Selasa, 18 Juni 2013

GAMBAR KEDIAMAN RASULULLAH SAW....DAN POLWAN DIRESTUI KAPOLRI BERJILBAB...>>>..Gambar di bawah adalah antara bahan pameran yang dipamerkan di Jeddah, Arab Saudi. Ia merupakan replika dalaman rumah Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam. Model rumah Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam dibina bagi memberikan gambaran kehidupan yang sangat sederhana yang dialami oleh seorang hamba ALLAH, yang juga pesuruh ALLAH dan pemimpin agung ummat manusia...>> ..Yang dimaksud dengan Pohon Nabi adalah Pohon yang pernah menanungi Nabi Muhammad Saw. dari terik matahari. Pohon Nabi ini sudah berumur ribuan tahun, namun anehnya Pohon Nabi ini masih hidup dan berbuah hingga sekarang..>> ...Sehingga sekarang pokok ini masih hidup lagi di Jordan. Sebab itu ianya digelar “ the only living sahabi ” atau “sahabat Nabi yang masih hidup”.>> ...Ketika Rasulullah SAW keluar ke Syam bersama Maisarah – pekerja Sayyidatuna Khadijah ra- untuk berniaga, Baginda SAW pernah berteduh di bawah pohon ini sebelum sampai ke sana. Semasa Baginda SAW berteduh di bawahnya, dahan dan ranting-ranting pohon ini bergerak menaungi Baginda SAW daripada cahaya matahari. Seorang paderi yang melihat kejadian ini datang bertemu Maisarah & menunjukkan kepadanya pohon tempat teduhan Rasulullah SAW itu dengan berkata: “Hanya seorang Nabi sahaja yang berteduh di bawah pohon ini.” Pohon ini terletak di tengah padang pasir bernama Buqa’awiyya di negara Jordan. Dari segi geografi, ia berdekatan dengan kota Bosra di Syria...>>...... Umar menjawab , “demi Allah, saya menangis setelah mengetahui bahawa engkau lebih mulia dari raja-raja dan kaisar. Mereka hidup sesuai dengan kemahuan di dunia (mewah dan kaya). Sementara engkau adalah Rasulullah(utusan Allah). Seperti yang saya lihat, engkau tidur di tempat seperti ini (sangat sederhana).” Rasulullah SAW lalu bertanya, “bukankah kamu suka kalau mereka mendapat kesenangan dunia sementara kita mendapat kesenangan akhirat?”. Umar menjawab, “ tentu, wahai Rasul.”. Kemudian Rasulullah SAW berkata lagi, “ Memang demikianlah adanya.” (Hadis Riwayat Ahmad)..>> ...“Saya masuk ke rumah Rasulullah SAW, waktu itu baginda sedang tiduran di ranjang dengan mengenakan selimut. Di atas kepalanya bantal yang terbuat dari kulit yang diisi serabut. Lalu, seorang sahabat masuk ke kamarnya yang diikuti oleh Umar. Rasulullah SAW membalikkan badannya sehingga Umar melihat baju Rasulullah SAW tersingkap antara punggung dan baju, lantas ia melihat ada bekas-bekas pada punggung Rasulullah SAW. Umar menangis. Lalu, Rasulullah SAW bertanya kepadanya, “apakah yang membuat kamu menangis?”..>> Nabi kita adalah kekasih ALLAH, namun tak pernah punya rumah besar, apa yang ada cuma sebuah rumah yang terbahagi kepada ruang solat, ruang tamu, kamar Saidatina Fatimah Az-Zahra iaitu puteri bongsu baginda dan kamar Rasulullah sendiri. Sementara rumah itu pula hanya beratap pelepah daun kurma bagi menghalang cahaya matahari daripada menembusi ruang dalam rumah. Di bawah adalah gambar replika binaan semula rumah berkenaan untuk renungan kita. Diriwayatkan dari Aisyah ra, dia berkata, “Rasulullah SAW menghamparkan sebahagian tikar diwaktu malam dan baginda solat di atasnya. Baginda pun menghamparkan tikar itu disiang hari untuk tempat orang-orang duduk” (Hadis Riwayat Al-Bukhari dan Al-Baihaqi)..>> ...Kepolisian akhirnya memastikan diri akan melegalkan penggunaan jilbab bagi anggotanya di seluruh Indonesia. Pernyataan tersebut langsung dituturkan oleh orang nomor satu di tubuh Korps Tri Bata Kapolri Jenderal Timur Pradopo...>> ..Timur bahkan berujar sebetulnya dia sangat senang dengan permintaan sejumlah keinginan polwan berjilbab yang kini mengemuka. Dia berkata, permintaan tersebut sudah dengan senang hati Polri terima dan pertimbangkan. "Saya justru berterima kasih kepada publik. Karena Polri diperhatikan bahkan sampai ke penggunaan pakaian," ujar Timur di Gedung DPR Jakarta Selatan Selasa (18/7)..>>

Gambaran Keadaan Rumah Rasulullah saw

Gambar di bawah adalah antara bahan pameran yang dipamerkan di Jeddah, Arab Saudi.  Ia merupakan replika dalaman rumah Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam.  Model rumah Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam dibina bagi memberikan gambaran kehidupan yang sangat sederhana yang dialami oleh seorang hamba ALLAH, yang juga pesuruh ALLAH dan pemimpin agung ummat manusia.

Semoga ia dapat memberikan kita keinsafan.
Replika dalaman rumah Rasulullah saw
Replika dalaman rumah Rasulullah saw
Saya petik gambar di atas dari sini.
Menurut sumber yang dipetik, model tersebut dibina berdasarkan hadith-hadith sahih yang telah diriwayatkan.  WALLAHU Ta’ala A’lam.
Untuk melihat gambar tersebut dengan lebih jelas dan merasa seolah-olah kita berada di dalam blik tersebut, bolehlah lihatnya dalam bentuk spherical panorama (360 darjah), sila klik:  sini (mesti klik!) 


Gambar Rumah Nabi Saw dan Sayyidah Khadijah r.ha, tempat mereka berdua tinggal selama 28 tahun.


Gambar sisa runtuhan rumah Nabi Saw & Sayyidah Khadijah r.ha yang dilihat lebih dekat.



Gambar makam Sayyidah Khadijah r.ha (yang besar) dan puteranya, Qasim (yang kecil).


Gambar runtuhan mihrab tempat Rasulullah saw bersolat.



Gambar runtuhan pintu masuk ke kamar Rasul Saw di rumah Sayyidah Khadijah r.ha


Gambar sisa runtuhan kamar Rasul Saw dan Sayyidah Khadijah r.ha


Gambar runtuhan tempat Sayyidah Fatimah r.ha, puteri kesayangan Rasulullah Saw dilahirkan.


GAMBAR KEDIAMAN RASULULLAH SAW


غزة-دنيا الوطن
http://peribadirasulullah.wordpress.com/2009/09/16/gambar-kediaman-rasulullah-saw/

PINTU MASUK RUMAH RASULULLAH.
 
 
 
TEMPAT SITI FATIMAH DILAHIRKAN.

RUMAH SITI KHADIJAH.

BAHAGIAN MENERIMA TETAMU.
 
MIHRAB TEMPAT MENYAMBUT TETAMU.

JABAL NUR YANG TERLETAK GUA HIRAK.
 
 
 
 
 
 
 
 
SERBAN , BURDAH DAN TONGKAT RASULULLAH.
 
ANAK KUNCI KAABAH YANG MULIA.

MUSALLA RASULULLAH
 
LAKARAN  RUMAH SITI KHADIJAH.
 
 
PEDANG RASULULLAH  
سيف الرسول صلى الله عليه وسلم

سيوف بعض الخلفاء الراشدين
PEDANG  SALAH SEORANG   KHALIFAH  AR-RASYIDIN


TAHUKAH ANDA APAKAH POHON INI ?

http://rancakdc2.blogspot.com/2013/06/pohon-nabi-yang-dimaksud-dengan-pohon.html




POHON NABI

Yang dimaksud dengan Pohon Nabi adalah Pohon yang pernah menanungi Nabi Muhammad Saw. dari terik matahari. Pohon Nabi ini sudah berumur ribuan tahun, namun anehnya Pohon Nabi ini masih hidup dan berbuah hingga sekarang.

Pohon Nabi ini sekali lagi menjadi bukti kenabian Nabi Muhammad Saw. Dan sepertinya Pohon Nabi ini sengaja dibiarkan hidup oleh Allah Swt. agar menjadi pengingat, kenangan dan bukti sejarah masa lalu. Pohon ini adalah pohon yang penuh keberkahan, pohon ajaib, pohon keramat dan pohon yang aneh.


Dulu ketika Rasulullah Saw. melakukan perjalanan menuju Syam bersama Maisarah (pembantu Sayyidatuna Khadijah Ra.) untuk berdagang, Rasulullah Saw. pernah berteduh di bawah pohon ini sebelum sampai ke sana. Pada saat Rasulullah Saw. berteduh di bawahnya, dahan dan ranting-ranting pohon ini bergerak menaungi beliau Saw. dari panasnya terik matahari.


Seorang rahib (pendeta) yang melihat kejadian ini, lantas mendatangi Maisarah dan menunjukkan kepadanya pohon tempat berteduh Rasulullah Saw. itu seraya berkata: “Hanya seorang Nabi saja yang berteduh di bawah pohon itu.”


Lihatlah sampai hari ini pohon tersebut tetap subur walaupun berada di tengah-tengah padang pasir yang kering kerontang serta tiada tumbuhan yang hidup sepertinya. Allah Swt. menghidupkannya dengan kehendaknya.

TAHUKAH ANDA APAKAH POHON INI ?


Inilah pohon yang memahami cinta buat Nabinya Muhammad SAW, Pohon yang diberkati.

Sehingga sekarang pokok ini masih hidup lagi di Jordan. Sebab itu ianya digelar “ the only living sahabi ” atau “sahabat Nabi yang masih hidup”.

Sedikit sejarah mengenainya…

Ketika Rasulullah SAW keluar ke Syam bersama Maisarah – pekerja Sayyidatuna Khadijah ra- untuk berniaga, Baginda SAW pernah berteduh di bawah pohon ini sebelum sampai ke sana.

Semasa Baginda SAW berteduh di bawahnya, dahan dan ranting-ranting pohon ini bergerak menaungi Baginda SAW daripada cahaya matahari.

Seorang paderi yang melihat kejadian ini datang bertemu Maisarah & menunjukkan kepadanya pohon tempat teduhan Rasulullah SAW itu dengan berkata: “Hanya seorang Nabi sahaja yang berteduh di bawah pohon ini.”

Pohon ini terletak di tengah padang pasir bernama Buqa’awiyya di negara Jordan. Dari segi geografi, ia berdekatan dengan kota Bosra di Syria.

Sebagaimana kita tahu, Rasulullah S.A.W dua kali tiba di Bosra :

1. Ketika bersama bapa saudaranya Abi Talib sewaktu berumur 12 tahun & bertemu dengan Rahib Buhaira dan terserlah tanda kerasulan baginda

SAW di belakang bahu sepertimana tercatat dalam kitab injil tentang tanda kerasulan nabi akhir zaman.

2. kali kedua rasulullah SAW ke bosra membawa barang dagangan saidatina khadijah. Apa yg menarik selepas dari tanah Tabuk hingga ke Bosrasejauh lebih 500km kita tidak akan berjumpa dengan pokok seumpama di atas. Lihatlah sampai hari ini ia tetap subur walaupun berada di tengah-tengah padang pasir yang kering kontang. Tiada tumbuhan yang boleh hidup sepertinya. ALLAH menghidupkannya dengan kehendak-NYA jua.


Replika Dan Gambar 

Rumah RASULULLAH  Dipamerkan

http://rancakdc2.blogspot.com/2013/06/replika-dan-gambar-rumah-rasulullah.html


Diriwayatkan dari Anas ra dia berkata;

“Saya masuk ke rumah Rasulullah SAW, waktu itu baginda sedang tiduran di ranjang dengan mengenakan selimut. Di atas kepalanya bantal yang terbuat dari kulit yang diisi serabut. Lalu, seorang sahabat masuk ke kamarnya yang diikuti oleh Umar. Rasulullah SAW membalikkan badannya sehingga Umar melihat baju Rasulullah SAW tersingkap antara punggung dan baju, lantas ia melihat ada bekas-bekas pada punggung Rasulullah SAW. Umar menangis.
Lalu, Rasulullah SAW bertanya kepadanya, “apakah yang membuat kamu menangis?”

Umar menjawab , “demi Allah, saya menangis setelah mengetahui bahawa engkau lebih mulia dari raja-raja dan kaisar. Mereka hidup sesuai dengan kemahuan di dunia (mewah dan kaya). Sementara engkau adalah Rasulullah(utusan Allah). Seperti yang saya lihat, engkau tidur di tempat seperti ini (sangat sederhana).”

Rasulullah SAW lalu bertanya, “bukankah kamu suka kalau mereka mendapat kesenangan dunia sementara kita mendapat kesenangan akhirat?”.

Umar menjawab, “ tentu, wahai Rasul.”. Kemudian Rasulullah SAW berkata lagi, “ Memang demikianlah adanya.” (Hadis Riwayat Ahmad)

Nabi kita adalah kekasih ALLAH, namun tak pernah punya rumah besar, apa yang ada cuma sebuah rumah yang terbahagi kepada ruang solat, ruang tamu, kamar Saidatina Fatimah Az-Zahra iaitu puteri bongsu baginda dan kamar Rasulullah sendiri.

Sementara rumah itu pula hanya beratap pelepah daun kurma bagi menghalang cahaya matahari daripada menembusi ruang dalam rumah.

Di bawah adalah gambar replika binaan semula rumah berkenaan untuk renungan kita.

Diriwayatkan dari Aisyah ra, dia berkata,

“Rasulullah SAW menghamparkan sebahagian tikar diwaktu malam dan baginda solat di atasnya. Baginda pun menghamparkan tikar itu disiang hari untuk tempat orang-orang duduk” (Hadis Riwayat Al-Bukhari dan Al-Baihaqi)

 

Polri Akhirnya Restui 

 

Polwan Berjilbab

Tuesday, 18 June 2013, 15:07 WIB

Republika/Prayogi 
 
 
 
Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo
Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian akhirnya memastikan diri akan melegalkan penggunaan jilbab bagi anggotanya di seluruh Indonesia. Pernyataan tersebut langsung dituturkan oleh orang nomor satu di tubuh Korps Tri Bata Kapolri Jenderal Timur Pradopo.

Timur bahkan berujar sebetulnya dia sangat senang dengan permintaan sejumlah keinginan polwan berjilbab yang kini mengemuka. Dia berkata, permintaan tersebut sudah dengan senang hati Polri terima dan pertimbangkan.

"Saya justru berterima kasih kepada publik. Karena Polri diperhatikan bahkan sampai ke penggunaan pakaian," ujar Timur di Gedung DPR Jakarta Selatan Selasa (18/7).

Timur mengatakan, dalam waktu dekat segala tuntutan mengenai jilbab akan segera masuk ke dalam agenda diskusi internal Polri. Dia berujar, aturan mengenai jilbab ini amat perlu dikonsepkan dengan tepat. Sehingga nantinya aturan ini tidak menimbukan polemik baru di kemudian hari.

"Aturan pakaian polisi kan bukan jilbab saja. Pakaian dinasnya seperti apa harus kami sesuaikan dulu," ujarnya.

Ketika ditanya kapan peraturan baru terkait seragam ini akan ditelurkan, Kapolri berujar sesegara mungkin hal itu akan terwujud. Hanya saja, kata dia, satu komponen utama yang masih harus dilengkapi sebagai bahan pertimbangan dia dalam menentukan aturan baru.

"Kami masih perlu bicara lebih dalam dengan sejumlah tokoh masyarakat. Tentu kami memerlukan saran yang membangun demi aturan yang tepat. Intinya saya sangat merespons baik permintaan ini (polwan berjilbab)," ujar jenderal bintang empat ini.
Reporter : Gilang Akbar Prambadi
Redaktur : Fernan Rahadi
 




EPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- 

Kepolisian akhirnya memastikan diri akan melegalkan penggunaan jilbab bagi anggotanya di seluruh Indonesia. Pernyataan tersebut langsung dituturkan oleh orang nomor satu di tubuh Korps Tri Bata Kapolri Jenderal Timur Pradopo.
Timur bahkan berujar sebetulnya dia sangat senang dengan permintaan sejumlah keinginan polwan berjilbab yang kini mengemuka. Dia berkata, permintaan tersebut sudah dengan senang hati Polri terima dan pertimbangkan.

"Saya justru berterima kasih kepada publik. Karena Polri diperhatikan bahkan sampai ke penggunaan pakaian," ujar Timur di Gedung DPR Jakarta Selatan Selasa (18/7).


Timur mengatakan, dalam waktu dekat segala tuntutan mengenai jilbab akan segera masuk ke dalam agenda diskusi internal Polri. Dia berujar, aturan mengenai jilbab ini amat perlu dikonsepkan dengan tepat. Sehingga nantinya aturan ini tidak menimbukan polemik baru di kemudian hari.

"Aturan pakaian polisi kan bukan jilbab saja. Pakaian dinasnya seperti apa harus kami sesuaikan dulu," ujarnya.

Ketika ditanya kapan peraturan baru terkait seragam ini akan ditelurkan, Kapolri berujar sesegara mungkin hal itu akan terwujud. Hanya saja, kata dia, satu komponen utama yang masih harus dilengkapi sebagai bahan pertimbangan dia dalam menentukan aturan baru.

"Kami masih perlu bicara lebih dalam dengan sejumlah tokoh masyarakat. Tentu kami memerlukan saran yang membangun demi aturan yang tepat. Intinya saya sangat merespons baik permintaan ini (polwan berjilbab)," ujar jenderal bintang empat ini.

Anggota Komisi III Kompak Minta Kapolri Sahkan Jilbab Polwan

Selasa, 18 Juni 2013, 14:15 WIB

Aditya Pradana Putra/Republika 
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/06/18/mokut0-anggota-komisi-iii-kompak-minta-kapolri-sahkan-jilbab-polwan
 
 
Polwan (Ilustrasi)
Polwan (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Polri Selasa (18/6). Pertemuan yang diprakarsai oleh Komisi III ini mengundang Kapolri Jenderal Timur Pradopo beserta seluruh jajarannya.

Dalam RDP tersebut, anggota komisi III DPR RI dari seluruh fraksi menyampaikan seluruh gagasan dan kritiknya kepada Korps Tri Bata. Sejumlah isu vital terkait keamanan menjadi sentral pembahasan dalam diskui yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini.

Tak ketinggalan, isu seputar seragam Polri terutama berkenaan dengan penggunaan jilbab bagi Polisi Wanita (Polwan) muslim pun turut diutarakan sejumlah fraksi.

Dari pantauan Republika, dalam pertemuan yang digelar di ruang rapat Gedung DPR RI ini, nyaris seluruh fraksi meminta Kapolri untuk memperhatikan aspirasi anggotanya mengenai jilbab. Tidak hanya fraksi yang berdideologi islam, seluruh anggota partai di Komisi III pun ikut menuntut hal yang sama.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN) kompak meminta Timur untuk segera mengubah peraturan terkait seragam Polri.
"Kebebasan baragama menjadi hak warga negara termasuk Polwan. Jangan dibatasi, harus diubah, buat aturan untuk berjilbab," kata Taslim dari fraksi PAN menyampaikan pendapatnya.

Anggota Komisi III lainnya, Achmad Yani mengatakan, Polri sebagai lembaga besar milik bersama mesti mamapu mewujudkan keinginan anggotanya dalam beragama. Tentunya, kata dia, aturan seragam Polri yang kini belum memberikan ruang bagi polwan untuk berjilbab dapat diubah sesuai konstitusi.

"UU mengamanatkan warganya agar diberikan jalan untuk beribadah. Saya yakin para petinggi Polri memiliki tingkat religiulitas yang tinggi, tentu akan sangat adil bila aturannya diubah," ujar Yani kader dari PPP ini.

Sejumlah partai nasionalis bahkan ikut mendesak Kapolri untuk segera membuat aturan baru terkait seragam dinas anggotanya. Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Golkar, dan Hanura paling lantang meminta Kapolri merivisi aturan Polri terkait seragam.
Reporter : Gilang Akbar Prambadi
Redaktur : Citra Listya Rini  

Yusril Siap Gugat Aturan Kapolri Larang Jilbab Polwan

Selasa, 11 Juni 2013, 06:00 WIB
 
Republika/Wihdan Hidayat 
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/06/10/mo6mw4-yusril-siap-gugat-aturan-kapolri-larang-jilbab-polwan
 
 
Yusril Ihza Mahendra
Yusril Ihza Mahendra
 
 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra bersedia untuk membantu para polisi wanita (polwan) yang tak diperbolehkan untuk mengenakan jilbab ketika berseragam Polri.

Menurutnya, seharusnya Kapolri memperbolehkan para polwan tersebut menutup aurat sesuai dengan ajaran agamanya. "Saya mau bantu mereka untuk bawa masalah ini ke pengadilan secara sukarela,"ujarnya kepada RoL, Senin (10/6) malam.

Mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan ini menjelaskan, konstitusi sudah menjamin setiap warga negara untuk menganut keyakinan masing-masing. Sehingga, mengenakan jilbab merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara.

"Karena itu kalau ada aturan yang dibuat oleh Kapolri, maka peraturan tersebut dapat di-challance di pengadilan,"tegasnya. Dia menambahkan, hambatan teknis bagi polwan yang mengenakan jilbab sebenarnya tidak ada. Buktinya, polwan di Aceh memakai jilbab dan tidak ada yang menghalangi tugas mereka.

Dia pun berjanji akan menelaah terlebih dahulu tentang Surat Keputusan Kapolri No.Pol: Skep/702/IX/2005 tentang sebutan, penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri. Untuk kemudian, dibawa ke pengadilan. "Mungkin ke MA bukan MK, tapi saya telaah dulu biar pasti,"jelasnya.
Redaktur : A.Syalaby Ichsan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar