Jumat, 23 September 2011

Akhir jilid Ghadafi dan Awal Penjajahan Baru..Model baru..!!>> .... Sekurangnya 25.000 orang tewas selama perlawanan melawan sosok kuat Muammar Gaddafi berlangsung di Libya dan 50.000 orang lainnya mengalam cedera, kata pemimpin interim Libya pada pertemuan PBB hari Selasa (20/9/2011). Pemimpin Dewan Transisi Nasional, Mustafa Abdel...>> Inilah Hasil Pesta darah Rakyat ... dan Umat Islam.. di Libya...>>> Ingat di Indonesia.. semasa pasca Penggulingan Sukarno oleh Suharto dkk.. dengan dukungan Asing… itu.. Korban Darah Manusia Indonesia konon lebih dari satu juta orang .. dan terus menerus setiap menjelang akhir masa jabatan maka Pesta darah bangsa dan Umat Islam Indonesia selalu dilakukan dengan berbagai versi.. G30S PKI - Anti Pancasila-Anti Orde Baru - Kelompok ini-itu -organisasi tak berbentuk- jihad Islam - NII - terrorist - Islam fundamentalis - Islam radikal- anti toleransi – mau bunuh presiden – petrus – tukang santet – Islam perusuh – Kasus Lampung – Kasus ciherang – Kasus Cikeusik – Kasus Bekasi – dll [Ini semua ada yang mengatur dan membuatnya dengan peran yang sudah mambuat grand didesign.. permainan pesta darah oleh para pakar2 pinter ya bisa saja pakar inteligen-kah.. atau pakar-macam2 permainan politik Dusta… >> Inilah pengalaman Negara Indonesia.. yang sampai kini Negara kaya ini – namun Rakyatnya miskin.. dan selalu dihina diluar negeri – karena selalu tak mampu memberikan yang benar kepada Rakyatnya.. dan selalu sombong dan kuminter terhadap rahmat Allah SWT Dzat Maha Kuasa yang telah merahmat dan mengkaruniakan Kemerdekaan dan Negara yang sangat baik dan indah rupawan… >> Para Pemimpin dan Tokoh masyarakatnya dan kaum cerdik pandai yang terdidiknya sudah benar2 lupa diri terhadap Allah SWT dan inkar terhadap tuntunan syariah serta rahmatNya dan mereka selalu men-sia2 kannya !! Mereka selalu taat dan patuh serta bangga terhadap anjuran dan pujian para antek2 kelompok Penjajah Kriminal Internasional itu yang selalu saja dipuja dan di –sembah2…. Sampai sekarang..?? Inilah dasar sebenarnya.. bahwa seharusnya benar2 bertaubat dan kembali kepada Kebenaran Allah SWT, bukan memuja para Pendusta..dan Penzholim… itu..]>>> Adu Domba dan Devide et Impera para Kelompok Penjajah Kriminal Internasional .... Terhadap Umat Islam ...Yang Sukses di Libya...??!!... Maka bergembiralah para Kafirirn dan Kaum Penzholim dan Pendusta terhadap Umat Islam ini manakala Islam dan sesama Islam bertempur dan saling membunuh karena dorongan hawa syahwat nafsu dan rongrongan harta dunia dan provokasi idealisme Liberalis..!! >>.. iming2 keindahan palsu.. Demokrasi Liberal Barbar..>> ... Hehe... Maka berpesta pora-lah para Penjajah Kriminal Internasional.. itu..??!! ... Lihatlah sejarah dan masih nyata didepan mata.. dan sungguh kongkrit.. setiap hari bisa dilihat..>>> .. apa yang terjadi di Palestina dan Iraq dan Afghanistan.. >>> para Kafirin beramai-ramai berpesta dan menjarah dan merayah Kekayaan Bangsa dan Rakyat Palestina-Iraq-Afghanistan..!!! Maka akan demikian pulalah nanti terjadi di Libya..!!! Juga apa yang kini mereka nikmati dari kekayaan Negara Muslim lainnya seperti Tanah Saudi Arabia dan Negara2 Teluk lainnya...>> Hehe... Jangan Mabuk Kemenangan ... dan Kekayaan yang hanya sekepal genggamanmu.. Hai Pemberontak2 Libya..>> Mereka para Pendukung kalian – yakni AS-NATO dll akan menagih janji dan akan meminta wadal2 kalian... dan juga upeti2 kalian..?? !! Ingat dan waspadalah dengan apa yang makna pesan yang disampaikan...ini... !! >> Siapa yang bisa menjamin bahwa tentara AS dan Sekutu Eropa-nya akan enyah dan pulang kenegeri mereka dengan sukarela dari Libya... tanpa membawa keuntungan dan kekayaan Negerimu... ??? Ingat Perang Salib beratus tahun yang lalu..>> Heyyyy.... Sadarlah Bung..!!!.. Apa itu 3G – Gold – Glory- God ???!! hehe.. >>!!! Heheh.. Bukti nyata tuh di Indonesia... pasca tergulingnya Sukarno dan diganti oleh Suharto.. dkk .. para antek2 Penjajah Kriminal Internasional..?? >>> Sampai kini Indonesia terpuruk Hutang tak berkesudahan.. kepada Bendahara Penjajah Kriminal itu.. dan tanpa hasil apapun yang signifikan untuk Negeri dan rakyat Indonesia.. dan bahkan tanpa martabat dan kehormatan Bangsa A apapun yang benar2 kongkrit..!! Ingatlah dengan jujur bahwa Kekayaan Negeri Indonesia ini lama sejak awal kekuasaan Suharto dan Orde Baru-nya benar dan nyata telah dijadikan upeti dan wadal... untuk mereka2 para penjajah itu.. >> Lihatlah Kekayaan alam Negara RI ini di Freeport.- di Pegunungan Jaya-Wijaya, Irian-Barat. -. Juga di Lok Seumawe Aceh... sampai kandas.. tak bersisa..- di Natuna - di Kalimantan - di Sumatera Lainnya - di Riau.. - di Sulawesi.. dan berbagai tempat lainnya sudah dijadikan Barang2 Gadaian dan bahkan upeti2 persembahan demi Kekuasaan Orde Baru selam berpuluh tahun..>> Tetapi Rakyat Indonesia tetap Miskin-Hina- bahkan hanya bisa export TKW [Tenaga Kerja Wanita] dan TKM [Tenaga Kerja Murah]...??!! dan.. itupun hanya laku kebanyakan di-negara2 Muslim kaya seperti Saudi Arabia dan Malaysia.?? hehe.. anehnya para pengikut perilaku Suharto dkk ini sampai sekarang masih terus dilakukan dengan sangat mantap oleh para pewaris ilmu dan sifat2nya..!! Sama-sekali tak berubah.. karena sudah terbius syahwat nafsu dunia dan keserakahan yang tak pernah terpuaskan.. dan juga terkadang adanya berbagai tekanan dan iming2 dusta para Penjajah Kriminal itu – yakni Tuan2 Besar dan Dewa2 mereka itu.. Semuanya Thagut.. Laknatullah..>> Rakyat kami sesungguhnya sudah muak dengan perilaku para Pendusta ini dan juga dengan antek2 NEKOLIM -para Prnjajah Kriminal Internasional itu..??!! Eeeehhhhhhh.. Dasar Bodoh dan lupa diri ...Pemberontak Libya itu malah mengundangnya... NATO dan AS.. ?? ..>>>.. bacalah ini... NATO manfaatkan perlawanan kelompok Islam untuk mengalahkan Gaddafi?...>> “Pengaruh kuat dari Islamis di Cyrenaica memungkinkan prospek berikut: setelah mendaratkan pasukan NATO di barat Libya, perang sekutu Gaddafi melawan pemberontak Benghazi akan mulai. Al Qaeda akan mencoba untuk mendirikan pemerintahan Islam garis keras di Cyrenaica. Dan saat NATO tidak memperhitungkan kemenangan Al-Qaeda dalam rencananya maka koalisi barat harus membuka front baru yang tidak pernah berakhir dalam bingkai perang melawan terorisme,” dia lebih lanjut menulis dalam artikel...>>. NATO perpanjang misinya di Libya 90 hari..>>... Salibis NATO pada hari Rabu (21/9/2011) sepakat untuk memperpanjang misinya di Libya selama 90 hari, sejumlah diplomat menyatakan. Hal ini diklaim sebagai respon saat pasukan yang setia pada Muammar Gaddafi masih menimbulkan ancaman bagi warga sipil....>>.. Mandat 90-hari kedua akan berakhir pada 27 September, tetapi para pemimpin Barat telah memperjelas niat mereka untuk terus menerbangkan pesawat tempur NATO selama pasukan Gaddafi masih mengancam rakyat sipil. (althaf/arrahmah.com)>>>... Berbicara dalam pertemuan di Pentagon pada hari Selasa (20/9/2011), Panetta mengklaim bahwa kondisi terakhir di Libya memungkinkan Amerika Serikat untuk kembali memperbaiki kerusakan di kantor kedutaan besar akibat konflik yang berlangsung selama berbulan-bulan. Kedutaan besar AS diserang saat terjadi pertempuran sengit antara pasukan pemberontak Libya dengan pasukan loyalis diktator Muammar Gaddafi...>> Inilah Kebodohan Para Pemberontak itu yang selalu bernafsu untuk Kekuasaan.. Padahal mereka dijebloskan oleh NATO dan AS untuk menggali kubangan darah dan kematian Sdr2nya dan dirinya sendri...!!! >> Inilah watak orang2 serakah... dan penyembah thagut dan hawa syahwat nafsu syaithan ketemu dengan Dewa2 Serakah yang konon "menolong dan membantu mereka..."" ??!! Inilah mereka berteman dengan raja2 Dusta...??? >> Sampai ketemu dengan perjuangan panjang dan banyak2 mayat2 Sdr2 Muslim sebagai korban Kebodohan Sdr2 Pemberonatk itu...!!!

NATO manfaatkan perlawanan kelompok Islam untuk mengalahkan Gaddafi?

Althaf
Jum'at, 23 September 2011 11:49:19
Hits: 173


MOSKOW (Arrahmah.com) – 

Barat bergantung pada jihad dalam usaha untuk melawan pemimpin Libya, Muammar Gaddafi, seorang peneliti dari Institut Penelitian Strategis Rusia, Alexander Kuznetsov mengatakan, dikutip Interfax pada Kamis (22/9/2011).

“Untuk menggulingkan tiran Libya, terutama untuk mendapatkan akses menuju kekayaan minyak Libya dan mendirikan basis militer baru di Afrika Utara, layanan khusus Barat mulai bekerja sama dengan orang-orang yang baru saja membunuh tentara NATO di Irak dan Afghanistan,” tulis Kuznetsov dalam artikel yang diterbitkan pada hari Rabu (21/9) dalam NG-Religii.
Ia menyatakan bahwa bukan kali pertama layanan militer AS memanfaatkan jaringan Islam yang sangat bersemangat untuk melakukan jihad. Barat juga memanfaatkan kelompok jihad untuk melawan Serbia selama perang di Bosnia dan Kosovo.
Menurut Kuznetov, Barat memainkan permainan yang berbahaya di Libya dengan memanfaatkan ‘bantuan ekstremis’. Dia tidak mengecualikan kemungkinan bahwa situasi di Libya dapat mengulangi peristiwa Somalia setelah diktator Siad Barre yang dilumpuhkan pada tahun 1990.
“Pengaruh kuat dari Islamis di Cyrenaica memungkinkan prospek berikut: setelah mendaratkan pasukan NATO di barat Libya, perang sekutu Gaddafi melawan pemberontak Benghazi akan mulai. Al Qaeda akan mencoba untuk mendirikan pemerintahan Islam garis keras di Cyrenaica. Dan saat NATO tidak memperhitungkan kemenangan Al-Qaeda dalam rencananya maka koalisi barat harus membuka front baru yang tidak pernah berakhir dalam bingkai perang melawan terorisme,” dia lebih lanjut menulis dalam artikel. (althaf/arrahmah.com)
Althaf


NATO perpanjang misinya di Libya 90 hari

Althaf
Rabu, 21 September 2011 23:33:10
Hits: 482


TRIPOLI (Arrahmah.com) – Salibis NATO pada hari Rabu (21/9/2011) sepakat untuk memperpanjang misinya di Libya selama 90 hari, sejumlah diplomat menyatakan. Hal ini diklaim sebagai respon saat pasukan yang setia pada Muammar Gaddafi masih menimbulkan ancaman bagi warga sipil.

“Operation Unified Protector hanya diperpanjang selama 90 hari,” kata seorang diplomat yang enggan disebutkan identitasnya setelah duta besar NATO memutuskan untuk memperpanjang misinya di Libya yang sudah berlangsung selama enam bulan.
Seorang diplomat lainnya mengatakan operasi itu bisa dihentikan “setiap saat” jika komandan militer menganggap warga sipil ada dalam kondisi “aman”.
Mandat 90-hari kedua akan berakhir pada 27 September, tetapi para pemimpin Barat telah memperjelas niat mereka untuk terus menerbangkan pesawat tempur NATO selama pasukan Gaddafi masih  mengancam rakyat sipil. (althaf/arrahmah.com)



Konflik Libya telan 25.000 korban jiwa

Althaf
Rabu, 21 September 2011 09:23:18
Hits: 465




TRIPOLI (Arrahmah.com) – Sekurangnya 25.000 orang tewas selama perlawanan melawan sosok kuat Muammar Gaddafi berlangsung di Libya dan 50.000 orang lainnya mengalam cedera, kata pemimpin interim Libya pada pertemuan PBB hari Selasa (20/9/2011).
Pemimpin Dewan Transisi Nasional, Mustafa Abdel Jalil, juga berterima kasih atas pendampingan serta bantuan yang diberikan oleh PBB juga negara-negara barat lainnya selama konflik berlangsung.
Jalil pun menyatakan dalam pertemuan itu bahwa rezim Gaddafi harus siap menghadapi peradilan yang ia jamin akan bersih dari kecurangan. (althaf/arrahmah.com)





Salibis NATO serang Sirte, 354 orang tewas


Althaf
Ahad, 18 September 2011 10:03:09
Hits: 1401





TRIPOLI (Arrahmah.com) – 

Juru bicara Muammar Gaddafi menyatakan pada Reuters, Sabtu (17/9/2011), bahwa serangan udara salibis NATO di Sirte semalam suntuk telah menghantam sebuah bangunan sipil dan sebuah hotel, serta menyebabkan 354 orangt tewas.
Klaimnya ini belum bisa diverifikasi karena kota kelahiran Gaddafi itu telah terputus dari komunikasi sejak kejatuhan Tripoli. NATO pun belum berkomentar mengenai hal ini.
Moussa Ibrahim, melalui telepon satelit kepada Reuters di Tunis, menyatakan, “NATO menyerang kota Sirte semalam dengan menembakkan lebih dari 30 unit roket yang diarahkan ke sebuah hotel dan rumah susun Tamin yang dihuni oleh 90 kepala keluarga.”
“Hasilnya, 354 orang tewas dan 89 lainnya masih dalam proses pencarian, sementara 700 orang mengalami cedera,” lanjutnya.
Ibrahim mengatakan Gaddafi secara personal mengarahkan pejuang loyalis yang menahan pasukan pemerintah sementara di benteng yang tersisa di Libya.
“Dia memimpin semua aspek dari perjuangan ini. Ia berbicara kepada rakyatnya, dia membina, dia berdiskusi, dia mencari jalan keluar atas perlawanan ini,” katanya.
Ibrahim berkata Gaddafi berada di Libya dan yakin bahwa kemenangan akan memihak rezim diktator tersebut.
“Kami akan mampu melanjutkan perjuangan ini dan kami memiliki senjata yang cukup untuk bulan-bulan mendatang,” katanya.
“Dalam 17 hari terakhir lebih dari 2.000 penduduk kota Sirte tewas dalam serangan udara NATO,” tambahnya. (althaf/arrahmah.com)
AS sebar lebih banyak pasukan di Libya

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Leon Panetta, menyatakan bahwa Departemen Pertahanan telah menyebarkan 12 pasukan tambahan ke Tripoli untuk membantu pembukaan kembali kedutaan Amerika di ibukota Libya.

Berbicara dalam pertemuan di Pentagon pada hari Selasa (20/9/2011), Panetta mengklaim bahwa kondisi terakhir di Libya memungkinkan Amerika Serikat untuk kembali memperbaiki kerusakan di kantor kedutaan besar akibat konflik yang berlangsung selama berbulan-bulan.
Kedutaan besar AS diserang saat terjadi pertempuran sengit antara pasukan pemberontak Libya dengan pasukan loyalis diktator Muammar Gaddafi.
Sebelumnya, AS telah mengirimkan empat anggota militer personal ke Libya.
Penambahan terbaru ini bertentangan dengan kebijakan Presiden AS Barack Obama yang menyatakan bahwa pasukannya tidak akan sama sekali menginjakkan kaki di tanah Libya. Obama mendeklarasikan hal ini di awal operasi NATO yang dipimpin oleh negaranya akhir Maret lalu.
Salibis NATO telah melakukan ribuan serangan udara di negara tersebut yang ternyata tidak sedikit merenggut nyawa warga sipil dan kalangan revolusioner Libya. (althaf/arrahmah.com)

AS bangun pangkalan udara baru di Afrika untuk 


lancarkan serangan predator


WASHINGTON (Arrahmah.com) – Negara teroris Amerika Serikat membangun sebuah pangkalan rahasia untuk menerbangkan predator tak berawak andalan mereka melawan para Mujahid Somalia dan Yaman, menurut laporan Washington Post pada Selasa (20/9/2011).
Salah satu instalasi baru sedang didirikan di Ethiopia, sekutu dekat AS yang berperang melawan Mujahidin Al Shabaab di Somalia yang menguasai sebagian besar Somalia, sementara yang lainnya didirikan di Seychelles.
Sebuah armada kecil dari apa yang disebut drone “pemburu-pembunuh” yang beroperasi dipandu dengan satelit akan siap beroperasi pada bulan ini.
Washington Post juga mengatakan Amerika Serikat telah melakukan misi pesawat tak berawak di kedua negara, Somalia dan Yaman dari Djibouti, negara kecil Afrika yang juga berusaha melemahkan kekuatan Al Qaeda di kedua negara.
Selama ini, AS telah secara teratur meluncurkan serangan drone di sepanjang perbatasan Afghanistan-Pakistan dengan dalih menargetkan Mujahidin, namun saksi di lapangan menyatakan bahwa sebagian besar korban adalah warga sipil tak bersenjata.
Kini, perkembangan Mujahidin Al Qaeda di Somalia dan Yaman semakin mengkhawatirkan AS.  AS menyatakan mereka mungkin akan memulai serangan terhadap AS, untuk itu AS berusaha “menghabisi” para Mujahid itu dengan cara pengecut, yaitu menerbangkan pesawat mata-mata bersenjata yang menembakkan rudal-rudal mematikan. (haninmazaya/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar