Selasa, 09 Juli 2013

..PELANGGARAN HAM BERAT BISA DIALAMATKAN KEPADA MUHAMMAD ASISI-SANG JENDRAL MENTERI HANKAM MESIR DAN TENTU TERMASUK PARA KOMANDAN LAPANGAN DAN JENDRAL2 DIKALANGAN MILITER MESIR...>> ADALAH PANTANGAN BESAR BAGI MILITER MELAKUKAN KUDETA DAN CAMPUR TANGAN POLITIK DALAM ....KONSEP DEMOKRASI RAKYAT......>>> SAYANG .... ASISI TERLALU TERGODA INGIN MENUNJUKKAN DIRINYA SEBAGAI PENGAWAL MESIR...DAN KONON AGAK CONDONG KEPADA OPOSISI...DAN BISA JADI..TERPENDAM... DORONGAN .....SAKIT HATINYA KEPADA .......IKHWANUL MUSLIMIN YANG MENJATUHKAN MUBARAK...SANG JENDRAL BESAR...??>> INI LAZIM DIKALANGAN MILITER TERLEBIH DAHULU MUBARAK SANGAT OTORITER... DAN ADA JIWA KORSA YANG TINGGI...?? ASISI ..MERASA TAK SANGGUP MELINDUNGI MUBARAK...DAN KESEMPATAN .... INI DIGUNAKAN BALAS JASANYA KEPADA MUBARAK... DENGAN MENDEPAK MURSI DARI KEPRESIDENAN ...TANPA DIPLOMASI....>> INI BENAR2 ...SUATU TINDAKAN GAYA MILITER..MURNI...>>> MALAH SERDADU MESIR YANG LAIN MEMBANTAI SIPIL YANG PROTES...DAN SEDANG SHALAT SHUBUH...??>>> SUNGGUH ASISI TELAH ..... JADI KAMBING BELANG YANG HAUS DARAH...DAN LINGLUNG KEKUASAAN YANG MENGAMBANG ...BAGI DIRINYA...???>> INI BUKAN ZAMAN FIRAUN ATAU ZAMAN KAISAR .... ROMAWI...DIMANA PEREBUTAN KEKUASAAN DENGAN PEMBUNUHAN RAKYAT ADALAH SAH-SAH SAJA...?? >> INI ZAMAN YANG DIAWASI VIRTUAL OLEH MILYARAN PASANG MATA...DAN PASANG TELINGA...MENYAKSIKAN KEBERUTALAN TENTARA MESIR...TERHADAP RAKYAT MESIR...??>> ASISI MEMANG HARUSNYA DIADILI SECARA MILITER DAN HAM...>> KEMUNGKINAN HUKUMAN MATI ATAU GANTUNG BISA JADI AKAN DIJALANI ASISI...??>> ENTAHLAH...SEMUA ITU KITA LIHAT SIAPA DIBELAKANG ASISI....??>> ...MEMANG KAUM NASIONALIS IKUT TIDAK SUKA KEPADA MOURSI...YANG MEMUTUSKAN SEPIHAK HUBUNGAN DIPLOMATIK TERHADAP SURIAH TANPA ALASAN POLITIK YANG MEMADAI...>>> RAKYAT DAN BANGSA SURIAH SECARA SEJARAH ADALAH BAGIAN DARI BELAHAN JIWA RAKYAT MESIR DAN NASIONALIS MESIR...>> JUGA TINDAKAN SEPIHAK MOURSI...MENUTUP LORONG2 RAKYAT GAZA YANG SEDANG KESULITAN..DALAM TEKANAN ISRAEL...DAN RIVAL2 HAMAS....>> TAPI PALESTINA ADALAH JIWA DAN DETAK JANTUNGNYA RAKYAT DAN NASIONALIS MESIR...DAN JUGA BANGSA ARAB LAINNYA...??>> MOURSI DALAM TEKANAN BERAT...PARA STAKEHOLDERS KEKUASAAN TERSELUBUNGNYA...YAKNI...ARAB SAUDI-AS-NATO-IMF-BD DAN TENTUNYA SEMUA ITU SANGAT ERAT DENGAN KEPENTINGAN ISRAEL...??? .>>> MOURSI TELAH JUGA BERTINDAK TIDAK ADIL DAN TERLALU MENGIKUTI KEHENDAK SANG BOS2 BESARNYA DARI IKHWANUL MUSLIMIN.YG JADI BAGIAN DARI SEL2 BOS2 BESARNYA.....>> INILAH DILEMA BESAR...DAN HARUS MEMILIH DAN MENGATUR DENGAN TEPAT...??>> INI PERMAINAN PARA TOKOH ILLUMINATI YANG SELALU MEMUJA. DAN MENDEWA-DEWAKAN .....JIWA MESIR KUNO...DAN BAHKAN DIJADIKAN AGAMA DAN KEYAKINAN PARA ILLUMINATI...??>> MAKANYA MEREKAPUN WAS-WAS DAN KHAWATIR DENGAN IM YANG BERAGAMA ISLAM SEBAGAI DASAR KEYAKINANNYA...??>> NEGARA2 ARAB KECUALI QATAR...SEOLAH MENDUKUNG MILITER...???>> INI SEJALAN DENGAN JIWA KERAJAAN YANG TAKUT TERHADAP NEGARA REPUBLIK...YANG DIPILIH LANGSUNG OLEH RAKYAT...???>> JUGA ADA ALASA MILITER...YANG KLASIK...MEMBELA DIRI...???>> TIDAK ADA ALASAN APAPUN ...BAHWA MILITER MUTLAK TAAT KEPADA PUBLIK...???>> BUKAN SEBALIKNYA...MONCONG SENJATA DAN PELURU DIARAHKAN KEPADA RAKYAT BANGSANYA SENDIRI...???>>> INILAH KEKLIRUAN ASISI...DAN JENDRAL2 BELANGNYA....??>> ??........... Sabda Rasulullah SAW: “Sesungguhnya runtuhnya Ka’bah bagi Allah lebih ringan dari mengalirkan darah (membunuh) seorang muslim yang tidak berlandaskan kebenaran”. ..>> Dan shalawat serta salam atas sayyidina Rasulullah, keluarga dan para sahabat beliau, Rakyat Mesir, setelah kutukan, penyesalan, dan kesedihan hati kami atas darah-darah yang mengalir pagi hari ini, sesungguhnya Al-Azhar As-Sharif menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga para syuhada dan menghibur para korban luka dari putra-putri bangsa Mesir. Dan menyatakan secara tegas hal-hal berikut kepada para penanggungjawab atas permasalahan negeri ini:..>> 1- Melakukan investigasi secepatnya atas setiap korban jiwa, dan menyampaikan hasil investigasi tersebut kepada rakyat Mesir, sehingga kebenaran menjadi jelas, dan menghentikan fitnah. 2- Membentuk Komite Perdamaian paling lambat dalam jangka waktu dua hari – untuk menanggulangi pertumpahan darah –, dan memberikan Komite askses penuh untuk mengadakan konsolidasi perdamaian menyeluruh, yang diharapkan oleh seluruh rakyat Mesir. Sesungguhnya negeri ini bukan milik personal, akan tetapi menjadi hak milik bersama. 3- Segera mengumumkan masa transisi pemerintahan, yang semestinya tidak lebih dari 6 bulan. Dan mengumumkan skedul yang jelas dan rinci atas transisi demokratis yang diharapkan, yang mencerminkan persatuan rakyat Mesir dan menghentikan pertumpahan darah. Dan hal itu semua adalah faktor tujuan yang membuat saya berpatisipasi dalam dialog keras antar tokoh-tokoh kebangsaan dan politik. 4- Al-Azhar menghimbau kepada seluruh media informasi akan pentingnya menegakkan kewajiban kebangsaan dalam mewujudkan perdamaian negara, mencegah perpecahan, dan menghindari segala sesuatu yang menyebabkan pertumpahan darah atau memprovokasikannya. 5- Al-Azhar meminta pembebasan seluruh tahanan politik dan memberikan mereka kesempatan untuk kembali kepada kehidupan mereka dengan aman dan damai. Sebagaimana Al Azhar juga menegaskan atas kewajiban pemerintah untuk menjaga keselamatan para demonstran damai dan tidak berafiliasi politik dengan salah satu dari mereka. 6- Dan yang terakhir, saya mengajak seluruh elemen rakyat Mesir untuk menggunakan akal sehat dan hikmah sebelum kita kehilangan kesempatan. Demi tanggungjawab keagamaan dan kebangsaan, saya mengajak semua pihak untuk menghentikan secara serentak segala sesuatu yang menyebabkan tumpahnya darah Mesir yang suci. ...>> Kolonel Ahmed Aly, mengatakan kesabaran militer memiliki batas, memperingatkan akan bertindak terhadap siapapun mendekati fasilitas militer atau mengancam keamanan nasional. ..>>

Pernyataan Resmi Al-Azhar Pasca Tragedi Berdarah di Mabes Paspamres

Shaikh Al Azhar Prof. Dr. Ahmad At Tayyeb
                                 Syaikh Al Azhar Prof. Dr. Ahmad At Tayyeb:
Dalam keadaan yang beraroma darah ini, dan pikiran saya yang tidak pernah terlepas dari 

Sabda Rasulullah SAW: 
“Sesungguhnya runtuhnya Ka’bah bagi Allah lebih ringan dari mengalirkan darah (membunuh) seorang muslim yang tidak berlandaskan kebenaran”.

Saya sampaikan bahwa saya terpaksa harus menetap di rumah sampai seluruh masyarakat mampu memegang tanggungjawabnya masing-masing untuk menghentikan pertumpahan darah, sehingga menjauhkan negeri ini dari perang saudara, dan kami telah memperingatkan untuk menjauhinya.
Semoga Allah selalu menjaga Mesir dan rakyatnya dari segala kejelekan dan keburukan.
Pernyataan Resmi Al-Azhar Pasca Tragedi Berdarah di Mabes Paspamres
By ADMIN2 – Tue Jul 09, 3:34 pm
Mosleminfo, Kairo — Grand Shaikh Al Azhar, Prof. Dr. Ahmad At Tayyeb menyampaikan keterangannya yang diriliskan oleh Kanal Televisi Mesir, atas kutukan dan kesedihannya yang mendalam dengan jatuhnya korban jiwa pada “Peristiwa Mabes Paspamres (Garda Republik)”, Senin, 8 Juli 2013. Beliau meminta agar dilakukan investigasi atas peristiwa tersebut dan peristiwa-peristiwa sebelumnya yang menelan banyak korban jiwa. Beliau juga menambahkan, agar masa pemerintahan transisi tidak lebih dari 6 bulan, dan segera mengadakan pemilihan umum. Karena semua hal tersebut akan menyelesaikan permasalahan yang menimpa Mesir sekarang.
Berikut keterangan Grand Shaikh Al-Azhar yang telah berhasil dialihbahasakan oleh redaksi Mosleminfo:
==============
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Dan shalawat serta salam atas sayyidina Rasulullah, keluarga dan para sahabat beliau, Rakyat Mesir, setelah kutukan, penyesalan, dan kesedihan hati kami atas darah-darah yang mengalir pagi hari ini, sesungguhnya Al-Azhar As-Sharif menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga para syuhada dan menghibur para korban luka dari putra-putri bangsa Mesir. Dan menyatakan secara tegas hal-hal berikut kepada para penanggungjawab atas permasalahan negeri ini:

1- Melakukan investigasi secepatnya atas setiap korban jiwa, dan menyampaikan hasil investigasi tersebut kepada rakyat Mesir, sehingga kebenaran menjadi jelas, dan menghentikan fitnah.

2- Membentuk Komite Perdamaian paling lambat dalam jangka waktu dua hari – untuk menanggulangi pertumpahan darah –, dan memberikan Komite askses penuh untuk mengadakan konsolidasi perdamaian menyeluruh, yang diharapkan oleh seluruh rakyat Mesir. Sesungguhnya negeri ini bukan milik personal, akan tetapi menjadi hak milik bersama.

3- Segera mengumumkan masa transisi pemerintahan, yang semestinya tidak lebih dari 6 bulan. Dan mengumumkan skedul yang jelas dan rinci atas transisi demokratis yang diharapkan, yang mencerminkan persatuan rakyat Mesir dan menghentikan pertumpahan darah. Dan hal itu semua adalah faktor tujuan yang membuat saya berpatisipasi dalam dialog keras antar tokoh-tokoh kebangsaan dan politik.

4- Al-Azhar menghimbau kepada seluruh media informasi akan pentingnya menegakkan kewajiban kebangsaan dalam mewujudkan perdamaian negara, mencegah perpecahan, dan menghindari segala sesuatu yang menyebabkan pertumpahan darah atau memprovokasikannya.

5- Al-Azhar meminta pembebasan seluruh tahanan politik dan memberikan mereka kesempatan untuk kembali kepada kehidupan mereka dengan aman dan damai. Sebagaimana Al Azhar juga menegaskan atas kewajiban pemerintah untuk menjaga keselamatan para demonstran damai dan tidak berafiliasi politik dengan salah satu dari mereka.

6- Dan yang terakhir, saya mengajak seluruh elemen rakyat Mesir untuk menggunakan akal sehat dan hikmah sebelum kita kehilangan kesempatan. Demi tanggungjawab keagamaan dan kebangsaan, saya mengajak semua pihak untuk menghentikan secara serentak segala sesuatu yang menyebabkan tumpahnya darah Mesir yang suci. 

Dalam keadaan yang beraroma darah ini, dan pikiran saya yang tidak pernah terlepas dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya runtuhnya Ka’bah bagi Allah lebih ringan dari mengalirkan darah (membunuh) seorang muslim yang tidak berlandaskan kebenaran”. Saya sampaikan bahwa saya terpaksa harus menetap di rumah sampai seluruh masyarakat mampu memegang tanggungjawabnya masing-masing untuk menghentikan pertumpahan darah, sehingga menjauhkan negeri ini dari perang saudara, dan kami telah memperingatkan untuk menjauhinya.

Semoga Allah selalu menjaga Mesir dan rakyatnya dari segala kejelekan dan keburukan.
Redaktur: Fuad
http://www.mosleminfo.com/index.php/berita/internasional/pernyataan-resmi-al-azhar-pasca-tragedi-berdarah-di-mabes-paspamres/

Dunia Arab, Kecam Penembakan Militer Mesir

zahid – Selasa, 1 Ramadhan 1434 H / 9 Juli 2013 13:37 WIB
http://www.eramuslim.com/berita/dunia-arab-kecam-penembakan-militer-mesir.htm#.UdzgeayN6So
2 

Insiden penembakan yang menewaskan sedikitnya 51 lebih warga sipil dan melukai ratusan orang lainnya di depan markas garda republik hari senin kemarin, menuai kecaman keras dari negara-negara di timur tengah.

Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu melalui akun twitter resmi milknya, “atas nama nilai-nilai hak asasi manusia, kami mengutuk keras insiden penembakan terhadap warga sipil pada saat pelaksanaan shalat subuh”

Selain itu, Oglu juga menyatakan solidaritas Turki bagi rakyat Mesir.
Sedangkan Qatar, melalui pernyataan Kementerian Luar Negeri “mengutuk keras tindakan kekerasan militer, yang mengakibatkan hilangnya nyawa warga sipil serta mengakibatkan goncangnya stabilitas negara.” Selain itu, Pemerintah Qatar juga menghimbau kepada Pemerintahan Mesir agar segera melakukan rekonsiliasi nasional, untuk mengakhiri krisis yang tengah berlangsung. (aljazeera/zhd)

70 Gugur Korban dari Penembakan Shalat Subuh Oleh Militer Mesir

MESIR – Senin (08/07/13) jumlah korban pembantaian Al-Sajidin semakin bertambah menjadi 70 orang yang gugur, sebagaimana yang ditegaskan oleh Sekjen Asosiasi Medis.
Sementara itu, para saksi mengatakan, 200 orang dari pengunjuk rasa, yang mendustakan cerita aparat, ditangkap.  Dr Jamal Abdussalam, Sekjen Asosiasi Medis, mengatakan bahwa pembantaian yang dilakukan oleh Garda Republik. Dan tidak ada Negara satu pun yang melakukan kejahatan seperti ini kecuali entitas zionis.
Di lain pihak, saksi juga berkata, “Para jama’ah shalat subuh saat shalat dikejutkan dengan kedatangan 6 tank lapis baja untuk menembakkan gas air mata. Kemudian turun lah tentara yang mengenakan pakaian sipil menembakkan peluru ke arah jama’ah Shalat” tuturnya.
Kelompok Ikhwanul Muslimin pada hari Senin (8/7/2013) mengatakan bahwa 35 pendukung Mursi tewas saat fajar ketika pasukan keamanan Mesir menembaki mereka saat mereka shalat.

Berbicara kepada Al jazeera, Gehad Haddad, seorang juru bicara Ikhwanul Muslimin mengatakan bahwa sekitar pukul 3:30 pagi, pasukan tentara dan polisi mulai menembaki para demonstran di yang duduk di depan markas Garda Republik di Kairo.

Kementrian kesehatan Mesir mengatakan jumlah korban tewas mencapai 42 orang sementara korban luka mencapai 300 orang.

Kantor berita Al Jazeera mengutip perkataan seorang dokter melaporkan diantara mereka yang tewas termasuk wanita dan anak-anak serta kebanyakan korban menderita luka tembak di kepala.
(voa-islam.com)-http://aldakwah.org/index.php/ct-menu-item-15/ct-menu-item-19/103-70-gugur-korban-dari-penembakan-shalat-subuh-oleh-militer-mesir

 Militer Mesir : Kesabaran Militer Memiliki Batas

Redaksi – Selasa, 1 Ramadhan 1434 H / 9 Juli 2013 05:31 WIB
http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/militer-mesir-kesabaran-militer-memiliki-batas.htm#.Udv3BlIxVkg
korban militer 

Militer Mesir adakan  konferensi pers atas pembantaian mematikan di luar markas Garda Republik di Kairo, kata seorang

Militer Mesir adakan  konferensi pers atas pembantaian mematikan di luar markas Garda Republik di Kairo, kata seorang jurubicara militer , peran angkatan bersenjata adalah untuk melindungi Mesir, menyangkal tentara telah menembaki orang yang tidak bersalah.

Tapi di satu sisi, Kolonel Ahmed Aly,  mengatakan kesabaran militer memiliki batas, memperingatkan akan bertindak terhadap siapapun mendekati fasilitas militer atau mengancam keamanan nasional.

Ikhwanul Muslimin, yang melakukan  demonstrasi menentang penggulingan Presiden Mohammad Mursi  Rabu lalu, mengatakan para pendukungnya “dibantai” ketika tentara dan polisi menembak mereka ketika sekelompok Ikhwan lakukan  shalat subuh di Kairo, menurut AFP.

Jerman menyatakan sangat ‘terkejut’ atas  kekerasan tersebut , Turki menyebutnya sebagai serangan terhadap “kemanusiaan” dan Ikhwan Qatar mendesak “menahan diri” dan menekankan  tetap dalam “kesatuan,” lapor AFP. (Arby/Dz)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar