Selasa, 18 Desember 2012

Konferensi internasional, yang mengangkat tema "Memajukan keadilan dan demokrasi religius" dimulai di Tehran pada hari Senin. Perwakilan dari 70 negara serta 500 profesor Iran dan asing berpartisipasi dalam konferensi tersebut. "Berbagai masalah yang Anda saksikan, termasuk penindasan, arogansi, perang, tindakan pendudukan, pembantaian, isu Palestina, perbudakan, imperialisme, penjarahan sistematis kekayaan bangsa dan pembunuhan, semuanya terjadi karena beberapa orang telah melupakan hakikat kemanusiaannya," jelas Ahmadinejad. Presiden Iran menandaskan mencapai puncak kesempurnaan dan mewujudkan keadilan dan kebebasan di dunia adalah tujuan kolektif dari semua umat manusia.....>>> Sebuah dokumen rahasia Departemen Dalam Negeri Arab Saudi yang memuat informasi rahasia terkait kehadiran salah satu komandan tinggi militer negara ini di Suriah telah dikirim ke kantor rahasia departemen ini. Dokumen rahasia tersebut memuat aktivitas rahasia seorang komadan militer Arab Saudi di Suriah. Demikian dilaporkan FNA mengutip situs al-Sharq al-Jadid. Menurut dokumen ini, Kolonel Khalid Abdulaziz al-Mutairi yang berada di Suriah meminta bantuan finansial dan senjata guna melancarkan operasi militer kelompok teroris menghadapi militer Suriah. Ia pun mengkonfirmasikan kesiapan kelompok teroris untuk menjalankan sebuah operasi penting. Mengingat dokumen ini dirilis dua bulan lalu, kemungkinan besar yang dimaksud operasi penting adalah serangan ke sekitar kota Damaskus beberapa waktu lalu....>>>

Arab Saudi:
Sedang Mabuk Pangeran Saudi Tembak Mati Seorang Pemuda

Seorang pangeran Arab Saudi yang sedang mabuk membunuh seorang pemuda di Riyadh, ibu kota Arab Saudi.
 

 Sedang Mabuk Pangeran Saudi Tembak Mati Seorang Pemuda
Menurut Kantor Berita ABNA, seorang pangeran Arab Saudi yang sedang mabuk membunuh seorang pemuda di Riyadh, ibu kota Arab Saudi.

Pangeran Arab Saudi yang bernama Turki bin Saud, Jumat (14/12) yang sedang mabuk, menembaki seorang pemuda bernama Adel al-Muhaimid dan temannya di taman al-Tsamamah, Riyadh. Al-Muhaimid tewas di tangan pangeran Saudi itu. Sementara teman korban menderita luka-luka dan segera direlokasi ke rumah sakit.

Para aktivis Arab Saudi di berbagai jejaring sosial menyatakan bahwa Turki bin Saud sedang mabuk ketika menembaki dua pemuda tersebut.
http://abna.ir/data.asp?lang=12&Id=372540

Pangeran Saudi Mabuk dan Tembak Mati Seorang Pemuda



 
 Seorang pangeran Arab Saudi yang sedang mabuk membunuh seorang pemuda di Riyadh.
 
Alalam (15/12) melaporkan, Pangeran Turki bin Saud, kemarin (Jumat, 14/12) yang sedang mabuk, menembaki seorang pemuda bernama Adel al-Muhaimid dan temannya di taman al-Tsamamah, Riyadh. Al-Muhaimid tewas di tangan pangeran Saudi itu.
 
Kawan korban menderita luka-luka dan segera direlokasi ke rumah sakit.
 
Para aktivis Arab Saudi di berbagai jejaring sosial menyatakan bahwa Turki bin Saud sedang mabuk ketika menembaki dua pemuda tersebut.(IRIB Indonesia/MZ)
 
Baca juga:
Teroris Perempuan Saudi Ajak Warga Jazirah Arab "Berjihad" di Suriah
Saudi Akhirnya Merusak Bagian Utara dan Timur Masjidul Haram

Video: 

Kelompok Teroris Suriah Menyayangkan Ariel Sharon Tidak Bersama Mereka


 
Kelompok bersenjata di Suriah

Televisi Kanal 2 Israel menayangkan laporan kehadiran wartawannya di tengah-tengah kelompok bersenjata penentang pemerintah Suriah di kota Idlib, Suriah. Dalam tayangan itu kelompok bersenjata anti Suriah itu menyatakan sayang sekali Ariel Sharon tidak bersama mereka dalam perang melawan rezim Bashar Assad.
 
Menurut laporan Fars News (18/12), sejumlah wartawan media-media Israel menjadi tamu kelompok-kelompok bersenjata Suriah, termasuk wartawan Kanal 2 Israel yang juga warga Israel untuk mewawancarai mereka.
 
Sebagaimana dapat disaksikan dalam video ini, seorang pemimpin kelompok bersenjata anti Suriah berharap Ariel Sharon ikut membantu mereka dalam perang melawan rezim Bashar Assad.
 
Itay Engel, wartawan Kanal 2 televisi Israel yang menyusun laporan ini mengatakan, "Untuk mendapatkan laporan ini, saya memilih kota Idlib. Karena kontak senjata yang terjadi di kota ini lebih sedikit ketimbang kota Aleppo. Kondisi ini memberikan saya kesempatan lebih banyak untuk bertemu dengan kelompok-kelompok bersenjata dan mengenal sikap mereka terkait Israel."

Wartawan Israel ini yang mengaku memasuki kota Idlib lewat perbatasan Turki dengan bantuan warga Suriah dalam laporannya menayangkan kelompok-kelompok bersenjata dan pertemuannya dengan seorang komandan mereka bernama Abu Fadi. Kepada Itay Engel, Abu Fadi mengatakan, "Bila Sharon mengatakan bahwa saya adalah penentang Bashar Assad, maka saya akan meletakkan Sharon di atas kepala saya.
 
Kelompok bersenjata di Suriah
 
Dalam laporan ini, wartawan Israel ini tampak sedang berdiri di atas sebuah tank tentara Suriah yang berhasil dirampas pihak kelompok-kelompok bersenjata dalam kontak senjata sebelumnya.
 
Rezim Zionis Israel sejak awal terjadinya krisis di Suriah hingga puncaknya memberikan bantuan senjata kepada kelompok-kelompok bersenjata. (IRIB Indonesia / SL)

Dokumen Operasi Rahasia Militer Arab Saudi di Suriah Terbongkar

    

Sebuah dokumen rahasia Departemen Dalam Negeri Arab Saudi yang memuat informasi rahasia terkait kehadiran salah satu komandan tinggi militer negara ini di Suriah telah dikirim ke kantor rahasia departemen ini.
 
Dokumen rahasia tersebut memuat aktivitas rahasia seorang komadan militer Arab Saudi di Suriah. Demikian dilaporkan FNA mengutip situs al-Sharq al-Jadid.
 
Menurut dokumen ini, Kolonel Khalid Abdulaziz al-Mutairi yang berada di Suriah meminta bantuan finansial dan senjata guna melancarkan operasi militer kelompok teroris menghadapi militer Suriah. Ia pun mengkonfirmasikan kesiapan kelompok teroris untuk menjalankan sebuah operasi penting. Mengingat dokumen ini dirilis dua bulan lalu, kemungkinan besar yang dimaksud operasi penting adalah serangan ke sekitar kota Damaskus beberapa waktu lalu.
 
Arab Saudi sejak pecahnya krisis di Suriah senantiasa mendukung milisi al-Qaeda yang memang berada dalam kontrol mereka untuk mengobarkan instabilitas di Suriah serta memperlambat proses penyelesaian krisis di negara ini. (IRIB Indonesia/MF/PH)
 
Kode: 371325 Tanggal: 2012/12/11 - 03:01Sumber: IRIB
print

Iran:
http://abna.ir/data.asp?lang=12&Id=371325
Ahmadinejad: Kebangkitan Islam Milik Semua!

"Islam milik semua manusia, karena itu Kebangkitan Islam juga milik semua umat manusia di dunia," 

 Ahmadinejad: Kebangkitan Islam Milik Semua!
Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menekankan peran unik dan menonjol dari para pakar dan akademisi dalam mereformasi masyarakat dan memfasilitasi terwujudnya cita-cita umat manusia.
Selama Konferensi Internasional Cendekiawan Muslim dan Kebangkitan Islam di Tehran pada Senin (10/12), Ahmadinejad mengatakan para ulama dan ilmuwan harus memajukan dunia dengan meningkatkan pengetahuan.

Konferensi internasional, yang mengangkat tema "Memajukan keadilan dan demokrasi religius" dimulai di Tehran pada hari Senin.
Perwakilan dari 70 negara serta 500 profesor Iran dan asing berpartisipasi dalam konferensi tersebut.

"Berbagai masalah yang Anda saksikan, termasuk penindasan, arogansi, perang, tindakan pendudukan, pembantaian, isu Palestina, perbudakan, imperialisme, penjarahan sistematis kekayaan bangsa dan pembunuhan, semuanya terjadi karena beberapa orang telah melupakan hakikat kemanusiaannya," jelas Ahmadinejad.

Presiden Iran menandaskan mencapai puncak kesempurnaan dan mewujudkan keadilan dan kebebasan di dunia adalah tujuan kolektif dari semua umat manusia.

 "Islam milik semua manusia, karena itu Kebangkitan Islam juga milik semua umat manusia di dunia," tegas Ahmadinejad.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar