Rabu, 18 Mei 2011

Sang pastur menuduh Presiden bukan warga negara AS dan karena itu memimpin negara tersebut adalah sebuah pelanggaran terhadap Konstitusi, yang melarang orang asing memiliki jabatan di Gedung Putih. Manning telah menantang Obama untuk membuktikan bahwa dirinya salah. "Satu-satunya alasan mengapa mereka belum menindak saya lebih jauh atau memenjarakan saya adalah karena, saat ini, ia harus menunjukkan bahwa saya telah membuat tuduhan palsu padanya. Namun ia tidak bisa melakukan itu," ujar Manning.>>Seorang pastur di gereja Harlem telah mengirimkan pesan-pesan politik yang menimbulkan banyak kontroversi di AS. James David Manning, pastur yang merupakan bekas narapidana dan kini memiliki acara radionya sendiri ini, bukanlah penggemar Presiden AS.>>>Situs Wikileaks Berhasil Siarkan Pesan Tersembunyi 9/11>> Sebuah situs telah menerbitkan apa yang dikatakan sebagai 573.000 pesan pager yang dikirim selama serangan 9 / 11 di AS yang berhasil disadap.>>> Pesan pertama dikirim dari pukul 03.00 waktu setempat (08.00 GMT), lima jam sebelum serangan pertama di New York dan yang terakhir 24 jam kemudian. Pesan tidak semua tentang serangan. Beberapa hanya berupa pertanyaan biasa tentang apa yang dimakan orang untuk makan siang>>> Pesan-pesan tersebut termasuk: Ini Myrna, saya tidak akan beristirahat sampai kau tiba di rumah, menara kedua telah jatuh, aku tidak mau harus terus meneleponmu setelah setiap peristiwa. Tolong, pulanglah. Presiden telah dipindah-jalurkan dan tidak akan kembali ke Washington tapi tidak yakin ke mana ia akan pergi. Bom diledakkan di World Trade Ctr. Tolong kembali kepada Mike Brady dengan penilaian yang cepat daerah Anda dan hubungi kami jika ada sesuatu yang diperlukan >>> seorang tentara Amerika muda selama Perang Korea, Jim Madrid masih ingat mengunjungi Jepang pada tahun 1950 dan mengembara di tengah-tengah puing-puing yang ditinggalkan serangan bom atom AS di Hiroshima lima tahun sebelum pengembaraannya tersebut. "Anak-anak kecil ini muncul dan menendang kaki saya, meneriakkan 'Buta kitanai, buta kitanai' (babi kotor, babi kotor)," Madrid mengingat kembali. "Pulanglah, pulanglah," mereka tetap berteriak.>>>Madrid baru-baru ini bergabung dengan lusinan penduduk yang lain dari provinsi yang berada di tempat uji coba untuk peringatan 16 Juli tersebut di hari jadi ke-65 dari ledakan Trinity yang diselenggarakan oleh Tularosa Downwinders Consortium. Sekitar 38.000 orang tinggal di dalam radius 60 mil dari Trinity tersebut, menurut sebuah sensus pada tahun 1940, namuan tidak satupun menerima peringatan yang datangnya lebih awal dari uji coba atom tersebut atau kejatuhan yang mengikuti ledakan tersebut, pemimpin kosnsorsium tersebut Tina Cordova mengatakan mengatakan. Tidak seorangpun dievakuasi.>>> "Anak-anak kecil ini muncul dan menendang kaki>>> Madrid, sekarang 78 tahun, ingat berhimpit-himpitan di dalam sebuah mobil dengan saudara lelakinya Phil, ibunya, yang sedang menyetir, dan dua wanita yag lain, dan menuju ke barat dari Alamogordi di mana keluarga Madrid tinggal. Segera setelah melewati sebuah jembatan penyeberangan rel kereta api, Madrid menceritakan melihat "sebuah cahaya yang besar, sangat besar datang dari utara. Ini bangkit dari surga, sungguh terang, sangat terang.. .

Pastur: Barack Obama Cerminkan Kejahatan Murni

Pastur James David Manning yang dikenal sebagai tokoh anti-Obama, kembali membuat ulah. Kali ini Manning mengatakan bahwa Obama merupakan bentuk nyata dari kejahatan. Namun pernyataannya tersebut belum mendapat tanggapan apapun dari pemerintah. (Berita SuaraMedia)Pastur James David Manning yang dikenal sebagai tokoh anti-Obama, kembali membuat ulah. Kali ini Manning mengatakan bahwa Obama merupakan bentuk nyata dari kejahatan. Namun pernyataannya tersebut belum mendapat tanggapan apapun dari pemerintah. (Berita SuaraMedia)
NEW YORK (Berita SuaraMedia) – Seorang pastur dari New York mengklaim bahwa Barack Obama adalah seorang yang jahat, bukan warga negara Amerika, karena itu ia tidak berhak menjalankan negara tersebut.
Seorang pastur di gereja Harlem telah mengirimkan pesan-pesan politik yang menimbulkan banyak kontroversi di AS. James David Manning, pastur yang merupakan bekas narapidana dan kini memiliki acara radionya sendiri ini, bukanlah penggemar Presiden AS.
Pesan bernada ofensif dan penuh kebencian dikirimkan dari gerejanya setiap hari.
"Saya yakin Barack Obama mencerminkan kejahatan murni. Ia adalah orang yang jahat secara spiritual," ujar Pastur Manning yakin.
Ia mengklaim bahwa polisi dan agen rahasia telah mengunjunginya karena pesan-pesan yang ia kirim. Manning mengatakan bahwa ia memperkirakan sebentar lagi akan ditahan karena keyakinan politiknya, yang menurutnya akan menjadi sebuah pelanggaran bagi kebebasan berbicara.
Sang pastur menuduh Presiden bukan warga negara AS dan karena itu memimpin negara tersebut adalah sebuah pelanggaran terhadap Konstitusi, yang melarang orang asing memiliki jabatan di Gedung Putih. Manning Lelah menantang Obama untuk membuktikan bahwa dirinya salah.
"Satu-satunya alasan mengapa mereka belum menindak saya lebih jauh atau memenjarakan saya adalah karena, saat ini, ia harus menunjukkan bahwa saya telah membuat tuduhan palsu padanya. Namun ia tidak bisa melakukan itu," ujar Manning.
Istri pemuka agama yang kontroversial itu, Suster Elizabeth, tidak meragukan keadilan suaminya.
"Saya membelanya 100%. Saya percaya ia dipimpin oleh Tuhan untuk membicarakan hal-hal yang ia bicarakan."
Namun, hanya ada sedikit dukungan yang tampak di jalan-jalan Harlem.
"Itu hanya cara untuk menarik perhatian. Sesuatu yang kontroversial untuk dilakukan. Saya tidak yakin itu ada hubungannya dengan keyakinannya yang sebenarnya. Saya pikir itu hampir seperti aksi promosi," ujar seorang pria.
"Ia seharusnya menunjukkan rasa cinta kepada kita – menunjukkan bahwa Tuhan mencintai semua orang. Bukan mengajari kita untuk membenci," ujar seorang wanita.
Pastur Manning tetap bertahan pada retorikanya, terlepas dari kritik yang dilontarkan oleh komunitasnya.
November tahun lalu, upaya untuk menantang kewarganegaraan Obama memperoleh dukungan tak terduga dari Hakim Clarence Thomas yang mengangkat isu itu dalam daftar Mahkamah Agung setelah ditolak pada awalnya. Pengadilan penuh akhirnya menolak tantangan kewarganegaraan itu. Obama lahir di Hawaii pada tanggal 4 Agustus 1961 dan akte kelahirannya dilegalisir oleh pejabat negara bagian tersebut.
Pastur Manning bergabung dengan Hakim Thomas dan mantan kandidat partai Republik Alan Keyes sebagai sosok Afrika Amerika ketiga yang mempertanyakan kewarganegaraan Obama. Sekelompok teoris konspirasi Obama juga telah menekan isu ini, meskipun setiap organisasi berita utama yang telah menyelidikinya menngkonfirmasi bahwa Obama memang lahir di AS.
Basis Manning berada di komunitas kulit hitam. Ia adalah pastur Gereja Misionaris Dunia Atlah di New York. Terletak di lokasi yang mudah terlihat. Dengan hanya 150 anggota tahun lalu, gereja Manning tidak terlalu besar atau terkenal dalam standar Harlem. Namun, video-video yang ia pasang di Youtube memberinya kehadiran di kelompok kecil kongregasinya.
Salah satu videonya tentang Obama dilihat oleh 1.6 juta pengguna Youtube tahun lalu, sementara yang lainnya 188.000. Hal itu mungkin disebabkan oleh karakter kontroversial dari beberapa khotbah sang pastur di Youtube.
Meski demikian, perhatian terhadap Manning mulai memudar ketika Obama telah menjadi presiden. Ketakutan bahwa Obama mungkin adalah kandidat dari pecinta teroris Muslim Kristen radikal sosialis tampaknya telah memudar lebih cepat daripada prospek kepresidenan Sarah Palin. (rin/rt/dv) www.suaramedia.com
Berita Lainnya:

Situs Wikileaks Berhasil Siarkan Pesan Tersembunyi 9/11


 
 
NEW YORK (Berita SuaraMedia) - Sebuah situs telah menerbitkan apa yang dikatakan sebagai 573.000 pesan pager yang dikirim selama serangan 9 / 11 di AS yang berhasil disadap. Wikileaks mengatakan mereka tidak akan mengungkapkan siapa yang memberikan pesan-pesan tersebut, yang beberapa di antaranya adalah dari badan-badan federal dan juga dari warga negara biasa.
Internet analis mengatakan mereka percaya bahwa pesan tersebut asli namun pemerintah federal menolak memberikan komentar.
Serangan pada 11 September 2001 menyebabkan hampir 3.000 orang tewas.
Pesan-pesan tersebut diterbitkan lebih dari 24 jam dan berakhir pada 08.00 GMT pada hari Kamis. Pesan-pesan tersebut dirilis secara bersamaan pada Wikileaks dan situs jaringan sosial Twitter.
Website ini menyiarkan setiap pesan pada saat itu dikirim awalnya pada tahun 2001.
Pesan pertama dikirim dari pukul 03.00 waktu setempat (08.00 GMT), lima jam sebelum serangan pertama di New York dan yang terakhir 24 jam kemudian.
Pesan tidak semua tentang serangan. Beberapa hanya berupa pertanyaan biasa tentang apa yang dimakan orang untuk makan siang.
Namun banyak dari pesan-pesan itu merupakan tentang serangan pesawat mematikan dan berkisar mulai dari orang yang mencoba untuk mencari tahu apakah orang yang mereka cintai selamat, hingga pesan-pesan pemerintah hingga error pada komputer server.
Pesan-pesan tersebut termasuk:
Ini Myrna, saya tidak akan beristirahat sampai kau tiba di rumah, menara kedua telah jatuh, aku tidak mau harus terus meneleponmu setelah setiap peristiwa. Tolong, pulanglah.
Presiden telah dipindah-jalurkan dan tidak akan kembali ke Washington tapi tidak yakin ke mana ia akan pergi.
Bom diledakkan di World Trade Ctr. Tolong kembali kepada Mike Brady dengan penilaian yang cepat daerah Anda dan hubungi kami jika ada sesuatu yang diperlukan.
Departemen kebakaran dan polisi New York mengatakan mereka tidak bisa berkomentar apakah pesan yang konon dikirim dari mereka adalah asli sementara Dinas Rahasia AS menolak memberikan komentar.
Sebagian besar pesan itu berasal dari tiga perusahaan, Metrocall, Skytel dan Arch.
USA Mobility Inc., yang menggabungkan sistem Metrocall dan Arch pada tahun 2004, mengeluarkan pernyataan Rabu mengatakan mereka "bermasalah dengan mengetahui bahwa pesan pager tersebut, yang termasuk komunikasi yang melibatkan pejabat pemerintah, tampaknya telah disadap dan dengan jelas diungkapkan secara publik dalam sebuah pelanggaran hukum pidana federal .
"Kami berharap dan berharap bahwa orang-orang yang terlibat dalam pengawasan elektronik yang melanggar hukum akan ditangkap dan dituntut untuk sepenuhnya sesuai hukum," kata pernyataan itu.
Skytel tidak menghubungi untuk memberikan komentar.
Wikileaks memungkinkan orang untuk memuat dokumen anonim di Web, dengan mengatakan tujuannya adalah untuk mempromosikan transparansi.
Ini diciptakan pada 2006 oleh para pembangkang, wartawan, ahli matematika dan teknologi dari Amerika Serikat, Taiwan, Eropa, Australia dan Afrika Selatan.
Wikileaks Juru bicara Daniel Schmitt mengatakan pesan-pesan itu disampaikan secara anonim ke situs tersebut beberapa minggu yang lalu.
Dia mengatakan kepada Associated Press: "Dari konteks informasi yang diberikan sumber kita alasan kuat untuk percaya bahwa ini adalah data yang valid."
Kata Schmitt menerbitkan pesan tersebut "adalah salah satu tambahan blok bangunan untuk mendapatkan gambaran lengkap tentang apa yang terjadi pada hari itu." (iw/bbc/kc) www.suaramedia.com

Sebut Manning "Langgar Hukum", Obama Lewati Batas

E-mail Cetak PDF
WASHINGTON (Berita SuaraMedia) – Presiden Amerika Serikat Barack Obama mungkin saja tanpa sengaja telah mengakibatkan kekacauan hukum di tubuh militer dengan menyatakan bahwa Prajurit Satu Bradley Manning, yang menjadi tersangka dalam kasus pembocoran dokumen, telah "melanggar hukum". Para pendukung Manning mengklaim bahwa pernyataan Obama merupakan bentuk "pengaruh komando ilegal" dan membuyarkan peluang Manning untuk mendapatkan proses persidangan yang adil.
Aturan Umum Peradilan Militer AS (Uniform Code of Military Justice – UCMJ) melarang "pengaruh komando", yakni pengaruh atau perintah dari atas untuk melakukan atau mengatakan sesuatu yang berpotensi memengaruhi keputusan pengadilan militer atau juri dalam sebuah kasus kriminal di tubuh militer. Tidak ada yang lebih tinggi posisinya dibanding presiden yang merupakan komandan tertinggi angkatan bersenjata.
Kekacauan bermula pekan lalu setelah sebuah acara penggalangan dana politik di San Francisco. Logan Price, seorang pendukung Manning, bisa mendekat kepada presiden untuk berjabat tangan dan kemudian menyampaikan pembelaan terkait kasus Manning.
Dalam percakapan yang direkam video telepon seluler tersebut, Price menyebut Manning, yang dituding membocorkan ratusan ribu dokumen militer dan Departemen Luar Negeri AS kepada WikiLeaks, hanya seorang whistle-blower, bukan penjahat. Price pun bertanya, "Kenapa dia dituntut?"
Obama menjawab dan menyebut tindakan Manning "tidak bertanggung jawab, membahayakan nyawa para personel militer dan mengakibatkan banyak kerusakan". Tapi, ketika Price terus bersikeras, Obama berkata, "Dia melanggar hukum."
Seorang pakar militer mengatakan bahwa sang presiden sudah melewati batasan hukum dengan pernyataan tersebut.
Eugene Fidell, presiden Institut Nasional Peradilan Militer, sebuah lembaga nirlaba yang mendukung keadilan dalam sistem militer, mengatakan kepada NBC News bahwa pernyataan Obama termasuk "pengaruh komando yang ilegal" dan melanggar asas praduga tak bersalah.
"Semestinya presiden tidak mengatakan itu. Dia seharusnya lebih berhati-hati," kata Fidell.
Gedung Putih membela Obama dan membantah fakta tersebut. Juru bicara Gedung Putih Tommy Vietor berdalih bahwa sang preside hanya berbicara secara umum mengenai pembocoran materi rahasia secara ilegal. Vietor bersikeras bahwa Obama "tidak secara khusus menyampaikan pendapat mengenai bersalah atau tidaknya Pratu Manning."
Namun, Fidell memiliki penjelasan lain dalam hal tersebut. Meski Obama menyandang gelar sarjana hukum dari Harvard, Fidell yakin bahwa mungkin saja Obama tidak menyadari larangan "pengaruh komando" dalam aturan tersebut dan mengucapkan hal itu secara spontan dalam perbincangan dengan Price.
Tapi, Fidell memprediksikan bahwa hal itu tidak akan berdampak buruk dalam kasus Manning. Meski seorang pengacara bisa mengklaim bahwa pernyataan sang presiden secara ilegal merupakan prasangka terhadap kliennya, bisa saja dipilih para juri yang dipastikan tidak mengetahui pernyataan tersebut.
Manning dihadapkan pada puluhan tuntutan terkait dugaan perbuatan mengunduh secara ilegal ribuan dokumen rahasia yang sebagian besarnya dipublikasikan WikiLeaks. Tuduhan yang paling serius, yakni tuduhan membantu musuh, hukumannya adalah hukuman mati. Hingga kini, masih belum ditetapkan tanggal persidangan.
Pekan lalu, Manning ditransfer ke penjara militer di Fort Leavenworth, Kansas, setelah sembilan bulan mendekam di penjara Marinir di Quantico, Virginia. Transfer Manning dilakukan di tengah klaim bahwa Manning diperlakukan kasar di Quantico. (dn/msn) www.suaramedia.com

Mantan Tentara Beberkan Bungkamnya AS Atas Bom Hiroshima


 
 
SANTA FE (Berita SuaraMedia) – Sebagai seorang tentara Amerika muda selama Perang Korea, Jim Madrid masih ingat mengunjungi Jepang pada tahun 1950 dan mengembara di tengah-tengah puing-puing yang ditinggalkan serangan bom atom AS di Hiroshima lima tahun sebelum pengembaraannya tersebut. "Anak-anak kecil ini muncul dan menendang kaki saya, meneriakkan 'Buta kitanai, buta kitanai' (babi kotor, babi kotor)," Madrid mengingat kembali. "Pulanglah, pulanglah," mereka tetap berteriak.
Namun apa yang anak-anak Hiroshima lakukan tidak mengetahui bahwa hal tersebut hanya beberapa hari sebelum bom tersebut meledak di atas kota mereka, Madrid sendiri telah menjadi seorang korban dari apa yang, dalam esensinya, adalah sebuah serangan nuklir kejutan oleh AS pada para penduduk New Mexico.
"Pada waktu itu, pagi hari 16 Juli 1945," Madrid mengatakan pada kantor berita Reuters dalam sebuah wawancara baru-baru ini. "Ketika itu saya berusia 13 tahun, dan kami berada dalam perjalanan menuju kerja di markas (Angkatan Udara Holloman).  Para prajurit biasanya memberikan tugas-tugas yang aneh kepada anak-anak, dan ibu saya dan kakak saya bekerja di dapur."
Madrid, sekarang 78 tahun, ingat berhimpit-himpitan di dalam sebuah mobil dengan saudara lelakinya Phil, ibunya, yang sedang menyetir, dan dua wanita yag lain, dan menuju ke barat dari Alamogordi di mana keluarga Madrid tinggal. Segera setelah melewati sebuah jembatan penyeberangan rel kereta api, Madrid menceritakan melihat "sebuah cahaya yang besar, sangat besar datang dari utara. Ini bangkit dari surga, sungguh terang, sangat terang."
Bola api yang muncul tersebut adalah "barang terbesar yang pernah saya lihat dalam kehidupan saya. Bola api tersebut menggelinding, menjadi semakin menggemuk dan lebih besar dan lebih tinggi.
"Ibu saya mengatakan: 'Matahari datang semakin dekat. Dunia semakin dekat dengan akhirnya." Ia mengatakan kepada saya untuk membuat saya menunduk, namun saya tetap melihat. Jika itu adalah akhir dari dunia. Saya ingin melihatnya. Saya menunggu Tuhan datang dari sekitar bola api tersebut."
Apa yang Madrid dan yang lainnya saksikan adalah ledakan pertama sebuah bom atom, yang diledakkan di Tempat Uji Coba Trinity Proyek Manhattan, sekitar 35 mil bagian tenggara dari Socorro, New Mexico, di tempat yang sekarang dikenal dengan Tempat Latihan Misil White Sands.
Madrid menghitung bahwa ia berada sekitar 30 mil dari ledakan tersebut.
Madrid, yang sekarang tinggal di Denver, mengatakan bahwa "Selama berminggu-minggu, atau berbulan-bulan dan berbulan-bulan, saya tidak yakin sekarang"  penglihatannya berubah dan ia hanya dapat melihat orang-orang dan benda seperti jika ia melihat pada sebuah sinar X.
Walaupun penglihatan negatif tersebut pada akhirnya kembali seperti semula dengan sendirinya, Madrid mengatakan bahwa penglihatannya masih kurang sejak kejadian tersebut. Ia merasakan sakit kepala ketika melihat pada sebuah cahaya dan akan sering melihat gambar-gambar ganda.
Madrid juga telah tertutupi hampir seluruh tubuhnya dari kepala sampai ujung jari kaki dengan sebuah ruam yang mana dokter tidak mampu unutk menjelaskannya. Ibunya dan kerabat yang lain meninggal karena kanker tiroid.
Madrid baru-baru ini bergabung dengan lusinan penduduk yang lain dari provinsi yang berada di tempat uji coba untuk peringatan 16 Juli tersebut di hari jadi ke-65 dari ledakan Trinity yang diselenggarakan oleh Tularosa Downwinders Consortium.
Sekitar 38.000 orang tinggal di dalam radius 60 mil dari Trinity tersebut, menurut sebuah sensus pada tahun 1940, namuan tidak satupun menerima peringatan yang datangnya lebih awal dari uji coba atom tersebut atau kejatuhan yang mengikuti ledakan tersebut, pemimpin kosnsorsium tersebut Tina Cordova mengatakan mengatakan. Tidak seorangpun dievakuasi.
Ratusan atau bahkan ribuan menurut" jurusan angin" telah menderita atau mati karena radiasi termasuk kanker dan penyakit yang lain, dan hal itu bukan hal yg luar biasa bagi para keluarga daerah tersebut kehilangan beberapa anak karena leukimia dan kanker yanglain, ia mengatakan.
Ia mengatakan bahwa peringkat  kanker di provinsi dekat Trinity hampir empat sampai delapan kali lebuh tinggi dari peringkat nasional.
"Tujuan saya adalah untuk pada akhirnya mendapatkan kompensasi untuk orang-orang tersebut yang telah menderita begitu banyak," ia  mengatakan.
Lama tidak dipedulikan dari pemerintah, para penduduk sering  mengambil jalan membakar penjualan untuk membayar obat-obatan, kunjungan dokter, dan pengobatan, Cordova mengatakan. "Kami tidak seharusnta berdiri di sini memohon."
Keluhan-keluhan dari para korban Trinity diperdengarkan kembali pada sebuah10 tahun studi resiko kesehatan dari uji coba Trinity dab laboratorium persenjataan nuklir Los Alamos dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Pennyakit (Centers for Disease Control and Prevention – CDC) AS di Atlanta.
"Rata-rata eksposur di daerah publik dari ledakan nuklir pertama diukur pada tingkatan 10.000 kali leih tinggi dari pada yang diijinkan baru-baru ini," sebuah rancangan studi akhir sehubungan untuk pengungkapan formal pada musim gugur ini dan diposkan pada website CDC.
"Ranchers mengabarkan bahwa kejatuhan tersebut 'dibanjiri dengan' pemunculan lokal selama hari-hari setelah ledakan."
Laporan tersebut juga menyimpulkan bahwa para penduduk cenderung mengkonsumsi bahan-bahan radioaktif dalam air mereka, air susu, dan sayur-sayuran yang ditanam sendiri. Kawanan hewan ternak dan kambing juga cenderung terkena rata-rata radiasi yang sangat tinggi. Studi tersebut menyarankan.
Cordova mengatakan bahwa banyak dari hewan ternak terkena menuju ke pasar daging lokal, regional dan kemungkinan nasional.
Selama beberapa tahun sejak tahumn 1990, Kongres telah memberlakukan bermacam-macam potongan legislasi untuk menyediakan kompensasi dan bantuan kesehatan bagi para penduduk Nevada, Guam, dan Pulau Marshall dan yang lainnya yang tinggal di arah hembusan angin radioaktif tersebut dari berbagai uji coba persenjataan nuklir di atas tanah selama 1950-an.
Para korban hembusan angin radioaktif Trinity, bagaimanapun juga, sejauh ini telah ditinggalkan dari  tindakan-tindakan tersebut.
Pada April, Tom Udall, Senator Demokratik untuk New Mexico, memperkenalkan sebuah rancangan undang-undang yang akan memperluas meliputi para penduduk  New Mexico. (ppt/dw) www.suaramedia.com. http://www.suaramedia.com/berita-dunia/amerika/27007-mantan-tentara-beberkan-bungkamnya-as-atas-bom-hiroshima.html

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar