Senin, 19 September 2011

News 09/19/11 NATO: Army Casualty Idenitified.......>>>....TALIBAN REBUT US BASE DI WARDAK ‘PINTU MASUK’ KE KABUL...>>...KONDISI MUJAHIDIN TALIBAN DI DALAM KABUL (WAWANCARA)>>


News






MUJAHIDIN TALIBAN REBUT US BASE DI

 WARDAK ‘PINTU MASUK’ KE KABUL

19

SEP

KONDISI MUJAHIDIN TALIBAN DI DALAM 

KABUL (WAWANCARA)

19SEP
Wawancara Majalah Al-Somood dengan Perwakilan Resmi Mujahidin di Provinsi Kabul
http://www.csmonitor.com/var/ezflow_site/storage/images/media/images/0118-kabultaliban/7232975-1-eng-US/0118-KabulTaliban_full_600.jpg
Serangan taliban terbaru di Kabul, mampu tembus semua zona aman versi NATO/AS
Setelah serangan terhadap kedubes AS di Kabul, termasuk empat pemboman terkoordinasi dan pengepungan selama 20 jam, dan menyebabkan sedikitnya lima belas tentara Afghanistan tewas, Flashpoint Global Partners telah merilis sebuah terjemahan wawancara dengan Perwakilan Resmi Mujahidin di Provinsi Kabul yang dimuat di Al-Somood, sebuah majalah bulanan yang diterbitkan oleh Pusat Media Islam Taliban. Dalam wawancara itu, Mulla Faidul Haq Al-Umari melaporkan bahwa Dengan formasi Mujahidin telah menempati di 13 kabupaten dari total 17 kabupaten, ditambah kelompok Mujahidin khusus di kota Kabul sendiri. Mujahidin ada di semua daerah tersebut secara terorganisasi.
Dia menambahkan, “Mujahidin telah mengorganisir formasi di dalamnya [Kabul] dan mereka melaksanakan operasi besar dan berbahaya terhadap musuh. Dan sekarang mereka telah mempersiapkan kelompok untuk perang kota dan target mereka adalah mengubah kota ini menjadi wilayah di mana musuh tidak akan merasa aman dan damai.”
Lebih jauh ia menegaskan, seperti di provinsi lain, Mujahidin di Kabul melibatkan semua metode pertempuran yang efektif, seperti serangan bom, serangan kemartiran, bom mobil dan kampanye berbasis kelompok perlawanan pada target besar. Dan operasi ini akan melanjutkan perubahan jenis operasi yang diperlukan. Selain itu, Kota Kabul akan segera menyaksikan cara baru perang kota, yang akan dilakukan oleh sel-sel kecil Mujahidin melalui membunuh tokoh penting musuh. Mereka juga akan menargetkan transportasi penting musuh melalui bahan peledak dan menggunakan peluncur RPG. Dan penyergapan akan berlangsung di jalan-jalan dan pinggiran ibukota terhadap patroli musuh dan konvoi militer.
Mulla Faidul Haq Al-Umari (MF): Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Salawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Imam Mujahidin, Muhammad, beserta keluarga, sahabat, dan orang-orang yang mengikuti beliau setelahnya.
Saudaraku terkasih, sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas layanan media Anda untuk jihad, dan kami memohon kepada Allah agar menerima jerih payah Anda. Kabul adalah ibukota Provinsi Afghanistan, dan pusatnya, Kabul kota, merupakan salah satu kota terkenal di negeri ini dan dunia. Karena reputasinya, itu yang dijelaskan di atas. Secara umum, kita dapat mengatakan bahwa provinsi Kabul adalah pusat negeri ini, dan memiliki batas dengan provinsi Logar, Wardak, Laghman, Parwan, dan Nangarhar.
Secara administratif, Kabul terbagi menjadi 17 distrik, selain pusat kota, Kabul sendiri. Sedangkan untuk kepadatan penduduk, Kabul merupakan salah satu provinsi paling padat penduduknya, yang mencapai 4 juta jiwa, 80% dari penduduk hidup di kota dan 20% dari mereka di pinggiran dan kabupaten.
Al-Somood (AS): Apakah mujahidin memiliki formasi jihad di semua provinsi Kabul?
MF: Formasi Mujahidin ada di 13 kabupaten dari total 17 kabupaten, ditambah kelompok Mujahidin khusus di dalam kota Kabul. Mujahidin ada di semua daerah tersebut dalam bentuk yang terorganisir, seperti ada pejabat untuk mengelola urusan sipil dan jihad. Mujahidin melakukan operasi mereka sesuai dengan rencana jihad yang ketat dan dipelajari dengan baik. Dan selain dari daerah ini, ada formasi lain di provinsi ini, seperti di Mir Bacha Kot, Istalif dan Kalakan di mana para mujahidin berada dalam kelompok kecil yang melakukan operasi rahasia, dan kami berusaha untuk memperkuat kehadiran Mujahidin di daerah ini juga.
AS: Kami berharap, Anda menjelaskan beberapa informasi terperinci mengenai kabupaten di mana para mujahidin sangat berpengaruh, dan kondisi jihad di sana, dan tingkat kontrol Mujahidin di daerah itu, dan juga jenis operasi Mujahidin.
MF: Pusat kekuatan Mujahidin adalah di kabupaten Surobi, di mana Tentara Salib dan agen-agennya menempati sejumlah titik, dan sisanya berada di daerah yang luas dan semua di bawah kontrol Mujahidin.
Sebagai contoh, Mujahidin telah mengontrol secara ketat Lembah strategis Uzbin. Dan musuh, terutama Prancis, telah mencoba untuk mengevakuasi wilayah penting Mujahidin ini, tetapi mereka terus menerus gagal mencapai tujuan itu, dan setiap kali mereka menanggung kerugian jiwa dan peralatan yang tidak sedikit. Mereka membawa kenangan yang menyakitkan dari wilayah ini.
Juga, Mujahidin memiliki kontrol penuh terhadap wilayah strategis Tor Ghar, yang merupakan daerah yang menghubungkan antara Kabul, tukang tebang kayu dan provinsi Nangarhar. Selain itu, adalah sebuah gunung yang menghadap jalan utama yang terbentang antara Jalalabad dan Kabul, yang dianggap jalan pasokan utama untuk pasukan pendudukan di Afghanistan. Tidak berbeda dengan itu, Mujahidin menikmati kehadiran yang kuat dan efektif di daerah Jegdalek dan Izin. Di sana mereka memegang kendali secara umum dan operasi yang efektif, dan dari sana mereka memimpin operasi jihad ke seluruh daerah.
Selain itu, wilayah Khak-e Jabbar dan wilayah Dehsabz, Mussahi, Paghman, dan Char Asiab dan daerah sekitar juga dianggap sebagai wilayat pengaruh Mujahidin, dan mereka [Mujahidin] melaksanakan berbagai operasi melawan musuh. Sedangkan untuk bagian utara Kabul Kota, seperti distrik Qarabagh, Shakardara, dan Saray Khoja, dan daerah-daerah sekitarnya mereka, formasi Mujahidin di dalamnya masih baru karena itu terhitung sebagai daerah pusat pasukan NATO, dan kami berharap Allah memberikah rahmat kepada kita untuk memperkuat pengaruh Mujahidin sana dan berada di bawah kendali kami dalam waktu dekat.
SM: Bagaimana situasi jihad dan Mujahidin dalam operasi di Kabul Kota?
MF: Kabul Kota, sebagai ibukota negara, merupakan salah satu kota penting di Afghanistan, dan semua pihak berusaha untuk menancapkan pengaruh dan mengambil kendali itu. Maka Mujahidin, dengan rahmat Allah, telah membentuk formasi di dalamnya dan mereka telah melancarkan operasi besar dan berbahaya terhadap target besar musuh. Dan sekarang mereka telah mempersiapkan kelompok untuk perang kota dan mematangkan rencana mereka untuk mengubah kota ini menjadi daerah di mana musuh tidak akan merasa aman dan damai.
Tapi, karena musuh-musuh eksternal dan internal telah memusatkan pengawasan dan menguatkan keamanan di kota ini, dan telah menyebarkan mata-mata mereka di semua kabupaten, ada beberapa kendala yang harus dihadapi oleh Mujahidin dalam melaksanakan operasi militer mereka di sana. Meskipun demikian, operasi Mujahidin di kota ini meningkat, dan mereka telah membuat musuh mendapatkan malapetaka, sehingga kehilangan kekuatan sebelum serangan membingungkan dari Mujahidin.
Dari contoh-contoh baru pada serangan Mujahidin yang membingungkan musuh adalah basis kelompok perlawanan dalam operasi terakhir pada Hotel Intercontinental di jantung kota dan di lokasi yang menerapkan sanksi keamanan yang tinggi, dan pada waktu itu, keamanan sangat diperketat dalam rangka pertemuan yang berlangsung antara penjajah dan agen-agen mereka.
Dan juga operasi pembunuhan Jan Muhammad Khan, penasihat Karzai, di dalam rumahnya. Dan operasi khusus yang menargetkan pembunuhan terhadap tokoh rezim telah menyebabkan disorientasi dalam jiwa para pilar pemerintahan murtad itu. Dan, sebagian dari mereka berusaha untuk memindahkan keluarga dan orang tua mereka dari Afghanistan ke Amerika dan negara-negara Barat lainnya.
Juga, sebagian besar kepala lembaga-lembaga Barat berupaya untuk tinggal di luar Afghanistan [pada waktu malam], dan melanjutkan pekerjaan mereka di siang hari.
Dan sebagai bukti atas meningkatnya ketakutan di hati pilar-pilar pemerintahan murtad itu, pers baru-baru ini melaporkan warga Afghan dari salah satu pejabat memiliki kebiasaan baru “mengimpor kendaraan lapis baja”, melebihi batas yang wajar, karena dilakukan setiap pekan, yakni sekitar 10-20 mobil semacam ini memasuki Afghanistan.
Ini adalah bukti bahwa musuh hidup dalam situasi ketakutan dan kekhawatiran di kota ini dan tidak bisa bernapas lega dalam suasana ketenangan dan jaminan.
SM: Apa saja serangan Mujahidin yang paling berarti dan kegiatan sehari-hari mereka di provinsi Kabul?
MF: Seperti di provinsi lain, Mujahidin di Kabul melibatkan semua metode yang efektif, seperti melawan dengan serangan bom, mencari kesyahidan, bom mobil dan kampanye berbasis kelompok perlawanan terhadap target besar.
Dan operasi ini akan melanjutkan perubahan jenis operasi yang diperlukan. Selain itu, Kota Kabul akan segera menyaksikan cara baru perang kota, yang akan dilakukan oleh sel-sel kecil Mujahidin melalui membunuh tokoh penting musuh. Mereka juga akan menargetkan transportasi musuh yang penting, melalui bahan peledak dan menggunakan peluncur RPG. Dan penyergapan akan berlangsung di jalan-jalan dan pinggiran ibukota terhadap patroli musuh dan konvoi militer.
Dan memang, Mujahidin telah mulai menggunakan jenis operasi ini di daerah Mahi Par dan Tangi Abresham di jalan yang memanjang antara Kabul dan Jalalabad. Mujahidin telah menyebabkan kerugian besar bagi musuh setiap hari.
Kegiatan Mujahidin di Kabul tidak terbatas pada aktivitas militer saja, tetapi juga mempekerjakan pejabat sipil untuk melakukan advokasi terhadap urusan warga, dan mereka bekerja siang dan malam untuk memecahkan masalah mereka secara sah dan di peradilan.
Kegiatan advokasi oleh Mujahidin juga dilakukan di masjid-masjid dan melalui sarana-sarana yang tersedia. Dan akhirnya, Mujahidin memulai aktivitas baru di Kabul Kota, dengan menyampaikan seruan kepada orang-orang yang berdiri di pihak musuh, melalui pengiriman pesan pribadi kepada mereka, di mana menyerukan agar meninggalkan jajaran musuh. Dengan upaya itu dan advokasi yang dilakukan, mereka telah menuai hasil yang baik, melalui seruan  yang bijaksana dan yang santun.
SM: Bisakah Anda menyebutkan kepada kita sisi operasi Mujahidin terakhir di provinsi ini?
MF: Pada awal tahun ini, kami melakukan banyak operasi dan serangan dalam serangkaian Operasi Badar, di mana pimpinan Mujahidin telah mengumumkan dan menyebutkan semua operasi tidak mungkin dibeberkan dalam wawancara terbatas, tapi saya akan menyebutkan beberapa di antaranya, sebagai berikut:
Mujahidin dalam satu setengah bulan, dari awal Juli sampai pertengahan Agustus telah melakukan lebih dari 50 operasi dan serangan termasuk operasi besar yang dilakukan terhadap konvoi pasokan musuh di wilayah Tangi Abresham. Mujahidin melakukan operasi terhadap truk pasokan musuh di timur Kabul Kota; sejumlah besar truk dibakar.
Juga, Mujahidin menggagalkan serangan pasukan musuh di wilayah Uzben. Kekuatan mereka dikerahkan ke wilayah itu dengan artileri penuh untuk membasmi Mujahidin, tapi Allah mengecewakan harapan musuh dan membawa kemenangan bagi mujahidin, sehingga mereka lari dari kawasan itu dan harus menanggung beban kerugian jiwa dan peralatan yang tidak sedikit.
Sebuah kekuatan musuh besar dikerahkan ke wilayah Torghar untuk membasmi Mujahidin dari sana, tapi ketika mereka tiba di daerah Jegdalek, mereka menghadapi perlawanan sengit dari Mujahidin.
Dan musuh, dalam semua operasi ini, menanggung kerugian besar. Tank dan kendaraan dibakar, tentaranya tewas dan mengalami kerusakan besar.
SM: Apa kerugian Mujahidin dalam operasi ini? Apakah benar klaim administrasi intelijen musuh tentang penangkapan Mujahidin di Provinsi Kabul?
MF: Ya, kami juga mendengar tentang klaim palsu seperti juga mereka mengklaim telah menangkap bahan peledak Mujahidin, mobil atau orang [yang akan melakukan  operasi] terdeteksi sebelum berangkat, seperti klaim tersebut. Tapi semua klaim ini adalah semacam perang psikologis mereka untuk menutupi banyaknya korban dari tentara pemerintahan murtad dan mereka yang bekerja di pemerintahan ini.
Mereka menangkap yang tidak bersalah, warga sipil tidak bersenjata dan kemudian muncul di media mengaku sebagai Mujahidin, dalam menunjukkan kesuksesan dalam tugas intelijen. Juga, musuh membuat rancangan menangkap para pemuda mujahidin dan kemudian hadir seolah-olah mereka ditahan Mujahidin. Tapi semua itu hanyalah klaim dan drama dalam perang propaganda melawan Mujahidin dan mereka tidak memiliki dasar kebenaran.
Tapi Mujahidin kenal baik ketidakmampuan intelijen musuh dan mereka tidak akan ngeri dengan klaim tersebut.
SM: Terakhir, apa pesan yang ingin Anda sampaikan melalui wawancara ini untuk para pembaca Majalah As-Somood?
MF: Pesan saya kepada orang-orang terkasih kita untuk tidak menunda jihad dan mendukung Mujahidin di tahap yang sensitif dan penting. Sebagai pengamat situasi musuh di Kabul, kita mengatakan kepada orang-orang terkasih kami bahwa musuh adalah dalam situasi runtuh. Tentara dan administrasi mereka telah kehilangan semangat perlawanan karena pilar dan anggota rezim menjadi yakin bahwa mereka tidak dapat berdiri di depan serangan Mujahidin dan mereka telah kehilangan kepercayaan antara mereka sendiri. Kita semua berada dalam jihad tahap ini  dan harus mengenyahkan tentara musuh terakhir dari negara ini.

Coalition Military Fatalities By Year



YearUSUKOtherTotal
2001120012
20024931870
20034801058
2004521760
200599131131
2006983954191
20071174273232
20081555189295
200931710896521
2010499103109711
20113303482446
Total17763825692727


Filter Deaths By Year






Coalition Military Fatalities By Year and Month

CoalitionU.S.
YearJanFebMarAprMayJunJulAugSepOctNovDecTotal
200100000000035412
2002101315101303151870
2003471223724268158
2004112339524487260
200523619429233121074131
200611713517221929381794191
20072181020252429342415229232
200814720142346304637191227295
2009252528142738767770743235521
20104353393451103887957655841711
2011323839515666538130000446

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar