Selasa, 04 Desember 2012

...The Amman Message ....>>....Meski ditandatangani dan disahkan lebih dari 500 ulama-umara seluruh dunia dari 84 negara, poin-poin tersebut jarang diungkap dan diperkenalkan kepada masyarakat; yang terjadi adalah media bayaran terus mengungkap permusuhan, kebencian dan saling fitnah mazhab.....>>...Di antara penandatangan dan pengesah Risalah Amman ini adalah: Afghanistan: Hamid Karzai (Presiden). Amerika Serikat: Prof. Hossein Nasr, Syekh Hamza Yusuf (Institut Zaytuna), Ingrid Mattson (ISNA) Arab Saudi: Raja Abdullah As-Saud, Dr. Abdul Aziz bin Utsman At-Touaijiri, Syekh Abdullah Sulaiman bin Mani’ (Dewan Ulama Senior). Bahrain: Raja Hamad bin Isa Al-Khalifah, Dr. Farid bin Ya’qub Al-Miftah (Wakil Menteri Urusan Islam) Bosnia Herzegovina: Prof. Dr. Syekh Mustafa Ceric (Ketua Ulama dan Mufti Agung), Prof. Enes Karic (Profesor Fakultas Studi Islam) Mesir: Muhammad Sayid Thantawi (Mantan Syekh Al-Azhar), Prof. Dr. Ali Jum’ah (Mufti Agung), Ahmad Al-Tayyib (Syekh Al-Azhar) India: Maulana Mahmood (Sekjen Jamiat Ulema-i-Hindi) Indonesia: Maftuh Basyuni (Mantan Menag), Din Syamsuddin (Muhammadiyah), Hasyim Muzadi (NU). Inggris: Dr. Hassan Shamsi Basha (Ahli Akademi Fikih Islam Internasional), Yusuf Islam, Sami Yusuf (Musisi). Iran: Ayatullah Ali Khamenei (Wali Amr Muslimin), Ahmadinejad (Presiden), Ayatullah Ali Taskhiri (Sekjen Pendekatan Mazhab Dunia), Ayatullah Fadhil Lankarani. Irak: Jalal Talabani (Presiden), Ayatullah Ali As-Sistani, Dr. Ahmad As-Samarai (Kepala Dewan Wakaf Suni). Kuwait: Syekh Sabah Al-Ahmad Al-Jaber As-Sabah. Lebanon: Ayatullah Husain Fadhlullah, Syekh Muhammad Rasyid Qabbani (Mufti Agung Suni). Oman: Syekh Ahmad bin Hamad Al-Khalili (Mufti Agung Kesultanan Oman) Pakistan: Pervez Musharraf (Presiden), Syekh Muhammad Tahir-ul-Qadri (Dirjen Pusat Penelitian Islam), Muhammad Taqi Usmani. Palestina: Syekh Dr. Ikramah Sabri (Mufti Agung dan Imam Al-Aqsha). Qatar: Dr. Yusuf Al-Qaradhawi, Dr. Ali Ahmad As-Salus (Profesor Syariah Universitas Qatar). Sudan: Omar Hassan Al-Bashir (Presiden). Suriah: Syekh Ahmad Badr Hasoun (Mufti Agung), Syekh Wahbah Az-Zuhaili (Kepala Departemen Fikih), Salahuddin Ahmad Kuftaro. Yaman: Habib Umar bin Hafiz (Darul Mustafa), Habib Ali Al-Jufri. Yordania: Raja Abdullah II, Pangeran Ghazi bin Muhammad (Dewan Pengawas Institut Aal Al-Bayt), Syekh Izzuddin Al-Khatib At-Tamimi (Hakim Agung), Syekh Salim Falahat (Ikhwanul Muslimin Yordania)....>>...Dengan Nama Allah, Maha Pengasih, Maha Penyayang Shalawat dan salam kehadirat Nabi Muhammad dan keluarganya yang baik dan suci Siapapun pengikut salah satu dari empat mazhab hukum Islam suni (Hanafi, Maliki, Syafii dan Hambali), dua mazhab hukum Islam Syiah (Ja’fari dan Zaidi), mazhab hukum Islam Ibadhi serta mazhab hukum Islam Zahiri adalah seorang muslim. Menyatakan pengikut (mazhab) tersebut sebagai kafir adalah hal yang mustahil dan dilarang. Sudah pasti bahwa darah, kehormatan dan hartanya adalah terjaga. Selain itu, berdasarkan fatwa Syekh al-Azhar, adalah tidak mungkin dan tidak diperbolehkan untuk menyatakan kafir kepada penganut keyakinan Asyari atau yang mempraktikkan tasawuf dengan benar (sufi). Demikian juga, tidak mungkin dan tidak diperbolehkan untuk menyatakan kafir kepada pengikut pemikiran salafi yang sesungguhnya. Hal yang sama juga tidak mungkin dan tidak dibenarkan untuk mengkafirkan kepada kelompok muslim manapun yang meyakini Tuhan subhânahu wa ta’âlâ dan utusan-Nya shallallâhu ‘alaihi wa (âlihi wa) salâm, rukun iman, dan rukun Islam, dan yang tidak mengingkari segala prinsip utama agama....>>...Terdapat lebih banyak persamaan di antara berbagai macam mazhab hukum Islam tersebut dari pada perbedaan di antara mereka. Para pengikut delapan mazhab hukum Islam sepakat dalam prinsip dasar Islam. Seluruhnya percaya kepada Allah (Tuhan) Swt. yang Mahaesa; bahwa Alquran adalah kalam Allah dan terpelihara serta terjaga oleh Allah dari segala perubahan dan penyimpangan; dan bahwa pemimpin kita Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa (âlihi wa) salâm adalah Nabi dan Rasul bagi seluruh makhluk. Semuanya sepakat dalam hal lima rukun Islam: dua kesaksian keyakinan (syahadatain); salat; zakat; berpuasa di bulan Ramadan, dan haji ke rumah suci Allah (di Mekkah). Semuanya juga sepakat dalam rukun iman: iman kepada Allah (Tuhan), malaikat-Nya, kitab-Nya, utusan-Nya, dan Hari Akhir, dalam Pemeliharaan Tuhan baik dan buruk (qadha dan qadr). Perbedaan pendapat di antara ulama dari delapan mazhab hukum Islam hanya dalam bidang tambahan dan cabang agama (furuk) dan beberapa hal pokok (usul) [dari agama Islam]. Perbedaan pendapat dengan penghormatan dalam hal cabang agama (furuk) adalah rahmat. Dahulu pernah dikatakan bahwa perbedaan pendapat di antara ulama “adalah sebuah rahmat”....>>...Pengakuan mazhab-mazhab hukum dalam Islam berarti merujuk pada metodologi dasar dalam mengeluarkan fatwa: tidak ada yang dapat mengeluarkan sebuah fatwa tanpa syarat kualifikasi keilmuan. Tidak ada yang dapat mengeluarkan fatwa tanpa merujuk kepada metodologi mazhab hukum Islam. Tidak ada yang dapat mengklaim melakukan ijtihad tidak terbatas dan menciptakan pendapat baru atau mengeluarkan fatwa pertentangan yang dapat mengeluarkan Muslim dari prinsip dan ketentuan syariah dan apa yang telah dibangun dalam kehormatan dari mazhab tersebut....>>...Yang diharapkan dari Anda YM sebagai Raja Saudi Arabia dan Pengemban dua tempat suci Mesjidil Haram, Kiblat kaum muslimin serta pusara suci Rasulullah saw, untuk memecah kebisuan dan secepatnya mengambil sikap yang tegas atas pembantaian anak-anak Anda dan tubuh kaum muslimin. Kami berharap sikap tegas Anda YM adalah harapan yang dapat kita nanti-nantikan untuk menggagalkan upaya pemecah belahan kaum muslimin dan menjadikan mereka putusa asa. Kami selalu berdoa untuk kemenangan pejuang dan pemberani Palestina serta kehancuran zionisme Israel....>>...Dengan karunia Allah serta berkat keimanan rakyat Gaza yang kuat dan kokoh, maka tidak ada lain yang akan diperoleh oleh zionisme Israel selain kegagalan dan kekalahan dan pada akhirnya kepunahan mereka. Semua mengerti, bahwa rezim ini tidak memiliki masa depan yang cerah. Apa yang mereka lakukan saat ini adalah tanda-tanda keputusasaan mereka untuk tetap eksis di Kawasan. Sementara semua bangsa dan para penyeru kebebasan dunia bangkit dan meneriakkan kutukan untuk rezim penjajah dan pelaku berbagai kejahatan dan kriminal di Gaza serta dukungan untuk rakyat tertindas Palestina semakin membumbung tinggi ke langit....>>....Kapitalis Amerika, Komunis Rusia dan Zionis Israel Berasal Dari Akar Yang Sama...??>>


Ratusan Ulama-Umara Sedunia Tanda Tangani Persatuan Suni-Syiah

 
Pada tanggal 9 November 2004, Raja Abdullah II bin Al-Husein dari Yordania menyerukan sikap toleransi dan persatuan di dunia Islam. Seruan ini kemudian dikenal dengan sebutan The Amman Message (رسالة عمان). Meski ditandatangani dan disahkan lebih dari 500 ulama-umara seluruh dunia dari 84 negara, poin-poin tersebut jarang diungkap dan diperkenalkan kepada masyarakat; yang terjadi adalah media bayaran terus mengungkap permusuhan, kebencian dan saling fitnah mazhab.
Di antara penandatangan dan pengesah Risalah Amman ini adalah:
Beberapa tokoh di atas menandatangani dan mengesahkan poin-poin di bawah ini:

Dengan Nama Allah, Maha Pengasih, Maha Penyayang
Shalawat dan salam kehadirat Nabi Muhammad dan keluarganya yang baik dan suci
  1. Siapapun pengikut salah satu dari empat mazhab hukum Islam suni (Hanafi, Maliki, Syafii dan Hambali), dua mazhab hukum Islam Syiah (Ja’fari dan Zaidi), mazhab hukum Islam Ibadhi serta mazhab hukum Islam Zahiri adalah seorang muslim. Menyatakan pengikut (mazhab) tersebut sebagai kafir adalah hal yang mustahil dan dilarang. Sudah pasti bahwa darah, kehormatan dan hartanya adalah terjaga. Selain itu, berdasarkan fatwa Syekh al-Azhar, adalah tidak mungkin dan tidak diperbolehkan untuk menyatakan kafir kepada penganut keyakinan Asyari atau yang mempraktikkan tasawuf dengan benar (sufi). Demikian juga, tidak mungkin dan tidak diperbolehkan untuk menyatakan kafir kepada pengikut pemikiran salafi yang sesungguhnya. Hal yang sama juga tidak mungkin dan tidak dibenarkan untuk mengkafirkan kepada kelompok muslim manapun yang meyakini Tuhan subhânahu wa ta’âlâ dan utusan-Nya shallallâhu ‘alaihi wa (âlihi wa) salâm, rukun iman, dan rukun Islam, dan yang tidak mengingkari segala prinsip utama agama.
  2. Terdapat lebih banyak persamaan di antara berbagai macam mazhab hukum Islam tersebut dari pada perbedaan di antara mereka. Para pengikut delapan mazhab hukum Islam sepakat dalam prinsip dasar Islam. Seluruhnya percaya kepada Allah (Tuhan) Swt. yang Mahaesa; bahwa Alquran adalah kalam Allah dan terpelihara serta terjaga oleh Allah dari segala perubahan dan penyimpangan; dan bahwa pemimpin kita Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa (âlihi wa) salâm adalah Nabi dan Rasul bagi seluruh makhluk. Semuanya sepakat dalam hal lima rukun Islam: dua kesaksian keyakinan (syahadatain); salat; zakat; berpuasa di bulan Ramadan, dan haji ke rumah suci Allah (di Mekkah). Semuanya juga sepakat dalam rukun iman: iman kepada Allah (Tuhan), malaikat-Nya, kitab-Nya, utusan-Nya, dan Hari Akhir, dalam Pemeliharaan Tuhan baik dan buruk (qadha dan qadr). Perbedaan pendapat di antara ulama dari delapan mazhab hukum Islam hanya dalam bidang tambahan dan cabang agama (furuk) dan beberapa hal pokok (usul) [dari agama Islam]. Perbedaan pendapat dengan penghormatan dalam hal cabang agama (furuk) adalah rahmat. Dahulu pernah dikatakan bahwa perbedaan pendapat di antara ulama “adalah sebuah rahmat”.
  3. Pengakuan mazhab-mazhab hukum dalam Islam berarti merujuk pada metodologi dasar dalam mengeluarkan fatwa: tidak ada yang dapat mengeluarkan sebuah fatwa tanpa syarat kualifikasi keilmuan. Tidak ada yang dapat mengeluarkan fatwa tanpa merujuk kepada metodologi mazhab hukum Islam. Tidak ada yang dapat mengklaim melakukan ijtihad tidak terbatas dan menciptakan pendapat baru atau mengeluarkan fatwa pertentangan yang dapat mengeluarkan Muslim dari prinsip dan ketentuan syariah dan apa yang telah dibangun dalam kehormatan dari mazhab tersebut.
Penerjemah: Ali Reza Aljufri © 2009

Jumat, 02 Maret 2012

http://abdullahmbrk9.blogspot.com/2012/03/surat-terbuka-presiden-iran-mahmud.html

Surat Terbuka Presiden Iran Mahmud Ahmadi Nejad kepada Raja Saudi Arabia, Abdullah bin Abdul Aziz Al-Saud


abdullahsaudi2 kasih-pengarahan
Bismillahirrahirrahmanirrahim
YM Raja Abdullah bin Abdul Aziz Al Saud, Raja Saudi Arabia
Assalamualaikum wr wb.
Sebagaimana Anda ketahui sudah 19 hari, baik siang maupun malam rakyat tak berdosa Gaza berada di bawah serangan dahsyat dan ganas zionisme Israel yang tak berbudaya baik dari darat, laut dan udara sementara mereka telah berada dalam blokade sempurna dari semua arah. Tentulah mereka menghadapi hari-hari yang paling sulit dan menyedihkan. Anak-anak kecil dan wanita serta orang-orang tua lanjut usia dihadapkan pada tindakan genosida di rumah dan tanah air mereka sendiri yang pasti setiap orang yang berhati bebas akan hancur dan berteriak-teriak menangis.
Kekuatan pembohong yang mengklaim demokrasi dan HAM telah mempersenjatai zionisme Israel hingga gigi-gigi mereka. Rezim yang dilahirkan secara illegal dan hanya untuk kejahatan, agresi serta penjajahan. Kali inipun mereka membantu, menyiapkan segala fasilitas dan waktu yang cukup untuk para pembunuh berhati gelap guna melampiaskan segala keinginannya.
Memang kita tidak berharap dari mereka. Namun yang menyedihkan adalah sebagian Negara Arab dan Islam di Kawasan dengan berbagai motivasi dan dalih mampu menahan diri, menampilkan wajah senyum dan restu atau diam seribu bahasa atas pembantaian satu generasi yang tak ada bandingannya ini. Bahkan lebih dari itu turut melindungi tindakan mereka dan berharap dari rakyat pejuang yang heroik dan tanpa pembela itu menerima kehinaan hidup di bawah penjajahan yang Tuhan pun tidak pernah merelai hal itu.
Dengan karunia Allah serta berkat keimanan rakyat Gaza yang kuat dan kokoh, maka tidak ada lain yang akan diperoleh oleh zionisme Israel selain kegagalan dan kekalahan dan pada akhirnya kepunahan mereka.
Semua mengerti, bahwa rezim ini tidak memiliki masa depan yang cerah. Apa yang mereka lakukan saat ini adalah tanda-tanda keputusasaan mereka untuk tetap eksis di Kawasan. Sementara semua bangsa dan para penyeru kebebasan dunia bangkit dan meneriakkan kutukan untuk rezim penjajah dan pelaku berbagai kejahatan dan kriminal di Gaza serta dukungan untuk rakyat tertindas Palestina semakin membumbung tinggi ke langit.
Yang diharapkan dari Anda YM sebagai Raja Saudi Arabia dan Pengemban dua tempat suci Mesjidil Haram, Kiblat kaum muslimin serta pusara suci Rasulullah saw, untuk memecah kebisuan dan secepatnya mengambil sikap yang tegas atas pembantaian anak-anak Anda dan tubuh kaum muslimin.
Kami berharap sikap tegas Anda YM adalah harapan yang dapat kita nanti-nantikan untuk menggagalkan upaya pemecah belahan kaum muslimin dan menjadikan mereka putusa asa.
Kami selalu berdoa untuk kemenangan pejuang dan pemberani Palestina serta kehancuran zionisme Israel.


Kapitalis Amerika, Komunis Rusia dan Zionis Israel Berasal Dari Akar Yang Sama

Redaksi 1 – Minggu, 25 November 2012 11:27 WIB
http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/kapitalis-amerika-komunis-rusia-dan-zionis-israel-berasal-dari-akar-yang-sama.htm#.UL36-1JXlkg
 

Oleh ustadz Ahmad Thomson
Gelombang pertama Yahudi yang pindah ke dunia baru (Amerika) yang terjadi selama abad ke 18 dan ke 19 dan diikuti oleh gelombang kedua yang jauh lebih banyak dari gelombang pertama,
Dalam perjalanan waktu, seiring dengan jumlah mereka yang bertambah, Yahudi yang berada di Amerika menjadi begitu berpengaruh dalam pemilihan presiden, dimana bagi kandidat yang mengamankan suara Yahudi maka Yahudi pun akan mengamankan kursi kepresidenannya. Dengan begitu Yahudi Kuasai Amerika dengan senjata kapitalisme.

Komunisme Rusia dan Zionisme Israel
Ringkasnya, selama setengah pertama dari abad ini, komunis (yang dirumuskan oleh Karl Marx, seorang Yahudi Azkenaz) mendominasi politik Rusia, dan zionis (yang diperjuangkan oleh Chaim Weizmann, seorang Yahudi Azkenaz) mendominasi politik Amerika. Dalam kata lain Douglas Reed menyatakan, “Komunis dirancang untuk menundukkan rakyat jelata/masa” sementara “zionis dibentuk untuk menundukkan penyelenggara pemerintahan dari level atas” – dan bahkan sepanjang abad ke 20 telah terlihat dengan jelas indikasi kedua tujuan tersebut diatas telah tercapai:

Buku Dr. Chaim Weizmann merupakan sumber informasi terbaik tentang akar rumput komunis dan zionis serta tujuan utama mereka. Dia hadir pada saat kelahiran zionis, dia menjadi penguasa bagi sekitarnya, dan dia telah menjadi kesayangan pengadilan barat selama 40 tahun, dengan diberikan kantor kepresidenan dan ruang kabinet maka dia menjadi presiden pertama Negara zionis Israel dan dia mengatakan keseluruhan kisahnya dengan keterus terangan yang menakjubkan. Dia menunjukkan bagaimana menggerakkan para komunitas pengikut Talmud 100 tahun lalu, strategy yang diambil dan memperhitungkan segala resiko yang timbul, seperti didalam pusaran, semua orang dari barat, Amerika dan Inggris, Jerman dan Perancis, Italia, Polandia, Scandinavia, Baltik, Balkan dan lain-lainnya harus dilibatkan. Hidup – darah dan harta para penduduk barat harus dibelanjakan dan sengaja dikorbankan untuk mempromosikan tujuan-tujuan zionis seperti air yang mengalir dari keran.

Jutaan yang hidup dan mati, selama terjadinya 2 perang yang melibatkan mereka untuk kemajuan dimasa depan. Yahudi didisain harus mengambil bagian dari semua kesengsaraan tersebut. Pikiran Dr. Weizmann telah membuat para peneliti saat ini mampu untuk melihat awal kesemuanya ini, dan kisah tersebut telah sampai kepada kita pada masa kini,  dalam bentuk yang berbeda dengan fakta apa yang telah terjadi.

Dia menerangkan bahwa Yahudi Rusia terbagi dalam 3 group. Group yang pertama adalah Yahudi, yang mencari “kedamaian di dalam kota”, mereka mempunyai keinginan yang sederhana saja yaitu menjadi warga Negara Rusia yang damai, seperti Yahudi yang berada di barat, sebagian besar mereka pada saat itu setia kepada Jerman, Perancis atau warga Negara lainnya. Emansipasi adalah tujuan akhir group ini, dan group ini terutama berisikan orang-orang yang Yahudi yang berbakat, rajin dan takut kepada peraturan Talmud, dan orang-orang yang telah melarikan diri dari getto.

Dr. Weismann menolak group ini karena jumlah mereka yang sangat kecil, tidak mewakili kaum Yahudi dan dianggap sebagai “penghianat”, sehingga mereka disapu habis, dikorbankan  dan harus dihilangkan dari kisah ini, lalu serta merta kisah ini hanya berisikan kisah 2 kelompok lainnya. Dengan dekrit dari pemerintahan Talmud “mereka harus dihilangkan dari muka bumi”, atau dikucilkan.

Sedangkan kelompok Yahudi Rusia lainnya, (bagi mereka yang tinggal di getto dibawah pemerintahan Talmud) terbagi dalam 2 group yaitu suatu group yang terdiri dari orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga secara garis lurus ,dan yang satunya group keluarga Dr. Weismann sendiri dan familinya. Kedua group tersebut revolusioner; dengan kata lain, mereka setuju bekerja untuk menghancurkan Rusia.

Group komunis revolusioner meyakini bahwa “emansipasi” penuh akan tercapai ketika revolusi dunia menggantikan kedudukan Negara-negara yang ada di dunia ini. Group zionis revolusioner, menyetujui bahwa revolusi dunia tidak bisa dihapuskan dari proses, dan meyakini bahwa”emansipasi” penuh akan dapat dicapai ketika bangsa Yahudi mendirikan Negara Yahudi.

Dari kedua group ini, zionis lah yang menjadi superior di dalam umat Talmud orthodox, sebagai perusak seperti yang tertulis di dalam undang-undang mereka, namun maksudnya adalah dominasi, dan sebagai bangsa yang dominan yang telah ditahbiskan untuk mendirikan Negara Yahudi di Yerusalem. Di group keluarga mereka, pertentangan terjadi sangat sengit. Komunis, yang mengaku untuk menolak “ras dan keyakinan” berpendapat bahwa zionis akan memperlemah revolusi; sedangkan zionis berpendapat bahwa revolusi harus dipimpin oleh orang-orang yang terpilih, yang didasarkan kepada ras dan kepercayaan.

Dr. Weismann memberikan sedikit gambaran terang , Dia mengutip kata-kata ibunya, pemimpin Yahudi, yang berkata jika komunis – revolusi terbukti benar, dia akan senang tinggal di Rusia, dan jika zionis – revolusi yang benar, dia akan senang tinggal di Palestina. Dan hasilnya ternyata kedua revolusi tersebut baik dari komunis maupun zionis berhasil, setelah menghabiskan beberapa waktu di Bolshevized Moscow, akhirnya dia pergi ke Palestina yang dikuasai zionis hingga akhir hidupnya. Dia lakukan hal tersebut setelah kedua konspirasi tersebut berkembang berdampingan secara rahasia, mendapatkan kemenangan pada minggu yang sama pada tahun 1917….

Seperti itulah keadaan 2 kelompok konspirasi yang terdapat di Rusia ketika Dr. Weizmann tumbuh menjadi dewasa dan memulai memainkan perannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar