Selasa, 17 September 2013

....... “Pemerintah Suriah tidak akan menghancurkan senjata kimianya, kecuai dunia juga harus fokus pada persenjataan Israel,” tegasnya...>>> .... “Dunia saat ini berharap dengan proposal yang diajukan Rusia, perang di Timur Tengah tidak akan terjadi. Kami ingatkan AS, proposal Rusia akan batal jika Mr Obama tetap melancarkan serangan ke Suriah,” tegas Putin, dilansir, Al Jazeera, Sabtu (14/09/2013)...>>> ...“Senjata kimia Suriah itu hanya alternatif untuk melawan Israel. Sekarang kalian menuntut Suriah menyerahkan senjata itu dalam waktu cepat, ini tidak mungkin. Kenapa kalian dan dunia diam dengan senjata nuklir dan kimia Israel,” sindir Putin. “Bahaya utama dari WMD adalah senjata nuklir Israel, ” tegas Putin....>> ...solusi diplomatik untuk krisis Suriah dipastikan hampir batal pasca Al Jafari, diplomat senior Suriah menegaskan, pemerintah Presiden Bashar Al Assad mendesak PBB harus menempatkan senjata nuklir Israel di bawah pengawasan internasional dan menandatangani perjanjian nonproliferasi nuklir...>>> ...Deadline dua minggu yang disyaratkan oleh Amerika Serikat (AS) kepada Suriah untuk menyerahkan semua senjata kimianya kepada pengawas badan internasional tersebut membuat Presiden Rusia, Vladimir Putin, berang. Ia menilai keputusan AS itu hanya bagian dari upaya AS agar proposal Rusia itu gagal dan tujuan AS untuk menyerang Suriah terealisasi...>>> ...Alexei Pushkov, Ketua komisi Luar Negeri Parlemen Rusia,dilansir Russia Today, Sabtu (14/09/2013) menyebut sangat tidak realistis kalau AS menetapkan waktu bagi Suriah untuk menyerahkan senjata kimianya. “Waktu dua minggu itu sangat tidak mungkin. Ini hanya akal-akalan AS supaya perang tetap bisa dilancarkan,” tuding Puskov. Menurutnya, sangat tidak mungkin bagi Suriah memenuhi deadline itu, karena ada 42 gudang penyimpanan dan beberapa diantaranya ada di lokasi pertempuran....>>> Rusia, sebagai penggagas ide langsung bereaksi dan menyebut deadline yang ditetapkan AS sangat tidak masuk akal dan ingin agar proposal Rusia gagal di tengah jalan. Tujuannya, AS tetap ingin menyerang Suriah....>>> beberapa analisis yang menyebut perang akan terjadi: 1. Assad ingin mendapatkan jaminan riil, bahwa Damaskus tidak akan diserang oleh Amerika Serikat atau oleh siapapun sebelum Damaskus menyerahkan senjata kimia-nya. Dan hal ini sangat tidak mungkin terjadi. 2. Assad tidak akan menyetujui kesepakatan penyerahan senjata kimia jika AS tidak menghentikan pasokan senjata kepada kelompok Al-Qaeda melalui organisasi binaannya Tafikri dan Al Nusra yang berperang melawan pemerintah Suriah. Hal ini sangat tidak mungkin terjadi. Buktinya, AS tetap mengirim senjata ke kelompok pemberontak. 3. Arab Saudi juga sangat berharap militer AS campur tangan di Suriah. Bahkan Saudi telah menghabiskan miliaran dolar untuk mendukung pemberontakan di Suriah, dan mereka telah melobi ke berbagai negara dan kongres AS agar serangan bisa dilakukan. 4. Qatar juga bernafsu militer AS menyerang Suriah. Qatar juga telah menghabiskan miliaran dolar untuk mendukung pemberontakan di Suriah, dan menyebut bahwa negara-negara Arab bahkan menawarkan untuk membiayai semua biaya operasi militer AS asal Presiden Assad terguling. 5. Turki melalui PM Tayib Erdogan menginginkan hanya perang yang akan menghilangkan Assad untuk waktu yang sangat lama. Laporan televisi CNN, militer Turki telah memindahkan pasukannya ke perbatasan dengan Suriah untuk mengantisipasi adanya serangan. 6. Obama tidak ingin dipandang lemah dan sangat bernafsu mengobarkan perang di Suriah. Memang posisi Obama terpojok dengan langkah diplomatis Rusia. Namun Obama sudah meletakkan dasar dan membuat seolah-olah diplomasi telah gagal. Melalui Menteri Luar Negeri AS John Kerry, AS sudah menyebut apa konsekuensi yang akan terjadi ketika kesepakatan Suriah gagal. Paul Joseph Watson, pengamat militer dan politik Timur Tengah, dilansir CNN mengatakan, saat ini Obama tetap melobi kongres untuk mendapatkan otorisasi menyerang Suriah.....>>> ..10 serangan senjata kimia yang paling parah dari beberapa senjata kimia lainnya yang pernah dilakukan oleh pemerintah AS dan juga sekutu-sekutunya terhadap warga sipil sepanjang sejarah di planet Bumi. ...1. Militer AS Membuang 20 Juta Galon Bahan Kimia di Vietnam (1962-1971)..Selama Perang Vietnam, militer AS telah menyemprotkan 20 juta galon bahan kimia, termasuk yang sangat beracun yang disebut “Agen Orange” di hutan dan tanah pertanian Vietnam dan negara-negara tetangganya yang sengaja dilakukan untuk menghancurkan persediaan makanan, menghancurkan ekologi hutan, dan memorak-porandakan kehidupan ratusan ribuan orang tak berdosa. Vietnam memperkirakan bahwa sebagai akibat dari serangan kimia selama satu dekade tersebut, telah tercatat 400.000 orang tewas atau cacat, 500.000 bayi telah lahir dengan kelahiran cacat, dan lebih dari 2 juta penduduk telah menderita kanker atau penyakit lainnya....>>. ...2. Israel Menyerang Warga sipil Palestina dengan White Phosphorus atau Fosfor Putih (2008 – 2009)....Sebuah tim Amnesty International mengaku telah menemukan “bukti tak terbantahkan dari meluasnya penggunaan fosfor putih” sebagai senjata di wilayah sipil yang padat penduduk! Militer Israel membantah tuduhan pada awalnya, tetapi akhirnya mengakui bahwa mereka benar. Setelah serangkaian tuduhan oleh LSM ini, militer Israel bahkan membom markas PBB di Gaza dengan serangan kimia! Gila!..>>. ...3. Washington Menyerang Warga Sipil Irak dengan Fosfor Putih (2004).....tahun 2004, wartawan-wartawan yang bekerja dengan militer AS di Irak mulai melaporkan penggunaan “Fosfor Putih” di kota Fallujah terhadap pemberontak Irak. Pertama-tama militer berbohong dan mengatakan bahwa itu hanyalah penggunaan fosfor putih untuk membuat smokescreens (tabir asap) untuk menerangi target. Tapi akhirnya mereka kemudian mengakui telah menggunakan bahan kimia yang mudah menguap sebagai senjata. ...>>> ....4. CIA Membantu Saddam Hussein Dalam Pembantaian Rakyat Iran dan Kurdi dengan Senjata Kimia (1988).....CIA mencatat pembuktikan bahwa Washington telah tahu bahwa Saddam Hussein menggunakan senjata kimia (termasuk gas sarin, gas saraf, dan gas mustard) dalam Perang Iran-Irak, namun AS terus menerjunkan bantuan intelijen kepada militer Irak. Hussein menginformasikan pergerakan pasukan Iran ketika mengetahui bahwa ia akan menggunakan informasi tersebut sebagai alasan untuk memulai serangan kimia. Pada satu titik pada awal tahun 1988, Washington memperingatkan Hussein dari gerakan pasukan Iran tersebut yang akan mengakhiri perang dengan kekalahan yang akan menentukan kekalahan bagi pemerintah Irak. Pada bulan Maret di tahun yang sama, dengan berani Hussein beserta sekutu baru di Washington menyerang sebuah desa Kurdi yang diduduki oleh pasukan Iran dengan beberap bahan kimia...>>. ...5. Tentara Menguji Senjata Kimia kepada Warga Miskin Kulit Hitam di St Louis (Sekitar di Tahun 1950-an) ..... tahun 1950-an, Angkatan Darat AS menyiapkan kipas blower bermotor di atas perumahan berpenghasilan rendah yang kebanyakan berada di lingkungan warga berkulit hitam di kota St Louis, termasuk daerah dimana sebanyak 70% dari penduduk kota tersebut adalah anak-anak di bawah usia 12 tahun! Pemerintah AS mengatakan kepada penduduk, bahwa semua itu adalah sebuah bereksperimen dengan tabir asap (smokescreen) untuk melindungi kota dari serangan Rusia, namun itu sebenarnya adalah pompa yang memompa udara secara terus-menerus dan hembusannya penuh dengan ratusan kilogram serbuk halus Seng Kadmium Sulfida (zinc cadmium sulfide)...>>> .... 6. Polisi Menembakkan Gas Air Mata kepada warganya sendiri saat Demonstrasi Occupy Protesters (2011)..>> ....kekerasan biadab kepolisian AS terhadap demonstran “Occupy Protesters” pada tahun 2011 yang telah didokumentasikan dengan baik, dan akhirnya menjadi barang bukti. Termasuk penggunaan gas air mata dan iritasi kimia lainnya. Gas air mata dilarang digunakan untuk melawan tentara musuh dalam pertempuran oleh Konvensi Senjata Kimia (Chemical Weapons Convention)....>>> ...7. FBI Menyerang Pria, Wanita, dan Anak-Anak Dengan Gas Air Mata di Waco (1993)..... peristiwa yang terkenal yaitu “Pengepungan Masyarakat Advent Hari Ketujuh” yang damai di kota Waco (Waco siege of a peaceful community of Seventh Day Adventists), FBI memompa gas air mata ke dalam bangunan yang telah diketahui banyak perempuan, anak-anak dan bayi yang sedang berada di dalamnya. Gas air mata itu sangat mudah terpicu dan meledak, lalu kebakaran melanda bangunan tersebut dan menewaskan 49 pria dan wanita serta 27 anak-anak, termasuk bayi dan balita!..>> ...8. Militer AS Menumpahkan Zat Beracun Mengandung Uranium di Irak (2003).... militer AS telah mengotori lingkungan dengan ribuan ton amunisi yang terbuat dari bahan buangan uranium (depleted uranium), suatu produk limbah nuklir beracun dan beradioaktif. Akibatnya, lebih dari setengah bayi yang lahir di Fallujah dari tahun 2007 – 2010 lahir dengan kelahiran cacat permanen. Beberapa kecacatan ini belum pernah terlihat sebelumnya dan berada diluar buku teks, bahkan jika dibandingkan dengan foto-foto bayi yang lahir cacat dekat uji coba nuklir di Pasifik. Kanker dan kematian bayi juga telah terjadi peningkatan yang dramatis di Irak usai serangan itu....>>> ....9. Militer AS Menewaskan Ratusan Ribu Penduduk Sipil Jepang dengan Bom Napalm (1944 – 1945)... Bom Napalm adalah bom yang mengandung gel lengket dan mudah terbakar serta telah digunakan sebagai senjata teror oleh militer AS. Pada tahun 1980, PBB menyatakan penggunaan bom napalm walau hanya pada sepetak penduduk sipil merupakan kejahatan perang. Itulah yang militer AS lakukan dalam Perang Dunia II, menjatuhkan banyak bom napalm dalam satu serangan bom di Tokyo untuk membakar 100.000 orang sampai mati gosong! Bom-bom itu juga telah melukai lebih dari satu juta manusia dan meninggalkan lebih dari satu juta penduduk tanpa rumah di hanya satu kali serangan udara yang mematikan pada Perang Dunia II.....>> .... 10. Pemerintah AS Menjatuhkan Bom Nuklir di Dua Kota Jepang, Hirosima dan Nagasaki (1945) ....bom nuklir tidak dapat dianggap sebagai senjata kimia, namun banyak orang percaya dan bisa setuju bahwa nuklir termasuk dalam kategori yang sama. Bom nuklir tentu dapat menghamburkan banyak sekali bahan kimia radioaktif yang mematikan. Hal ini telah kita ketahui dalam sejarah dunia melalui pemboman nuklir oleh Amerika Serikat di kedua kota Jepang, Hiroshima dan Nagasaki saat Perang Dunia II yang telah mencabut jutaan nyawa manusia di kedua kota tersebut secara mengerikan....>>> >>>

Fakta Sejarah: 10 Senjata Kimia Yang Pernah Dipakai AS dan Sekutunya Yang Mereka Tak Ingin Anda Mengetahuinya

war

Fakta Sejarah:
10 Senjata Kimia Yang Pernah Dipakai Amerika Serikat Dan Sekutunya Yang Mereka Tak Ingin Anda Mengetahuinya

bio-hazard

!!! WARNING GRAPHIC CONTENT !!!
!!! PERHATIAN GAMBAR MEMILUKAN !!!

content 17 yo 

Hal kejahatan perang ini tidak memiliki otoritas moral. Kini kita berbicara tentang sejarah suatu pemerintahan adidaya dan sekutunya yang menggunakan senjata kimia terhadap orang-orang tak bersalah yang jauh lebih ampuh dan mematikan daripada tuduhan belaka.

Misalnya seperti presiden Suriah, Assad yang menghadapi kompleks industri militer dunia Barat yang keburu senang lalu bernafsu dan bertekad melakukan penyelidikan lebih lanjut sebelum menggempurnya. Padahal sejarah telah mencatat keburukan dari mereka yang telah membinasakan jutaan penduduk di planet ini.

Berikut ini adalah daftar dari 10 serangan senjata kimia yang paling parah dari beberapa senjata kimia lainnya yang pernah dilakukan oleh pemerintah AS dan juga sekutu-sekutunya terhadap warga sipil sepanjang sejarah di planet Bumi.

1. Militer AS Membuang 20 Juta Galon Bahan Kimia di Vietnam (1962-1971)

chemical weapon senjata kimia 01 
Selama Perang Vietnam, militer AS telah menyemprotkan 20 juta galon bahan kimia, termasuk yang sangat beracun yang disebut “Agen Orange” di hutan dan tanah pertanian Vietnam dan negara-negara tetangganya yang sengaja dilakukan untuk menghancurkan persediaan makanan, menghancurkan ekologi hutan, dan memorak-porandakan kehidupan ratusan ribuan orang tak berdosa.

Vietnam memperkirakan bahwa sebagai akibat dari serangan kimia selama satu dekade tersebut, telah tercatat 400.000 orang tewas atau cacat, 500.000 bayi telah lahir dengan kelahiran cacat, dan lebih dari 2 juta penduduk telah menderita kanker atau penyakit lainnya.

Pada tahun 2012, Palang Merah Dunia memperkirakan bahwa satu juta orang di Vietnam telah memiliki kecacatan atau masalah kesehatan yang berkaitan dengan Agen Oranye tersebut.

2. Israel Menyerang Warga sipil Palestina dengan White Phosphorus atau Fosfor Putih (2008 – 2009)
chemical weapon senjata kimia 02 

Pada tahun 2009, beberapa kelompok hak asasi manusia, termasuk Human Rights Watch, Amnesty International, dan Palang Merah Internasional melaporkan bahwa pemerintah Israel telah menyerang warga sipil di negara mereka sendiri dalam hal ini penduduk Palestina, dengan senjata kimia.

Sebuah tim Amnesty International mengaku telah menemukan “bukti tak terbantahkan dari meluasnya penggunaan fosfor putih” sebagai senjata di wilayah sipil yang padat penduduk!

Militer Israel membantah tuduhan pada awalnya, tetapi akhirnya mengakui bahwa mereka benar. Setelah serangkaian tuduhan oleh LSM ini, militer Israel bahkan membom markas PBB di Gaza dengan serangan kimia! Gila!

Bagaimana menurut Anda semua bukti ini dibandingkan kasus terhadap Suriah? Kenapa tidak mencoba agar Obama membom Israel?

3. Washington Menyerang Warga Sipil Irak dengan Fosfor Putih (2004)

chemical weapon senjata kimia 03 
Pada tahun 2004, wartawan-wartawan yang bekerja dengan militer AS di Irak mulai melaporkan penggunaan “Fosfor Putih” di kota Fallujah terhadap pemberontak Irak.

Pertama-tama militer berbohong dan mengatakan bahwa itu hanyalah penggunaan fosfor putih untuk membuat smokescreens (tabir asap) untuk menerangi target. Tapi akhirnya mereka kemudian mengakui telah menggunakan bahan kimia yang mudah menguap sebagai senjata.

Pada saat itu, penyiar televisi Italia RAI, menayangkan sebuah dokumenter berjudul, “Fallujah, The Hidden Massacre”, termasuk bukti rekaman video dan foto-foto suram yang sangat menyedihkan, serta wawancara saksi mata dengan para penduduk Fallujah dan juga tentara AS.

Para saksi mata telah mengungkapkan bagaimana pemerintah AS tanpa pandang bulu menghujani “api kimia berwarna putih” yang turun di kota-kota Irak dan membuat para wanita dan anak-anak meleleh sampai mati!

4. CIA Membantu Saddam Hussein Dalam Pembantaian Rakyat Iran dan Kurdi dengan Senjata Kimia (1988)

chemical weapon senjata kimia 04 

CIA mencatat pembuktikan bahwa Washington telah tahu bahwa Saddam Hussein menggunakan senjata kimia (termasuk gas sarin, gas saraf, dan gas mustard) dalam Perang Iran-Irak, namun AS terus menerjunkan bantuan intelijen kepada militer Irak.

Hussein menginformasikan pergerakan pasukan Iran ketika mengetahui bahwa ia akan menggunakan informasi tersebut sebagai alasan untuk memulai serangan kimia. Pada satu titik pada awal tahun 1988, Washington memperingatkan Hussein dari gerakan pasukan Iran tersebut yang akan mengakhiri perang dengan kekalahan yang akan menentukan kekalahan bagi pemerintah Irak.

Pada bulan Maret di tahun yang sama, dengan berani Hussein beserta sekutu baru di Washington menyerang sebuah desa Kurdi yang diduduki oleh pasukan Iran dengan beberap bahan kimia.

Alhasil, senjata itu telah menewaskan sebanyak 5.000 orang dan melukai sebanyak 10.000 orang yang sebagian besar dari mereka adalah warga sipil. Sedangkan ribuan manusia lainnya meninggal di tahun-tahun berikutnya dari komplikasi penyakit dan cacat lahir.

5. Tentara Menguji Senjata Kimia kepada Warga Miskin Kulit Hitam di St Louis (Sekitar di Tahun 1950-an)

chemical weapon senjata kimia 05 

Pada awal tahun 1950-an, Angkatan Darat AS menyiapkan kipas blower bermotor di atas perumahan berpenghasilan rendah yang kebanyakan berada di lingkungan warga berkulit hitam di kota St Louis, termasuk daerah dimana sebanyak 70% dari penduduk kota tersebut adalah anak-anak di bawah usia 12 tahun!

Pemerintah AS mengatakan kepada penduduk, bahwa semua itu adalah sebuah bereksperimen dengan tabir asap (smokescreen) untuk melindungi kota dari serangan Rusia, namun itu sebenarnya adalah pompa yang memompa udara secara terus-menerus dan hembusannya penuh dengan ratusan kilogram serbuk halus Seng Kadmium Sulfida (zinc cadmium sulfide).

Pemerintah AS mengakui bahwa ada bahan kedua dalam bubuk kimia tersebut, tapi apakah bahan radioaktif itu tetap diklasifikasikan? Tentu saja tidak! Sejak percobaan ini, sejumlah penduduk di daerah itu telah mengidap penyakit kanker.

Pada tahun 1955, seorang penduduk bernama Doris Spates lahir di salah satu bangunan Angkatan Darat yang pernah digunakan untuk mengisi udara dengan bahan kimia tersebut pada tahun 1953-1954. Ayahnya meninggal secara misterius pada tahun yang sama, dia juga telah melihat empat saudaranya meninggal akibat kanker, dan Doris akhirnya selamat dari kanker serviks.

6. Polisi Menembakkan Gas Air Mata kepada warganya sendiri saat Demonstrasi Occupy Protesters (2011)

chemical weapon senjata kimia 06 

Terjadi kekerasan biadab kepolisian AS terhadap demonstran “Occupy Protesters” pada tahun 2011 yang telah didokumentasikan dengan baik, dan akhirnya menjadi barang bukti.

Termasuk penggunaan gas air mata dan iritasi kimia lainnya. Gas air mata dilarang digunakan untuk melawan tentara musuh dalam pertempuran oleh Konvensi Senjata Kimia (Chemical Weapons Convention).

Tidak bisakah polisi AS memberikan rasa sedikit hormat yang sama kepada para demonstran sipil di Oakland California dengan diberlakukannya persamaan perlindungan hukum internasional yang mewajibkan tentara musuh di medan perang tak diserang oleh gas kimia? Namun ini kepada rakyat mereka sendiri!

7. FBI Menyerang Pria, Wanita, dan Anak-Anak Dengan Gas Air Mata di Waco (1993)

chemical weapon senjata kimia 07 

Pada saat peristiwa yang terkenal yaitu “Pengepungan Masyarakat Advent Hari Ketujuh” yang damai di kota Waco (Waco siege of a peaceful community of Seventh Day Adventists), FBI memompa gas air mata ke dalam bangunan yang telah diketahui banyak perempuan, anak-anak dan bayi yang sedang berada di dalamnya.

Gas air mata itu sangat mudah terpicu dan meledak, lalu kebakaran melanda bangunan tersebut dan menewaskan 49 pria dan wanita serta 27 anak-anak, termasuk bayi dan balita!

Perlu diingat, bahwa menyerang tentara musuh yang bersenjata di medan perang dengan gas air mata adalah kejahatan perang. Jadi apa jenis kejahatan yang menyerang bayi dengan gas air mata, apalagi terhadap rakyatnya sendiri?

8. Militer AS Menumpahkan Zat Beracun Mengandung Uranium di Irak (2003)
chemical weapon senjata kimia 08 
Di Irak, militer AS telah mengotori lingkungan dengan ribuan ton amunisi yang terbuat dari bahan buangan uranium (depleted uranium), suatu produk limbah nuklir beracun dan beradioaktif.

Akibatnya, lebih dari setengah bayi yang lahir di Fallujah dari tahun 2007 – 2010 lahir dengan kelahiran cacat permanen. Beberapa kecacatan ini belum pernah terlihat sebelumnya dan berada diluar buku teks, bahkan jika dibandingkan dengan foto-foto bayi yang lahir cacat dekat uji coba nuklir di Pasifik. Kanker dan kematian bayi juga telah terjadi peningkatan yang dramatis di Irak usai serangan itu.

Menurut Christopher Busby, Sekretaris Ilmiah Komite Eropa tentang Risiko Radiasi (the Scientific Secretary of the European Committee on Radiation Risk) mengatakan, “Ini adalah senjata yang telah benar-benar menghancurkan integritas genetika dari populasi di Irak.”

Telah pula dilaporkan ada dua sampai empat laporan yang sama yang juga diterbitkan pada tahun 2012 oleh badan krisis kesehatan di Irak. Busby menggambarkan kota Fallujah bagaikan memiliki “tingkat tertinggi kerusakan genetik manusia dalam populasi yang pernah diteliti kebenarannya sepanjang sejarah.”

9. Militer AS Menewaskan Ratusan Ribu Penduduk Sipil Jepang dengan Bom Napalm (1944 – 1945)

chemical weapon senjata kimia 09 
Bom Napalm adalah bom yang mengandung gel lengket dan mudah terbakar serta telah digunakan sebagai senjata teror oleh militer AS. Pada tahun 1980, PBB menyatakan penggunaan bom napalm walau hanya pada sepetak penduduk sipil merupakan kejahatan perang.

Itulah yang militer AS lakukan dalam Perang Dunia II, menjatuhkan banyak bom napalm dalam satu serangan bom di Tokyo untuk membakar 100.000 orang sampai mati gosong!
Bom-bom itu juga telah melukai lebih dari satu juta manusia dan meninggalkan lebih dari satu juta penduduk tanpa rumah di hanya satu kali serangan udara yang mematikan pada Perang Dunia II.

10. Pemerintah AS Menjatuhkan Bom Nuklir di Dua Kota Jepang, Hirosima dan Nagasaki (1945)

chemical weapon senjata kimia 10 
Meskipun bom nuklir tidak dapat dianggap sebagai senjata kimia, namun banyak orang percaya dan bisa setuju bahwa nuklir termasuk dalam kategori yang sama. Bom nuklir tentu dapat menghamburkan banyak sekali bahan kimia radioaktif yang mematikan.

Hal ini telah kita ketahui dalam sejarah dunia melalui pemboman nuklir oleh Amerika Serikat di kedua kota Jepang, Hiroshima dan Nagasaki saat Perang Dunia II yang telah mencabut jutaan nyawa manusia di kedua kota tersebut secara mengerikan.

Tak pernah pula ada tandingan dari sejarah paling kelam dalam peradaban manusia tentang perang yang telah dicatat sebelumnya dapat melebihi peristiwa pengeboman yang mengerikan tak hanya satu kota, tapi dua kota besar di Jepang seperti ini lagi.

Sekecil apapun Bom Nuklir adalah senjata yang mengerikan dan sebagai senjata kimia yang tidak lebih dengan sifatnya yang hanya cocok untuk satu tujuan: memusnahkan seluruh kota yang penuh dengan warga sipil tanpa kecuali!

politicians want wars

Tampaknya memang aneh, bahwa satu-satunya rezim pemerintah yang menepuk dadanya sendiri sebagai negara adidaya beserta sekutu-sekutunya, pernah tercatat dalam sejarah kelam dunia yang telah berkali-kali pula menggunakan beberapa senjata teror maha mengerikan dan maha dahsyat terhadap peradaban manusia lainnya, bahkan terhadap rakyatnya sediri.

Namun beberapa negara-negara itu selalu dan selalu menyibukkan dirinya sendiri dengan berpura-pura akan menjaga dunia menjadi lebih aman dari senjata berbahaya yang justru senjata tersebut selalu akan dikuasai dan selalu berada ditangan pemerintahnya.

Sejarah pun telah mencatat dan justru menjadikannya sebagai negara-negara paling berbahaya di muka planet Bumi ini. Mereka ingin menguasai seantero dunia dalam gerakan New World Order, pemerintahan dunia dalam satu komando.

Namun, untuk menuju kesana mereka harus menguasai tiga tujuannya terlebih dahulu yaitu menguasai Money, Power dan Control seantero jagad:

1. Money (Perekonomian Dunia) melalui penguasaan bank-bank dunia, lembaga moneter dunia, lembaga keuangan dunia termasuk perusahaan-perusahaan multi nasional serta tambang-tambang dunia milik mereka.

2. Power (Kekuatan Dunia) melalui kekuatan militer negara-negara sekutunya termasuk aliansi di dalam tubuh persatuan negara-negara bonekanya PBB, sebagai alat peperangan.

3. Control (Mengontrol Dunia) yaitu pengaturan jumlah populasi dunia melalui lembaga kesehatan dengan obat-obatan yang justru berdampak kepada penyakit lainnya, dan lembaga konsumsi pangan dunia dalam hal ini adalah makanan dan minuman, baik itu melalui persawahan, hasil rekayasa genetik tumbuhan, zat pengawet dalam kemasan serta zat-zat kimia yang terkandung di dalamnya yang kemudian dikonsumsi rakyat dunia melaui produk-produk makanan dan dapat menimbulkan penyakit jangka panjang.

Dengan cara pandang pengetahuan anda seperti itu, maka penggunaan senjata-senjata kimia tersebut diatas cuma setitik nila dan tidaklah ada artinya dibanding ketiga “goal” dari rencana mereka. Namun semoga saja, fakta sejarah kelam tentang peperangan-peperangan yang mengerikan tersebut diatas juga dapat bermanfaat positif untuk pengetahuan anda. Salam damai selalu.

(sumber & foto: infowars / policymic / AP • Penerjemah/ alih bahasa/ editor: IndoCropCircles.wordpress.com)
you go to the war we will stay here

 war quotes 01 

 chemical weapon senjata kimia banner
ARTIKEL BAHASA INDONESIA PERTAMA DI INTERNET
Artikel Tentang Peperangan Lainnya:

Putin Tantang AS Dan Akan Bantu Suriah (Krisis Suriah Part-2)

war

Putin Tantang Obama Buktikan Suriah Gunakan Senjata Kimia Dan Akan Bantu Suriah Jika AS Menyerang (Krisis Suriah Part-2)

Krisis Suriah crisis Syiria header 02

Putin Tantang Obama Buktikan Suriah Gunakan Senjata Kimia
Presiden Rusia Vladimir Putin menantang Amerika Serikat untuk menghadirkan bukti tuduhan Suriah menggunakan senjata kimia dalam mengatasi kelompok pemberontak ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB). Putin menilai tuduhan AS terhadap pemerintahan Bashar al-Ashad hanya bualan saja.

(Tuduhan) Itu omong kosong,” kata Putin seperti dikutip BBC, Sabtu (31/8/2013).
Pernyataan Putin itu muncul setelah inspektur PBB mengakhiri investigasi di Suriah. Tim PBB telah menyeberang ke negara tetangga Suriah, Libanon setelah 4 hari melakukan inspeksi.

Termasuk, menyelidiki insiden tewasnya ratusan warga termasuk anak-anak di pinggiran kota Damaskus, 21 Agustus 2013 lalu. Mereka semua telah tewas akibat serangan yang diduga menggunakan senjata kimia.

AS menuding pengguna senjata kimia tersebut digunakan Pemerintah Assad. Namun, Suriah balik menuduh AS penuh dengan kebohongan. Mereka menyebut, para pemberontaklah dalang di balik serangan itu.

Presiden AS, Barack Obama, mengatakan AS sedang mempertimbangkan serangan militer dalam menanggapi dugaan penggunaan senjata kimia oleh tentara Suriah. Obama merasa, sedang ditantang dunia untuk melakukan invasi militer terhadap Suriah.

Menurut Obama dengan adanya laporan penggunaan senjata kimia di Suriah, tidak mungkin baginya untuk mundur dari rencana menyerang Suriah. Jika AS berdiam diri, sejarah akan menghakimi AS.

world war-3 header

Suriah: Bukti Amerika soal serangan senjata kimia hasil karangan

Kementerian Luar Negeri Suriah kemarin menyatakan laporan intelijen Amerika Serikat yang menyimpulkan bahwa rezim Suriah menggunakan senjata kimia dalam sebuah serangan yang menewaskan hampir 1.500 orang pada pekan lalu merupakan karangan belaka.

“Apa yang digambarkan pemerintah Amerika sebagai bukti tidak terbantahkan, tidak lain hanyalah cerita lama bahwa teroris-teroris telah bergerak selama lebih dari satu pekan, dengan kebohongan-kebohongan yang mereka utarakan dan cerita-cerita yang sepenuhnya merupakan karangan semata,” kata pernyataan yang dikeluarkan kantor Kementerian Luar Negeri Suriah yang disiarkan di televisi nasional, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Sabtu (31/8).

Kementerian Luar Negeri Suriah juga menolak laporan itu dan menyebutnya sebagai dokumen buruk yang sebagian besardiinformasikandi media sosial.

Ini menyatakan kejutan bahwa sebuah negara adikuasa bisa menyesatkan opini secara sembrono, bergantung pada bukti yang tidak ada, dan bahwa Amerika bisa mendasarkan kebijakan masalah perang dan perdamaian pada media sosial dan situs,” ujar pernyataan itu.

Laporan yang dikeluarkan menyimpulkan, rezim Assad telah meluncurkan sebuah serangan kimia di pinggiran Ibu Kota Damaskus pada pekan lalu, yang menewaskan setidaknya 1,429 orang, termasuk 426 anak-anak.

Presiden Suriah Basyar al-Assad
Presiden Suriah Basyar al-Assad

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry kemarin mengungkapkan rincian laporan intelijen di Suriah, yang mengatakan rezim Presiden Basyar al-Assad secara hati-hati telah mempersiapkan selama beberapa hari untuk meluncurkan serangan senjata kimia.

Kerry mengatakan personil rezim Suriah berada di lokasi serangan gas beracun itu tiga hari sebelumnya untuk mempersiapkan dan para loyalis rezim Assad diberitahu untuk mengenakan topeng gas.

Kerry juga mengatakan Amerika menemukan roket yang diluncurkan dari daerah-daerah yang dikuasai rezim pemerintah.

Putin: Saya akan bantu Suriah jika Amerika lakukan serangan
Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluarkan sebuah ancaman yang menyatakan bahwa pihaknya siap membantu Suriah jika Amerika Serikat melakukan serangan militer terhadap rezim Presiden Suriah Basyar al-Assad.

putin 

Disaat pertemuan puncak para pemimpin dunia yang tergabung dalam negara-negara G20 di St. Petersburg, Rusia, memunculkan kesengitan, Putin justru menyatakan secara terbuka bahwa dia sudah memasok bantuan buat rezim Assad dan bersumpah akan meningkatkan dukungan jika sebuah rencana serangan rudal akhirnya dijalankan Amerika, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Sabtu (7/9/13).

Putin ketika itu diminta untuk menjelaskan reaksinya jika Barack Obama melakukan sebuah serangan ke Suriah dalam menanggapi adanya penggunaan senjata kimia di pinggiran Ibu Kota Damaskus.

“Kami akan menolong Suriah? Kami akan lakukan itu. Dan kami sudah membantu, kami telah memberikan bantuan, kami bekerjasama di bidang ekonomi,” kata Putin, saat menyampaikan pidatonya.

Di tengah adanya tanda-tanda penundaan tindakan militer yang dipimpin Amerika selama dua pekan, di mana Presiden Barack Obama sedang berjuang untuk memenangkan persetujuan dari Kongres, Rusia kemarin malam telah mengirimkan kapal perang keempat dengan muatan yang tidak diketahui isinya ke timur Laut Mediterania.

Putin: Pemberontak Yang Menggunakan Senjata Kimia dan Aksi Militer Tanpa Persetujuan DK-PBB Melanggar Hukum Internasional.

Sementara beberapa pengamat mengharapkan Putin mengerahkan pasukannya dalam mengantisipasi serangan rudal yang dipimpin Amerika di Damaskus, presiden Rusia itu menyatakan bahwa dirinya bertekad akan menopang pemerintahan Assad.

Putin juga menyatakan dirinya bisa memperbaharui kontrak yang ditangguhkan untuk memasok Suriah dengan rudal perisai yang canggih.

http://www.jurnal3.com/wp-content/uploads/2013/09/putin-obama-new-2.jpg 

Meskipun apa yang dikatakan Amerika, Inggris, dan negara-negara Uni Eropa lainnya, yang menyebut bahwa mereka telah memiliki bukti meyakinkan Assad berada di belakang serangan gas sarin yang menewaskan hampir 1.500 orang, termasuk 500 anak, pada bulan lalu di pinggiran Damaskus, namun Putin tetap bersikeras bahwa pasukan pemberontaklah yang berada di balik insiden itu.

Dia mengatakan hal itu merupakan provokasi dari kelompok militan yang mengharapkan bantuan. Putin juga menyatakan bahwa aksi militer tanpa persetujuan dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) akan melanggar hukum internasional.

Tadi malam, Rusia mengeluarkan sebuah dokumen setebal 27 halaman terkait kesimpulan dari pertemuan G20 yang dahulu tidak menyebutkan masalah Suriah, meskipun krisis di Suriah telah mendominasi diskusi di pertemuan yang digelar di St Petersburg itu.

Sementara itu, Gedung Putih akhirnya melansir sekutu mereka yang bakal bersama-sama dengan Amerika Serikat menyerbu Suriah. Sekutu itu yakni Kanada, Korea Selatan, Australia, Italia, Jepang, Arab Saudi, Spanyol, Turki, Prancis, dan tentu saja Inggris.

Surat kabar the Washington Post melaporkan, Jumat (6/9), Presiden Barack Hussein Obama mengumumkan itu di detik-detik menjelang penyerbuan ke negara Presiden Basyar al-Assad. Amerika percaya Suriah telah melanggar perjanjian internasional soal penggunaan senjata kimia.

Meski kongres Amerika akhirnya merestui Obama untuk invasi ke Suriah, namun parlemen Inggris menolak Britania mengambil tindakan militer ke negara itu.

Banyak warga negara sekutu Amerika itu menolak keras ambil bagian di konflik Suriah. Mereka mengatakan sebaiknya sejagat menunggu keputusan tim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sedang meneliti penggunaan gas sarin itu.

Presiden Obama dipermalukan Putin di KTT G20
Kepercayaan diri Amerika Serikat yang awalnya ingin mempengaruhi para pemimpin dunia di KTT G20, Rusia untuk mendukung rencana serangan militer AS ke Suriah, berubah jadi malapateka besar bagi Presiden Barack Obama.

Di pertemuan itu, Presiden Obama benar-benar dipermalukan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin. Obama yang awalnya sangat yakin bisa merayu Putin dan mengajak pemimpin dunia lain guna memperoleh restu menyerang Suriah, malah mendapat malu besar.

http://www.jurnal3.com/wp-content/uploads/2013/09/putin-obama-new.jpg
Presiden AS Barack Obama menundukkan kepala saat Presiden Vladimir Putin berjalan di depannya, Aksi perang dingin itu disaksikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (AFP)

Selain diancam Putin terkait kesiapan Rusia membantu Suriah, pemimpin Rusia itu juga memaparkan argumentasi bahwa serangan senjata yang diklaim pemerintah AS dilakukan oleh rezim Bashar Al Assad, adalah aksi provokasi kelompok oposisi untuk menarik serangan asing ke negara itu.

“Saya tegaskan, Rusia berdiri pada posisi yang jelas. Serangan senjata kimia itu adalah aksi provokasi oposisi Suriah yang bertujuan untuk menarik serangan militer asing masuk ke negara itu. Kami tahu siapa di belakang aksi provokasi itu,” tegas Putin saat pidato makan malam terakhir di depan para pemimpin dunia di St Petersburg, dilansir Russia Today, Sabtu (07/09/2013).

Hal memalukan lain yang diderita AS adalah, Rusia sebagai tuan rumah KTT G20 juga berhasil menyingkirkan persoalan Suriah dari perhelatan KTT. Sebanyak 27 dokumen yan dihasilkan, pada halaman kesimpuan G20, tidak disebutkan soal Suriah, meski rencana serangan milter AS mendominasi diskusi selama pertemuan di ST Petersburg.

Presiden Suriah: Lucuti dulu senjata nuklir zionis Israel
http://luizcore.files.wordpress.com/2011/11/israel-nuclear-weapon.jpg?w=288&h=216 

Jelang perlucutan senjata kimia milik Suriah, Presiden Bashar Al Assad menebar sindiran keras kepada musuh bebuyutannya, Israel.

Dilansir Al Jazeera, Jumat (13/09/2013), Assad menegaskan kalau Israel yang seharusnya mesti dilucuti senjata pemusnah massalnya.

“Rezim penindas hak bangsa lain itu memiliki senjata pemusnah massal yang lengkap, mulai senjata nuklir, biologi dan kimia. Itu semua tersimpan di gudang-gudang mereka,” tegas Assad.

Menurut Assad, negaranya mau menyerahkan kontrol senjata kimia miliknya bukan karena gertakan ancaman serangan militer AS, melainkan karena usulan Rusia.

“Saya tegaskan, kami menempatkan senjata kimia di bawah kontrol internasional karena Rusia. Ancaman AS sama sekali tak mempengaruhi kami. Rusia sangat kami hormati sebagai sekutu kami,” pungkas Assad.

Senjata kimia Suriah untuk melawan nuklir Israel

Presiden Rusia, Vladimir Putin menegaskan kalau Amerika Serikat harus menolak opsi aksi militer terhadap Suriah agar negara itu bisa menerapkan usulan Moskow menempatkan gudang senjata kimianya di bawah pengawasan internasional.

http://static.guim.co.uk/sys-images/Guardian/Pix/pictures/2008/07/10/iran20d.jpg 

“Sulit memaksa sebuah negara untuk melepas dan melucuti senjatanya saat sebuah serangan tengah disiapkan untuk mereka,” ujar Putin, dilansir Russia Today, Kamis (12/09/2013).

Menurut Putin, kepemilikan senjata kimia Suriah itu bukan digunakan untuk menyerang warganya sendiri, melainkan sebagai alternatif untuk menghadapi senjata nuklir Israel.

“Karena Israel punya senjata nuklir, Suriah mempersiapkan alternatif itu (senjata kimia),” bela Putin. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Suriah, Walid al- Muallem mengatakan pihaknya akan segera melaksanakan proposal Rusia itu.

Washington tunda serangan, kapal perang tetap siaga
Kapal perang AS di Mediterania tetap dalam posisi siap siaga untuk menyerang rezim Suriah jika diperintahkan oleh Presiden Barack Obama.

Dilansir AFP, Kamis (12/09/2013), saat Washington menunda kemungkinan aksi militer ke Suriah untuk mengejar solusi diplomatik, Sekretaris Angkatan Laut AS Ray Mabus menegaskan bahwa sejumlah kapal perang AS yang dilengkapi dengan rudal jelajah masih di tempatkan di Mediterania timur tanpa ada perintah untuk meninggalkan.

http://www.jurnal3.com/wp-content/uploads/2013/09/us-navy-3.jpg
Jet-jet tempur andalan Amerika Serikat di atas landasan pacu di kapal induk USS Nimitz di perairan Mediterania. (afp)

“Dua minggu lalu, ketika gambar baru mengerikan dari Suriah melintas di televisi dan streaming di iPads kami, Angkatan Laut AS dan tim Korps Marinir sudah siaga di sana, di Mediterania dan perairan Timur Tengah,” kata Mabus.

“Saya menjamin Anda bahwa jika kita dipanggil untuk menyerang, kita akan memukul keras dan kita akan menyerang dengan cepat,” Mabus menambahkan.

Pernyataan Mabus itu diutarakannya sehari setelah Obama menyampaikan pidato televisi negara saat berdebat mengenai aksi serangan terbatas jika rezim Presiden Bashar Assad menolak untuk menyerah arsenal senjata kimianya.

“Seperti kata Presiden tadi malam, serangan itu akan menargetkan kemampuan rezim Assad,” kata Mabus.

Imbangi armada tempur AS, Rusia kirim 10 kapal perang

Meski proposal Rusia sudah diterima Suriah untuk menyerahkan senjata kimia di bawah badan internasional, Kremlin tetap tidak percaya kalau AS tidak akan menyerang sekutu dekatnya itu. Untuk mengantisipasi langkah AS, sebanyak 10 kapal perang Rusia kini sudah berkumpul di perairan Mediterania timur dekat pantai Suriah.

Dilansir Ria Novosty, Sabtu (14/09/2013), Kepala Angkatan Laut Rusia, Admiral Viktor Chirkov, mengatakan, ke-10 unit kapal perang itu memiliki tujuan jelas yakni ntuk menghindari ancaman seminimum mungkin terhadap ancaman keamanan negara.

“Kita sengaja hadir saat suasana di sana sedang bergolak. Semua akan bertindak sesuai dengan rencana komando operasional zona maritim lepas pantai, kita belum tahu apa yang akan terjadi, ” kata Chirkov.

Menjawab apakah ke-10 kapal perang itu akan ikut menggempur armada perang AS jika terjadi perang AS dan Suriah, Chirkov mengatakan kapal-kapal perangnya belum menerima perintah itu. “Kami akan melaksanakan apapun perintah dari pimpinan negara,” ujar Chirkov.

http://www.jurnal3.com/wp-content/uploads/2013/09/admiral-rusia1.jpg
Kapal anti-kapal selam Admiral Panteleyev Rusia sudah tiba di perairan Mediterania timur dekat pantai Suriah.(russiatoday)

Rusia mulai membangun kekuatan militer di Mediterania pada tahun 2012, dan sejak Desember tahun lalu, Angkatan Laut itu hadir secara konstan di bagian timur Laut Mediterania.
Pada tanggal 1 Mei 2013 seluruh kapal perang Rusia beroperasi di daerah tersebut dan ditugaskan untuk gugus tugas tunggal di bawah komando khusus lepas pantai maritim daerah operasi.

Saat ini ada tujuh kapal perang yang dikerahkan di Mediterania sejak ancaman serangan militer AS mulai menguat. Ketujuh kapal perang itu diantaranya, kapal induk Alekxander Shabalin, ‘Laksamana Nevelskoy, Peresvet, Novocherkassk dan Minsk dari Armada Black Rusia dan Armada Laut Baltik, serta Neustrashimy, dan kapal anti-kapal selam Admiral Panteleyev.

Sementara itu, kapal penjelajah pembawa rudal, Moskva sudah melewati Selat Gibraltar dan akan tiba di Mediterania timur pada 16 September.

Dua kapal perang lain dari Armada Black Rusia dalah kapal berpeluncur rudal penghancur Smetlivy dan Nikolay Filchenkov, mereka meninggalkan basis mereka di Sevastopol dan Novorossiysk masing-masing pada Jumat pagi dan melewati Selat Bosphorus, menuju ke Mediterania timur.

Sementara kapal pengintai SSV-201 kapal Priazovye juga dikabarkan bergabung dengan kelompok itu di Mediterania Timur pada awal September.

Perang AS vs Suriah bakal meletus

Pasca Suriah menerima proposal Rusia untuk menyerahkan akses pengawasan senjata kimia ke badan internasional, berkembang optimisme bahwa serangan oleh Amerika Serikat (AS) tidak akan terjadi.

Namun, solusi diplomatik untuk Suriah diyakini sejumlah pihak tidak akan terjadi dan diprediksi bakal gagal. Terbukti, hingga kini, Gedung Putih masih menempatkan armada tempurnya di perairan Mediterania.

Presiden Suriah Bashar al Assad memang sudah menyatakan akan menyerahkan senjata kimianya, tapi pada saat yang sama, ia juga mengajukan konsesi yang diyakini tidak akan pernah disetujui oleh Presiden Barack Obama.

Terbukti, status siaga tempur bagin armada perang AS di perairan Mediternia hingga kini masih belum dicabut.

Disaat sama, sejumlah negara-nagara di kawasan Teluk seperti Arab Saudi, Qatar dan Turki terus mendesak Gedung Putih untuk tetap mengempur Suriah, karena mereka sudah terlanjur menginvestasikan sejumlah sumber daya besar dalam konflik yang terjadi di Suriah.

http://www.jurnal3.com/wp-content/uploads/2013/09/payung-udara-as.jpg

Dilansir WashingtonPost, Sabtu (14/09/2013), para analis menyakini perang di Suriah tingga menunggu waktu saja karena skenario Gedung Putih untuk menggulingkan Assad harus tetap dilaksanakan.

Berikut beberapa analisis yang menyebut perang akan terjadi:

1. Assad ingin mendapatkan jaminan riil, bahwa Damaskus tidak akan diserang oleh Amerika Serikat atau oleh siapapun sebelum Damaskus menyerahkan senjata kimia-nya. Dan hal ini sangat tidak mungkin terjadi.

2. Assad tidak akan menyetujui kesepakatan penyerahan senjata kimia jika AS tidak menghentikan pasokan senjata kepada kelompok Al-Qaeda melalui organisasi binaannya Tafikri dan Al Nusra yang berperang melawan pemerintah Suriah. Hal ini sangat tidak mungkin terjadi. Buktinya, AS tetap mengirim senjata ke kelompok pemberontak.

3. Arab Saudi juga sangat berharap militer AS campur tangan di Suriah. Bahkan Saudi telah menghabiskan miliaran dolar untuk mendukung pemberontakan di Suriah, dan mereka telah melobi ke berbagai negara dan kongres AS agar serangan bisa dilakukan.

4. Qatar juga bernafsu militer AS menyerang Suriah. Qatar juga telah menghabiskan miliaran dolar untuk mendukung pemberontakan di Suriah, dan menyebut bahwa negara-negara Arab bahkan menawarkan untuk membiayai semua biaya operasi militer AS asal Presiden Assad terguling.

5. Turki melalui PM Tayib Erdogan menginginkan hanya perang yang akan menghilangkan Assad untuk waktu yang sangat lama. Laporan televisi CNN, militer Turki telah memindahkan pasukannya ke perbatasan dengan Suriah untuk mengantisipasi adanya serangan.

6. Obama tidak ingin dipandang lemah dan sangat bernafsu mengobarkan perang di Suriah. Memang posisi Obama terpojok dengan langkah diplomatis Rusia. Namun Obama sudah meletakkan dasar dan membuat seolah-olah diplomasi telah gagal. Melalui Menteri Luar Negeri AS John Kerry, AS sudah menyebut apa konsekuensi yang akan terjadi ketika kesepakatan Suriah gagal.

Paul Joseph Watson, pengamat militer dan politik Timur Tengah, dilansir CNN mengatakan, saat ini Obama tetap melobi kongres untuk mendapatkan otorisasi menyerang Suriah.

“Obama dan Kerry saat ini sedang menari dan tampak terlihat seperti sedang mempertimbangkan perdamaian. Namun, mereka akan mencoba mendapatkan kesepakatan Kongres untuk mengotorisasi serangan, jika diplomasi gagal. Gedung Putih sudah tahu bahwa diplomasi akan gagal. Setelah mereka siap untuk itu, Obama akan menyatakan perang sudah ditetapkan dengan izin kongres telah terpenuhi. Dalam hitungan menit, rudal-rudal jelajah akan menghujani Suriah,” tegas Watson.

AS sabotase proposal Rusia untuk Suriah

http://www.jurnal3.com/wp-content/uploads/2013/09/obama-syria1.jpg

Pemerintah Amerika Serikat (AS) tampaknya tidak ingin agar proposal Rusia untuk penyerahan senjata kimia Suriah dibawah badan internasional sukses. Keinginan AS untuk menggempur Suriah sepertinya harus dilakukan.

Buktinya, dengan segala cara AS berupaya agar proposal Rusia gagal dilaksanakan.

Salah satunya dengan menetapkan deadline 2 minggu kepada Suriah untuk menyerahkan semua senjata kimianya kepada pengawas internasional.

Rusia, sebagai penggagas ide langsung bereaksi dan menyebut deadline yang ditetapkan AS sangat tidak masuk akal dan ingin agar proposal Rusia gagal di tengah jalan. Tujuannya, AS tetap ingin menyerang Suriah.

Alexei Pushkov, Ketua komisi Luar Negeri Parlemen Rusia,dilansir Russia Today, Sabtu (14/09/2013) menyebut sangat tidak realistis kalau AS menetapkan waktu bagi Suriah untuk menyerahkan senjata kimianya.

“Waktu dua minggu itu sangat tidak mungkin. Ini hanya akal-akalan AS supaya perang tetap bisa dilancarkan,” tuding Puskov. Menurutnya, sangat tidak mungkin bagi Suriah memenuhi deadline itu, karena ada 42 gudang penyimpanan dan beberapa diantaranya ada di lokasi pertempuran.

Presiden Putin: Israel punya nuklir, kenapa dunia diam?

Deadline dua minggu yang disyaratkan oleh Amerika Serikat (AS) kepada Suriah untuk menyerahkan semua senjata kimianya kepada pengawas badan internasional tersebut membuat Presiden Rusia, Vladimir Putin, berang.

Ia menilai keputusan AS itu hanya bagian dari upaya AS agar proposal Rusia itu gagal dan tujuan AS untuk menyerang Suriah terealisasi.

http://www.jurnal3.com/wp-content/uploads/2013/09/vladimir-putin1.jpg
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut dunia internasional diam dengan kepemilikan senjata pemusnah massal Israel

“Dunia saat ini berharap dengan proposal yang diajukan Rusia, perang di Timur Tengah tidak akan terjadi. Kami ingatkan AS, proposal Rusia akan batal jika Mr Obama tetap melancarkan serangan ke Suriah,” tegas Putin, dilansir, Al Jazeera, Sabtu (14/09/2013).

Sikap AS dinilai sangat tidak proporsional. Bahkan, begitu berangya Putin hingga dirinya menyebut AS tidak adil dalam persoalan kepemilikan senjata pemusnah massal.

“Senjata kimia Suriah itu hanya alternatif untuk melawan Israel. Sekarang kalian menuntut Suriah menyerahkan senjata itu dalam waktu cepat, ini tidak mungkin. Kenapa kalian dan dunia diam dengan senjata nuklir dan kimia Israel,” sindir Putin. “Bahaya utama dari WMD adalah senjata nuklir Israel, ” tegas Putin.

Sementara, solusi diplomatik untuk krisis Suriah dipastikan hampir batal pasca Al Jafari, diplomat senior Suriah menegaskan, pemerintah Presiden Bashar Al Assad mendesak PBB harus menempatkan senjata nuklir Israel di bawah pengawasan internasional dan menandatangani perjanjian nonproliferasi nuklir.

“Pemerintah Suriah tidak akan menghancurkan senjata kimianya, kecuai dunia juga harus fokus pada persenjataan Israel,” tegasnya.

(BBC/ Adi, Liputan6/ AFP/ the Washington Post/ Merdeka/ Al Arabiya/ Daily Mail/ jurnal3.com)

Terungkap: Gagalnya Perang Nuklir Dunia III 1962 Oleh Seorang Pria Soviet

 

Terungkap: Misteri Gagalnya Perang Nuklir Dunia-III di Tahun 1962 Oleh Pria Ini


Pada Oktober 1962, dunia diambang kehancuran, karena memanasnya hubungan AS dan Rusia (USSR) berpotensi besar memicu Perang Dunia 3. Namun, seorang pria berhasil menghentikannya.

Sebuah dokumenter yang dipublikasikan pada Selasa (25/9/2012) menyatakan, tindakan seorang pria menyelamatkan bumi dari perang nuklir. Ia adalah Vasili Arkhipov, awak kapal selam Rusia, yang meski jadi pahlawan tapi meninggal dunia dipermalukan dan diasingkan.

Vasili Arkhipov, awak kapal selam B-59 Russia yang berhasil membatalkan peluncuran rudal berhulu ledak nuklir dan mengagalkan perang nuklir pada tahun 1962

Kisahnya dimulai pada 1960-an, di tengah kekhawatiran Perang Dingin, saat hubungan Washington dan Moskow benar-benar rusak. Di Amerika, rakyat mulai mengumpulkan ransum dan membangun bunker antibom di kebun mereka.

Ketegangan meningkat karena terjadi revolusi di Kuba. Rusia pun memiliki sekutu komunis yang bisa membantu menggempur Amerika. Rudal-rudal di Kuba sudah diarahkan ke Amerika, meratakan Washington dan New York dalam waktu 10 menit.

Satu-satunya hal yang menghentikan mereka dari saling serang ketika itu adalah kebijakan yang menyatakan serangan boleh dilakukan jika satu pihak terbukti merusak teritori pihak lainnya.

Satu torpedo saja diluncurkan, maka lainnya akan membalas dengan hal yang sama. Tentunya, hal ini akan memicu serangan-serangan yang amat menghancurkan. Apalagi melibatkan nuklir, umat manusia bisa saja punah ketika itu.

“Semua pihak mengantungi nuklir. Satu saja serangan, perang nuklir terjadi,” ujar Direktur Arsip Keamanan Nasional AS, Thomas Blanton.

Di tengah atmosfer saling curiga dan takut ini, empat kapal selam Rusia diam-diam diberangkatkan dari Rusia. Hanya pejabat penting di kapal selam saja yang tahu mereka membawa torpedo berhulu ledak nuklir.

Kekuatannya besar, setara bom atom Amerika yang dijatuhkan ke Kota Hiroshima dan Nagasaki pada 1945 lalu. Kapal selam ini berangkat menuju Kuba. Mereka dikawal helikopter, jet tempur dan kapal perang.

Vasili Arkhipov

Amerika pun memburu mereka, bak permainan tikus dan kucing. Tak lama, Amerika menemukan kapal-kapal selam itu.

Kapal selam yang ditumpangi Vasili Arkhipov, B59, ikut terpaksa menyelam, bersembunyi dari pantauan Amerika.

Saat itulah kondisi memburuk karena mereka harus bertahan di bawah air selama sepekan, dalam suhu dan kelembaban tinggi, serta air minum yang dibatasi satu gelas per hari.

Di atas permukaan, Amerika memang sengaja menanti kapal-kapal selam ini menyerah.

Tak ada yang tahu, kapal selam itu membawa senjata maut. Amerika terus menunggu awak kapal selam yang kepanasan dan kehausan, menyerah. Tak sabar, Amerika menjatuhkan granat peringatan ke laut, yang oleh Rusia disangka serangan.

Valentin Savitsky, kapten kapal selam B59, yakin perang nuklir sudah dimulai. Ia memerintahkan peluncuran torpedo nuklir untuk menyelamatkan kehormatan Rusia. Dalam kondisi normal, sudah pasti perintah ini segera dijalankan dan kedua negara bakal berperang.

Namun, Savitsky tak memperhitungkan Arkhipov, yang memiliki hak veto penggunaan torpedo nuklir. Arkhipov bersikeras mereka tak boleh menembakkan senjata itu dan harus menyerah kepada Amerika.

Kapal selam Soviet yang ditumpangi Vasili Arkhipov, B-59 saat muncul ke permukaan dan dihadang oleh helikopter AS yang melayang diatasnya.

Langkah memalukan bagi Rusia, namun menyelamatkan seluruh dunia. Begitu muncul di permukaan, kapal-kapal selam itu hanya disuruh pulang ke Rusia.

Arkhipov yang tak sadar dirinya adalah pahlawan dunia, ternyata dipermalukan di negaranya.

Bertahun-tahun kemudian baru apa yang sebenarnya terjadi di dalam B59 diketahui publik. Sayang, saat itu Arkhipov sudah meninggal dunia. Bagi Olga, jandanya, Arkhipov adalah seorang pahlawan.

“Dari kapal selamnya, ia mencegah pecahnya perang nuklir. Saat itu saya bangga, dan saya akan selalu bangga dengan suami saya,” ujarnya. Kisah Arkhipov akan ditayangkan dalam dokumenter bertajuk: The Man Who Stopped World War III: Revealed.

Bisa dibayangkan jika diwaktu itu Soviet benar-benar meluncurkan rudal nuklirnya melalui kapal selam B-59, tanpa menghiraukan Vasili Arkhipov. Pastilah saat itu akan terjadi awal mula perang nuklir atau Perang Dunia-3 antara Soviet dan Amerika Serikat.

Bisa jadi, perang itu membinasakan milyaran manusia secara langsung atau tidak. Iklim akan berubah, udara, atmosfir, air, tanah akan beradiasi juga tumbuh-tumbuhan dan hewan akan mati karena radiasi. Yang jelas, pasti radiasi nuklir tersebut juga akan tetap ada hingga ribuan tahun lamanya, dan manusia bisa saja hidup di dalam permukaan tanah untuk menghindari radiasi tersebut selama ribuan tahun.

Dan bisa jadi manusia akan kembali ke zaman pertengahan bahkan akan menghambat kemajuan segala bidang sosial dan teknologi serta semua aspek di dalamnya. Terimakasih Vasili Arkhipov atas inisiatif dan keteguhan serta pro perdamaian dalam mengambil keputusannya pada saat lalu. (berbagai sumber)

Vasili Arkhipov (kiri). Vasili Arkhipov saat di kapal selam Russia B-59 (tengah). Istri Vasili Arkhipov, Olga dengan album kenangan suaminya (kanan).

Vasili Arkhipov saat masih muda (kiri) berfoto dengan istrinya Olga Arkhipov (kanan)
Artikel ini juga di forward oleh forum viva.co.id dan forum kaskus.co.id

BAHAS TUNTAS] Dibalik Layar: Fakta Nyata Tragedi WTC 9/11 Telah di Rakayasa!

3 building collapse 911

 

 

Rencana Dibalik Layar dan Fakta Nyata Tragedi 9 September 2001:

Bom dan ‘Thermite‘ Runtuhkan WTC,
Bush dan Bin Laden “Saudara Angkat” ?

Pihak AS dan Israel telah mengetahui peristiwa ini akan terjadi, beberapa pembajak pesawat masih hidup, para saksi mata melihat dan mendengar rentetan ledakan saat gedung roboh, ribuan arsitek dan insinyur menolak gedung tinggi menjulang ini dapat roboh rata dengan tanah, satu bangunan lagi WTC-7 roboh tanpa banyak yang tahu, sisa bangunan langsung diangkut dari lokasi kejadian, tak boleh ada penyelidikan independen, penghapusan barang bukti, tak ada “serangan” lainnya hingga detik ini. Apakah Osama bin Laden pelakunya?

Seperti kita ketahui peristiwa ini sudah lama terjadi, namun berbagai bukti baru mulai terkuak. Seakan-akan penyelidikan tentang peristiwa tragis ini tak ada habisnya.

Selama inipun artikel mengenai 9/11 belum tuntas dibahas oleh kami, karena kami masih mengumpulkan bukti-bukti konkrit yang terus dan terus-menerus berkembang dan semakin terkuak. Seperti biasanya, Indo Crop Circles selalu menyajikan artikel dengan ciri khas dan caranya sendiri, berbeda dengan artikel yang lainnya walau mungkin mirip.

 

AMERIKA SERIKAT – Sebuah ulasan radio yang membahas mengenai tabrakan pesawat di Mesir pada tahun 1999 membuat orang heran.

Ulasan radio tersebut tampak seperti sebuah upaya untuk mendoktrin para pendengar agar mempercayai bahwa umat Muslim akan bersedia melakukan tindakan bunuh diri dengan menabrakkan pesawat jet yang sarat penumpang.

Warna biru dari langit kota New Jersey terlihat sangat cerah pada tanggal 11 September 2001, saat tiba-tiba telepon Karin Freidemann berdering. Dari ujung telepon, sang suami langsung memintanya untuk menghidupkan pesawat televisi.

Setelah Freidemann menyalakan televisinya dan melihat api membumbung tinggi ditambah dengan ledakan, seketika itu juga ia menyadari bahwa yang ia saksikan di televisi tersebut merupakan sebuah rekaman profesional yang sengaja dibuat untuk kepentingan televisi.

Ketika itu ia menyaksikan tayangan di televisi yang menunjukkan pengulangan tanpa henti dari rekaman yang di dramatisir tersebut.

Karen langsung menangkap bahwa hal tersebut merupakan upaya pemerintahan Bush untuk menghipnotis pemirsa AS dengan sederet nama yang dimunculkan tanpa adanya penyelidikan serius sebelumnya.

 

Sebuah pemberitaan konyol juga menyebutkan bahwa Mohammad Atta meninggalkan sebuah catatan yang ditulis tangan di sebuah bandara. Catatan tersebut dibuka dengan tulisan “Atas nama Allah, keluarga saya dan diri saya”.

Konyol sekali, tidak ada Muslim yang mempergunakan susunan kata seperti itu. Jika dicermati, selama bertahun-tahun setelah gedung WTC runtuh, tidak pernah ada lagi serangan serupa di tanah AS.

Usamah bin Laden pernah mengatakan kepada para punggawa Taliban bahwa dirinya sama sekali tidak terlibat dalam serangan di AS. Bin Laden mungkin telah melakukan banyak hal, namun dia tidak pernah dikenal sebagai seorang pembohong. Demikian keterangan dari perwakilan Taliban Mullah Abdul Salam Zaeef kepada sebuah surat kabar.

Zaeef kemudian ditangkap AS, namun anehnya, bukannya dihadirkan sebagai bukti melawan Bin Laden di pengadilan, Zaeef malah dijebloskan ke Guantanamo. Kini, Zaeef berstatus tahanan rumah di kota Kabul.

Peristiwa tragis yang menghebohkan dunia ini juga membuat Jesse Ventura penasaran. Jesse Ventura adalah mantan Navy Seal dan ahli juga dalam bidang penghancuran gedung (demolition), keahlian yang di dapat kerena pengalamannya saat perang Vietnam.

WTC runtuh secara “free fall” dan menjadi debu?

Pihak pemerintah AS selalu menolak bertemu Jesse yang ingin bertanya tentang banyak hal mengenai tragedi 911. “Masih banyak pertanyaan dari jawaban yang di dapat”, jelas Jesse.

Misalnya, mengapa gedung yang menjulang itu roboh secara terjun bebas (freefall) tanpa adanya daya dorong beton dan baja tebal dibawahnya?

Aneh jika gedung yang sangat tinggi bahkan tertinggi di NewYork itu roboh lalu rata dengan tanah hanya dengan waktu 10 detik!, iya 10 detik! dan iya, rata dengan tanah tanpa sisa tingkatan!

Energi apa yang membuat semen dapat hancur menjadi debu? Mengenai gedung kembar WTC, Jesse tak percaya jika sebuah gedung roboh begitu saja dan menjadikan semen dan beton jadi debu pada saat “terjun bebas”.

 

Bahkan saat di wawancara dalam sebuah tayangan TV Fox, Jesse berdebat dengan seorang anchor dan membuat ia meninggalkan Jesse dan studio sat terdesak oleh argumen yang dilontarkan Jesse Ventura mengenai tragedi 911 ini. (lihat video)

Dalam video Jesse Ventura (ada dibawah halaman) tentang 9/11 Pentagon, disimulasikan pula dengan sebuah simulator pesawat yang sebelumnya telah diprogram, lalu dikendalikan oleh seorang pilot berpengalaman. Sang pilot yang telah berpengalaman itu pun tak bisa menabrakkan pesawatnya ke Pentagon dengan sangat rendah dan tepat namun dengan kecepatan minimal 500 km / jam. (liaht video Jesse Ventura dibawah halaman)

“Sesuatu yang tak mungkin!!” , ujar sang pilot. Apalagi jika keadaan dan keahlian seperti ini dikendalikan oleh seorang pilot amatir yang hanya beberapa kali mencoba simulator pesawat terbang dan disinyalir sebagai pelaku serangan teroris tersebut.

Kejanggalan – Kejanggalan Tragedi 9/11 Lainnya:

Israel Sudah Tahu Sebelum Kejadian
 

Kejanggalan lainnya, pada tanggal 18 September 2001, sebuah harian Israel melaporkan bahwa ada seorang pejabat negara Israel yang sebelum tanggal 9 memberikan peringatan kepada Washington.

Ia memperingatkan mengenai akan adanya sebuah serangan “teroris” besar-besaran di tanah AS, pejabat tersebut juga secara spesifik mengaitkan plot serangan tersebut dengan bin Laden.

wtc 911 mossad

Film Mirip Tragedi 9/11 Telah Ditayangkan 6 Bulan Sebelum Tragedi
Bahkan 6 bulan sebelum tragedi ini terjadi, sebuah tayangan film mengenai rencana sekelompok orang yang ingin menabrakkan pesawat komersil ke menara kembar WTC telah ditayangkan di TV Amerika.

Film tersebut berjudul “The Lone Gunmen“, diperlihatkan pada film itu, pesawat komersil yang sedang “dibajak” dengan cara “mengunci” sistim kemudi pilot pesawat itu ke arah gedunng WTC.

Cuplikan film The Lone Gunmen, terlihat pesawat komersil akan menabrak gedung WTC

Bedanya, di film tersebut peristiwa dilakukan pada malam hari dan akhirnya pesawat dapat dikendalikan lagi namun nyaris menabrak gedung kembar tersebut.

Film itu ditayangkan oleh FOX TV pada tanggal 4 Maret 2001 atau sekitar 6 bulan sebelum tragedi 9/11 terjadi! (lihat video cuplikannya disini)

Foto & Video Palsu dan beberapa Pembajak Pesawat Masih Hidup

 

Beberapa fakta lain tentang tragedi ini kembali menyudutkan pemerintahan AS.
Terbukti bahwa beberapa foto yang ditampilkan di layar kaca adalah foto palsu.

Setidaknya ada 7 orang pria yang disebut-sebut sebagai pembajak ternyata masih hidup, sementara satu orang telah meninggal sebelum tahun 2001.

Rekaman Video bin Laden yang ditayangkan di televisi terbukti kepalsuannya dan kata-kata dalam video tersebut sengaja diterjemahkan dengan salah ke dalam bahasa Inggris.

Presiden AS George Bush Jr Tahu Lebih Dulu
Terungkap pula bahwa Bush sudah mengetahui akan adanya serangan pada tanggal tersebut. Kala itu, Bush hendak meninggalkan hotel. Seorang wartawan memergoki kepala staf Gedung Putih, Andy Card membisikkan sesuatu di telinga Bush.

UNITED STATES, Sarasota : US President George W. Bush has his early morning school reading event interrupted by his Chief of Staff Andrew Card (L) shortly after news of the New York City airplane crashes was available in Sarasota, Florida. (Paul J. Rrichards/Agence France-Presse)

Ketika para wartawan bertanya kepada Bush, “apakah anda tahu apa yang terjadi di New York?” Bush menjawab bahwa dirinya sudah tahu dan akan mengatakan sesuatu mengenai hal tersebut nanti.

Pernyataan ini bertentangan dengan pernyataan Bush sendiri yang dikeluarkan dalam dua kesempatan yang berbeda.

Saat itu dia menyebutkan bahwa dirinya mengetahui peristiwa di New York dari siaran televisi diluar sebuah ruang kelas saat dia hendak berbicara mengenai masalah pendidikan dihadapan sekelompok pelajar anak-anak di Florida.

Padahal, Bush jelas tidak mungkin melihat siaran televisi pada hari itu, karena tidak ada rekaman yang beredar di televisi hingga keesokan harinya.

Bush juga sama sekali tidak merasa terkejut ketika diberitahu bahwa pesawat kedua menabrak menara WTC sebelah selatan dan bahwa AS sedang dalam serangan, Bush justru dengan santai membacakan cerita mengenai sebuah kambing peliharaan selama lebih dari lima menit.

Zionist Yahudi Terlibat
Selain Bush, Yahudi juga terlibat dalam konspirasi besar 11 September. Ketika terjadi peristiwa 11 September, dilaporkan bahwa sekitar 4.000 karyawan Yahudi secara serentak tidak masuk kerja.

 

Sehingga mereka semua selamat dan tidak ada korban Yahudi dalam peristiwa tersebut.
Tak kalah mirisnya adalah ketika pesawat menabrak gedung kedua, terlihat oleh warga New York, beberapa kelompok Yahudi Isreal justru bersorak gembira dan membuat muak warga New York.

Akhirnya beberapa warga New York yang melihat reaksi mereka tersebut melaporkannya ke pihak kepolisian.

Maka kelompok itu akhirnya ditangkap pihak kepolisian kota New York untuk dimintai keterangan, namun karena tak ada bukti kriminal akhirnya mereka dilepaskan kembali. Ini artinya bahwa serangan tersebut telah direncanakan dan telah diketahui pihak Israel.

Kenyataan itu diperkuat oleh pakar turunan dari Israel dan juga seorang mantan tentara di angkatan laut, Dr Alan Sabrosky. Ia menyatakan bahwa serangan 11 September atau lebih dikenal dengan 9/11 itu memang melibatkan Israel! (lihat video)
Laporan Inteligen Adalah Karangan CIA

George Bush at ground zero – As rescue efforts continue in the rubble of the World Trade Center, President Bush puts his arms around firefighter Bob Beck while standing in front of the World Trade Center debris during a tour of the devastation, Friday September 14, 2001. Bush is standing on a burned fire truck. Mayor Rudolph Giuliani said 4,763 people have been reported missing in the devastation of the World Trade Center. (Doug Mills/The Associated Press)

Seorang mantan agen rahasia CIA menyatakan bahwa Departemen Pertahanan AS menyampaikan laporan intelijen karangan mereka sendiri untuk dijadikan pembenar dan alat untuk memulai perang.

Analis politik, Eric Margolis menulis, “Ahli-ahli” seperti mereka memberikan pernyataan mewakili Gedung Putih, dan mereka semua salah besar.

“Yang luar biasa, banyak keterangan salah tersebut masih mengudara hingga saat ini, sehingga masyarakat terus dijejali dengan kabar bohong,” tulis Eric Margolis seorang analis politik..

Seorang pria yang sembilan orang anaknya tewas ketika rumahnya dibom tentara AS mengatakan: “Telah terjadi banyak pertempuran antara AS dan Taliban, AS mengklaim bahwa mereka mencari Usamah bin Laden, walaupun semua orang tahu bahwa dia tidak ada di negara ini.”

Nama bin Laden Hanya ‘Kambing Hitam’
 

Pihak pentagon sudah sejak lama mempergunakan nama bin Laden untuk membenarkan penempatan kapal perang dan kapal selam di lepas pantai Pakistan.

Juga, menculik dan menganiaya tahanan berdasarkan kabar burung tanpa bukti nyata, dan menguji pesawat tempur tanpa awak seperti Predator serta ledakan bom pelacak suhu badan di kawasan pemukiman penduduk tidak bersenjata.

Pemerintah AS menahan ribuan orang Muslim dan mendeportasi ratusan orang Muslim. Walaupun tidak satupun dari mereka yang terkait dengan tindak kekerasan.

Pemerintah AS Menghalangi Penyelidik Independent
Pada bulan Februari 2009, Beverly Eckert, yang menjadi janda setelah peristiwa 9/11 – suaminya tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat setelah dia menyampaikan pendapatnya mengenai penyelidikan 9/11 kepada Presiden Obama.

Eckert melayangkan tuntuntan kepada pemerintah federal karena memaksakan kesaksian mengenai kejadian pada hari tersebut.

Dia membentuk sebuah komite yang menyelidiki mengapa, misalnya, pada pagi hari tanggal 11 September, para pejabat tinggi Pentagon membatalkan penerbangan mereka karena alasan keamanan?

 

Mengapa pesawat F-16 AS tidak melakukan tindakan pencegahan terhadap pesawat yang “dibajak”? Mengapa Dick Cheney menghalang-halangi penyelidikan FBI dan CIA?

William Rodriguez, seorang pemadam kebakaran yang selamat dari runtuhnya WTC mengatakan:

“Jika ternyata pemerintah AS membohongi warganya mengenai peristiwa 11 September, maka harus ada yang bertindak untuk mengungkap kebenaranya.”

Hanya Dua Pesawat Membuat Tiga Gedung Roboh?

 

Dua gedung WTC yang roboh pada pagi hari membuat warga New York merasa ngeri, lalu pihak berwajib menyuruh warga untuk pulang ke rumah agar penyelidikan yang dilakukan pihak berwajib dapat berjalan lebih leluasa.

Namun pada petang hari, satu gedung lagi telah roboh dan anehnya, tanpa ditabrak pesawat, yaitu gedung WTC-7 atau yang dikenal pula dengan nama Building-7.

Hampir semua warga AS tak tahu kejadian ini karena area tempat kejadian sudah sepi dari warga sipil dengan alasan keamanan, namun beberapa televisi swasta kemudian menyiarkan saat gedung tersebut roboh.

Pihak berwajib menyatakan bahwa Building-7 roboh akibat kebakaran yang hanya terjadi di beberpa lantai akibat adanya kebakaran alat-alat kantor!

Namun Asosiasi Arsitek AS yang terdiri dari ribuan insinyur dan arsitek AS menyangkal dan membantah mentah-mentah bahwa tidak mungkin hal itu bisa terjadi.

Lokasi WTC-7

Terlihat juga bahwa gedung kembar WTC dan Building-7 runtuh karena ledakan penghancuran gedung (demolition) seperti yang dipakai untuk merubuhkan bangunan tua atau bangunan yang sudah tak terpakai.

Ini terbukti dari video yang memperlihatkan ketiga gedung roboh seperti tanpa adanya tekanan ke atas oleh bahan bangunan dan beton, alias seperti “terjun bebas” mirip penghancuran gedung tua.

Ditambah pula oleh puluhan kesaksian warga yang mendengar langsung secara dekat bahwa pada saat gedung roboh terdengar rentetan ledakan, bum bum bum bum bum… mirip sekali dengan peledakan gedung tua (demolition) yang ditiap lantai gedung itu  sudah ditanam explosive terlebih dahulu.

Tampak sebuah gedung yang dihancurkan oleh peledakan, terlihat lantai dasarnya yang penuh dengan debu akibat proses penghancuran (demolition) mirip dengan robohnya WTC-7

ernyataan saksi-saksi itu diperkuat oleh video-video disaat ketiga gedung tersebut roboh secara free fall (terjun bebas) alias tanpa tekanan keatas oleh material bangunan yang menurut ribuan arsitek dan insinyur adalah benar-benar tak masuk akal.

Hal ini terlihat pada beberapa jendela gedung terjadi ledakan persis dibawah lantai yang roboh terlebih dahulu dan berlangsung begitu cepat! Perlu dicatat bahwa Gedung kembar tertinggi di dunia WTC, rontok roboh terjun bebas dengan waktu hanya sekitar 10 detik saja! Sedangkan gedung WTC-7 rontok roboh terjun bebas hanya dalam waktu 6,5 detik! Wow!


Bukti foto ini memperlihatkan robohnya gedung WTC-7 (Building-7) akibat demolition atau perobohan gedung serta tampak reaksi termite pada gedung WTC-7 ini.

WTC-7 (Building 7) roboh secara “terjun bebas” (freefall) hanya dalam tempo 6,5 detik saja!

WTC-7 Collapsing – Video persamaan robohnya WTC-7 (kiri) dan robohnya beberapa gedung dengan sistim peledakan gedung tua (kanan). Tampak pada gambar keduanya roboh dengan efek “terjun bebas” (free fall) tanpa ada daya dorong dari konstruksi beton dan baja yang sama sekali tak terjadi pada gedung tersebut. Hal inilah yang membuat puluhan ribu pakar dan ahli dibidang arsitek dan insinyur memastikan serta membenarkan bahwa gedung WTC-7 roboh oleh cara yang sama dengan peledakan gedung (demolition)



Barang Bukti di Lokasi Kejadian Langsung Dibersihkan
Hanya selang 2 hari, hampir semua beton dan runtuhan gedung tersebut langsung dibersihkan. Pihak penyedilik dari berbagai akademisi tak boleh memasuki area kejadian! Hanya penyelidik pemerintah yang boleh memasuki area.

Puluhan truk kontainer telah mengangkut semua runtuhan yang dapat diselidiki sebagai barang bukti, tiba-tiba bersih.

Dan menurut beberapa saksi mata pengangkut dan pengemudi truk, bahan-bahan bekas beton dan lainnya tersebut akan diekspor ke Cina untuk di daur ulang.

Padahal, hal ini justru telah melanggar undang-undang negara Amerika Serikat sendiri, bahwa dalam proses penyelidikan, menghilangkan barang bukti dan sejenisnya dapat dijerat hukum negara dan merupakan suatu tindakan kriminal.

WTC Roboh Akibat Ledakan Bom
wtc 911 inside job jet fuel 

Gedung masa kini tak bisa roboh hanya karena ditabrak pesawat berbahan aluminium, dan beton gedung tak mungkin roboh hanya oleh kobaran bahan bakar pesawat.

Beton dan beton WTC telah dirancang sedemikian rupa dan dibuat tahan suhu tinggi jauh diatas dari suhu bahan bakar pesawat jika terbakar.

Banyak yang tidak percaya bahwa hanya dengan hantaman pesawat saja gedung yang kabarnya dibangun agar kuat terhadap bencana alam tersebut dapat roboh dalam waktu satu jam saja.

Menurut tulisan di 911hardfacts (2001) mengatakan bahwa baja dan besi yang digunakan untuk membangun WTC adalah material pilihan dan sangat kuat.

Tampak ledakan “controlled demolition” terlalu cepat diaktifkan dan terlihat isi lantai menyembur keluar jendela akibat peledakan (explosive) yang telah ditanamkan terlebih dahulu.

Beberapa ahli mengatakan bahwa besi baru dapat meleleh pada kisaran panas sebesar 2.795°F atau sekitar 1.535°C. Pelumeran tersebut juga membutuhkan waktu cukup lama.

Satu hal yang menjadi bahan pemikiran para ahli adalah setelah melakukan penghitungan secara sistematis, diketahui bahwa kurang lebih panas yang dihasilkan oleh meledaknya pesawat yang menabrak WTC tersebut sekitar 500°F atau sekitar 297,2° C.

Pertanyaannya, bagaimana bisa panas sebesar 500° F mampu melelehkan besi baja dalam waktu kurang dari satu jam?

Bukti baru video, seorang saksi mata dengan menggunakan video kamera saat berada di sekitar lokasi kejadian tanpa sengaja menangkap gambar sebuah truk jasa untuk penghancuran gedung (demolition) sedang lewat ditangah kota New York dekat lokasi kejadian.

Pertanyaannya, untuk apa truk tersebut melewati tengah kota New York? Apakah ada gedung tua ditengah kota New York yang akan diruntuhkan? Mengingat ini semua adalah controlled demolition, artinya “penghancuran gedung dari jarak jauh”, iya jarah jauh, controlled. (lihat video)

Bubuk Thermite Membantu Mempermudah Gedung WTC Roboh
Seorang profesor dari Brigham Young University, Utah bernama Steven E Jones menjelaskan hasil penelitiannya bahwa runtuhnya menara kembar WTC tersebut adalah disengaja. Dalam penelitiannya, Jones mengatakan bahwa hal yang dapat melumerkan besi baja dengan cepat adalah yang dinamakan thermite.

 

Thermite adalah komposisi pyrotechnic dari bubuk logam dan logam oksida yang dapat menghasilkan reaksi oksidasi-reduksi bernama reaksi thermite.

Dengan menggunakan thermite, maka besi atau baja dapat terbakar dan meleleh dengan cepat seperti mentega yang dipotong.

Hal yang dihasilkan oleh pembakaran thermite adalah asap berwarna putih, lelehan pijar api dan percikan api. Uniknya, semua itu muncul ketika sebelum dan sesudah WTC ditabrak oleh pesawat.

Terlihat bukti adanya reaksi termite pada gedung WTC sebelum akhirnya gedung tinggi tersebut roboh secara terjun bebas (free fall)

Selain penggunaan thermite, Jones juga mengemukakan teori lainnya yaitu pemotongan beberapa batang besi baja penyangga gedung di bagian bawah dan pemakaian bom. Pesawat terbang dalam hal ini hanyalah sebagai pengecoh perhatian saja.

Karena keberanian Jones membeberkan hasil penelitiannya, dia mendapatkan banyak dukungan dari berbagai kalangan yang sepakat mengatakan bahwa runtuhnya WTC adalah rekayasa pemerintah Amerika Serikat.

Uniknya, sampai sekarang belum terdapat penelitian secara resmi yang dilakukan oleh pemerintah Serikat untuk menganalisa bagaimana WTC dapat runtuh secepat itu dan Gedung 7 juga ikut runtuh walaupun tidak tersentuh oleh apapun.
Bagaimana reaksi termite yang dengan mudah dapat menghancurkan baja seperti layaknya pisau mengiris mentega? bisa lihat videonya disini.


 molten stell 911 

  thermite wtc 911-02

Bukan Pesawat Yang Menabrak Pentagon
Seorang saksi-mata wanita yang sangat berani menyampaikan ke publik bahwa dirinya yakin tidak ada serpihan pesawat saat peristiwa pentagon 11 Septembar, wanita pemberani itu bernama April Gallop.

Pada hari itu ia baru saja masuk kerja sebagai tenaga magang di dalam Pentagon. Ketika itu anaknya masih kecil berusia 2 tahun, dan pada saat itu pula anaknya diajak ke tempat kerjanya di dalam Pentagon. Seperti biasanya di pagi hari itu, anaknya diletakkan dekat meja kerjanya yang ada sebuah komputer.

Saksimata peristiwa Pentagon, April Gallop saat diwawancarai oleh Jesse Vantura menyatakan dengan pasti bahwa bukan pesawat yang menghantam gedung Pentagon.

Disaat ia ingin menyalakan dengan menekan Power PC di komputernya, seketika ledakan besar itu terjadi dekat ruangannya.

Ia langung memeluk anaknya dan keluar dari tempat kerjanya alias keluar dari gedung Pentagon, uniknya ia justru keluar gedung melewati lubang ledakan tersebut!

Saat diluar ia tak melihat satupun serpihan pesawat, bahkan ia sempat khawatir apakah ledakan di Pentagon tersebut justru karena ia telah memencet tombol power di komputernya? Mungkinkah semua memang sudah direncanakan dengan perangkat elektronik pengendali jarak jauh?

Ia pun langsung terkenal dan diundang ke banyak stasiun media untuk menceritakan kesaksiannya yang menghebohkan tragedi 9/11 itu. Bahkan kesaksiannya dan pengalaman pribadinya itu membuat pakar conspirasi Jesse Ventura ikut mewawancarainya mengenai hal tersebut, dan ditayangkan pada seri 9/11 dalam episode The Pentagon.

Tak lupa pula Jesse mengingatkan si wanita itu untuk selalu menjaga dirinya dari agen pemerintah yang mungkin akan membunuhnya. (lihat kesaksian April Gallop: video-1video-2)

Pentagon Dihantam Missile

 

Setelah lebih dari 10 tahun, barulah beberapa ahli dibidang arsitek, milliter dan berbagai profesi lainnya mulai berani menyelidiki peristiwa WTC dan Pentagon secara individu.
Ada pula diantara mereka para keluarga korban dan pihak individu lainnya mulai membuat suatu badan penyelidik independen.

Organisasi-organissai sosial tersebut semakin menjalin hubungan baik diantaranya, dan teka-tekipun semakin terkuak karena semakin banyaknya barang bukti berupa berkas, foto dan juga video.

Banyak penjelasan-penjelasan dan bukti kongkrit bahwa gedung Pentagon sebenarnya dihantam oleh missile, silahkan cari sendiri di youtube.

Jadi perlu DITEGASKAN bahwa yang menabrak Pentagon bukanlah pesawat, tapi yang menabrak Pentagon adalah sebuah MISSILE! (lihat bukti video hasil penyelidikan pakar)

Terlihat missile menghantam Pentagon saat 9/11


Jenis rudal penghancur yang menghantam Pentagon saat 9/11 ini adalah senjata yang sangat dirahasiakan dan tak pernah dipublikasikan oleh pihak militer AS



Tampak pada animasi diatas, rudal (missile) menghantam gedung Pentagon seperti yang dilaporkan oleh April Gallop. Gambar sebelah kiri dengan kecepatan normal dan gambar sebelah kanan dengan efek yang diperlambat (slow motion).

Sang peng-upload di Youtube mengakui bahwa video ini selalu di hapus oleh pihak Youtube, namun ia berkali-kali selalu meng-upload kembali. Oleh karenanya beberapa anggota Youtube men-downloadnya dan membuat copy video ini dan beramai-ramai meng-uploadnya kembali. Hal tersebut membuat pihak Youtube kewalahan dan akhirnya video bukti tersebut tetap ditayangkan.

Puluhan Saksi-saksi Mata Tragedi 9/11 Tewas Secara Misterius
Tidak sedikit saksi-saksi mata ditempat kejadian yang mati secara misterius. Jumlah pastinya tak terhitung, namun diperkirakan sudah diatas puluhan.

Tewasnya para saksi mata tersebut mirip dengan peristiwa saat John F Kennedy dibunuh. Semua saksi di tempat kejadian tewas secara misterius akibar kecelakaan-kecelakaan dan bunuh diri, tidak ada yang tewas karena tua atau bersifat alami.

Begitu pula dengan saksi-saksi mata peristiwa September 9/11 ini, semua saksi tewas karena kecelakaan hingga bunuh diri (lihat video)

Pesawat bin Laden Boleh Terbang
Pada tanggal 19 September 2001, setidaknya 26 orang penumpang, kebanyakan diantaranya merupakan keluarga bin Laden, terbang meninggalkan Orlando dengan menumpang pesawat internasional Ryan International Airlines nomor penerbangan 441 untuk meninggalkan AS.

Padahal waktu itu akses penerbangan dari dan ke AS, hingga beberapa hari ke depan sangat dibatasi dan harus melalui persetujuan langsung dari pemerintah.

Bukti Hubungan Tragedi 9/11 dengan bin Laden Belum Cukup?
Pada tanggal 5 Juni 2006, Rex Tomb, kepala investigasi public untuk FBI mengatakan kepada wartawan bahwa bin Laden masih belum secara resmi dikenaan dakwaan dan tuntutan sehubungan dengan peristiwa 9/11.

Nah, kenapa bisa begitu?  Karena FBI beralasan, masih belum menemukan bukti yang bisa menghubungkan bin Laden dengan peristiwa 9/11.

Fakta Kaitan bin Laden Dengan George Bush
Selain itu, terdapat fakta yang mengaitkan keluarga bin Laden dengan George Bush senior, dan juga George W. Bush Junior dengan dana Miliaran dollar AS.

Tahun 1979, George W. Bush mendirikan perusahaan Arbusto. James Bath menyumbangkan dana $50.000 dengan imbalan 5 persen saham perusahaan.

Bath merupakan satu-satunya perwakilan dagang Salim Bin Laden, saudara laki-laki Usamah bin Laden, di AS. Setelah terjadi peristiwa 11 September, Bush menyangkal pernah mengenal Bath namun mengakui kesepakatan bisnis antara mereka.


Pada tahun 1981-1989, Bush senior menjabat wakil presiden, pada tahun 1986, George W. Bush, menggabungkan perusahaan penghasil energi Arbusto dengan Harken Energy Corp. Sheik Saudi, Abdullah Taha Bakhsh kemudian membeli 17,6 persen saham perusahaan.

Sheikh Saudi tersebut memiliki hubungan dengan Khalid bin Mahfouz, yang mewarisi usaha Salim bin Ladin ketika dia meninggal pada tahun 1988. Dilihat dari berbagai sudut pandang, keluarga Bush memiliki ikatan dengan keluarga Bin Laden, mereka saling memberikan dana, hal tersebut membuat George W. Bush secara tidak langsung mendanai Usamah Bin Laden.

Bin Laden Pernah Dirawat di Rumah Sakit Dan Bertemu CIA
Dilaporkan pula bahwa pada tahun 1999, ada transfer sejumlah uang sebesar $3 juta kepada Usamah bi Laden.

Usamah bin Laden tengah dirawat di sebuah rumah sakit (gambar illustrasi)

Satu fakta lain yang mengaitkan Usamah dengan Bush, ketika Usamah bin Laden tengah dirawat di sebuah rumah sakit di Dubai, dia dikunjungi oleh agen CIA.

Dua bulan sebelum kejadian tanggal 11 September, Usamah bin Laden terbang ke Dubai selama 10 hari untuk melakukan perawatan atas penyakit ginjal di sebuah rumah sakit milik Amerika.

Saat itu, dia menerima kunjungan dari agen CIA setempat. Setelah itu, Usamah bin Laden dengan bebas dapat meninggalkan Dubai.

Usamah bin Laden Telah Meninggal Sebelumnya
Terdapat juga sejumlah isu yang mengabarkan bahwa Usamah bin Laden telah meninggal, harian Perancis Lest Republicain mengutip pernyataan badan intelijen luar negeri Perancis mengklaim bahwa Usamah telah meninggal dunia karena sakit tifus di Pakistan pada bulan Agustus 2008.

Sebuah sumber Saudi juga mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui Usamah bin Laden tengah sakit dan kemungkinan telah meninggal. Usamah diisukan menderita gagal ginjal dan mendapat perawatan cuci darah.

Foto Kematian dan Penguburan bin Laden

Militer AS baru-baru ini berencana akan merilis foto bin Laden saat dikuburkan di laut. Namun aneh, mengapa tidak ada video kamera? Film berupa video saja bisa disunting atau di-edit, apalagi hanya berupa foto-foto atau gambar diam? Apakah tidak didokumetasikan secara bergerak? Sungguh tak masuk akal jika tak dirilis berupa video.

Sebenarnya, masih banyak beberapa bukti lain yang menguatkan bahwa tragedi 9/11 adalah hasil rekayasa. Namun kebanyakan adalah bukti-bukti sekunder dan tertier.

Tapi suatu saat kami akan mencantumkan dengan bukti foto atau video ke dalam artikel ini di kemudian hari. (dn/suaramedia/berbagai sumber)

 



Pesawat kedua saat menabrak WTC. Konspirasi ini hingga membuat beberapa peneliti dan ahli audio visual menyatakan bahwa pesawat tidak asli alias menggunakan teknologi holographic 3D tiga dimensi, terlihat sayap kiri pesawat menghilang sesaat sebelum menabrak gedung. Para ahli menyatakan pula bahwa dari rekaman video ini, terbukti bahwa teknologi hologram yang digunakan belum sempurna.

THE BEST VIDEOS EVER ABOUT TRAGEDY 9/11 /2001:

(TEKS INDONESIA) Ilmu Arsitek & Teknik – Runtuhnya WTC-7 Collaps by Controlled Demolition – 15 MENIT
Dibawah ini adalah versi satu jam dari 1 ½ jam Dokumenter Original 9/11: Explosive Evidence – Experts Speak Out :
(TEKS INDONESIA) 9/11 Explosive Evidence – Experts Speak Out (Free 1-hour version)
BEST 9/11 DOCUMENTARY EVER! (FULL MOVIE)
911 In Plane Site – ALL MEDIA LIED ON 9/11! Whitehouse Phone number-202-456-1414
NATIONAL SECURITY ALERT – 9/11 PENTAGON ATTACK
Kejanggalan 9/11 (Teks Bahasa Indonesia)
9/11 – Missing Links ( full movie )
9/11 Loose Change – Full Documentary
9/11 – WTC ATTACK – Jesse Ventura – Full Length
9/11 – PENTAGON ATTACK – Jesse Ventura – Full Length
CIA insider tells 911 truth. Time to re-examine your World-view, America!
9/11 Explosive Evidence – Experts Speak Out!!! (Full Length)
9/11 was an inside job an this documentary proves it
The LONGEST 9/11 Documentary-ABSOLUTE, IRREFUTEABLE PROOF INSIDE JOB! (4 hours 27 minutes)
 
Operation False Flag
FAIR USE NOTICE:
This site may contain copyrighted material the use of which has not always been specifically authorized by the copyright owner. I am making such material available in an effort to advance awareness and understanding of issues relating to current affairs, civil rights, economics, individual rights, international affairs, liberty, science & technology, cosmic events, and current breaking events. Just enjoy it and thank you for your attention and thanks for visiting. :)
Artikel Lain:
*****
“the truth is out there, just keep inside..!”
((( IndoCropCircles.wordpress.com )))


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar