan hasutan pemukim Yahudi pro-Zionis di Israel. Warga Palestina langsung menyerukan perlindungan di wilayah sekitar masjid suci tersebut.

"Esktrimis Yahudi ini bermaksud untuk melakukan skenario serupa di Masjid Ibrahim al Khalil. Kami mendesak seluruh warga Palestina untuk menentang tindakan provokatif tersebut dengan blokade di sekeliling Al-Aqsa," ujar Kepala Komiter Batalyon Palestina Khaled al-Hasani.

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) juga sudah berkomentar mengenai insiden ini. OKI langsung menegaskan, Israel menjadi pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. (AUL)

Ekstrimis Yahudi Dorong Penyerangan Masjid Al-Aqsa

Selasa, 07 Mei 2013 15:32 wib
Fajar Nugraha - Okezone
http://international.okezone.com/read/2013/05/07/412/803534/ekstrimis-yahudi-dorong-penyerangan-masjid-al-aqsa
Masjid Al-Aqsa (Foto: Reuters)  
Masjid Al-Aqsa (Foto: Reuters)

TEL AVIV - Kelompok ekstrimis Yahudi di Israel mendorong kelompok esktrimis lainnya untuk berkumpul di sekita Masjid Al-Aqsa hari ini. Mereka mengajak seluruh warga Yahudi untuk menyerang masjid tersebut.

Ratusan pemukim Zionis mendesak agar warga Yahudi untuk menyerbu Masjid Al-Aqsa melalui seluruh gerbang-gerbangnya. Namun anjuran penyerangan ini mendapatkan tentangan dari warga Palestina.

Guna mengkonfrontir serangan tersebut, warga Palestina pun menyerukan perlindungan di sekitar Masjid Al-Aqsa. Mereka bermaksud membuat blokade mencegah penyerangan.

"Esktrimis Yahudi ini bermaksud untuk melakukan skenario serupa di Masjid Ibrahim al Khalil. Kami mendesak seluruh warga Palestina untuk menentang tindakan provokatif tersebut dengan blokade di sekeliling Al-Aqsa," ujar Kepala Komiter Batalyon Palestina Khaled al-Hasani, seperti dikutip ANBA, Selasa (7/5/2013).

Sementara ulama Otoritas Palestina Syekh Akram Sabri turut menentang niatan dari kelompok ekstrimis Yahudi tersebut. Dirinya menuduh pihak Israel memang sengaja membiarkan kelompok ekstrimis itu masuk ke dalam wilayah Al-Aqsa yang pada dasarnya dalam perlindungan pihak keamanan Israel. (faj)

Pasukan Suriah Rebut Kekuasaan dari Oposisi

Rabu, 08 Mei 2013 12:59 wib
Fajar Nugraha - Okezone
Militer Suriah (Foto: Reuters)  
 

DAMASKUS - http://international.okezone.com/read/2013/05/08/412/804013/pasukan-suriah-rebut-kekuasaan-dari-oposisi

Pasukan Pemerintah Suriah berhasil merebut kekuasan sebuah kota di wilayah selatan Suriah dari tangan pasukan oposisi. Kota tersebut terus menerus dihan- tam serangan oleh pihak pemerintah selama dua bulan terakhir.

Penguasaan yang dilakukan oleh pasukan Suriah membuat keuntungan besar bagi Presiden Bashar Al-Assad. Lewat penguasaan ini, pasukan Assad berhasil meraih kendali atas rute transit internasional. Demikian diberitakan Reuters, Rabu (8/5/2013).

Kejatuhan wilayah Khirbet Ghazaleh yang berada di Dataran Hauran, terjadi se- telah oposisi Suriah gagal untuk memasok senjata kepada pejuang yang berusa- ha mempertahankan wilayah yang berbatasan dengan pihak Yordania.

Kondisi ini membuat pihak oposisi meradang. Mereka mengeluhkan kurangnya dukungan dari Yordania, dalam upaya untuk melengserkan kekuasaan keluarga Assad dan almarhum ayahnya yang sudah berlangsung selama empat dekade.

Dataran Hauran yang termasuk dalam wilayah Dataran Tinggi Golan, adalah lokasi awal revolusi perlawanan terhadap Assad. Perlawan muncul di kota Deraa pada Maret 2011 silam.

Pasukan oposisi yang melakukan perlawanan di bawah bendara Free Syrian Army (FSA) memotong jalur ke Yordania dua bulan lalu. Tetapi menghalangi pergerakan pasukan Assad, tergantung dari seberapa kuat pihak FSA menguasai Khirbet Ghazaleh yang menghubungkan kota Deraa. (faj)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar