Rabu, 19 Juni 2013

.PRILAKU MORSI -PRESIDEN MESIR YANG MENGGEBU INGIN MEMUTUSKAN HUBUNGAN DIPLOMATIKNYA DENGAN SURIAH...TERKESAN SEBAGAI TINDAKAN YANG PANDIR...DAN SANGAT DILEMATIS... ??? ..... ADA BEBAN KEBINGUNGAN PADA DIRI PRESIDEN MORSI...YANG SANGAT DITOKOHKAN OLEH IKHWANUL MUSLIMIN..SEBAGAI KELOMPOK ISLAM MILITAN...???>> MENGAPA MORSI MENJADI SPERTI ORANG BINGUNG...?? >> KARENA TUNTUTAN RAKYATNYA JUSTRU AGAR MESIR MEMUTUSKAN HUBUNGANNYA DENGAN ISRAEL..??>> .SEDANGKAN AS DAN ARAB SAUDI .....AGAR MEMBELA PARA PEMBERONTAK..YANG SEDANG DIKOORDINIR OLEH AS-ARAB SAUDI-TURKI-DAN TENTU EMBEL2NYA UNTUK ISRAEL..??>> SUNGGUH MORSI DALAM JEBAKAN POLITIK SURIAH YANG SANGAT DILEMATIS-MEMBINGUNGKAN..DAN MENUAI KECAMAN DALAM NEGERINYA..??>> ADA APA LAGI MOURSI...?? >> KESULITAN MOURSI KINI JUGA TERJEBAK DENGAN KETERLIBATANNYA DENGAN IMF...??? YANG DAHULU ZAMAN MUBARAK..SANGAT DIHINDARI DENGAN HATI2..??>> TIDAK HERAN DI NEGARA2 PENGHUTANG KEPADA IMF...SELALU DIIRINGI DENGAN TEKANAN HARUS MEMBELA ISRAEL..??>> INILAH NEOLIBS PUNYA...JARINGAN INTERNASIONALNYA..DENGAN PENJAJAH KRIMINAL INTERNASIONAL...NYA..>> DAN SIAPA KOMANDANNYA ..?? TENTU AS-ISRAEL DAN NATO..??>> ......SEMUA YANG BERKAITAN DENGAN IMF DAN BD.. DIBELAKANG MEREKA ADALAH PERMAINAN POLITIK DAN TEKANAN ANCAMAN..??>> TAK JARANG PEMIMPIN YG GAGAH..MENJADI MERUNDUK MALU DAN BAHKAN SEPERTI DIHINAKAN..?? INGAT PAK HARTO..?? DAN JUGA OBAMA...?? KALAU BERHADAPAN DENGAN IMF DAN BD..MEREKA SEPERTI PESAKITAN...??>> KONON PAK HARTO PERNAH MENGELUH KEPADA SALAH SEORANG YANG DIANGGAP ORANG DEKATNYA....DI SAAT DIA SUDAH LENGSER..DAN TAK DIPEDULIKAN ORANG...BAHWA DIA SANGAT MERASA HINA...DAN MERASA TERHINAKAN...OLEH ULAH...ORANG2 YANG DIA MUNGKIN SANGAT PERCAYAI DAN MENJADI SANDARANNYA...??>> ..MEMANG TIDAK DIUNGKAP KEPADA SIAPA..TETAPI MERATAPI PERASAAN TERHINA ITU SANGAT LUAR BIASA...??>> APAKAH JUGA ADA PADA DIRI MOURSI..ATAU SEDANG MAIN SANDIWARA..POLITIK...DEMI KEBINGUNGANNYA...YANG SANGAT BERAT...??>> .BANGSA MESIR DENGAN BANGSA SURIAH MEMILIKI SEJARAH PANJANG...DAN TIDAK SERTA MERTA...MENJADI MUSUH DENGAN KEHADIRAN MOURSI...??>> SUNGGUH SANGAT MENGHERANKAN... TINDAKAN YANG PANDIR DARI MOURSI INI..??>>..TAPI KONON MOURSI INGIN MENCARI JALAN DAMAI...DAN PERNAH MENYAMPAIKANNYA...??? TETAPI TOKOH2 ARAB ENGGAN..KARENA TIDAK SEJALAN..?? APAKAH MASIH KONSISTEN...MOURSI...?? ATAU SUDAH KALAH DAN LOYO-ATAU BINGUNG..... DITEKAN SANG BOS BESAR AMERIKA..?>> ...Menteri Penerangan Suriah Omran al-Zoabi ketika menanggapi pidato Mursi terkait pemutusan hubungan diplomatik Mesir dengan Suriah menjelaskan bahwa Damaskus tidak menganggap penting pidato dan perilaku Mursi, dan peran Mesir di dunia Arab dan tuntutan rakyat di negara itu dengan keputusan Mursi harus dibedakan. Al-Zoabi menegaskan berlanjutnya hubungan dengan bangsa Mesir dan mengatakan, langkah Mursi tidak mengejutkan, namun Mesir diharapkan menutup Kedutaan Besar Rezim Zionis Israel di Kairo daripada menutup Kedubes Suriah...>>> ....."Suriah mengutuk sikap tak bertanggung jawab ini," lapor kantor berita resmi SANA, pada hari Minggu (16/6/13) saat mengutip seorang pejabat pemerintah yang tidak disebutkan namanya. Morsi telah bergabung dengan konspirasi dan hasutan yang dipimpin Amerika dan Israel terhadap Suriah dengan mengumumkan pemutusan hubungan itu. "Suriah yakin bahwa keputusan ini tidak mewakili kehendak rakyat Mesir," tambah pejabat itu...>> ... Presiden Mesir Mohamed Morsi mengumumkan, "Kami memutuskan hari ini untuk sepenuhnya memutuskan hubungan dengan Suriah dan pemerintah Suriah."..>> Bulan Maret lalu, Presiden AS Barack Obama mengatakan bahwa "semua opsi ada di meja" untuk menghentikan program energi nuklir Iran, yang ia klaim palsu dialihkan ke tujuan non-sipil. Iran menolak tuduhan itu karena sebagai penandatangan berkomitmen Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan anggota Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Iran berhak menggunakan teknologi nuklir untuk tujuan damai...>> Rohani menang dalam pemilu presiden 14 Juni lalu yang ditandai dengan partisipasi tinggi pemilih. Dia meraih 50,7 % dari total 36.704.156 suara yang sudah dihitung. Kementerian Dalam Negeri Iran menyatakan pemilih yang berpartisipasi sebanyak 72,7 % dari total mereka yang berhak memilih. "Bagi mereka yang tidak tahu, skenario militer untuk menyelesaikan masalah Iran telah disiapkan di Amerika Serikat selama enam atau tujuh tahun," kata Pushkov. ..>> Amerika Serikat, rezim Israel dan beberapa sekutunya memang telah berulang kali menuduh Iran mengejar tujuan militer dalam program energi nuklirnya. Dan mereka yang selalu sok menjadi wakil dunia itu berulang kali mengancam akan melakukan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Tehran dengan tuduhan tidak berdasar itu. ..>> Alexei Pushkov, kepala Komite Urusan Internasional Rusia Parlemen, mengatakan pada hari Senin (17/6/13), "Kemenangan Rohani di Iran akan sangat menghambat skenario militer AS untuk Iran," lapor Ria Novosti...>> Pasukan pemerintah Suriah telah memulai operasi pembersihan di wilayah-wilayah sekitar Makam suci Sayidah Zainab as di Rif, Damaskus. Stasiun TV Alalam (19/6) melaporkan, militer Suriah memusatkan operasinya pada tiga wilayah, Al Bahdaliya, Al Diabiya dan Al Husseiniya. Di wilayah Al Bahdaliya, bentrokan sengit terjadi antara pasukan pemerintah Suriah dengan kelompok teroris bersenjata...>> Hesham Zazou, Menteri Pariwisata Mesir mengundurkan diri dari jabatannya memprotes dipilihnya seorang ekstrimis untuk menduduki kursi gubernur wilayah Luxor. Provinsi Luxor memiliki banyak peninggalan sejarah era Firaun. ..>> Sejumlah saksi mata mengatakan, puluhan orang terluka dalam bentrokan antara pendukung kelompok Ikhwanul Muslimin dan kelompok aktifis penentang gubernur baru. Bentrokan terjadi di kota Luxor, El Gharbia dan El Menoufia. Dalam bentrokan ini, sejumlah orang terluka akibat terkena peluru plastik dan senjata tajam, kantor Ikhwanul Muslimin di kota Tanta juga dibakar massa. Sementara itu, Front Penyelamat Nasional menegaskan akan menyeret kelompok Ikhwanul Muslimin Mesir ke dalam bentrokan dan kekerasan yang lebih besar. ..>> Unit tentara menghancurkan peluncur roket dan menghancurkan beberapa sarang pemberontak di Hayllan dan daerah sekitarnya termasuk Penjara Tengah...>> Tentara Suriah terus melanjutkan operasi penumpasan di sarang-saerang dan tempat-tempat pertemuan teroris di sekitar Bandara Minneg, Penjara Tengah, Khan al-Assal, al-Lauramoun, Bustan al-Qaser dan al-Sheikh Said di Aleppo. Dalam operasi itu menurut Breaking News Network, Tentara Arab Suriah berhasil membunuh lusinan dan melukai teroris didikan Arab dan Barat. Menurut reporter Breaking News Network dari Homs pada Rabu, 22/05/13, Unit tentara menghancurkan peluncur roket dan menghancurkan beberapa sarang pemberontak di Hayllan dan daerah sekitarnya termasuk Penjara Tengah. Tentara juga menewaskan semua teroris di sana, demikian menukil salah satu sumber militer kepada Kantor Berita Arab Suriah, SANA...>> Dalam beberapa pekan terakhir, TAS yang dibantu oleh kekuatan paramiliter yang disebut dengan Komite Pertahanan Sipil berhasil memukul para pemberontak dan mengepung mereka di Qusair. Kota ini secara strategis dapat dianggap telah berhasil direbut kembali oleh pemerintah Damaskus. Pembersihan kantong-kantong teroris di dalam kota tentu membutuhkan waktu yang lebih lama, mengingat watak perang kota yang berbeda dengan perang konvensional. Tapi sejarah telah mencatat kesigapan TAS beradaptasi dan bermetamorfosa guna meredam dengus kebiadaban teroris Suriah yang kian hari kian memperlihatkan kebangkrutan moral. Untuk yang terakhir, bisa dilihat dari kebengisan mereka memakan jantung tentara Suriah yang mereka bunuh dengan keji dan mempertontonkannya via video di Youtube sebagai bukti 'kejantanan'..>> Dengan berbagai pertimbangan matang, dia berpendapat tak ada solusi militer atas krisis politik di Suriah. Namun, tampaknya, ajakan bijak ini ditanggapi secara keliru kelompok teroris-takfiri dan para pendukungnya di kawasan (Arab dan Turki) dan Barat (AS, Israel dan Eropa). Mereka mengira ajakan perdamaian itu isyarat kelemahan dan ungkapan kekalahan. Maka itu, seiring berjalannya waktu, wilayah Qusair yang berbatasan dengan Bekaa dan Hermel yang dihuni oleh mayoritas Syiah justru dijadikan sebagai markas militer Jabhat An-Nusra. Tidak hanya itu, tiap hari kelompok takfiri ini tak henti-hentinya memprovokasi para penduduk Syiah di kota-kota perbatasan dengan berbagai ujaran kebencian dan aksi teror. Tiap pekan satu dua mortir ditembakkan oleh jaringan teroris ke salah satu kota di wilayah Bekaa yang menampung ribuan pengungsi Syiah yang terusir dari Qusair. Setelah provokasi yang bertubi-tubi, kembali Sayyid Nashrullah muncul di televisi memperingatkan kelompok teroris dan pendukungnya agar tidak mengganggu warga yang tidak bersenjata hanya karena perbedaan pandangan politik. Tapi, tampaknya, tiap kali Sekjen Hizbullah itu muncul mengemukakan pesan, media pendukung teroris selalu menemukan cara untuk memutarbalik fakta dan mengeskalasi ketegangan. Keadaan ini kemudian diperburuk dengan munculnya ustadz-ustadz karbitan yang tiap Jum’at naik mimbar untuk mengobarkan semangat jihad melawan kaum "kafir Syiah" di Suriah, khususnya di wilayah Qusair dan menuduh Hizbullah ikut berperang di sana membela rezim Assad...>>

Mencermati Proposal Damai Suriah dari Mesir

OPINI | 31 May 2013 | 17:19

http://luar-negeri.kompasiana.com/2013/05/31/mencermati-proposal-damai-suriah-dari-mesir-561018.html 
Baru-baru ini, Presiden Morsi dari Mesir mengajukan proposal baru jalan damai bagi Suriah. Proposal ini mensyaratkan bahwa penyelesaian masalah di kawasan krusial timur tengah ini harus diatasi secara regional, dengan hanya melibatkan 4 negara (quartet), yaitu Turki, Mesir,Iran dan Saudi.

Memang, pedih sekali jika memikirkan darah kemanusiaan yang telah tumpah disini. Perang di  Suriah yang masih berkecamuk selama hampir 3 tahun, menunjukkan bahwa Basar Al Assad tidak mudah untuk dilengserkan. Bahkan dengan persenjataan, pengiriman tentara dari berbagai negara untuk memperkuat pemberontak tetap tidak mampu menjungkal keberadaan Assad.

Dan progress sekarang, 3 kota utama yang menjadi basis utama oposisi,yaitu Homs, Qusyair dan Aleppo, telah kembali ke pangkuan pemerintah Bashar.

Yang menjadi tragedi ini semakin banyak kepentingan,  tentu ketika masuknya milisi Israel dan Turki mendukung pemberontak, sementara Hisbullah pun masuk membantu pemerintah.  Eskalasi pertempuran tidak  lagi lokal, tetapi sudah meluas, ke regional kawasan timur tengah, dan semakin mengancam kestabilan kawasan ini.

Apalagi dengan dibukanya embargo senjata, akan membuat daerah ini semakin berdarah-darah. Masing masing pendukung akan mengirimkan senjata andalannya untuk saling memusnahkan.
Ditengah pesimistis seperti ini, masih ada titik harapan cerah, hanyalah ketika Presiden Mesir, Morsi mengajukan proposal damai ini. Sayang, pertemuan pertama tidak dihadiri oleh Saudi, karena keengganan terlibatnya Iran di quartet ini. Tetapi tampaknya Morsi tidak menyerah. Utusan khusus tetap dikirim ke Saudi untuk mengikuti pertemuan berikutnya.

Inti dari proposal damai ini lebih mengupayakan bagaimana jalan damai bagi rakyat Suriah tercipta. Dan tidak penting bagi Morsi, siapa yang menjadi pemegang kendali.

Posisi Morsi ini berubah dari sebelumnya berpihak pada tentara pemberontak, menjadi lebih ke arah SIAPA pun pemegang kendali tidak menjadi masalah, termasuk jika kemungkinan itu lebih besar ada di pemerintah Suriah. Yang lebih penting, kedamaian dan stabilitas segera tercipta.

Dan ini juga seharusnya menjadi pertimbangan negara-negara tersebut diatas. Bukankah kestabilan timur tengah sangat penting sekarang ini? Dan bukankah selama ini masing-masing negara menghormati kedaulatan negara tetangganya?

Apakah  Suriah pernah membantu pemberontak PKK di Turki? Tentu tidak. Dan pemerintah Suriah, walaupun selama ini mempunyai pemahaman yang berbeda dengan Saudi, apakah pernah ‘mengganggu’ Saudi? Tidak. Walaupun mungkin ada ketegangan karena pemahaman yang berbeda, selama ini kedua negara tersebut baik-baik saja. Jadi mengapa harus intervensi?

Dan ketika Bahrain meredam demo rakyatnya yang kebetulan Syiah, dan Saudi membantu dengan mengirimkan tentaranya disini, apakah negara lain yang sama-sama Syiah ikut membantu? Tidak.  Kedaulatan pemerintah Bahrain dihargai untuk meredam demo masyarakatnya, bahkan dengan bantuan Saudi.

Jadi, mengapa tidak menghargai juga kedaulatan Suriah untuk menjaga kedamaian di negaranya? Meredam pemberontak. Jika asumsi bahwa Arab Spring melanda Suriah, tentu dalam hitungan bulan Bashar akan terjungkal. Tetapi ini sudah hampir 3 tahun.

Dan saya pernah melihat di televisi  ketika di Kairo, bagaimana kelompok minoritas Kristen pada umumnya berpihak kepada Assad, karena kebebasan beragama yang dijalankan di  negara ini. Sementara, kekhawatiran terhadap tentara pemberontak juga terjadi, karena pemahaman yang sangat berbeda, mulai dari liberal hingga radikal Islam ada disini (alqaeda/taliban).

Bahkan pengamat Eropa pun menyatakan, betapa susahnya menyatukan pemberontak. Apalagi jika mereka menang perang, dikhawatirkan akan ada lagi perang susulan sesama pemberontak, karena pola pikir yang sangat beda. Rakyat Suriah jadi taruhannya.

Semoga, akal sehat masih menjadi acuan dalam menyelesaikan perdamaian di Suriah. Melebihi kebencian sektarian. Semoga Suriah cepat damai,  timur tengah kembali stabil, setiap negara mengurusin rakyatnya masing-masing dengan sebaik-baiknya….amiin..

Pilih Gubernur Ekstrim, Ikhwanul Muslimin Mesir diamuk Massa


Penentuan gubernur-gubernur baru di Mesir diwarnai bentrokan fisik yang terjadi di beberapa kota negara itu.
Stasiun TV Alalam (19/6) melaporkan, Hesham Zazou, Menteri Pariwisata Mesir mengundurkan diri dari jabatannya memprotes dipilihnya seorang ekstrimis untuk menduduki kursi gubernur wilayah Luxor. Provinsi Luxor memiliki banyak peninggalan sejarah era Firaun. 
Sejumlah saksi mata mengatakan, puluhan orang terluka dalam bentrokan antara pendukung kelompok Ikhwanul Muslimin dan kelompok aktifis penentang gubernur baru. Bentrokan terjadi di kota Luxor, El Gharbia dan El Menoufia. 

 

Dalam bentrokan ini, sejumlah orang terluka akibat terkena peluru plastik dan senjata tajam, kantor Ikhwanul Muslimin di kota Tanta juga dibakar massa. 

 

Sementara itu, Front Penyelamat Nasional menegaskan akan menyeret kelompok Ikhwanul Muslimin Mesir ke dalam bentrokan dan kekerasan yang lebih besar.
Dalam statemen resmi Front Penyelamat Nasional dikatakan, penentuan tujuh gubernur dari anggota senior Ikhwanul Muslimin menunjukkan tujuan kelompok ini yang berambisi mendominasi lembaga-lembaga negara.
Ditambahkannya, "Ikhwanul Muslimin menentukan posisi gubernur untuk petinggi kelompok itu di beberapa wilayah yang warganya menentang kepemimpinan Ikhwanul Muslimin. Langkah ini semakin mendorong rakyat Mesir untuk turun ke jalan pada tanggal 30 Juni dan menuntut dilakukannya pemilu dini." (IRIB Indonesia/HS)

Suriah VS Teroris
http://www.islamtimes.org/vdcexp8wzjh8pei.rabj.html
Tentara Suriah Serbu Benteng Teroris di Aleppo
Islam Times- Menurut reporter Breaking News Network dari Homs pada Rabu, 22/05/13, Unit tentara menghancurkan peluncur roket dan menghancurkan beberapa sarang pemberontak di Hayllan dan daerah sekitarnya termasuk Penjara Tengah.
Tentara Arab Suriah
Tentara Arab Suriah

Tentara Suriah terus melanjutkan operasi penumpasan di sarang-saerang dan tempat-tempat pertemuan teroris di sekitar Bandara Minneg, Penjara Tengah, Khan al-Assal, al-Lauramoun, Bustan al-Qaser dan al-Sheikh Said di Aleppo.

Dalam operasi itu menurut Breaking News Network, Tentara Arab Suriah berhasil membunuh lusinan dan melukai teroris didikan Arab dan Barat.

Menurut reporter Breaking News Network dari Homs pada Rabu, 22/05/13, Unit tentara menghancurkan peluncur roket dan menghancurkan beberapa sarang pemberontak di Hayllan dan daerah sekitarnya termasuk Penjara Tengah. Tentara juga menewaskan semua teroris di sana, demikian menukil salah satu sumber militer kepada Kantor Berita Arab Suriah, SANA.


Sumber itu menambahkan, unit tentara lainnya juga berhasil menghancurkan sarang teroris, membunuh puluhan dari mereka di al-Alqamia, Ein Dakna, Mayer dan daerah sekitar Bandara Minneg, sementara unit tentara lainnya terlibat bentrok dengan teroris di Khan al-Assal yang menimbulkan kerugian besar pada teroris.

Sementara di kota Aleppo, unit Angkatan Darat bentrok dengan Front al-Nusra di al-Sheikh Said, Bustan al-Qaser dan al-Lauramoun. [IT/On]

Pecah Telur di Qusair: Peran Hizbullah di Suriah
http://www.islamtimes.org/vdchi-ni-23n-xd.yrt2.html
Islam Times- Keadaan ini kemudian diperburuk dengan munculnya ustadz-ustadz karbitan yang tiap Jum’at naik mimbar untuk mengobarkan semangat jihad melawan kaum "kafir Syiah" di Suriah, khususnya di wilayah Qusair dan menuduh Hizbullah ikut berperang di sana membela rezim Assad.
Assad bersama Tentara Arab Suriah
Assad bersama Tentara Arab Suriah

MASALAHNYA sederhana, cukup sederhana: jika para pendukung teroris Suriah mampu melakukan lebih dari yang sudah mereka lakukan selama ini, maka pasti mereka telah melakukannya di hari-hari yang lewat. Tapi, seperti kata pepatah, semua kekuatan ada batasnya. Dan kini giliran blok pendukung teroris Suriah yang sedang terbentur dinding tebal itu. Teriakan ancaman yang nyaring mereka kumandangkan hari-hari ini lebih terdengar seperti rintihan sakaratul maut para tikus ketimbang sesuatu yang laten.

Di Libanon, misalnya, blok politik pendukung teroris telah mengambil prakarsa agresif untuk mendukung aksi-aksi terorisme dengan sumber daya manusia dan logistik yang massif sejak hari-hari pertama krisis politik di Suriah. Sejumlah media massa nasional Libanon sejak awal mengumumkan perang atas rezim Bashar Assad. Media yang sama kemudian mulai membeber prediksi bahwa masa kekuasaan Assad akan berakhir dalam dua atau tiga bulan.

Tidak lebih. Lalu para komentator dalam acara-acara itu mengumbar ancaman dan prediksi suram poros Iran-Suriah-Hizbullah pasca kejatuhan Assad.

Dari sejak itu pula media massa pro teroris Suriah terus mencuci otak publik dunia dengan propaganda yang, seperti tombak bermatalamat dua, menyerang Hizbullah dengan harapan kelompok perlawanan tercekam dan menggigil ketakutan. Degungnya membesar di tengah aksi pengusiran, penculikan, pembantaian, dan pembakaran rumah-rumah warga Syiah simpatisan Hizbullah yang tinggal di wilayah perbatasan Suriah-Libanon, tepatnya di wilayah Qusair.

Dalam berbagai kesempatan, Sekjen Hizbullah, Sayyid Hasan Nashrallah, mengajak seluruh pihak yang bertikai untuk menyelesaikan konflik di Suriah lewat negosiasi dan kompromi politik.

Dengan berbagai pertimbangan matang, dia berpendapat tak ada solusi militer atas krisis politik di Suriah. Namun, tampaknya, ajakan bijak ini ditanggapi secara keliru kelompok teroris-takfiri dan para pendukungnya di kawasan (Arab dan Turki) dan Barat (AS, Israel dan Eropa). Mereka mengira ajakan perdamaian itu isyarat kelemahan dan ungkapan kekalahan.

Maka itu, seiring berjalannya waktu, wilayah Qusair yang berbatasan dengan Bekaa dan Hermel yang dihuni oleh mayoritas Syiah justru dijadikan sebagai markas militer Jabhat An-Nusra. Tidak hanya itu, tiap hari kelompok takfiri ini tak henti-hentinya memprovokasi para penduduk Syiah di kota-kota perbatasan dengan berbagai ujaran kebencian dan aksi teror. Tiap pekan satu dua mortir ditembakkan oleh jaringan teroris ke salah satu kota di wilayah Bekaa yang menampung ribuan pengungsi Syiah yang terusir dari Qusair.

Setelah provokasi yang bertubi-tubi, kembali Sayyid Nashrullah muncul di televisi memperingatkan kelompok teroris dan pendukungnya agar tidak mengganggu warga yang tidak bersenjata hanya karena perbedaan pandangan politik. Tapi, tampaknya, tiap kali Sekjen Hizbullah itu muncul mengemukakan pesan, media pendukung teroris selalu menemukan cara untuk memutarbalik fakta dan mengeskalasi ketegangan. Keadaan ini kemudian diperburuk dengan munculnya ustadz-ustadz karbitan yang tiap Jum’at naik mimbar untuk mengobarkan semangat jihad melawan kaum "kafir Syiah" di Suriah, khususnya di wilayah Qusair dan menuduh Hizbullah ikut berperang di sana membela rezim Assad.

Dan akhirnya, sejak akhir April silam, Tentara Arab Suriah (TAS) memutuskan untuk merebut kembali kota Qusair yang strategis tersebut. Nilai strategis kota ini terletak pada posisinya yang berbatasan dengan wilayah Libanon sehingga menjadi jalur suplai logistik dan senjata yang efektif bagi manuver pemberontak di Provinsi Homs. Selain itu, kota ini juga merupakan jalur yang menghubungkan Damaskus dengan Laut Tengah. Setelah lebih dari setahun dikuasai pemberontak dan menjadi pusat penampungan, pelatihan dan penyaluran teroris anti Damaskus, jatuhnya kota ini dapat dianggap sebagai salah satu titik-balik dalam keseluruhan peta strategis peperangan selanjutnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, TAS yang dibantu oleh kekuatan paramiliter yang disebut dengan Komite Pertahanan Sipil berhasil memukul para pemberontak dan mengepung mereka di Qusair. Kota ini secara strategis dapat dianggap telah berhasil direbut kembali oleh pemerintah Damaskus.

Pembersihan kantong-kantong teroris di dalam kota tentu membutuhkan waktu yang lebih lama, mengingat watak perang kota yang berbeda dengan perang konvensional.

Tapi sejarah telah mencatat kesigapan TAS beradaptasi dan bermetamorfosa guna meredam dengus kebiadaban teroris Suriah yang kian hari kian memperlihatkan kebangkrutan moral. Untuk yang terakhir, bisa dilihat dari kebengisan mereka memakan jantung tentara Suriah yang mereka bunuh dengan keji dan mempertontonkannya via video di Youtube sebagai bukti 'kejantanan'.


Sejarah juga bakal mencatat kalau dua tahun pertempuran absurd yang terjadi di Suriah mendatangkan berkah, berupa terbukanya mata banyak umat Islam akan sosok sejati di balik jubah Islam para pemberontak-cum-teroris di Suriah. Menggambarkan diri dan digadang-gadang pers Barat sebagai “mujahidin”, mereka sejatinya sangat berbeda dengan “mujahidin” Afghanistan di era 80-an yang mendapat dukungan penuh dari seluruh umat Islam kala itu -- meski untuk yang satu ini kemudian diketahui kalau mereka banyak dimanfaatkan oleh dinas intelijen Amerika Serikat.

Jika mau jeli, sebenarnya ada banyak faktor yang membedakan dua kelompok ini.

Pertama, mujahidin Afghanistan merupakan penduduk asli yang sedang melawan penjajah asing (Uni Soviet kala itu), sebagaimana pejuang Hizbullah melawan invasi Israel.

Kedua, mujahidin era 80-an itu tidak pernah mengumandangkan kebencian sektarian dan tidak membawa ideologi takfiri sebagaimana “mujahilin” Suriah saat ini. Para komandan mujahidin Afghanistan berasal dari berbagai mazhab dan aliran Islam yang hidup berdampingan dan saling membahu demi satu tujuan: mengusir penjajah. ***. [IT/MK]

Wilayah Sekitar Zainabiyah Berhasil dibersihkan Militer Suriah



Pasukan pemerintah Suriah telah memulai operasi pembersihan di wilayah-wilayah sekitar Makam suci Sayidah Zainab as di Rif, Damaskus.

 

Stasiun TV Alalam (19/6) melaporkan, militer Suriah memusatkan operasinya pada tiga wilayah, Al Bahdaliya, Al Diabiya dan Al Husseiniya.

 

Di wilayah Al Bahdaliya, bentrokan sengit terjadi antara pasukan pemerintah Suriah dengan kelompok teroris bersenjata.
Keberhasilan militer Suriah membersihkan wilayah-wilayah itu dari anasir teroris mendapat sambutan luas warga setempat.
Salah seorang warga yang diwawancarai TV Alalam mengatakan, "Sebelumnya kami selalu menjadi sasaran serangan-serangan mortir kelompok teroris bersenjata."
Seorang warga lain menambahkan, "Anasir bersenjata menyerang wilayah-wilayah sekitar Makam Sayidah Zainab as dan pasar dengan mortir, akan tetapi alhamdulillah dua hari ini keamanan kembali pulih." (IRIB Indonesia/HS)


Pemilu Presiden Iran
Kemenangan Rohani Halangi Skenario Militer AS
18 Jun 2013 10:18
http://www.islamtimes.org/vdcbfab5wrhbzsp.qnur.txt

Islam Times-"Bagi mereka yang tidak tahu, skenario militer untuk menyelesaikan masalah Iran telah disiapkan di Amerika Serikat selama enam atau tujuh tahun," kata Pushkov.

Seorang anggota senior Parlemen Rusia mengatakan, kemenangan Hujjatulislam Hassan Rohani dalam pemilu presiden Iran ke-11 akan sangat menghambat setiap upaya  Amerika Serikat untuk menjalankan setiap skenario militer potensial terhadap Republik Islam.

Alexei Pushkov, kepala Komite Urusan Internasional Rusia Parlemen, mengatakan pada hari Senin (17/6/13), "Kemenangan Rohani di Iran akan sangat menghambat skenario militer AS untuk Iran," lapor Ria Novosti.

Rohani menang dalam pemilu presiden 14 Juni lalu yang ditandai dengan partisipasi tinggi pemilih. Dia meraih 50,7 % dari total 36.704.156 suara yang sudah dihitung.

Kementerian Dalam Negeri Iran menyatakan pemilih yang berpartisipasi sebanyak 72,7 % dari total mereka yang berhak memilih.

"Bagi mereka yang tidak tahu, skenario militer untuk menyelesaikan masalah Iran telah disiapkan di Amerika Serikat selama enam atau tujuh tahun," kata Pushkov.
 

Amerika Serikat, rezim Israel dan beberapa sekutunya memang telah berulang kali menuduh Iran mengejar tujuan militer dalam program energi nuklirnya. Dan mereka yang selalu sok menjadi wakil dunia itu berulang kali mengancam akan melakukan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Tehran dengan tuduhan tidak berdasar itu.

Bulan Maret lalu, Presiden AS Barack Obama mengatakan bahwa "semua opsi ada di meja" untuk menghentikan program energi nuklir Iran, yang ia klaim palsu dialihkan ke tujuan non-sipil.

Iran menolak tuduhan itu karena sebagai penandatangan berkomitmen Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan anggota Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Iran berhak menggunakan teknologi nuklir untuk tujuan damai.


Sementara itu, Presiden terpilih Iran, dalam konferensi pers pertamanya hari  Senin (17/6/13) mengatakan bahwa program nuklir Iran Iran benar-benar transparan, tapi pihaknya siap menunjukkan transparansi dan membuat jelas bagi seluruh dunia bahwa tindakan yang diambil oleh Republik Islam Iran benar-benar dalam kerangka kerja internasional.[IT/PT/NAT]


Suriah: Mesir telah Bergabung dengan Klub Israel-AS
17 Jun 2013 10:34

Islam Times-"Suriah yakin bahwa keputusan ini tidak mewakili kehendak rakyat Mesir," tambah pejabat itu.

Suriah mengatakan, dengan mengumumkan pemutusan semua hubungan diplomatik dengan Damaskus, pemerintah Mesir telah bergabung dengan klub Israel-AS yang bersekongkol melawan pemerintah Presiden Bashar al-Assad.

Dalam sebuah rapat umum di Kairo pada hari Sabtu (15/6/13), Presiden Mesir Mohamed Morsi mengumumkan, "Kami memutuskan hari ini untuk sepenuhnya memutuskan hubungan dengan Suriah dan pemerintah Suriah."

"Suriah mengutuk sikap tak bertanggung jawab ini," lapor kantor berita resmi SANA, pada hari Minggu (16/6/13) saat mengutip seorang pejabat pemerintah yang tidak disebutkan namanya.

Morsi telah bergabung dengan konspirasi dan hasutan yang dipimpin Amerika dan Israel terhadap Suriah dengan mengumumkan pemutusan hubungan itu.

 "Suriah yakin bahwa keputusan ini tidak mewakili kehendak rakyat Mesir," tambah pejabat itu.

Pada hari Sabtu itu, Morsi juga menyerukan negara-negara Barat untuk menegakkan zona larangan terbang di atas Suriah dan mendesak gerakan perlawanan Hizbullah untuk menarik diri dari Suriah.[IT/PT/NAT]


Reaksi Suriah terhadap Keputusan Mursi




Pemutusan hubungan diplomatik antara Kairo dan Damaskus oleh Presiden Mesir Muhammad Mursi mendapat respon dari Suriah. Menteri Penerangan Suriah Omran al-Zoabi ketika menanggapi pidato Mursi terkait pemutusan hubungan diplomatik Mesir dengan Suriah menjelaskan bahwa Damaskus tidak menganggap penting pidato dan perilaku Mursi, dan peran Mesir di dunia Arab dan tuntutan rakyat di negara itu dengan keputusan Mursi harus dibedakan.
Al-Zoabi menegaskan berlanjutnya hubungan dengan bangsa Mesir dan mengatakan, langkah Mursi tidak mengejutkan, namun Mesir diharapkan menutup Kedutaan Besar Rezim Zionis Israel di Kairo daripada menutup Kedubes Suriah.
Presiden Mesir pada tanggal 15 Juni dalam pidatonya di konferensi "Friends of Syiria" yang digelar di Kairo mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Suriah. Ia mengatakan, Mesir memutuskan untuk menghentikan semua hubungannya dengan pemerintah Suriah saat ini dan menutup kedubes negara itu di Kairo serta menarik Kuasa Usaha Mesir dari Damaskus.
Keputusan itu diambil ketika Mursi sendiri yang mengusulkan untuk membentuk Komite Kwartet yang terdiri dari Iran, Arab Saudi, Turki dan Mesir untuk menyelesaikan krisis di Suriah melalui jalur politik. Pernyataan presiden Mesir tersebut kontan menuai banyak kecaman dari berbagai tokoh, politisi dan analis regional. Para pakar menilai ketegangan internal Mesir dan masalah yang dihadapi oleh Mursi dengan oposisi di badan pemerintahan dan di berbagai lapisan masyarakat sebagai penyebab sikap keras presiden Mesir terhadap Suriah.
Setelah prakarsa Mursi untuk mengatasi krisis Suriah gagal, ia mencoba kembali peluangnya untuk menebarkan pengaruh di Suriah dan memainkan peran penting dalam mengontrol situasi di negara Arab itu dengan cara mengambil pendekatan keras terhadap pemerintaha Damaskus. Namun pertanyaannya adalah apakah kondisi internal Mesir, keamanan dan stabilitas politik dan ekonomi di negara itu telah sampai pada tingkat di mana kapasistasnya telah mampu menanggung konsekuensi dukungan terhadap perang internal Suriah dan dukungan terhadap militan bersenjata di negara Arab itu?
Selama dua tahun terakhir, kita menyaksikan bahwa negara-negara regional yang sepenuhnya mendukung militan di Suriah dan mengobarkan perang internal, etnis dan sektarian di negara Arab itu tidak memperoleh keuntungan apapun dan hanya memenuhi kepentingan Amerika Serikat, Barat dan Israel. Langkah mereka justru merugikan keamanan internal dan stabilitas di negara-negara regional.
Gelombang protes yang melanda Turki baru-baru ini termasuk dari dampak kebijakan pemerintah Ankara yang mendukung militan di Suriah dan tidak terbatas hanya karena proyek di Taman Gezi Istanbul yang ditolak warga. Krisis di Turki saat ini telah mengingatkan peringatan Presiden Suriah Bashar al-Assad bahwa pengobaran perang internal di Suriah akan menyebar ke negara-negara tetangga terutama negara-negara yang getol membela teroris di Suriah.
Negara kecil seperti Qatar yang bersandar pada dukungan Barat masuk ke medan perang di Suriah dengan cara menyuplai dana dan senjata kepada teoris, dan bahkan melatih dan mengirim mereka ke Suriah. Kini negara itu menyadari bahwa memasuki medan perang di Suriah tidak hanya berbahaya tetapi juga mengancam struktur pemerintahan internal Qatar yang saat ini tengah menghadapi instabilitas.
Sakitnya Emir Qatar menguatkan spekulasi bahwa ia akan menyerahkan kekuasaannya kepada Putra Mahkota-nya. Saat ini panggung politik di Qatar kacau dan tersiar pula berita tentang kegagalan kudeta Sheikh Hamad bin Jassim bin Jaber Al Thani, Perdana Menteri Qatar terhadap Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Emir Qatar. Bahkan Emir Qatar kepada para pemimpin negara-negara Arab di pesisir Teluk Persia menyatakan putus hubungan dengan PM Qatar.  
Sementara itu, Arab Saudi tidak mengalami nasib yang lebih baik dari Turki dan Qatar. Dukungan Riyadh kepada militan di Suriah telah sampai pada tingkat di mana Saudi tidak hanya menyuplai dana dan senjata tetapi juga telah mengirimkan kelompok-kelompok takfiri ke Suriah untuk memerangi pemerintah Damaskus. Kini kancah politik Saudi juga terganggu mengingat para pangeran Saudi dalam setahun lalu menyaksikan kematian dua putra mahkota. Sementara itu Raja Abdullah juga sudah tua dan sering sakit-sakitan. Konflik internal para pangeran dan persaingan mereka untuk mencapai kekuasaan dan kekayaan semakin memuncak sehingga nasib tidak jelas akan selalu membayangi Saudi pasca Raja Abdullah.
Di sisi lain, para pendukung pemberontak Suriah juga terjebak ke dalam pusaran masalah dalam krisis Suriah. Dari satu sisi mereka menyatakan siap untuk mempersenjatai militan di Suriah tetapi dari sisi lain mereka khawatir dampak dari mempersenjatai mereka.
Tampaknya Mursi telah keliru untuk mengenali musuh aslinya sehingga ia pun salah memutuskan kebijakannya. Penutupan Kedubes Suriah di Kairo dilakukan ketika protes untuk menutup Kedubes Israel terus berlanjut. Dengan demikian Mursi telah mengabaikan tuntutan rakyatnya dan justru menuruti dikte Barat. Tak diragukan lagi, keputusan presiden Mesir tersebut akan menimbulkan pergolakan baru di Mesir. (IRIB Indonesia/RA/NA)

2 komentar:

  1. Ini situs apaan sih...? tulisan artikelnya kok ngawur. sotoy banget malah. atau ini blognya orang asma (asal mangap) ya...? parah luh nulis di blog kagak punya dasar dan gak intelek. alias blo'on. bikin blog itu harus yang bermanfat buat orang lain dong. jangan kebodohan dan emosi pribadi di tulis di sini. kaisan amat sih lo.

    BalasHapus
  2. Sdrku Anonim..?? ada kondisi yg menjadikan Moursi dlm posisi dilematis...beberapa bulan sebelum digulingkan militer...?? kisah2 diatas menandakan adanya situasi sulit bagi Moursi mengambil sikap...politiknya...?? seperti menghadapi buah simalakama...kata dongeng dan wejangan pewayangan jawa...?? filosofis...jawa yang sll dijadikan acuan beberapa pribadi yang mendalaminya...
    Anda Tuan Anonim...mungkin tidak merasakan getaran jiwa Moursi...yg dalam tekanan...politik-kehendak rakyat-paksaan sang bos besar..seperti AS-NATO-Arab Saudi..?? Dan yang terberat adalah dewa2 dibelakang IMF dan Bank Dunia.. dimana Moursi sudah menyandarkan dirinya..dan janjinya dengan utangan dan jaminan aset negara Mesir..?? didalam misi mereka para Tuan2 Besar itu adalah segalanya untuk Israel...???
    Anda Tuan Anonim..tidak merasakan betapa merananya Moursi..dengan beban yg dipikulnya... antara agen2 IM yang sudah menjadi bagian dari jaringan AS_Arab Saudi-Turki-Qatar-Israel dan ulama2 yang mendapatkan pujian2 luhur dari gembong2 elite Barat...dan bintang2 jasa...??
    Sayangnya Moursi harus dikahiri oleh militer...yang seharusnya pantangan bagi negara yang konon Demokrasi..?? Tapi ini pun titah sang Bos2 Besar dibelakang layar tarian politik n provokasi agenda2 para jurnalis2...jaringan kolaborator penjajah kriminal internasional... SEMURNINYA.... MOURSI TELAH BERKHIANAT KEPADA BANGSA DAN RAKYAT PALESTINA DAN SURIAH.[SAHABAT DAN JIWA BANGSA MESIR ADA DISANA].... .DENGAN DALIH POLITIK...YANG DALAM PERMAINAN...KARTU2....KEDUSTAAN... DAN MOURSI PUN SUDAH SELESAI TUGASNYA..MENJERUMUSKAN RAKYAT MESIR KEDALAM KESULITAN DILEMATIS MASSAL... DAN TENTU BUKU KISAH MOURSI AKAN DITUTUP...DAN DIGANTI...DENGAN PELURU2 TAJAM...DAN KORBAN DARAH DAN NYAWA RAKYAT MESIR...YANG SEMAKIN MEMBAHANA...??? SEMOGALAH...INI TIDAK TERJADI..DAN ... ADA JALAN KESELAMATAN BAGI RAKYAT DAN BANGSA MESIR...
    INILAH YANG SAYA SANGAT TAKUTKAN DAN KHAWATIRKAN...SEPERTI KISAH2 PILU DI INDONESIA...ZAMAN AWAL...PADA PENGGULINGAN SUKARNO OLEH SUHARTO...?? INI SANGAT MIRIS...>>...KORBAN SUDAH TAK TERKONTROL LAGI...??? MEMBAHANA...?? SEMOGA TIDAK .... DENGAN RAKYAT DAN BANGSA MESIR...?? SAYA IKUT BERDOA...??

    BalasHapus