Sabtu, 10 September 2011

Bagi yang suka menjelajah dengan Google pasti sudah banyak menemukan teori yang mengatakan bahwa pelaku sebenarnya adalah Yahudi, namun disini saya hanya akan membahas keganjilan-keganjilan yang terjadi dalam fakta-fakta yang beredar di masyarakat seputar tragedi WTC.....>>...Terakhir, Osama bin Laden (tersangka dalang Tragedi 11 September) menegaskan ”Saya telah katakan… saya tidak terlibat dalam… 11 September”....>> Puing-puing bekas gedung itu , memperkuat dugaan kehancuran akibat ledakan karena sebagian besar materi gedung menjadi seperti bubuk. “Bagaimana kita bisa yakin pada kejanggalan ini selain kerena bahan peledak?,” katanya. Lelehan logam yang ditemukan direruntuhan WTC bisa sebagai akibat suatu reaksi suhu tinggi dari bahan ledakan yang biasa digunakan seperti thermite. Gedung yang jatuh bukan oleh ledakan tidak cukup punya energi langsung untuk mengakibatkan lelehan metal dalam jumlah besar. Argumentasi lainnya, untuk menguapkan struktur baja penyangga diperlukan api dengan temperatur mendekati 5.000 derajat Fahrenheit, sementara barang-barang kantor dan minyak disel yang terbakar tidak bisa mencapai suhu sepanas itu. Api yang disebabkan oleh bahan bakar jet dari pesawat tersebut paling lama hanya beberapa menit, dan selanjutnya api dari materi kantor akan membakar kemana-mana dalam 20 menit. ...>> Kalau secara akal sehat kita menemukan keanehan atas Tragedy 911.. dan ternyata yang dijadikan sasaran korban oleh Kelompok para Penjajah Kriminal Internasional itu adalah Negara2 muslim seperti Iraq dan Afghanistan dengan dalih yang dalam yang sangat penuh rekayasa Konspirasi Jahat dan Keji....>> Maka AS-NATO-Israel dan UN Security Council khususnya para pemegang veto yang menyetujui Agresi di Iraq dan Afghanistan itu harus dihukum secara UU Internasional... Dan membubarkan para Konspirasi Kelompok Penjajah Kriminal Internasional itu...>> Ini jugal yang yang telah berkospirasi untuk membentuk Negara Zionist Israel..1946-1947... yang konon menggunakan alasan dan dalih Holcaust.. oleh NAZI Jerman...>>> .. Kalu benar holocaust dilakukan oleh Nazi Jerman..maka seharusnya negara Israe itu didirikan dinegara Eropa...atau dinegara Jerman...>>> ...Tetapi sasaran korbannya ...kok.... malahan...adalah dengan ...merampas Negara dan Tanah air Palestina...>> Ini jelas dan nyata2... perbuatan Kelompok para Penjajah Kriminal Internasional...>>> Juga hal ini yang pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1945 dibulan Oktober dan Nopember... dimana mendapatkan perlawanann Rakyat Indonesia dalam Peristiwa perang Kolonial di Palagan-Ambarawa dan Perang 10 Nopember di Surabaya...yang telah membunuh puluhan ribu rakyat dan pejuang Indonesia...>> Alhamdulillah Rakyat Indonesia telah diberi kekuatan dan semangat proklamasi 1945...serta naungan Allahu Akbar.Allahu Akbar... Allahu Akbar yang dikumandangkan oleh para Pejuang Rakyat Indonesia....dan curahan cahaya jihad..oleh Allah dalam melawan para serdadu Kelompok Penjajah Kriminal Internasional itu...>> Wahai Umat Islam.. diseluruh jajaran Negara Arab-Afrika- Jajaran bangs2 di Timur-Tengah dan Seluruh Kawasan Asia Tenggara.... Bangkitlah dan Kuatkan serta Teguhkan Persatuan... serta segala kekuatan lahir dan batin... Bersatulah ...>> Benar2 kita berhadapan dengan Kelompok Jahat dan Biadab....serta penuh tipu muslihat...yaitu mereka Kelompok para Penjajah Kriminal Internasional... yang kini dipimpin oleh agen2 CIA-dan tentara AS-NATO-Israel-dan UN Security Council...yang selalu jahat dan menjajah-menjarah- merampas dan menjajah negara2 Islam dan umat Islam... dimanapun..>>> Mereka telah melakukan dengan berbagai cara jahat dan manipulatif.... menggunakan jaringan2 Internasional dan antek2 Penjajah Kriminal Internasional.. disetiap negeri... >> Bangkitkan Kesadaran Persatuan dan kobarkan jiwa perjuangan-silaturahim-persaudaran-persatuan dan solidaritas yang kaffah-utuh dan kompak serta kuat...>>> Hayyoo... bangunkan kesaradaran dan kekuatan... secara menyeluruh dan kuatkan jiwa dan semangat jihad dan perjuangan melawan kezhaliman... yang telah bertahun-tahun Umat Islam dilecehkan dan difitnah dengan berbagai propaganda jahat....oleh Kelompok para Penjajah Kriminal Internasional serta jaringan dan antek2nya....>> Awas!!! Waspadalah Umat Islam... >>> Insya Allah .. Allah bersama kita...Allahumma afgrigh alaina shabran watsabbit aqdamana ...wanshurna alal-qoumilkafirin... Allahu Akbar... ...>>>

Kedok Yahudi Dan Amerika Dalam Tragedi 9/11 Terbongkar

 



Misteri Tragedi WTC
http://www.chibi-cyber.com/thread-5371.html

Afghanistan dan Irak dirudal atas nama perang melawan terorisme. Sedangkan kita tahu, Pemerintah Taliban sampai detik-detik terakhir tembakan salvo mesin perang Amerika tetap bersikukuh tidak tahu-menahu soal Tragedi WTC. Rezim Saddam Hussain pun tidak memiliki senjata pemusnah massal seperti dituduhkan Washington.

Bahkan, Kepala Tim Inspeksi Senjata Nuklir Mayjen Keith Dayton yang dikirim oleh Pentagon dengan 1.400 pakar nuklir juga tak menemukan secuil molukel atom di Irak. Jadi, gempuran ke Kabul dan Baghdad menyisakan misteri tersendiri. Hal ini sama misterinya dengan Peristiwa 11 September 2001 itu sendiri.

Ada sejumlah pertanyaan yang sangat layak diajukan: benarkah Gedung WTC di New York hancur akibat hantaman pesawat?

Apakah mungkin gedung yang disangga baja itu meleleh hanya karena api? Mengapa jet-jet tempur AS tidak mengudara? Siapa sesungguhnya dalang di balik Tragedi 11 September? Apa kepentingan Washington dan Pentagon? Apa kaitannya dengan kepentingan energi di beberapa dekade mendatang. Bagaimana nasib dunia Islam? Mengapa Pakistan tidak memihak Taliban, tetapi AS?

Jika selama ini opini dunia seolah digiring oleh pemerintahan Bush untuk meyakini Tragedi WTC didalangi oleh Osama, maka ada sisi lain yang tentu pantas untuk disimak. Ini setidaknya pendapat banyak kalangan, mengapa misteri Tragedi 11 September perlu kembali diperbincangkan? Ada empat hal penting yang mendasarinya.

Pertama, Prof Dr Morgan Reymonds (guru besar pada Texas University, USA) menyatakan ”Belum ada bangunan…baja…ambruk hanya… oleh kobaran api”.

Kedua, Michael Meacher (mantan Menteri Lingkungan Inggris, 1997 – 2003) berpendapat ”…perang melawan terorisme… dijadikan…tabir kebohongan guna mencapai tujuan-tujuan strategis geopolitik AS”.

Ketiga,Prof Dr Steven E Jones (guru besar fisika pada Birgham Young University, USA) membeberkan hasil risetnya ”…bahan-bahan peledak telah diletakkan…di bangunan WTC”.

Profesor Steven E. Jones dari Brigham Young University, Utah, yang melakukan penelitian dari sudut teori fisika mengatakan bahwa kehancuran dahsyat seperti yang dialami Twin Tower serta gedung WTC 7 hanya mungkin terjadi karena bom-bom yang sudah dipasang pada bangunan-bangunan tersebut.


Teori fisika Jones tersebut tentunya sangat bertentangan dengan hasil penelitian FEMA, NIST dan 9-11 Commision bahwa penyebab utama keruntuhan gedung-gedung tersebut adalah api akibat terjangan pesawat dengan bahan bakar penuh.

Dalam kertas kerjanya berjudul “Why Indeed Did the WTC Buildings Collapse?” dan dipublikasikan harian Deseret Morning News yang terbit di Salt Lake City dalam situsnya awal November lalu, Ilmuwan dari Departerment of Physic and Astronomy, Brigham Young University itu menguraikan secara ilmiah penyebab sesungguhnya dari kehancuran tersebut.

Pihak Brigham Young University sendiri sebelumnya mengatakan bahwa isi dari kertas kerja tersebut sepenuhnya tanggung jawab penulis, bukan sebagai pandangan pihak universitas.

“Saya mengimbau dilakukan suatu investigasi secara serius atas hipotesa bahwa gedung WTC 7 dan Menara Kembar WTC runtuh bukan hanya oleh benturan (pesawat) dan kebakaran, tapi juga karena bahan peledak yang sudah ditempatkan sebelumnya,” kata Jones.

Detik-detik keruntuhan Menara Kembar WTC, dan juga gedung WTC 7 didekatnya, disaksikan jutaan pasang mata baik secara langsung maupun melalui siaran “live” televisi di seluruh dunia.

Empat tahun telah berlalu dan berbagai peristiwa penting pun terjadi terkait dengan tragedi “September hitam” tersebut, di antaranya berupa perubahan kebijakan politik luar negeri AS dan serangan terhadap Afghanistan.

Namun Osama Bin Laden yang diyakini sebagai dalang utama serangan 11 September dan aksi terorisme lainnya di dunia, hingga kini belum dapat ditangkap.

Jones sendiri dalam kertas kerjanya tidak menyorot soal politik dan aksi terorisme, tapi ia memfokuskan pada teori fisika atas keruntuhan gedung-gedung tersebut. Ia tidak mau berspekulasi mengenai bagaimana bom itu dipasang dan siapa yang melakukannya.
Bukan hanya api

Dalam paper yang juga dipublikasikan pada pertengahan November lalu oleh situs harian Deseret Morning News yang terbit di Salt Lake City, Jones satu persatu mencoba memberi keyakinan bahwa tidak mungkin hanya api yang memporakporandakan gedung berkonstruksi baja tersebut.

Menurut teori Prof Jones, simetrikal dan cepatnya keruntuhan gedung-gedung tersebut membuktikan bawa penjelasan resmi FEMA, NIST dan 9-11 Commission yang kini sudah menjadi pegangan publik pada umumnya adalah salah.

“Fakta sebenarnya, tampaknya ada bahan peledak yang sudah ditempatkan sebelumnya pada tiga gedung di Ground Zero itu,” ujar ilmuwan yang mengambil spesialisasi metal-catalysed fussion, archaeometeri dan solar enegy tersebut.

Sebelum dan sesudah peristiwa WTC belum pernah ada gedung berkerangka baja yang hancur total karena kebakaran. Namun bahan peledak dapat dengan efektif memotong tiang-tiang baja,” katanya.

Gedung WTC 7, yang tidak ditabrak pesawat, runtuh pada petang hari 11 September 2001 dalam 6,6 detik atau hanya 0,6 detik lebih lama dari perjalanan jatuhnya sebuah benda dari puncak gedung 47 lantai itu ke tanah.

“Dimana faktor kelambatan yang harus terjadi karena kekekalan gaya gerak, yang merupakan hukum dasar fisika?,” katanya.

Dengan demikian muncul hipotesa penghancuran lewat ledakan, termasuk pada bagian bawah dan tiang-tiang baja penyangga, sehingga jatuhnya mendekati kecepatan benda jatuh bebas.

Puing-puing bekas gedung itu , memperkuat dugaan kehancuran akibat ledakan karena sebagian besar materi gedung menjadi seperti bubuk. “Bagaimana kita bisa yakin pada kejanggalan ini selain kerena bahan peledak?,” katanya.

Lelehan logam yang ditemukan direruntuhan WTC bisa sebagai akibat suatu reaksi suhu tinggi dari bahan ledakan yang biasa digunakan seperti thermite. Gedung yang jatuh bukan oleh ledakan tidak cukup punya energi langsung untuk mengakibatkan lelehan metal dalam jumlah besar.

Argumentasi lainnya, untuk menguapkan struktur baja penyangga diperlukan api dengan temperatur mendekati 5.000 derajat Fahrenheit, sementara barang-barang kantor dan minyak disel yang terbakar tidak bisa mencapai suhu sepanas itu.

Api yang disebabkan oleh bahan bakar jet dari pesawat tersebut paling lama hanya beberapa menit, dan selanjutnya api dari materi kantor akan membakar kemana-mana dalam 20 menit. .

Pendapat Jones yang kontroversial ini juga menarik perhatian jaringan televisi MSNBC yang 16 November lalu mengundangnya untuk menjadi pembicara dalam suatu wawancara yang dipandu Tucker Carlson.

“Yang saya lakukan adalah menghadirkan bukti, ini suatu hipotesa yang harus diuji. Ada perbedaan besar dengan yang sudah disimpulkan, dan saya hanya ingin mengklarifikasi,” kata Jones dalam wawancara tersebut.

Wawancara dalam program “The Situation” MSNBC itu sendiri hanya berlangsung enam menit sehingga tidak banyak waktu untuk Jones menjelaskan lebih jauh mengenai teorinya.

Carlson mengaku bahwa ia banyak mendapat respon dari pemirsa mengenai acara tersebut, yang umumnya memuji atas keberaniannya menghadirkan Jones dalam program itu.

Ada juga pemirsa melalui e-mail yang memprotes karena sempitnya waktu yang disediakan untuk Jones menjelaskan soal konspirasi, katanya.

Meskipun memakai dasar-dasar ilmu alam, pandangan Jones memang merupakan hal yang sangat sensitif, karena bisa berpengaruh pada hal-hal lainnya di balik tragedi yang menewaskan ribuan jiwa tersebut.

Menurut Deseret Morning News, Jones juga akan mempublikasikan teorinya itu dalam bentuk buku berjudul “The Hidden History of 9/11″

Terakhir, Osama bin Laden (tersangka dalang Tragedi 11 September) menegaskan ”Saya telah katakan… saya tidak terlibat dalam… 11 September”.

Karenanya, menjadi penting upaya untuk menyingkap misteri Tragedi WTC meskipun telah lama berlalu. Dari keempat hal penting di atas, dapat disimpulkan perang melawan terorisme yang diprakarsai pemerintahan Bush perlu dikaji ulang, termasuk berupaya mengungkap pelaku peledakan Menara Kembar WTC yang sesungguhnya.

Kita bisa menjadikan komentar Andreas von Buelow dijadikan acuan.Di harian Tagesspiegel,Berlin,mantan Menristek Jerman ini semacam menyadarkan kita semua dengan ungkapannya: Carilah Kebenaran.


TERNYATA INI SEMUA HANYA REKAYASA KONSPIRASI AMERIKA


http://terupdate.tk/2011/03/kedok-yahudi-dan-amerika-dalam-tragedi.html

Bagi yang suka menjelajah dengan Google pasti sudah banyak menemukan teori yang mengatakan bahwa pelaku sebenarnya adalah Yahudi, namun disini saya hanya akan membahas keganjilan-keganjilan yang terjadi dalam fakta-fakta yang beredar di masyarakat seputar tragedi WTC.
 
1. Angin Berbicara
Menurut statistik cuaca di Amerika bahwa Amerika selalu berada pada kondisi angin sekitar 4 mph. Dengan kata lain bahwa pada saat kejadian keadaan Amerika memang hampir tidak berangin. Namun dari "foto-foto" yang beredar menunjukkan bahwa tiba-tiba ada angin kencang sedang terjadi.
2. Ada Wanita Super Dalam Foto
Adakah wanita yang mampu bangkit dan berjalan setelah lokasi dimana dia berdiri baru saja hangus ditabrak pesawat? (artinya kondisi serpihan pesawat masih panas)
3. Bush Santai selang satu jam kejadian
Pukul 8.45 WTC diserang. Sedangkan Bush "dikabarkan" sedang asik memberikan dongeng seekor kambing kepada anak TK hingga pukul 9.05 bahkan menyempatkan diri untuk foto bareng dengan para murid dan guru dulu.
4. Satu Menara Yang "Dilupakan"
Seharusnya yang namanya menara kembar WTC tidak bisa dipisahkan. Tetapi dalam foto dibawah ini, kembarannya hilang ???. Mungkin karena salah angle atau apa, tapi yang jelas tidak ada berita yang mengatakan David Copperfield pada saat yang bersamaan sedang melakukan aksi menghilangkan gedung.
5. Kamera yang Bisa Meramal
Gambar dibawah memperlihatkan kamera yang sedang mengawasi menara utara
tiba-tiba langsung zoom out seolah akan ada pesawat yang datang, dan benar saja sebuah United Airlanes penerbangan 175 datang dari arah belakang kamera langsung menuju menara selatan.
Yang anehnya lagi, logo CNN seolah sedang menutupi sesuatu dari ledakan itu. Perhatikan logo CNN ditempatkan di titik yang akan ditabrak pesawat. Sepertinya kamera sudah tahu lebih dulu target pesawat dan sedang meng-sniper target yang akan ditabrak pesawat. Untuk ukuran sebuah stasiun TV seperti CNN ini merupakan keteledoran yang ganjil.
6. Terdapat Burung Berkecepatan Tinggi
Perhatikan gambar yang dilingkari dibawah ini!
Perhatikan ledakan yang terjadi di gedung sebelah kiri, dan bedakan posisi burung dalam sepersekian detik ledakan. Mungkinkah burung tersebut bisa bersaing dengan jet X-43A milik NASA.
7. Tidak Ada Bangkai Pesawat
Di Indonesia memang banyak terjadi kecelakaan pesawat, mulai dari yang jatuh di air, menabrak gunung, hingga kecelakaan akibat gagal landing atau take off tapi dari semua kecelakaan, pesawat yang menabrak gunung sekalipun (bukan gedung), pasti memiliki bangkai. Anehnya di TKP tragedi WTC, tidak ada bangkai pesawat. Pesawat seperti meledak berkeping-keping. Menurut konfirmasi dari pemerintah Amerika, itu terjadi karena panas akibat ledakan telah melelehkan bangkai pesawat. Anehnya, jika baja dan titanium yang merupakan badan pesawat saja hangus, mengapa para pembajak pesawat masih utuh untuk diketahui pelakunya. ???
8. Orang-orang Sekitar tidak Mendengar Apapun Sebelum Ledakan
Perhatikan reaksi orang dibawah ini. Dia seperti tidak mendengar apapun sebelum ledakan pesawat yang telah menabrak gedung terjadi. Perhatikan reaksinya. Dia baru melihat ke atas setelah pesawat meledak. Normalnya, kita saja sudah bisa mendengar pesawat yang terbang tinggi, tapi beda dengan yang ini. Pesawat sudah terbang sangat rendah saja tidak menarik perhatiannya.
9. Pesawat Yang Meledak Setelah Menabrak
Menurut video yang dilansir ABC News, pesawat ternyata mampu menembus gedung terlebih dahulu sebelum meledak. Perhatikan gambar dibawah ini!
10. Tidak Ada Saksi Mata Pesawat
Ketika seluruh dunia sedang gempar dengan gedung WTC yang diserang pesawat, ternyata masyarakat yang tinggal di sekitar NYC mengaku tidak melihat apa-apa mengenai pesawat.

11. Bukti Bahwa Ada Rudal Yang Menyerang Gedung
Ini adalah foto yang membuktikan bahwa memang ada rudal yang menyerang gedung.
12. Rumput Yang Bersih
Mobil yang direm mendadak saja akan menimbulkan jiplakan ban, tapi tidak dengan keadaan rumput di pekarangan Pentagon, lihat betapa mulusnya keadaan rumput sekitar. Padahal baru ada pesawat yang jatuh di sana.
13. Point of Impact
Perhatikan efek tabrakan pesawat. Pesawat hanya menabrak bagian depan gedung, tapi ternyata terbentuk lubang di bagian belakang gedung.
14. Baja yang Meleleh
dietemukan baja yang meleleh dengan tingkat kepasanan 500 derajat fahrenheit. Pesawat yang meledak tidak akan punya suhu sepanas ini. Dan uniknya panas itu tetap ada berminggu setelah ledakan.

Ini menandakan jika bagian dari gedung itu sengaja di hancurkan (di buktikan oleh lelehan benda tersebut) untuk menjatuhkannya secara lurus kebawah seperti yang banyak terlihat di TV.
15. Potongan yang Teratur
berikut ini adalah gambar beam-nya WTC setelah ambruk.
Dan gambar ini membuktikan jika ini semua hanya rekayasa
mana ada bangunan yang roboh (kecuali rekayasa) yang potongan beamnya serapih ini.
16. Para Teroris Sebenarnya Masih Hidup
Mengenai ini hanya akan membuat saya seperti membuat artikel baru. Saya hanya akan memberikan link yang menyatakan kalau para pelaku pembajakan masih hidup. Bahkan media berita seperti BBC pun mendukung informasi ini.
http://guardian.150m.com/september-eleven/hijackers-alive.htm
http://911research.wtc7.net/cache/planes/evidence/worldmessenger_alive.html
http://911review.org/Sept11_news/archives/hijackers_Alive_old.html
http://www.infowars.com/articles/terror/bin_laden_video_100_percent_forgery.htm

Inilah Kesimpulan Pelaku Sebenarnya Menurut Teori Konspirasi
Pesawat seharusnya tidak mampu menghancurkan seluruh gedung. Karena pesawat yang ditabrakkan itu tidak mampu menghancurkan seluruh gedung, makanya gedung itu hancur karena building demolition.

Mengenai pesawat yang mereka gunakan, mungkin sudah ditembak duluan sebelum mencapai daratan New York, karena waktu diotopsi tidak ada orang arab yang ditemukan. Hal ini disampaikan menurut http://www.physics911.net/olmsted
Teori konspirasi yang berkembang mengatakan bahwa mungkin yang ditabrakkan bukanlah pesawat yang dibajak melainkan pesawat tanpa awak buatan Amerika.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar