Selasa, 25 Juni 2013

Illuminati : Depopulation Program ??? >> APA MAKSUD DAN MAKNA ...AGENDA INI...???>>> APAKAH ADA PROGRAM PEPERANGAN-KEKACAUAN-PEMBUNUHAN SECARA TER-PROGRAM MELALUI BERBAGAI CARA...DAN AGENDA...POLITIK-MILITER-PENYEBARAN PENYAKIT-VIRUS-DAN OBAT2AN-ATAU PROGRAM PBB-PROGRAM EKONOMI-DAN BANTUAN2....ASING...DAN PEPERANGAN YANG DIRANCANG SECARA LOKAL-REGIONAL-GLOBAL-DAN GERAKAN2...AGENDA MEDIA..MAINSTREAM..DLL ....??>> MENGAPA...?? DAN UNTUK APA..?? .KALAU .....INI... BENAR...LALU.... MENGAPA BADAN DUNIA DAN PARA INTELEKTUAL...DIAM..DAN TIADA ... MERESPON SECARA BENAR DAN SEMESTINYA...??>> INI JELAS DEHUMANIZATION..??... PROGRAM INI JELAS...KEJAHATAN TAK BERPERIKEMANUSIAAN...?? ADA APA INI...>> ...... INI JELAS..KEJAHATAN...YANG DI INSPIRASI... DAJJAL .... ATAUKAH ...PERILAKU PARA PSYCHOPAT....JAHAT...DAN SANGAT...TAK MANUSIAWI.... ??>> ...SAYANGNYA MEREKA INI SANGAT BANYAK PENDUKUNGNYA...TERMASUK PARA POLITISI.OPORTUNIS..DAN KONGLOMERAT ...PENGUASA PEMERINTAHAN... ???>> .... BANYAK PEMIMPIN DUNIA.TERLIBAT...??>> MENGAPA..?? INI KONON..ADALAH GERAKAN...IBLIS...?? .SUNGGUH SANGAT MIRIS...DAN SANGAT MENGERIKAN...??>>> .Beberapa pakar dan peneliti telah membeberkan bukti-bukti kongkrit tentang agenda mereka ini dan hal tersebut bukanlah isapan jempol namun suatu realita dan fakta nyata. Adapun beberapa cara untuk mengurangi penduduk dunia adalah: melalui peperangan, membuat orang terinfeksi penyakit melalui vaksinasi, menyalurkan racun yang dimakan di dalam makanan kita sehari-hari, meracuni obat-obatan yang dikonsumsi orang sakit dan juga meracuni minuman melalui saluran air...>> ....Bahkan hingga virus-virus yang modifikasi buatan mereka, seperti virus flu babi, flu burung dan masih banyak lainnya. Mereka juga sebarkan kebanyak negara di dunia baik itu melalui makanan dan minuman serta melalui hewan yang diimpor ataupun berupa chemtrails yang disemprot oleh pesawat di udara.....>> PBB, WHO, IMF, Bank Dunia dan lembaga dunia lainnya, banyak lembaga tersebut juga telah disusupi dan ikut berkolaborasi. Tak itu saja, mereka juga menggabungkan beberapa kelompok pengusaha dan politikus yang sejalan, bertujuan dan berniat sama dengan mereka, oleh karenanya mereka semakin kuat dan semakin berpengaruh...>> sudah dikatakan oleh banyak saksi mata dari beberapa peneliti, para ahli dan oleh para pakar teori konspirasi, salah satunya adalah Jesse Ventura. Jesse Ventura adalah seorang mantan gubernur ke-38 (1999-2003) negara bagian Minnesota di Amerika, dia juga mantan NAVY Seal disaat perang Vietnam. Ia banyak membintangi film juga, bahkan merupakan mantan pegulat profesional, yang kini beralih menjadi pakar teori konspirasi...>> Merekalah yang membuat yang tadinya satu menjadi pecah beberapa, merekalah yang membuat yang tadinya rukun menjadi berkelahi, dan mereka telah ada sejak ribuan tahun lamanya. Kini, mereka adalah kelompok para “Elit Penguasa” yang memiliki pengaruh yang sangat besar dan sangat kuat serta kaya raya, dan yang pastinya: berhati jahat seperti iblis. Dan jumlah mereka sangat sedikit, hanya 120 orang saja...>> Mereka adalah pengontrol keuangan dunia dan politik dunia, negara mana yang akan makmur, negara mana yang akan miskin, juga dikontrol oleh mereka. Tak itu saja, mereka juga dapat mengontrol negara mana yang akan diperangi, suku mana yang akan dimusnahkan, suku mana yang akan dilindungi, negara mana yang akan ricuh, negara mana yang akan terpecah dan lain-lainnya, juga dikontrol oleh mereka...>> Mereka jugalah yang memiliki kekuatan dunia, mereka menguasai industri farmasi dan obat-obatan dunia, mereka yang menguasai perusahaan-perusahaan raksasa dunia mulai dari perusahaan tambang, makanan, minuman hingga media masa di seluruh dunia. Anggota mereka hanya sekitar 120 orang saja, namun begitu kuatnya mereka para pengendali dunia yang terdiri dari para “aristocrat” atau para elite raja, ratu, pengusaha papan atas dan sejenisnya yang sangat berpengaruh di dunia...>> 1. Maintain humanity under 500,000,000 – in perpetual balance with nature. 2. Guide reproduction wisely — improving fitness and diversity. 3. Unite humanity with a living new language. 4. Rule passion — faith — tradition — and all things with tempered reason. 5. Protect people and nations with fair laws and just courts. 6. Let all nations rule internally resolving external disputes in a world court. 7. Avoid petty laws and useless officials. 8. Balance personal rights with social duties. 9. Prize truth — beauty — love — seeking harmony with the infinite. 10. Be not a cancer on the earth — Leave room for nature — Leave room for nature..>>> Grant yang saat itu memimpin pasukan Perserikatan menandatangani beberapa undang-undang anti-Yahudi. Salah satunya adalah melarang warga Yahudi bepergian ke wilayah yang sudah ditentukan. Dan pada 17 Desember 1862, Grant mengeluarkan Perintah Nomor 11 yang menyebutkan, warga Yahudi adalah warga yang selalu melanggar regulasi perdagangan yang sudah ditetapkan Departemen Keuangan. Grant mengusir warga Yahudi dari wilayah yang dikuasainya dan mengancam akan menangkap mereka bila mereka mengabaikan peringatan itu. Demikian, seperti dilansir History.com, Jumat (5/4/2013)...>> Pada puncak piramida, dimana terdapat gambar mata yang sedang melihat, hanya berisikan orang-orang yang berada di tingkat 33 yang mengetahui apa yang mereka pikirkan dan yang mereka lakukan...>>.Plans are underway now, implemented by the New World Order Elite, to depopulate the planet's 6-7 billion people to a manageable level of between 500 million and 2 billion. There are many means and methods of depopulation that are being employed today, the 3 primary of which include; unsustainable/ exploitative international development, which leads to massive hunger, starvation and famine worldwide (at least 40 million deaths annually), the fomentation of war, hatred and military procurements throughout the nations leading to millions of deaths worldwide, and finially, the creation and spread of infectious diseases leading to global pandemic, plague and pestilence on an unprecedented scale. ..>>> ....Plans to drastically reduce the world’s population aren’t new. Many organizations and members of the oligarchy have manifested their intention to promote and carry out plans to dramatically reduce — between 80% and 90% — the number of humans that inhabit the Earth. Last week, we presented proof of now the United Nations and well-known philanthropists divest and invest billions of dollars to support campaigns that threaten the lives of millions of people every year..??.>> According to the cited sources and documentation in our article UN Pushes for a Global Tax to Finance its Global Socialist System, the UN alone, and in many cases its alliances with rich corporatists or partner organizations spend their budgets implementing programs in third world nations to avoid human reproduction and the development of those nations. In many cases, the application of eugenics or population control programs are a condition to receiving financial aid....>> INI ADA APA..?? APAKAH DUNIA KITA SUDAH GILA...??>>

rense.com

NWO Plans To
Depopulate The Earth

By Steve Jones
4-13-5
 http://rense.com/general64/pordc.htm

"If I were reincarnated, I would wish to be returned to Earth as a killer virus to lower human population levels" -Prince Phillip, Duke of Edinburgh
 
World population is, by all intents and purposes, completely out of control.
 
Plans are underway now, implemented by the New World Order Elite, to depopulate the planet's 6-7 billion people to a manageable level of between 500 million and 2 billion.
 
There are many means and methods of depopulation that are being employed today, the 3 primary of which include; unsustainable/ exploitative international development, which leads to massive hunger, starvation and famine worldwide (at least 40 million deaths annually), the fomentation of war, hatred and military procurements throughout the nations leading to millions of deaths worldwide, and finially, the creation and spread of infectious diseases leading to global pandemic, plague and pestilence on an unprecedented scale.
 
Other methods used include; the build-up and use of nuclear, chemical and biological agents, weapons and warfare, the poisoning and contamination of the planet's food and water supplies, the introduction and use of deadly pharmacuetical drugs in society, weather modification and the triggering of earthquakes, volcanic eruptions and tsunamis through electromagnetic psychotronic weapons both on Earth and in space, the promotion of homosexuality to limit population growth and spread the deadly AIDS virus, forced sterilization in countries such as China, forced vaccinations, abortion, euthanasia etc...
 
Death, and the management of who lives and who dies, has become the central organizing principle of the 21st century.
 
The previous century has been, by far, the bloodiest in human history. Hunger, famine and disease took billions of innocent lives. World Wars 1 and 2, along with the despotic regimes of Mao, Pol Pot, Stalin, Hitler, Reagan, Bush and others, took hundreds of millions. The 21st century is shaping up to accelerate this dismal trend where hunger, famine and disease are reaping record levels of death (the equivalent of 7 jewish holocaust annually). Contemporary wars continue to rage on and proliferate. In the nation of Iraq, the killing fields have taken the lives of more than 2 million men, women and children (mostly children) this past decade from foreign and economic intervention. Vastly unreported is the genocide occuring in the Congo, where more than 4 million people have been slaughtered, mutilated and massacred recently with only scant world attention given. Add to this the unrestrained and very profitable build-up of weapons of mass destruction- nuclear, chemical and biological- in the world, particularily in the volatile Middle East region, with the expressed desire and willingness to actually use them, and you have an Apocalypse of World War 3 becoming a virtual inevitability. The death toll of THIS war is sure to surpass all previous in scale and in magnitude, as has been planned.
 
The international campaign to eliminate the "useless eaters" (according to the Club of Rome) on behalf of the planet's priviledged ruling elite, is surely to take a more voracious toll as global population levels continue to rise.
 
To implement their "final solution" to depopulate 4-5 billion people from the Earth, the world's elite will undoubtedly harness the newly emerging biotech and nanotechnology industries to create a super 'bioweapon' virus creating a global 'kill-off' pandemic through which only they will have the cure.
 
Steve Jones
P.O. Box 2902
Santa Fe, New Mexico
87504
USA
 
 
SOURCES:
 
1. Radio Liberty
Dr Stanley Monteith
P.O. Box 13, Santa Cruz, California 95063 USA
Website: http://www.radioliberty.com
The Global Depopulation Agenda: http://www.radioliberty.com/pca.htm
None Dare Call it Genocide: http://www.radioliberty.com/video.htm
 
2. Dr Len Horowitz
206 N. 4th Ave, Suite 147
Sandpoint, Idaho 83864 USA
Website: http://www.tetrahedron.org
***Books- Emerging Viruses: AIDS and Ebola, Death in the Air: Globalism,
Terrorism and Toxic Warfare AND Star Wars Weapons and End Times Warfare
 
3. Population Connection
1400 16th St, NW, Suite 320
Washington, DC 20036 USA
Website: http://www.populationconnection.org
 
4. Q-Files/Steve Quayle
315 Edelweiss Dr
Bozeman, Montana 59718 USA
Website: http://www.stevequalye.com
***Books- Genetic Armageddon AND Breath No Evil
 
5. Global Poverty/Overpopulation
Website: http://www.geocities.com/lionofjudah2021/poppov.html
 
6. The Club of Rome
Rissener Landstr. 193
Hamburg, Germany, European Union
Website: http://www.clubofrome.org
 
7. Global Plague and Pestilence
Website: http://www.geocities.com/jahrastafari775/plague.html
 
8. The Nuclear Threat (Re-Visited)
Website: http://www.geocities.com/distantthunder774/nuke.html
 
9. Megacities
Website: http://www.geocities.com/crystallight721/mega.html
 
10. ***Books- Population Bomb and Population Explosion
by Paul and Anne Ehrlich
Center for Conservation Biology
Department of Biological Sciences
Stanford University
Stanford, California 94305 USA
Book Search: http://www.amazon.com
 
11. Africa- Continent in Crisis
Website: http://www.geocities.com/furyofthelord7/africa.html
 
12. The Power Hour
P.O. Box 85, Versailles, Missouri 65084 USA
Website: http://www.thepowerhour.com
 
13. EIR- Executive Intelligence Review
P.O. Box 17390, Washington, DC 20041 USA
Website: http://www.larouchepub.com
 
14. United Nations Population Fund
220 E. 42nd St, New York, New York 10017 USA
Website: http://www.unfpa.org
 
15. World Hunger/Global Starvation/Planetary Famine
Website: http://www.geocities.com/blackbutte777/hunger.html
 
16. Prophets Links
Website: http://www.geocities.com/illiyin7/master.html

The World Bank’s 28 year-old Depopulation Plan 

by Luis R. Miranda
http://real-agenda.com/2012/02/14/the-world-banks-28-year-old-depopulation-plan/
The Real Agenda
February 14, 2012

Plans to drastically reduce the world’s population aren’t new. Many organizations and members of the oligarchy have manifested their intention to promote and carry out plans to dramatically reduce — between 80% and 90% — the number of humans that inhabit the Earth. Last week, we presented proof of now the United Nations and well-known philanthropists divest and invest billions of dollars to support campaigns that threaten the lives of millions of people every year. According to the cited sources and documentation in our article UN Pushes for a Global Tax to Finance its Global Socialist System, the UN alone, and in many cases its alliances with rich corporatists or partner organizations spend their budgets implementing programs in third world nations to avoid human reproduction and the development of those nations. In many cases, the application of eugenics or population control programs are a condition to receiving financial aid.

But the UN is not the only corporate-controlled organization that pushes for population reduction. Together with the UN are the World Health Organization, the IMF, and the World Bank, among others. In the case of the World Bank, the record reveals that some of the most recent initiatives date to 1984, when a report was written and presented to the controllers of the Bank. Among other things, it suggests the immediate start of population reduction policies in order to maintain economic growth; mainly for the developed nations. The document titled “World Development Report 1984″, also includes analysis and commentary about issues such as the Recovery or Relapse in the World Economy, Population Change and Development, Population Data Supplement and World Development Indicators. Notice how three of the 4 most important topics have to do directly with population.

The 300-page report from 1984 was the seventh of its kind, meaning that the World Bank’s elite’s thoughts on how to reduce or manage the world’s population was at least that old. We know today that the actual plan to reduce the population to around 500 million people is much older than that, and that this plan has been channeled through several other organizations whose work is to create policies that support the move to get rid off billions of people. Along with these organizations, the elites have partnered with their own corporations to implement policies in fields such as education, resource management, war (civil and otherwise), peace, financial aid, development, commerce, trade and so on, to enforce those policies. In essence, the corporate oligarchy has always controlled all sides.

The report is very clear from the beginning as to how important depopulation is in their plans to control the masses. “What governments and their people do today to influence our demographic future, will set the terms for the development strategy well into the next century. Failure to act now to slow growth is likely to mean a lower quality of life for millions of people.” Note that the World Banks’ strategy is one for the long term. Depopulation policies are being applied and will continue to be applied progressively, not at once. That is exactly what the elites have been doing for decades. They have been using slow-kill weapons such as chemical products in the food supply and other products we consume on a daily basis, but whose effects are only seen years later (fluoride, GMO’s, pesticides, herbicides, BPA, vaccines and others).

The report continues trying to reinforce a fallacy: That poverty and hunger are a consequence of overpopulation. As we have reported in numerous occasions, poverty and hunger have little to do with overpopulation, but have everything to do with monopolistic practices, price speculation, war and political corruption. “The experience of the past decade shows that education, health, and other development measures that raise parents’ hopes for their children, along with widespread access to family planning services, create a powerful combination in reducing fertility.” This last two words describe the main goal of the World Bank. But let’s review the complete quote and re-format it to reflect what the Bank really means. Indoctrination through the current educational system, eugenics through the use of highly toxic medicines along with the promotion of abortion results in reduced fertility.

The humanity hating statements start on page 50 of the report. “Lower GDP growth makes it more difficult for countries to finance programs in education and family planning, for example –that reduce population growth.” This statement is very important, because education or indoctrination through the public education system in developed and not developed countries together with the so-called family planning practices are two of the most effective tools to carry out eugenics today. In many countries, children are taught to hate humanity and that the most important thing is the well-being of animals, insects and mother nature or GAIA. Some NGO’s have even published articles or produced PSA’s that promote the salvation of insects and animals above humans and that humans and animals are equal. Legislation being worked out in Congresses around the world intend to officially consider humans as equals to animals and to have the United Nations as official spokesperson of the voiceless animals. All of this, of course, to save the planet. But in reality the sought outcome is to equal humans to animals in order to rip our humanity from us. If people are like animals, then people are not people, but animals. With this, the elites can legally argue that it is time to end with all the inherent rights we have as people, because we are not longer people. No more right to life, no right to freedom and the pursuit of happiness, etc.

Neither does poverty or hunger have anything to do with overpopulation, nor there is an overpopulation problem, as the World Bank says in its report. The report goes on to ask whether governments should promote and apply campaigns to reduce fertility and therefore reduce their population. The answer, the text reads, requires an understanding of high fertility and population growth. ” It is the poor with little education and poor health and family planning services who have many children, yet it is also the poor who lose out as rapid population growth hampers development.” This statement is very revealing, as many of the policies for sterilization and population control implemented for the past 50 years are pointed to the poor in both wealthy and developing countries.

The World Bank’s then goes to say that one of the main reasons why poor people choose to have many children is because they want to secure help when

Fremasonry : Kami Adalah Arsiteknya Tuhan, Maka Bergabunglah !

http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/fremasonry-kami-adalah-arsiteknya-tuhan-maka-bergabunglah.htm#.UckqrdiN6So

Redaksi – Senin, 6 Jumadil Awwal 1434 H / 18 Maret 2013 08:07 WIB
 

Pembedahan struktur Fremansonry
Struktur Fremasonry dibuat berdasarkan sangat ke-hati-hatian maka di dalam organisasi freemason dibuat 33 tingkatan yang berbeda, struktur tersebut memungkinkan untuk memfasilitasi keanggotaan Goyim (Non Yahudi) pada skala rendah selama bertahun-tahun, sehingga mereka dapat berpartisipasi tanpa mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi, dengan gambaran atau ilusi yang mungkin mereka tahu atau akan diketahui nantinya.

Di dasar piramida freemason, adalah orang – yang kebanyakan masyarakat umum – mereka diberikan gambaran atau ilusi bahwa freemason adalah – ‘klub rahasia para pengusaha’ yang dirancang untuk membuat hidup menjadi mudah dengan adanya koneksi yang instan dengan orang-orang yang tepat dalam seluruh perjalanan hidupnya, serta bermacam-macam dan beragam pemberian jasa untuk ‘amal’.

Selanjutnya untuk jenjang yang lebih tinggi dalam piramida freemason, level para eksekutif top – apakah dia menjadi pimpinan perusahaan multi nasional, atau berada di kehakiman, atau di dalam sistem perbankan, atau di bidang jasa media, atau di dalam dunia hiburan, atau didalam angkatan bersenjata, atau di dalam pemerintahan nasional, atau didalam sistem pendidikan, atau berada didalam unit suatu gabungan perusahaan, atau bahkan sebagai salah satu dari kaum bangsawan – seluruh kegiatan freemason dalam tingkat ini menjadi kurang jelas bagi yang belum tahu.

Pada puncak piramida, dimana terdapat gambar mata yang sedang melihat, hanya berisikan orang-orang yang berada di tingkat 33 yang mengetahui apa yang mereka pikirkan dan yang mereka lakukan.

 

Pada setiap tingkat utama didalam piramida, ada upacara pentahbisan dimana para anggota baru mason tersebut ditahbiskan dan disumpah untuk melakukan apa yang diperintahkan kepadanya dan tidak membocorkan rahasia yang dia ketahui – sampai mati. Ini artinya beberapa posisi top dalam piramida yang telah terpilih mempunyai posisi untuk menyaring perintah-perintah yang diberikan kepada level yang dibawahnya melalui para anggota pada beragam level didalam piramida sedemikian rupa sehingga mereka dan orang-orang yang berada didasar piramida – termasuk masyarakat umum – tidak menyadari keseluruhan dan dasar penetapan strategi, yang membentang melampaui masa hidup mereka sendiri dari kedua arah. Tindakan ini dikoordinasikan tanpa pernah mereka sadari apa yang telah ditambahkan dalam perintah tersebut

Ketika Yahudi Eropa menguasai umat Kristen Eropa (hingga saat ini), mereka mengizinkan bagi siapa yang masih mempunyai pengaruh, atau yang mempunyai posisi dapat mempengaruhi, untuk bergabung dengan klub freemason. – ‘Jika kamu tidak dapat mengalahkan kami, bergabunglah dengan kami. Atau ‘Mengapa harus repot dengan mencoba untuk mengalahkan kami ketika kamu dapat bergabung dengan kami?’  Atau, membujuk mereka bagi yang mempunyai keinginan atas prestise, ‘Apakah anda ingin menjadi orang yang berkuasa penuh?’ Atau, mencoba menarik hati bagi yang beragama, ‘Kami sedang melakukan pekerjaan arsitek – Tuhan – maka bergabunglah dengan kami. ‘ Dan kemudian, Kamilah si arsitek – Tuhan – maka bergabunglah dengan kami.’

Proses yang sama juga diberlakukan terhadap umat Muslim dengan beragam tingkat kesuksesan – tidak hanya untuk para pemimpin politik dan pemimpin ekonomi, namun juga terhadap para pemimpin keagamaan, contohnya, sistem perbankan Yahudi yang haram tersebut bisa secara resmi diperkenalkan dan diterima diwilayah Muslim.

 

Adalah seorang Goyim (Non Yahudi) anggota freemason berkebangsaan Inggris yang berada dilingkaran kekuasaan – inilah, orang dalam Yahudi Khazar dalam pemerintahan Inggris yang berpura pura seolah-olah beragama Kristen – yang meyakinkan bahwa ‘Pemerintahannya yang agung’ bekerja sama dan melayani kepentingan zionis. Level posisi ini dipegang oleh freemason dalam pemerintahan Amerika dan Perancis dan pemerintahan Inggris untuk mendukung secara ‘internasional’ atas kebijakan di Tanah Suci untuk zionis.  Tingkatan posisi khusus inilah yang dipegang oleh freemason dalam semua pemerintahan negara-negara ‘berpengaruh’ dan juga membentuk  Liga Bangsa-Bangsa yang pertama, dan kemudian menjadi persatuan bangsa-bangsa (PBB) yang bersatu, untuk memberikan dukungan supra nasional – dan pada akhirnya pengakuan – terhadap penciptaan dan kemudian pengakuan Negara Israel. (Ahmad Thomson)

Regulasi Perdagangan

Ulysses Grant , Presiden AS ke 18 : Bisnis Yahudi Selalu Melanggar Regulasi Perdagangan

Redaksi – Jumat, 5 April 2013 11:12 WIB
http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/ulysses-grant-presiden-as-ke-18-bisnis-yahudi-selalu-melanggar-regulasi-perdagangan.htm#.Uckn5NiN6So
 

Tepat pada 17 Desember 1862, Jendral Ulysses S. Grant yang tengah berperang di sisi pasukan Perserikatan (Utara) dalam Perang Saudara Amerika Serikat (AS) mengusir warga Yahudi di wilayah komandonya. Perintah pengusiran itu tercantum dalam Perintah Jendral No.11.

Sekitar 15 ribu warga Yahudi tinggal di Negeri Paman Sam sejak 1840 silam. Namun jumlah itu terus meningkat menjadi 150 ribu di saat Perang Saudara pecah pada 1861.

Sebanyak tujuh ribu dari mereka berperang membela pasukan Perserikatan (Utara), sementara itu 3 ribu lainnya membela Konfederasi (Selatan). Anti-Semitisme saat itu merebak  di Negeri Paman Sam.

Grant yang saat itu memimpin pasukan Perserikatan menandatangani beberapa undang-undang anti-Yahudi. Salah satunya adalah melarang warga Yahudi bepergian ke wilayah yang sudah ditentukan.

Dan pada 17 Desember 1862, Grant mengeluarkan Perintah Nomor 11 yang menyebutkan, warga Yahudi adalah warga yang selalu melanggar regulasi perdagangan yang sudah ditetapkan Departemen Keuangan. Grant mengusir warga Yahudi dari wilayah yang dikuasainya dan mengancam akan menangkap mereka bila mereka mengabaikan peringatan itu. Demikian, seperti dilansir History.com, Jumat (5/4/2013).

Pada akhir tahun 1862, sekira 30 pria Yahudi dan keluarganya diusir dari Paducah, Kentucky. Dikabarkan pula, warga-warga itu berdesakan untuk menaiki kapal yang akan menuju Cincinnati, salah satu dari mereka nyaris mengabaikan bayinya sendiri.

Pengusiran warga Yahudi juga dilakukan di beberapa wilayah lain seperti di Oxford, Jackson, Corinth dan Holy Springs. Beberapa orang dari mereka berjalan kaki menuju Memphis.

Seperti diketahui, Grant adalah Presiden ke-18 AS. Saat menjabat di Gedung Putih, Grant membawa banyak perwiranya untuk mendampinginya. Semasa memimpin, Grant sering menerima kritik dari kubu liberal dan Yahudi.

Presiden AS ke-18, Ulysses S. Grant, akhirnya ia meninggal dalam keadaan bangkrut. Ia kehilangan dana dalam jumlah besar, gara-gara tertipu  dalam bisnisnya. Tidak secara resmi dikabarkan bagaimana peran kelompok bisnis Yahudi dalam kebangkrutan bisnis mantan Presiden AS ini,  di saat yang bersamaan pada saat terpuruk, gaya hidupnya yang berfoya-foya selama akhir hidupnya membuatnya menambah terpuruk dalam krisis keuangan yang berat. Setelah meninggal baru keluarganya Grant mendapatkan situasi keuangan yang cukup aman. Keluarganya mendapat uang dalam jumlah yang cukup setelah menjual berbagai peninggalan Grant . (Dz/bbrp/okz)

Program Freemasonry – Illuminati : Depopulation Program

http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/program-freemasonry-illuminati-depopulation-program.htm#.UckhP9iN6So

Redaksi – Senin, 18 Jumadil Akhir 1434 H / 29 April 2013 17:42 WIB
1 images (8) 

Mereka berencana mengurangi jumlah penduduk dunia yang kini berjumlah 7 miliar, menjadi hanya 500 juta saja dengan agenda bernama “World Depopulation”!

Depopulasi, apa itu depopulasi? Depopulasi adalah: kondisi harus menurunkan jumlah penduduk (atau tidak ada penghuni sama sekali) arti dalam bahasa Inggris adalah: the condition of having reduced numbers of inhabitants (or no inhabitants at all). Jadi menurut konspirasi ini, berarti: Pengurangan jumlah penduduk dunia. Konspirasi teori yang satu ini adalah yang paling menghebohkan, namun juga yang paling tak mudah untuk dipercaya. Ya, karena akal pikiran kita tetap berfikir, bahwa semua ini takkan pernah terjadi.

1 Jesse-Ventura-dan-tim-investigasi-Teori-Konspirasi-yang-dipimpinnya 
Jesse Ventura dan tim investigasi Teori Konspirasi yang dipimpinnya

Pengontrolan kembali jumlah populasi dunia (World Depopulation) dengan cara mengurangi jumlah penduduk oleh kelompok “elite” dunia “the Bilderberg” ini memang sudah, sedang dan telah berjalan. Apakah anda tidak merasakannya? Jika tidak, memang itulah yang mereka harapkan. Mereka berencana mengurangi jumlah penduduk dunia yang kini berjumlah 7 miliar menjadi hanya 500 juta saja! Semua itu bukan hanya ilusi, namun beberapa fakta memang sudah terbukti dan tetap terus berjalan.

Hal ini sudah dikatakan oleh banyak saksi mata dari beberapa peneliti, para ahli dan oleh para pakar teori konspirasi, salah satunya adalah Jesse Ventura. Jesse Ventura adalah seorang mantan gubernur ke-38 (1999-2003) negara bagian Minnesota di Amerika, dia juga mantan NAVY Seal disaat perang Vietnam. Ia banyak membintangi film juga, bahkan merupakan mantan pegulat profesional, yang kini beralih menjadi pakar teori konspirasi.

Beberapa pakar dan peneliti yang telah ditemuinya, bersaksi telah melihat dampak dan bukti-bukti keberadaan agenda ini dari para kaum illuminati dan para “elite” dunia yang mempunyai kekuatan-kekuatan superior di dunia untuk menguasai dunia dengan hanya satu komando saja, New World Order, komando dari mereka.

Secret society atau kolompok rahasia ini sebenarnya sudah mengontrol dunia sejak lama sekali, ratusan tahun lalu, namun dengan keberadaan dunia yang canggih seperti internet, keberadaan mereka lebih mudah tercium. Dr. Rima Laibow seorang doketr advokat (Natural Medicine Advocate), telah mengetahui dan bertemu dengan salah satu anggota aliran satanic ini tentang salah satu cara menjalani program depopulasi ini, yaitu dengan VAKSINASI!

Selain itu, Dr. Rima juga menyatakan, “Mereka tak ada hubungannya dengan suatu kelompok agama, tak ada hubungannya dengan suatu ras, tak ada hubungannya dengan suatu bangsa, tak ada hubungannya dengan suatu politik apapun dan hubungan lainnya”, ujar Dr Rima setelah ditanya oleh Jesse tentang siapa mereka “para elit dunia” ini.

Jadi jika suatu masalah ada hubungan dengan itu semua, maka mereka para penganut satanic ini hanyalah MEMBONCENG! Agar dunia selalu ricuh dan berperang diantara kaum beragama atau believers! Mereka bahkan membuat kepercayaan-kepercayaan baru, juga membuat kelompok-kelompok baru yang berkedok agama, lalu menaruh diantara mereka (para believers).

Merekalah yang membuat yang tadinya satu menjadi pecah beberapa, merekalah yang membuat yang tadinya rukun menjadi berkelahi, dan mereka telah ada sejak ribuan tahun lamanya. Kini, mereka adalah kelompok para “Elit Penguasa” yang memiliki pengaruh yang sangat besar dan sangat kuat serta kaya raya, dan yang pastinya: berhati jahat seperti iblis. Dan jumlah mereka sangat sedikit, hanya 120 orang saja.

Mereka adalah pengontrol keuangan dunia dan politik dunia, negara mana yang akan makmur, negara mana yang akan miskin, juga dikontrol oleh mereka. Tak itu saja, mereka juga dapat mengontrol negara mana yang akan diperangi, suku mana yang akan dimusnahkan, suku mana yang akan dilindungi, negara mana yang akan ricuh, negara mana yang akan terpecah dan lain-lainnya, juga dikontrol oleh mereka.

Mereka jugalah yang memiliki kekuatan dunia, mereka menguasai industri farmasi dan obat-obatan dunia, mereka yang menguasai perusahaan-perusahaan raksasa dunia mulai dari perusahaan tambang, makanan, minuman hingga media masa di seluruh dunia. Anggota mereka hanya sekitar 120 orang saja, namun begitu kuatnya mereka para pengendali dunia yang terdiri dari para “aristocrat” atau para elite raja, ratu, pengusaha papan atas dan sejenisnya yang sangat berpengaruh di dunia.

Seakan-akan merekalah yang membuat dunia ini berputar, dan mereka layaknya beranggapan seperti tuhan, takkan pernah mati. Namun hanya satu yang belum dapat mereka kontrol, yaitu: Populasi Dunia! Cara-cara mereka untuk membuat dunia ini menjadi hanya 500 juta jiwa tidaklah mudah, namun agenda ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu.

1 New-World-Order 

Dengan membonceng PBB, WHO, IMF, Bank Dunia dan lembaga dunia lainnya, banyak lembaga tersebut juga telah disusupi dan ikut berkolaborasi. Tak itu saja, mereka juga menggabungkan beberapa kelompok pengusaha dan politikus yang sejalan, bertujuan dan berniat sama dengan mereka, oleh karenanya mereka semakin kuat dan semakin berpengaruh.

1 FEMA-Trailers-at-FEMA-Camp

Beberapa pakar dan peneliti telah membeberkan bukti-bukti kongkrit tentang agenda mereka ini dan hal tersebut bukanlah isapan jempol namun suatu realita dan fakta nyata. Adapun beberapa cara untuk mengurangi penduduk dunia adalah: melalui peperangan, membuat orang terinfeksi penyakit melalui vaksinasi, menyalurkan racun yang dimakan di dalam makanan kita sehari-hari, meracuni obat-obatan yang dikonsumsi orang sakit dan juga meracuni minuman melalui saluran air.

Bahkan hingga virus-virus yang modifikasi buatan mereka, seperti virus flu babi, flu burung dan masih banyak lainnya. Mereka juga sebarkan kebanyak negara di dunia baik itu melalui makanan dan minuman serta melalui hewan yang diimpor ataupun berupa chemtrails yang disemprot oleh pesawat di udara.

Proyek ini mereka namakan “Project Cloverleaf”
Bukti tersebut ditambah lagi dengan makin banyaknya dibuat ratusan pemu****n di puluhan lokasi sebagai tempat konsentrasi penduduk yang nantinya akan diisolasi jika terinfeksi penyakit. Kamp Konsentrasi tersebut bernama “FEMA concentration camp” atau “FEMA Camp“, yang dibuat oleh FEMA yaitu badan penanggulangan bencana milik pemerintah Amerika.

Dan di setiap “FEMA camp” tersebut terdapat pula ribuan box panjang seperti layaknya peti mati, oleh karenanya dinamakan juga sebagai “FEMA Coffins“. Keberadaan FEMA Camp tersebar diseluruh Amerika ini banyak mencemaskan warga AS, akan ada camp konsentrasi sebelum pembantaian?

1 FEMA-Coffin-at-FEMA-Camp

Salah satu bukti lagi keberadaan dan niatan mereka lainnya adalah: adanya “Monumental Instructions for the Post-Apocalypse” (Monumen Petunjuk untuk Hari Kiamat) dan dikenal juga sebagai “stonehenge” versi Amerika. Di sebuah bukit kecil di timur laut tandus Georgia telah berdiri monumen paling aneh dan misterius di dunia. (kordinat lokasi via satelit: 34.231984°N 82.894506°W).

Karena berlokasi di Georgia, maka dikenal juga dengan sebutan lain, sebagai ‘Georgia Guidestones’, enam struktur batu ini tingginya 16 feet, dengan berat 20 ton ditiap batunya. Memiliki empat pilar batu granit persegi panjang keatas, yang masing-masing pilar dipahat mengenai instruksi dan petunjuk dari kedelapan “bahasa kebudayaan terbesar” diantaranya bahasa hieroglif dari: Arabic, Cina, Russia, Inggris, Spanyol, Hindi, Hebrew dan Swahili – dengan instruksi agar manusia yang selamat dari bencana besar dapat membangun kembali peradaban baru di Bumi ini dan sama sekali tidak meninggalkan serta melupakan sejarah para leluhur.

Keempat pilar dibentuk seperti tanda tambah (+ plus) dan mempunyai jarak sekitar 5 meter karenanya pusat tengahnya ada sebuah pilar lagi yang tertulis commandment didindingnya, lalu diatasnya ditindih oleh batu granit berbentuk buku persegi empat. Jadi semuanya berjumlah 6 buah lempeng batu granit.

Di keempat sisi pada baru granit yang terbaring itu diatasnya, ada petunjuk dengan “bahasa kebudayaan tua” yang sudah lenyap di dunia yaitu: Bahasa Sanksekerta (Sanskrit), Yunani Kuno (Classical Greek) dan Babylonian Cuneiformserta Mesir Kuno (berupa simbol-simbol) atau Egyptian Hieroglyphic. Apakah instruksi dalam delapan bahasa itu berkaitan dengan ramalan kiamat yang dibaut oleh mereka berupa Depopulasi Dunia?

1 Georgia-Guidestones

Tapi yang jelas, bangunan ini didirikan oleh golongan Mansonic, Freemason, Illuminati, kaum pagan dan para pendukung golongan satanic lainnya. Terlihat mereka telah membuat situs ini namun pada sisi tertinggi di bidang datar teratas adalah lambang golongan mereka. Jadi seakan-akan semua dan seluruh budaya di dunia ini berasal, tunduk dan berawal dari satu sumber yaitu golongan mereka yang ingin mendirikan New World Order (NWO).

Terbukti mereka berniat mengajarkan faham ini, dan akan berlanjut di kebudayaan manusia berikutnya. Dan pada salah satu section tulisannya tertera bahwa populasi manusia dibawah 500.000.000 jiwa! Beberapa kalimatnya adalah sebagai berikut:

Pada section-4 di monument tertulis sepenggal kalimat:

- Membiarkan semua bangsa memerintah secara internal menyelesaikan sengketa eksternal di pengadilan dunia. (Let all nations rule internally resolving external disputes in a world court)
- Menyatukan umat manusia Bumi dengan bahasa yang baru. (Unite humanity with a living new language) Dan,
- Mempertahankan manusia di bawah 500.000.000 dalam keseimbangan alam yang abadi. (Maintain humanity under 500,000,000 in perpetual balance with nature)

Atau lebih komplitnya:
1. Maintain humanity under 500,000,000 – in perpetual balance with nature.
2. Guide reproduction wisely — improving fitness and diversity.
3. Unite humanity with a living new language.
4. Rule passion — faith — tradition — and all things with tempered reason.
5. Protect people and nations with fair laws and just courts.
6. Let all nations rule internally resolving external disputes in a world court.
7. Avoid petty laws and useless officials.
8. Balance personal rights with social duties.
9. Prize truth — beauty — love — seeking harmony with the infinite.
10. Be not a cancer on the earth — Leave room for nature — Leave room for nature.

Setelah bangunan monumen ini berdiri pada tahun 1979, lalu ditinggalkan begitu saja oleh para kontraktor dan pendirinya. Yang membuat monumen ini bernama samaran R. C. Christian yang disewa oleh Elberton Granite Finishing Company. 

Selain itu, ada pula skenario yang sangat mungkin mereka lakukan selain beberapa skenario diatas tadi, yaitu skenario akan datangnya Sang Yesus, Mesiah, Imam Mahdi dan sejenisnya, namun direncanakan LEBIH AWAL alias PALSU, yaitu yang dibuat oleh kelompok mereka sendiri.

Caranya? Melalui teknologi terbaru, yaitu teknologi HAARP dan Hologram 3 Dimensi. Melalui HAARP, mereka dapat memancarkan frekuensi gelombang radio yang nantinya akan membuat kita dapat mendengar “sesuatu” yang sebenarnya tak ada.

Karena jenis gelombang ini dapat masuk ke dalam otak dan membuat sistim indera pendengaran kita dapat mendengar walau tanpa speaker. Dan lebih canggihnya lagi, HAARP dapat mengontrol pikiran manusia (Mind Control) tanpa orang tersebut mengetahui. Lalu, bagaimana dengan pengelihatan kita, jika memang mereka melancarkan tipu daya datangnya “Juru Selamat “diakhir dunia? Mereka menggunakan teknologi visualisasi tercanggih, 3 Dimension Holograpic atau hologram 3 dimensi.

1 Project-Blue-Beam

Satelit mereka yang banyak dapat memvisualisasikan benda ataupun gambar secara 3 dimensi dilangit setiap negara di dunia. Mereka akan membuat sosok “Juru Selamat” diatas langit ditiap negara. Proyek ini dinamai “Project Blue Beam“. Sosok tersebut, dengan bantuan teknologi HAARP akan dapat berbicara, walau tanpa speaker. Dan bahasa yang digunakan adalah bahasa ibu, alias bahasa di negara bersangkutan.

Dengan begitu, apapun yang dinyatakan oleh hologram PENIPUAN Sang Juru Selamat, maka umat akan mau berbuat apa saja walau diadu domba sekalipun. Akhirnya, bukannya menciptakan kedamaian, malah akan membuat ricuh dunia bahkan peperangan besar-besaran. Salah satu pakar yang mengetahui tentang masalah vaksinasi dari agenda depopulasi dunia adalah adalah Dr. Rima Laibow (Natural Medicine Advocate), ia sampai keluar dari AS demi keselamatan dirinya. Saat Jesse mau menemuinya Dr. Rima Laibow sedang berada di Panama, maka Jesse pun ke Panama.

Dr. Rima Laibow mengatakan kepada Jesse tentang semuanya dan setelah berbincang dengan Jesse, ia juga mengatakan, dari Panama akan langsung kembali terbang ke negara lainnya dan keluar dari Panama demi keamanan dirinya agar tak dilacak oleh agen pemerintah.
(kittysVivaForum/Eramuslim/Dz)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar