Selasa, 20 September 2011

Foto Lainnya Foto Jenazah Darmin Saimin: Tewas Dibunuh atau Kecelakaan? Inilah Almarhum Darmin Saiman, Tukang Ojek Muslim yang Tewas di Kampung Kristen >>> Ulah Perusuh Salibis Hanya Memperburuk Citra Kekristenan >>> Ekspresi Ketabahan Iman, Muslim Ambon yang Terzalimi >>> Tabahkan Kami Ya Allah, Gantilah Musibah Ini Dengan Yang Lebih Baik >>>.... Siapa Dusta..??!! Polisi...???!! Pers dan Wartawan...???!! Umat Islam Ambon..???!!! Inilah Fakta....!!!... Hey SBY ... Cepat tangkap semua perusuh Kristen Ambon.. dan juga Siapa itu Gubernur Ambon...??? Hayyo tangkap dan adili segera???!! Mengais Harta yang Tersisa di Antara Puing-puing dan Reruntuhan....>>> Sejak saat ini waspadalah selalu terhadap orang2 Kristen Ambon sipembantai Umat Islam itu.. walaupun mereka selalu berpura-pura baek dan ramah... >>> Nyatanya mereka itu .. adalah antek2 Penjajah Kriminal Internasional.. yang selalu disponsori para Kristen Luar Negeri yang anti Republik Indonesia... sejak tahun 1945 hingga sekarang...!!! Mereka selalu berkhianat dan selalu menyerang Republik Indonesia...>>> Hati2 dan waspadalah dan selalu siap siaga ... terhadap mereka itu para pemimpin2 mereka yang selalu bermulut manis,.. dan penuh ke-pura2an......tetapi didalam hatinya penuh kedengkian dan khianat...serta dendam....!!! Ingatlah itu siapa yang selalu meprovokasi dengan bendera RMS dan siapa yang mendukung mereka....selama ini....???!!! Cara2 seperti itu dimanapun adalah kebiasaan para Penjajah Kriminal Internasional.... yang selalu membantai Rakyat dan Bangsa Umat Islam.... Lihatlah di Palestina- Iraq-Afghanistan dan lain2.... ??? !!! Hayoo.. Umat Islam dan seluruh Bangsa Indonesia sadar dan waspada,,, dimanapun kita berada....>> Para pengkhianat itu selalu memprovokasi dan memfitnah Umat Islam.... >>> Bukan hanya dinegara asal mereka.. di Barat sana tetapi juga dinegeri muslim sendiri mereka selalu berkhianat....>>> .. Mana ada tuh TV atau Koran2 yang benar jujur memberitakan dan menginformasikan dimedia...secara jujur.....!!! Dusta...!!! ... hanyalah slogan dengan penuh dusta dan menipu... !!! Itulah ajaran "kebenarannya para Kafirin"...!!! ..Itulah Kalimat Sakral mereka... Dusta dan manipulatif...!! .Semua bungkam dan berkhianat...>>> Karena mereka telah dicekoki oleh antek2 Penjajah Kriminal Interansional..!!! Hey SBY mana suaramu.... ??? Mana keislamanmu..??? ... Hai Hatta Rajasa mana Nasionalisme mu...?? Hei Megawati... mana jiwa banteng nasionalisme kebanggan-mu... disaat Umat Islam dibantai dan dikhianati oleh Kresten Ambon... Kok diam saja...!!! Kamu2 takut yah hai para pendusta...!!!... Hai Mukminin dan muslimin... yang jiwanya hanya kepada Allah dan Rasulullah SAW... serta cinta Kebangsaan yang tulen... hayyoooo bersatu...!!! Kihatlah dengan hati nurani dan kejujuranmu... bahwa..Sekaranglah.. dan jangan ditunda2 lagi... Bersiagalah dengan apapun yang mungkin kita bisa... untuk menghadapi setiap saat segala kemungkinan pengkhianatan dimanapun kita berada...>>> .. Wahai...Umat Islam dan mukminin seluruhnya harus terus menerus... waspada dan ... siaga setiap saat... ??? Kita harus percaya diri dan siap membela diri kita sendiri umat Islam dan seluruh ajaran Allah dan Rasulullah SAW dari pengkhianatn dan rencana2 jahat para kafirin dan antek2 Penjajah Kriminal Internasional yang selalu memprovokasi Umat Islam...!!!... Dan karena para antek2 Penjajah itu hanya berani bilamana Tuannya itu menyuruh...!!! Itulah tandanya Pendusta.. dan para antek2 Penjajah Kriminal Internasional...!!! .. Mereka takut kalau tidak mendapatkan dana dari Embah2 Penjajah itu...!!! Umat Islam sekali berjuang tetap berjuang untuk kejayaan Islam dan martabat Bangsa Indonesia sehingga para Penjajah dan antek2 nya kita hancurkan.. !!! Hayoo kuatkan persatuan dan perjuanagn .... demi martabat bangsa dan kemuliaan Umat Islam...Indonesia secara utuh menyeluruh... !!! Merdeka.....!!!

Selasa, 20 Sep 2011

Trauma, Pengungsi Muslim Ambon Tak Berani Pulang Takut Diserang Salibis

AMBON (voa-islam.com) –

Foto Lainnya

 
 
 
 
 

Wada Isa, salah seorang pengungsi memilih terlunta-lunta makan nasi dan mie instan tiap hari daripada harus pulang ke kampung halaman. Menurut nenek sepuh berusia 63 th ini, situasi kampungnya, Amaci (Air Mata Cina) yang tak jauh dari kampung Kristen sangat mencekam.
“Saya mengungsi karena masih takut, sebab desa saya berbatasan dengan desa Pohon Pule (kampung Kristen, red.) yang hanya dipisahkan sebuah sungai,” ujarnya kepada voa-islam.com Senin (19/9/2011), sambil mengasuh Anandasari, cucunya yang berusia satu tahun.
Di pengungsian, jelasnya, ia hanya menerima bantuan beras dan mie instan saja. Sementara bantuan untuk balita seperti cucunya belum pernah didapatkan.


Ketakutan serupa juga menjadi alasan bagi Alwi, pengungsi di masjid Jami’ yang berasal dari desa Ponegoro Atas. Ia lebih memilih hidup di pengungsian untuk mengasuh balita berumur 1 tahun 7 bulan. “Saya mengungsi karena takut, sebab rumah saya berdekatan dengan gereja,” paparnya.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di pengungsian, Alwi hanya mengonsumsi bantuan beras dan mie instan saja sementara bantuan untuk balita seperti susu belum pernah didapatkan.
Ayah yang berprofesi sebagai tukang becak juga belum bisa beraktivitas banyak untuk mencari nafkah, karena masih merasa was-was terhadap serangan pihak Salibis. Praktis, ia hanya mengandalkan bantuan dan sumbangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi para pengungsi di masjid Al-Fatah pun tak beda dengan pengungsi di tempat lainnya. Kehidupan sehari-hari para pengungsi Muslim korban konflik 9/11 itu sangat memprihatinkan karena minim bantuan.
Aziz, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Ambon yang sangat aktif mendampingi para pengungsi, mendesak pemerintah pusat untuk memperhatikan nasib para pengungsi. “Kita berharap pemerintah pusat bisa memperhatikan kesejahteraan pengungsi,” harapnya. [taz/ahmed widad]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar