Kamis, 29 Agustus 2013



Mengintip Bisnis dan Harta 10 Taipan Rusia

Wahyu Daniel - detikfinance
Selasa, 27/08/2013 07:19 WIB
http://finance.detik.com/read/2013/08/27/071933/2341334/68/11/mengintip-bisnis-dan-harta-10-taipan-rusiaf991104featured#bigpic
 
Index Artikel Ini   Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 11 Next »

http://images.detik.com/content/2013/08/27/68/coverrusia.jpg
 
Jakarta -
Pasca kejatuhan Uni Soviet pada 1991, banyak perusahaan negara milik pemerintah yang diprivatisasi. Ini kemudian melahirkan miliuner-miliuner muda Rusia, yang mengakusisi aset-aset pemerintah di sektor logam, pertambangan, dan keuangan.

Beberapa di antaranya adalah taipan yang kalem. Tapi kebanyakan flamboyan dan royal dengan harta dan dekat dengan wanita-wanita cantik. Kini mereka juga dikenal sebagai pemilik klub olahraga.

Yuk kita intip profil bisnis dari 10 orang terkaya di Rusia versi CNBC, seperti dikutip, Selasa (27/8/2013).

9. Alexey Mordashov

http://images.detik.com/content/2013/08/27/68/072243_alexet.jpg

Alexey mempunyai kekayaan US$ 10,1 miliar, atau sekitar Rp 96 triliun. Pria yang berumur 48 tahun ini memiliki julukan 'The Tank' dari BBC. Mordashov merupakan anak dari seorang pekerja panrol dan memulai karirnya sebagai pekerja di pabrik baja Cehrepovets di Barat Daya Rusia pada 1988.

Mordhasov memupuk kekayaannya dari hasil privatisasi Cherepovets dan menjadi pemegang saham mayoritas pasca kejatuhan Uni Soviet. Cherepovets kemudian diubah namanya menjadi Severstal dan sekarang menjadi salah satu produsen baja terbesar di Rusia.

Pada 1992, Mordashov menjadi Direktur Keuangan di Severstal dan naik jabatan menjadi Presiden Direktur pada 2006. Mordashov memiliki 82% saham di Severstal dan juga ketua dari asosiasi baja dunia. Pria ini memegang gelar sarjana dari Leningrad Institute of Engineering dan Economics and the Newcastle Business School of Northumbria University di Inggris.

8. German Khan

http://images.detik.com/content/2013/08/27/68/072340_germankhan.jpg

Pria ini memiliki kekayaan senilai US$ 11,1 miliar atau sekitar Rp 106 triliun. Khan merupakan penemu dari perusahaan investasi terbesar di Rusia yakni Alfa Group Consortium yang juga ditemui oleh Mikhail Fridman dan Alexei Kuzmichev. Awalnya, perusahaan ini hanya memperdagangkan 3 komoditas saja, setelah sebelumnya meluncurkan Alfa Bank yang menjadi bank swasta terbesar di Rusia saat ini.

Sejak awal didirikan, Alfa Group memiliki ketertarikan untuk mengembangkan sektor commercial banking, investment banking, asset management, asuransi, ritel, telekomunikasi, dan air minum.

Pada tahun 1990-an, Alfa Group membeli perusahaan minyak Rusia bernama Tyumen Oil dan menyatukannya dengan BP di Rusia. Kemudian saham yang dimiliki Alfa pada perusahaan hasil merger ini dijual ke perusahaan minyak milik pemerintah Rusia yakni Ropsneft dengan harga US$ 28 miliar.

Majalah Forbes mengatakan, Khan memiliki darah Kiev dan menempuh studi di Moskow. 

7. Vagit Alekperov

http://images.detik.com/content/2013/08/27/68/072420_vagit.jpg

Bos dari perusahaan energi Rusia Lukoil ini memiliki kekayaan US$ 12,1 miliar atau sekitar Rp 115 triliun. Alekperov merupakan lulusan Institut Minyak dan Kimia Azerbaijan pada 1974 dan pernah menjadi deputi di Kementerian Minyak dan Gas Soviet pada 1974.

Menurut Forbes, Alekperov mewarisi 21% sahamnya di Lukoil kepada anak satu-satunya Yusuf tahun ini. ExxonMobil disebut sebagai investor kedua terbesar di Alekperov sebelum menjual sahamnya pada 2010.

6. Mikhail Prokhorov

http://images.detik.com/content/2013/08/27/68/072501_mikhail.jpg

Prokhorov memiliki kekayaan US$ 12,3 miliar atau sekitar Rp 117 triliun. Pria ini memiliki banyak profesi, antara lain, bankir, atlet, playboy, investor, pemilik media, dan politisi.

Saat ini, Prokhorov memiliki klub basket di NBA yakni Brokolyn Nets. Dia pernah keluar menjadi pemilik perusahaan emas terbesar Rudia yakni Polyus Gold, dan memilih sebagai politisi.

Prokhorov merupakan pendiri partai politik Civic Platform pada 2012. Dia mendapatkan 8% suara saat melawan Vladimir Putin pada pemili 2012. Pria ini merupakan teman dekat dari penyanyi rapper AS Jay-Z, dan Prokhorov pernah bernyanyi rap saat kampanyenya di televisi.

Lahir di Moskow pada 1965, Prokhorov pernah dikejar polisi Prancis karena tuduhan menyelenggarakan prostitusi pada resort ski di pegunungan Alpine. Namun Prokhorov membantah hal tersebut.


5. Vladimir Lisin

http://images.detik.com/content/2013/08/27/68/072700_vladimirlisin.jpeg

Pria ini memiliki kekayaan US$ 12,4 miliar atau Rp 115 triliun. Lisin masuk ke dalam daftar raja baja di Rusia, yang memulai karirnya sebagai mekanik di sebuah tambang batubara Uni Soviet.

Lisin juga merupakan pemilik saham mayoritas di Novolipetsk yang merupakan salah satu perusahaan produsen baja terbesar di Rusia lewat perusahaannya yaitu Fletcher Group Holdings. Perusahaan ini juga berinvestasi di sektor energi, termasuk eksplorasi minyak dan gas, bank, serta real estate.

Belum sampai di situ, Lisin juga memiliki First Cargo, yang merupakan operator kereta terbesar di Rusia. Pria berumur 57 tahun ini mempunyai hobi berburu rusa dan memiliki salah satu tempat berburu terbesar di Rusia. Dia merupakan ketua perkumpulan menembak di Rusia sejak 2002. 


5. Vladimir Potanin
http://images.detik.com/content/2013/08/27/68/072735_vladimir.jpg

Potanin memiliki kekayaan US$ 12,3 miliar atau sekitar Rp 115 triliun. Pria ini merupakan penemu perusahaan investasi Rusia bernama Interros yang nilainya US$ 15 miliar dengan aset terbesar di sektor logam dan tambang, real estate, turisme, Infrastruktur, dan media. Potanin juga merupakan Presiden Direktur Noriisk Nickel, perusahaan produsen nikel dan palladium terbesar di dunia.

Lulus sebagai sarjana ekonomi internasional pada 1983, Potanin pernah bekerja 7 tahun di Kementerian Hubungan Ekonomi Luar Negeri, dan juga pernah menjabat sebagai deputi Perdana Menteri apda 1996 dan 1997.

Potanin juga mendirikan yayasan sosial bernama Vladimir Potanin Foundation yang mendorong pendidikan, seni, dan budaya di Rusia dengan budget US$ 10 juta per tahun.

4. Andrey Melnichenko

http://images.detik.com/content/2013/08/27/68/072811_andrey.jpg

Pria berumur 41 tahun ini memiliki kekayaan US$ 13,6 miliar atau sekitar Rp 130 triliun. Melnichenko menumpuk kekayaannya dari bisnis batubara dan juga penemu MDM Bank di 1993 saat usianya masih 23 tahun. MDM saat ini menjadi salah satu bank terbesar di Rusia.

Melnichenko  pernah menjual sahamnya di MDM dan mengakuisisi Eurochem yang merupakan pemilik pabrik pemurnian mineral di Rusia. Eurochem juga memiliki bisnis sebagai produsen batubara.

Melnichenko memiliki superyacht terbesar nomor 16 di dunia yang dinamakan dengan nama istrinya yang merupakan seorang super model bernama Aleksandra Nikolic. Yacht yang dimiliki Melnichenko memiliki harga US$ 300 juta dan dibuat khusus dengan 3 kolam renang di dalamnya dan sangat mewah.

3. Leonid Mikhelson

http://images.detik.com/content/2013/08/27/68/072844_leonid.jpg

Mikhelson memiliki kekayaan US$ 15,2 miliar atau sekitar Rp 145 triliun. Pria ini merupakan pemilik saham mayoritas terbesar pada Novatek, yang merupakan produsen gas terbesar di Rusia. Mikhelson juga menjadi Chairman dari perusahaan petrokimia bernama Sibur.

Pria ini memulai karirnya sebagai pegawai negeri dan pekerja di perusahaan konstruksi dan perakitan bernama Tyumen di timur Moskow.

Antara 2010-2011, bapak satu anak ini membeli 57,5% saham Sibur yang beroperasi di 60 negara dan mempekerjakan 30 ribu orang. Harga perusahaan ini mencapai US$ 12 miliar.

Anak perempuan Mikhelson satu-satunya bernama Viktoria akan mewarisi kekayaan bapaknya yang nilainya US$ 13,7 miliar ini.

2. Mikhail Fridman

http://images.detik.com/content/2013/08/27/68/072924_mikhailfridman.jpg

Pria berumur 49 tahun ini memiliki kekayaan US$ 16 miliar atau sekitar Rp 153 triliun, yang merupakan pemiik Alfa Group Consortium. Awalnya, perusahaan ini hanya mendagangkan 3 komoditas saja, setelah sebelumnya meluncurkan Alfa Bank yang menjadi bank swasta terbesar di Rusia saat ini.

Sejak awal didirikan, Alfa Group memiliki ketertarikan untuk mengembangkan sektor commercial banking, investment banking, asset management, asuransi, ritel, telekomunikasi, dan air minum.

Fridman lahir di Ukraina dan lulus kuliah di Institut Baja Moskow pada 1985. Reuters memberitakan, Alfa Group akan melakukan investasi US$ 20 miliar lebih pada sektopr migas dunia.
 

1. Alisher Usmanov

http://images.detik.com/content/2013/08/27/68/073022_alisher.jpg

Alisher Usmanov menjadi orang terkaya di Rusia lewat bisnis yang tak biasa, tas plastik. Lulusan hukum yang lahir di Uzbekistan ini mendapati ada ceruk bisnis tas plastik setelah kejatuhan Uni Soviet pada 1991. Kekayaannya kini mencapai lebih dari US$ 20 miliar atau sekitar Rp 190 triliun.

Tapi sebelum kejatuhan Uni Soviet, Usmanov menjalani masa muda dalam sejumlah kontroversi. Pada 1980 dia pernah dijerat beberapa tuduhan kriminal yang membuatnya ditahan di Tashkent selama 8 tahun dalam kasus penipuan dan pemerasan. Tapi Usmanov bilang, semua kasus itu terkait aksi politik untuk membungkam dirinya.

Setelah bisnis tas plastiknya sukses berat, satu dekade setelah kejatuhan Uni Soviet, Usmanov beralih ke sektor komoditas dengan membeli sejumlah saham di perusahaan logam, pertambangan, dan gas alam di seluruh dunia.

Usmanov sekarang adalah salah satu pemilik Metalloinvest, produsen bijih besi terbesar di Rusia dan nomor lima di dunia. Pada November 2012, Usmanov dan rekan bisnisnya di Metalloinvest mendirikan USM Holdings Limited untuk mengelola aset-aset mereka.

Usmanov juga merambah bisnis telekomunikasi dan teknologi dengan mengakusisi MegaFon, plus membeli saham senilai US$ 100 juta di Apple Inc, serta memiliki saham di Facebook, Twitter, Zynga, dan Groupon. Dia adalah pemilik tujuh saluran TV nasional, lebih dari 30 saluran TV lokal, dan sejumlah situs Internet besar di Rusia.

Usmanov terkenal akan hobinya membeli properti-properti bersejarah nan mahal, tak cuma di Rusia, tapi sampai ke beberapa negara. Usmanov mempunyai sebuah rumah mewah bergaya Victoria senilai US$ 77 juta di London, serta mansion bergaya Tudor yang berasal dari abad ke-5 di Surrey, di selatan London, yang dulunya adalah milik baron minyak J. Paul Getty.

Usmanov bahkan rela merogoh saku senilai US$ 31 juta untuk membeli koleksi seni Mstislav Rostropovich untuk kemudian diberikan kepada museum negara. Dia termasuk ke dalam urutan ke-97 orang yang paling dermawan sedunia. Dia sudah mengucurkan US$ 120 juta untuk kegiatan sosial.

Sebagai pendiri Yayasan Sosial Seni dan Olahraga, Usmanov berada di balik kesuksesan Rusia memenangkan lelang sebagai penyelenggaran Piala Dunia 2018 sekaligus menjadi rekanan komersil ketiga untuk Piala Dunia 2018 dan 2022.

Pada 2007 Usmanov membeli sebagian saham klub sepakbola Inggris, Arsenal, dan menjadi pemilik saham terbesar kedua di klub elit itu. Dia dan rekan bisnisnya, Farhad Moshiri, membeli saham bekas bos Arsenal, David Dein senilai 75 juta Pounsterling.

Usmanov juga terlibat di cabang olahraga anggar. Dia adalah Presiden Federasi Anggar Internasional.

Sementara itu, secara tak langsung Usmanov juga mensponsori klub Dinamo Moscow, tim sepakbola Rusia, lewat perusahaannya: Metalloinvest. Nama Metalloinvest kemudian menggantikan Xerox di jersey klub tersebut.

Taipan yang satu ini beragama Islam. Tapi dia menikahi seorang Yahudi, Irina Viner, yang sama-sama berasal dari Uzbekistan. Viner adalah mantan pesenam ritmik yang karirnya terguncang oleh krisis runtuhnya Uni Soviet. Setelah menikah, Irina menjadi salah satu perempuan terkaya di Rusia.

Kehidupan rumah tangga mereka sendiri sepi dari gosip. Tapi sampai saat ini keduanya belum dikaruniai anak.



 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar