Minggu, 19 Januari 2014

US-EROPA-SAUDI ARABIA DKK -PARA PEMBERONTAK - SEDANG KONSOLIDASI UNTUK MELAKUKAN PERSIAPAN PERTEMUAN JENEVA 2...???>>> KONON SEGALA UPAYA DAN RETORIKA UNTUK MELAWAN .... KEKUATAN BASYAR ASSAD .... SEDANG DILAKUKAN DENGAN BERBAGAI TIPU MUSLIHAT PARA POLITISI BARAT... DENGAN SEGALA JARINGAN2NYA..??>> NAMUN FAKTA DILAPANGAN MEDAN SURIAH SUDAH SANGAT BERBEDA .. KETIKA PERTENGAHAN AGUSTUS BASYAR ASSAD MENAWARKAN PERTEMUAN DAN PERDAMAIAN KEPADA PARA PEMBERONTAK OPOSISI BONEKA ASING... DAN MILISI2 ASING PENDUKUNGNYA... DIMANA ASSAD INGIN MENGHENTIKAN PEMBUNUHAN2 TERHADAP MASYARAKAT SIPIL YANG DILAKUKAN OLEH PARA PENYERANG2 ASING DAN PEMBERONTAK BUATAN SAUDI ARABIA DKK YANG DIDUKUNG BARAT..DENGAN SANGAT KUATNYA..??>> KINI BASYAR ASSAD LEBIH BERPOTENSI DAN LEBIH KUAT.. DIBANDING OPOSISI -BONEKA.. KARENA PARA PENYERANG ASING DAN PEMBERONTAK OPOSISI BONEKA ASING ... ITU DALAM POSISI DI ELIMINASI DARI SELURUH WILAYAH SURIAH...??>> KONON PADA BULAN AGUSTUS 2013... PARA PENYERANG ASSAD SUDAH MENGUASAI +/- 3/5 WILAYAH2 PENTING DAN STRATEGIS.. ...NAMUN KINI MEREKA TINGGAL BEBERAPA JENGKAL KAKI SAJA DARI PERBATASAN TURKI.. DAN MUNGKIN AKAN HABIS TAK LAGI TERSISAKAN BARANG SE INCI-PUN..>> DALAM KONDISI DEMIKIANLAH.. JOHN KERRY DKK MENGGODOK SEGALA RETORIKA DAN TIPUAN2 POLITIK JAHAT.. UNTUK MENGHADAPI ASSAD YANG SEDANG KUAT2NYA.. BAGAIKAN SINGA PADANG PASIR YANG TAK KENAL GENTAR DAN TAKUT.. WALAUPUN YANG DIHADAPI ADALAH PANGERAN2 IBLIS JAHAT..DAN GANAS.. SEPERTI ARAB SAUDI-US-INGGRIS DLL..??>> TAK HERAN PENDUKUNG2 PENYERANG SURIAH.. SEPERTI KEHILANGAN NYALI DAN HARAPANNYA... ....... DILAIN PIHAK... MEREKA YANG MENGGUANAKAN AKAL SEHAT DAN JIWA YANG WARAS.. MERASAKAN BEBAN BERAT DAN MENERIMA KENYATAAN PAHIT...DAN MEMALUKAN DALAM PANGGUNG SEJARAH AMERIKA DAN INGGRIS DKK.. YANG SELAMA INI SELALU BERSEKUTU ...UNTUK... MENIPU DAN MENGANCAM MASYARAKAT DUNIA DAN NEGARA2 LAIN ... DI SELURUH TATANAN GLOBAL..??>> KINI MEREKA TERPURUK... WALAUPUN... KONON.. USA DAN NATO YANG MENGIRIMKAN KEKUATAN TERBESARNYA.. DENGAN.... 2 KAPAL INDUK DAN RATUSAN PESAWAT TEMPUR DAN KAPAL2 PENGAWAL DAN LOGISTIK.. DAN PERUSAKNYA DLL.. .DAN DIBANTU OLEH SELURUH KEKUATAN ISRAEL-ARAB SAUDI-TURKI-KUWAIT DKK DAN MILISI2 BEBAGAI NEGARA BESUTANNYA..... TELAH TERJUN DAN MENGEPUNG SURIAH.. >>> KINI... DENGAN TERPAKSA.. PARA JAGOAN ARAB SAUDI... SEPERTI SANG JENDRAL SPY... PANGERAN BANDAR BIN SULTAN DKK... YANG TERKENAL SANGAT GANAS DAN BENGIS ITU... DENGAN RASA MALU YANG SANGAT HARUS BERTEKUK LUTUT DIHADAPAN DULI SANG SINGA SYRIA... "BASYAR ASSAD"...???>>> TOKOH2 DIBELAKANG ASSAD ADALAH KAWAN2 LAMA YANG SELALU SETIA.. SEPERTI HEZBULLAH-PASUKAN BASIJ IRAN DAN TENTU KEKUATAN SOVYET DAN CINA.. >> INILAH TEAM BASYAR ASSAD.. YANG SATU DENGAN LAINNYA BAHU MEMBAHU DALAM MENGHADAPI SEGALA ...KEKUATAN.. KEPUNGAN MILISI2 ASING DAN TENTARA GLOBAL YANG KONON DIKOORDIANSI DARI 83 NEGARA.... TELAH MENGGERUDUG "ASSAD".. DITANAH NEGERINYA.. SEHINGGA KORBAN SIPIL YANG SANGAT BESAR TAK DAPAT DIHINDARKAN...???>> SALAH SATU SEBABNYA.. KARENA ASSAD PADA AWALNYA.. SANGAT KOMPROMIS.. ...DAN BERUSAHA... MENUNJUKKAN KEPEMIMPINAN YANG ELEGAN...>> NAMUN TANGGAPAN YANG SALAH DARI PIHAK OPOSISI BONEKA ASING.. DAN PARA PENYERANG DENGAN BATUAN DAN KEKUATAN PENUH ITU... .. SUNGGUH SANGAT TAK DIDUGA OLEH ASSAD AKAN MEMBUAT KEKALUTAN DINEGERINYA..DAN KORBAN RAKYAT DAN TENTARA YANG SANGAT SIGNIFIKAN..... SEHINGGA ASSAD HARUS BERBALIK ARAH DAN MAJU TANPA KENAL MENYERAH...??>> ALHAMDULILLAH .... KEMENANGAN ASSAD DKK TELAH BERBUAH DENGAN GEMILANG...>>> SEDANGKAN PARA PENYERANG TELAH HANCUR LEBUR.. DAN KINI HANYA KISAH SEJARAH PAHIT.. BAGI MEREKA..>> INSYA ALLAH.. SEMUANYA SEGERA TERSELESAIKAN DENGAN BERKAH DAN RAHMAT ALLAH MAHA KUASA.. SURIAH KEMBALI BERJAYA DAN MAKMUR SERTA MENJADI NEGARA BERDAULAT DAN BERMARTABAT.. YANG KOKOH DAN MULIA..SELAMANYA.. AAMIIN... Paul E. Vallely, seorang pensiunan Angkatan Darat AS berpangkat Mayor Jenderal sedang memimpin sekelompok Takfiri di dalam wilayah Suriah...>> ...Takfiri di Suriah terlihat dan menjalin kontak dengan tokoh-tokoh Amerika lainnya termasuk Senator Republik John McCain yang gambarnya muncul beberapa tokoh FSA dan beredar melalui internet pada bulan Mei 2013. ..>>> Pernyataan itu muncul hanya seminggu menjelang pembicaraan perdamaian Konferensi Jenewa-2 untuk mengakhiri perang saudara di Suriah, demikian Syrian Truth melaporkan, Selasa, 14/01/14...>> Presiden Turki Abdullah Gul dalam sebuah pernyataan menyerukan perubahan kebijakan pemerintah terhadap Suriah setelah bertahun-tahun secara vokal menentang Damaskus..>>> ...The exiled Coalition voted by 58 votes to 14 with two abstentions and one blank vote at a meeting in Istanbul to attend the so-called Geneva II talks, which open Wednesday. That meant just 75 of the around 120 opposition delegates took part in the secret ballot, in a sign that strong disagreements persist...>>..... British Foreign Secretary William Hague praised the opposition for reaching what he called a "difficult decision". German Foreign Minister Frank-Walter Steinmeier said the decision provided a "small glimmer of hope" for Syria's people and his French counterpart Laurent Fabius called it a "courageous choice". More than 35 countries will gather in the Swiss cities of Montreux and Geneva from Wednesday for talks on setting up a transitional government to lead the country, in line with a 2012 deal...>>>> Leader Ahmad Jarba said the umbrella group would be there with the “sole aim of removing President Bashar al-Assad from power.” Western powers welcomed the opposition decision, which Kerry said was "in the interests of all the Syrian people who have suffered so horribly under the brutality of Assad regime"...>>> Vallely adalah seorang analis militer senior untuk Fox News dan terkenal karena hubungan dekatnya dengan rezim Israel. Dia adalah seorang penggagas "Jerusalem Summit" yang percaya untuk relokasi semua orang Palestina ke negara-negara Arab lainnya sebagai solusi untuk mengakhiri konflik atas pendudukan Israel di Palestina...>>

Presiden Turki Serukan Perubahan Kebijakan Terhadap Suriah

Islam Times- 
 
Pernyataan itu muncul hanya seminggu menjelang pembicaraan perdamaian Konferensi Jenewa-2 untuk mengakhiri perang saudara di Suriah, demikian Syrian Truth melaporkan, Selasa, 14/01/14.
 
Abdullah Gul (al-Arabiah)
Abdullah Gul (al-Arabiah)

Presiden Turki Abdullah Gul dalam sebuah pernyataan menyerukan perubahan kebijakan pemerintah terhadap Suriah setelah bertahun-tahun secara vokal menentang Damaskus.

Pernyataan itu muncul hanya seminggu menjelang pembicaraan perdamaian Konferensi Jenewa-2 untuk mengakhiri perang saudara di Suriah, demikian Syrian Truth melaporkan, Selasa, 14/01/14.

Turki selama ini merupakan pendukung utama kelompok-kelompok Takfiri di Suriah dan menjadi kamp penampungan kelompok itu bersama dengan Qatar, Arab Saudi dan AS.

Sebelumnya diberitakan, Partai Arab Democratic Nasserist Mesir, dan gerakan nasionalis mengumumkan dukungan mereka dan bergabung dengan tentara Suriah dalam perang melawan Takfiri di Suriah.

Sumber Mesir mengatakan, gerakan nasionalis menyadari apa yang terjadi di Suriah adalah plot Barat, dan menggunakan kelompok-kelompok ekstremis Takfiri untuk melawan pemerintah Assad.

Dalam sebuah pernyataan, mereka mengatakan ribuan warga Mesir dari kelompok politik yang berbeda dan Garda Nasional Mesir siap untuk menggagalkan plot Barat dan bergabung dengan tentara Suriah untuk membantu rakyat disana. [IT/Onh/Ass]
 

Senin, 13 Januari 2014

Peta Perang Terbaru di Aleppo Setelah Pembebasan al-Naqqarin 

http://goldway-goldway.blogspot.com/2014/01/peta-perang-terbaru-di-aleppo-setelah.html

Peta Aleppo
Peta Aleppo
Berikut ini adalah peta perang di Aleppo yang diperbarui sejak 1/12/2013. Perbaruan peta ini, Senin, 13/01/14, karena wilayah al-Naqqarin secara resmi dibebaskan Tentara Arab Suriah dari cengkraman zombie-zombie Takfiri hari Sabtu malam kemarin, dan kini Tentara Arab Suriah terus bergerak maju menuju pusat Industrial City di Aleppo.

Sebagai catatan, peta ini tidak lengkap, karena Tentara Arab Suriah belum menguasai wilayah Sheikh Maqsood dan Ashraiyyeh sepenuhnya. Dan dua wilayah ini masih dalam perebutan antara Tentara dan Takfiri.

Jika Tentara Arab Suriah mengontrol bagian timur dan barat yang saat ini juga dikuasai oleh pejuang Kurdi, maka semua bantuan logistik Takfiri dari Turki dan Irak akan tersumbat, apalagi jika perbatasan al-Yarubuiyah dikuasai oleh suku Kurdi.

Ada tiga bendera Takfiri didalam peta, yang masing-masing dari mereka saling bunuh dan saling tikam, terutama Front Islam, ISIS dan Front-al-Nusra. Sebab ISIS adalah anak haram yang kelahirannya tidak diharapkan oleh al-Qaeda. Perselisihan kedua Takfiri itu memuncak setelah mantan pemimpin ISIS membelot dan bergabung dengan Front al-Nusra.

Kisah ini menceritakan informasi penting mengenai pembentukan Front al-Nusra dan rahasia di balik konflik yang berkepanjangan dengan ISIS.

Di wilayah itu juga terdapat wilayah yang dikuasai oleh Pejuang Kurdi, tapi agak sulit menggabungkan bendera Kurdi pada peta masa depan. Misalnya dalam wilayah al-Hasakah, Tentara Arab Suriah dan People's Protection Units (YPG) atau Front al-Akrad kadang saling menyerang dan kadang saling membantu, YPG sejauh ini masih independen.

Dalam pembebasan wilayah Tal-Hassel, YPG dan Tentara Arab Suriah bekerja sama untuk membebaskannya, namun ini tidak berarti YPG dan Tentara Suriah tidak terlibat dalam pertempuran, dan YPG secara khusus hanya melindungi daerah-daerah Kurdi dimana pemerintah Suriah tidak memiliki masalah dengannya.

Tentara Suriah Kuasai Penuh Kota Utama Dekat Aleppo
 
Perkembangan terakhir, pertikaian antara kelompok-kelompok Takfiri berbeda hampir terjadi diseluruh Suriah terutama yang paling parah adalah di utara Suriah selama seminggu terakhir ini.
Tentara Suriah
Tentara Suriah
Tentara Suriah mengambil alih sebuah kota utama di dekat kota Aleppo dan terus bergerak maju ke beberapa bagian kota, demikian laporan dari Damaskus, Ahad sore, 11/01/14.

Tentara Suriah dan NDF berhasil merebut kota Naqarin pada hari Sabtu malam dan kini terus bergerak maju ke arah kawasan industri di Aleppo.

Di tempat lain, tentara Suriah terus berjuang menghancurkan sarang Takfiri dekat ibukota, Damaskus dan menewaskan lusinan dan menghancurkan beberapa tempat persembunyian mereka.

Di Homs, tentara Suriah menggagalkan upaya Takfiri yang berusaha menyerang daerah pemukiman padat penduduk.

Perkembangan terakhir, pertikaian antara kelompok-kelompok Takfiri berbeda hampir terjadi diseluruh Suriah terutama yang paling parah adalah di utara Suriah selama seminggu terakhir ini.
Sumber : http://www.islamtimes.org 
 

Update Terbaru Perang di Suriah, Selasa 14 Januari 2014 

http://goldway-goldway.blogspot.com/2014/01/update-terbaru-perang-di-suriah-selasa.html

kota al-Waer
kota al-Waer
Pada Selasa, 14/01/14, Tentara Suriah kembali membombardir lokasi artileri milisi Tentara Bebas (FSA) di kota al-Sheikh Meskeen di Daraa, belum ada laporan detil mengenai bombardir ini.

Sementara itu laporan dari kota Homs, sumber militer mengkofirmasi sekitar 26 Takfiri menyerahkan diri kepada pasukan keamanan. Hal ini diumumkan kemarin oleh Walikota, Talaal Baraazi.

Sementara di al-Rastan, khusus di klinik Za'faraana, 4 penembak jitu dikepung Tentara Suriah dan berhasil dibunuh, semaunya warga negara Suriah. Lihat peta: http://wikimapia.org/#lang=en&lat=34.925419&lon=36.734676&z=15&m=b

Di kota al-Waer, kelompok lain penembak jitu berhasil dibunuh oleh tentara Suriah di wilayah Barat Homs. Lihat peta: http://wikimapia.org/#lang=en&lat=34.741542&lon=36.679444&z=15&m=b

Di Tadmur, di Palmyra, terutama di wilayah Qasr al-Hayr ke Timur dekat al-Sukhna, 8 Takfiri tewas, 6 luka-luka, 2 pick-up sarat dengan senjata mesin 23mm berhasil disita atau dihancurkan, sementara 1 pick-up berhasil disita penuh dengan Doschka anti-pesawat. Lihat Peta: http://wikimapia.org/#lang=en&lat=34.541914&lon=38.310871&z=13&m=b

Di perkampungan al-Sukhna di al-Tayyiba sedikit ke timur laut dari Tadmur, sekitar 44 pendatang haram, sebagian besar warga Irak tewas oleh helikopter Hind dan pejuang NDF.

Di al-Khudhayra, hingga saat ini perang masih berlangsung dan belum ada rincian detil.

Di Uqayrabaat, di pinggiran Tadmur, sejumlah Takfiri tewas dan belum ada rincian.

Di wilayah Abu al-Alaayaa dekat Jubb al-Jarraah sebelah timur dari Homs, 21 Takfiri tewas dalam baku tembak ketika mereka mencoba menyusup ke Abu al-Alaayaa.

Diwilayah ini, Warga bergabung dengan Tentara Arab Suriah dan NDF untuk membunuh setiap Takfiri disana. Belum ada berita detil mengenai tewasnya pendatang haram di wilayah ini.

Di Baab Hood, Talbeesa, Selatan al- Mashjar, al-Sultaaniyya, Khidmillu, Timur Salaam dan Khattab, Tentara Suriah bertempur dengan sekelompok Takfiri yang terssa dan mencoba bergerak ke selatan untuk membantu kelompoknya di Adraa. Dalam pertemupran ini informasi militer memperkirakan lebih dari 100 tewas di daerah ini.

Update dari Aleppo: Tentara Kuasai Kota-kota Strategis
Tentara Suriah raih kemenangan besar
Tentara Suriah raih kemenangan besar
Komando Umum Angkatan Darat dan Angkatan Bersenjata dalam sebuah pernyataan mengatakan angkatan bersenjata bekerja sama dengan Tentara Nasional memperketat kontrol penuh atas beberapa kota penting di Aleppo ttermasuk, al-Nakkarin, al-Zarzour, al-Taaneh, al-Subeihieh dan sekitar 53 di pedesaan timur kota Aleppo dan membasmi sejumlah besar Takfiri dan menyita senjata dan amunisi mereka.

Unit tentara pada Senin, 14/01/14, kembali mengontrol penuh beberapa wilayah strategis di al-Zarzour, al-Nakarin, Talet al-Taaneh dan al-Mijbel di pinggiran Aleppo setelah mengeliminasi pertemuan terakhir para Takfiri di sana, demikian sumber militer mengatakan kepada SANA.

Sumber itu menambahkan, satuan-satuan tentara membongkar alat peledak dan ranjau yang ditanam oleh kelompok Takfiri bersenjata di daerah tersebut.

Operasi ini mengakibatkan hancurnya sejumlah besar kendaraan Takfiri, diantaranya peluncur roket dan peluncur mortir, di samping 52 roket Grad, dan sejumlah besar roket buatan tangan. Tentara juga mengamankan enam bom mobil dan lebih dari 2.000 mobil anti-tank dan ranjau darat anti personil dan alat peledak di al-Zarzour dan al-Nakarin.

Tentara juga menemukan beberapa jaringan terowongan besar yang menghubungkan dengan pusat komando teroris di al-Zarzour. Diantara terowongan itu mencapai 10 meter kedalaman di dalam tanah.

Lusinan Takfiri tewas di wilayah al-Zarzour termasuk warga negara Turki bernama Al-Muntaser Bellah Tarak, 4 warga Libya bernama Ali al-Jendi, Abu Marouf al-Muhajri, Abu Ishak, dan Abu al-Jawshan, 3 warga Saudi bernama Mohammad al-Otaibi, Makshab al-Mahaibi dan Abu Turab al-Najdi, 2 warga Yaman bernama Hadi Ahmad al-Amin dan Abdelaziz al-Sakhri, seorang warga Tunisia bernama Masoud Abu Aziz, seorang warga Maroko bernama Abu Omar al -Maghrebi, seorang warga Azerbaijan bernama Abu Bakr al-Azeri, seorang warga Kuwait bernama Abu Muhajer, satu warga Mesir bernama Abu Suhail dan Mohammad al-Sahwani.

Sumber militer tersebut mengatakan, satuan tentara berhasil menghancurkan kamp berkumpulnya para Takfiri di kota tua Aleppo dan menewaskan 5 dari serta melukai lusinan lainnya.

Tentara juga menghancurkan senjata Takfiri dan amunisi dalam serangan di kawasan al-Azamiyeh di kota Aleppo, sementara unit tentara lain menewaskan 10 Takfiri di daerah al-Dababiyeh di provinsi Aleppo.

Unit tentara lain berhasil menghancurkan pertemuan Takfiri di daerah Khan al-Hafireh, di sebelah utara al- Bab, Huritan, Hayan, sekitar penjara pusat Aleppo, Babis dan Maarat al-Artik dan menghancurkan alat-alat tempur mereka.

Sementara di Daraa, Tentara membunuh lusianan Takfiri dan menghancurkan tempat persembunyian mereka.

Di sebelah barat Haret al-Bajabjeh, lingkungan al-Kark, sekitar sekolah al-Yarmouk dan Lembaga Teknis di Daraa al-Balad, Tentara berhasil membunuh sejumlah teroris di antaranya Mohammad Taleb.

Di Homs, unit tentara menargetkan tempat persembunyian kelompok Takfiri bersenjata di al-Kusour dan linkungan al-Karabis di kota Homs dan desa-desa al-Dar al-Kabira, al- Ghasbiyeh, al- Sea'n dan Jouret Hussian di Talbiseh.

Unit tentara lain juga bergerak dari desa al- Hosen ke desa al- Mitras di pedesaan Talkalakh.

Di Hama, satuan tentara menghancurkan persembunyian Takfiri di kota Aqrab di pedesaan Hama, membunuh dan melukai sejumlah anggota dan menghancurkan alat kriminal mereka.

Di pedesaan Qamishli, unit tentara menghancurkan sebuah pertemuan teroris di peternakan Hmeido di pedesaan Qamishli dan menghancurkan peralatan mereka termasuk roket buatan tangan para teroris yang digunakan untuk menargetkan kota Qamishli.

Update: Tentara Raih Kemenangan Besar di Suriah
 
Tentara Suriah
Tentara Suriah
Komando Umum Angkatan Darat dan Angkatan Bersenjata dalam sebuah pernyataan mengatakan angkatan bersenjata bekerja sama dengan Tentara Nasional memperketat kontrol penuh atas beberapa kota penting dan sekitar 53 di pedesaan timur kota Aleppo dan membasmi sejumlah besar Takfiri dan menyita senjata dan amunisi mereka.

"Capaian baru ini meningkatkan keamanan daerah sekitar Bandar Udara Internasional Aleppo dan membuka jalan untuk menghilangkan semua teroris tentara bayaran di pedesaan timur dan utara Aleppo, sekaligus mengencangkan kontrol atas kota industri dan jalan-jalan yang mengarah ke kota Aleppo di distrik al-Bab," tambah pernyataan itu, Senin, 14/01/14.

Sementara dari Damaskus, Unit Tentara Arab Suriah mengeliminasi sejumlah Takfiri Front Islam, menghancurkan senjata dan amunisi mereka dalam serangkaian operasi di Jobar, Adra, Irbin, Mliha dan Darayya di pedesaan Damaskus.

Sumber militer kepada SANA mengatakan, mobil Takfiri sarat senjata dan amunisi hancur, dan 12 Takfiri tewas dari anggota Front Islam di Adra, sementara 10 Takfiri lain tewas dan kendaraan mereka hancur di wilayah Adra al-Balad.

Sumber itu menambahkan, unit tentara juga mengeliminasi beberapa Takfiri di kota Irbin dan menghancurkan senjata serta amunisi mereka.

Di dalam Jobar, bentrokan sengit mengakibatkan tewas dan melukai banyak Takfiri.

Sementara didalam Darayya dan al-Mliha, unit tentara membunuh puluhan Takfiri dan menghancurkan senjata serta amunisi mereka.

Satu unit tentara menewaskan selusin Takfiri dan melukai beberapa yang lain di daerah timur al-Kassarat al -Nabek di pinggiran Damaskus.

Sumber :  Islam Times
 

Oposisi Suriah Bertumbangan dan Memprihatinkan....

Bentrok dengan Pasukan Suriah, Puluhan Militan Tewas 

Senin, 2014 Januari 06  

http://goldway-goldway.blogspot.com/2014/01/oposisi-suriah-bertumbangan-dan.html


Puluhan militan yang disponsori oleh berbagai pihak asing tewas dalam bentrokan dengan militer Suriah di kota Idlib dan Homs.

Menurut sumber militer yang berbicara secara anonim, pasukan Suriah dalam operasinya di kota Idlib pada Senin (6/1) menyerbu tempat persembunyian militan di Bennish, sebuah wilayah di barat laut kota tersebut dan menewaskan 27 teroris.

Sementara itu, operasi dial-Rasta, barat kota Homs telah menewaskan 30 militan.


Sebelumnya pada Senin, tentara Suriah kembali menguasai belasan desa di jalan antara Qamishli dan Tal Hamis dekat perbatasan Turki.

Kemenangan-kemenangan tersebut dicapai setelah pasukan Suriah melakukan operasi sapu bersih di daerah-daerah itu dan menewaskan beberapa militan serta menyita senjata mereka.

Militer Suriah Kontrol Kembali Belasan Desa



Militer Suriah kembali meraih kemenangan-kemenangan baru dalam melawan militan yang disponsori oleh berbagai pihak asing di timur laut negara Arab itu.

Pasukan Suriah pada Senin (6/1) berhasil menguasai belasan desa di jalan antara Qamishli dan Tal Hamis dekat perbatasan Turki.

Kemenangan itu dicapai setelah tentara Suriah melakukan operasi sapu bersih di daerah tersebut yang menyebabkan sejumlah militan tewas. Mereka juga menyita senjata-senjata para teroris.

Pada Ahad, Unit-unit Perlindungan Rakyat Kurdi yang dikenal sebagai YPG, kembali menguasai Tal Hamis.

Para pejuang Kurdi merebut kembali kota tersebut setelah bertempur sengit dengan kelompok-kelompok militan yang berafiliasi dengan kelompok teroris al-Qaeda.

Pasukan YPG juga bergerak maju di desa al-Husseinia yang terletak di dekat Tal Hamis. Sebelumnya, pasukan YPG berhasil mengusai beberapa daerah di wilayah tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, militer Suriah telah membuat kemajuan besar dalam memerangi kelompok-kelompok bersenjata yang berusaha menggulingkan pemerintah Presiden Bashar al-Assad.

Lebih dari 250 Pemberontak Bersenjata Suriah Menyerahkan Diri




Russia Today seperti dikutip Tasnim News (6/1) melaporkan, dalam kelanjutan operasi militer Suriah di wilayah Barza yang sudah dikepung selama lebih dari setahun itu, sekitar 250 pemberontak bersenjata menyerahkan diri kepada pasukan pemerintah.

Para pemberontak itu memutuskan untuk menyerahkan diri setelah dicapai kesepakatan antara kelompok-kelompok bersenjata dengan militer Suriah dengan mediasi Komite Rekonsiliasi Nasional.

Sementara itu, anasir-anasir bersenjata yang berafiliasi ke Free Syrian Army (FSA) bersama pasukan pemerintah Suriah dan pasukan sukarelawan rakyat, bertempur melawan kelompok teroris Front Al Nushra dan Takfiri.

Harapan Al Qaeda untuk Menang di Suriah Lenyap






Pasukan pemerintah Irak memperoleh informasi yang menunjukkan bahwa kelompok-kelompok teroris Al Qaeda putus asa untuk bisa meraih kemenangan dalam perang di Suriah.

Fars News (6/1) melaporkan, dalam pertempuran terbaru yang terjadi antara koalisi militer Irak, polisi dan pasukan Sahwa (kelompok etnis) melawan kelompok-kelompok teroris Al Qaeda di provinsi Al Anbar, militer Irak berhasil membersihkan kota Al Ramadi dan Fallujah dari anasir teroris setelah melakukan pengepungan total.

Dalam operasi itu sejumlah teroris Daulah Islamiyah fi Iraq wa Syam (DIIS) tewas dan beberapa pemimpinnya ditangkap.

Komandan operasi militer Irak dalam aksi pembersihan dan interogasi terhadap sejumlah teroris yang tertangkap menemukan bukti serta informasi akurat tentang kondisi yang dialami kelompok-kelompok teroris.

Informasi itu menyebutkan bahwa kelompok-kelompok teroris Al Qaeda putus asa atas dukungan Barat dan Turki.

Informasi itu juga mengatakan bahwa kelompok-kelompok teroris sangat kecewa dan marah atas pendukung utama mereka yaitu Arab Saudi, para teroris percaya Saudi telah menjerumuskan mereka ke dalam kesulitan yang tidak memiliki jalan keluar. Saat ini para teroris itu sama sekali tidak mempunyai harapan untuk menang.

Sejumlah kota di provinsi Al Anbar masih dikuasai Al Qaeda. Akan tetapi pertempuran dan persaingan di antara kelompok-kelompok teroris yang berafiliasi ke Al Qaeda seperti Utsman bin Affan dan DIIS terus berlangsung. Semakin sulitnya kondisi di Suriah memaksa mereka lari ke Irak dan kemungkinan meningkatnya krisis di Barat Laut Irak semakin besar.
Vladimir Putin, Presiden Rusia menyebut rezim berkuasa di Saudi sebagai rezim teroris dan sebagian berita mengatakan bahwa Rusia telah menyerahkan sebuah resolusi tentang aktivitas teror Saudi kepada Dewan Keamanan PBB.

(IRIB Indonesia/HS)
 

Bentrokan Terbaru Antar Pemberontak di Suriah

Perang Antar Takfiri: ISIL VS Front al-Nusra VS Ahrar al-Sham
http://goldway-goldway.blogspot.com/2014/01/bentrokan-terbaru-antar-pemberontak-di.html
Takfiri
Takfiri
Kelompok takfiri al-Qaeda mengekskusi sekitar 100 anggota Takfiri saingan di kota Raqqa, ketika salah satu basis utama ISIS di negara Arab itu diserang, dan merebut kembali sebagian besar wilayah yang direbut Front al-Nusra.

Para aktivis dengan kondisi anonimitas mengatakan, sekitar 100 Takfiri dari Front al- Nusra, -yang merupakan kekuatan utama al- Qaeda di Suriah- dan brigade Ahrar al-Sham dipenggal oleh Takfiri dari Negara Islam Irak dan Levant (ISIL).

ISIL memasuki perang Suriah sebagai cabang utama al-Qaeda, namun, kemudian pemimpin al- Qaeda Aymen Zawahiri membubarkan kelompok itu dan memilih Front al-Nusra sebagai wakil mereka di Suriah.

Serangan terakhir ISIL dilakukan di kota Tel Abyad di perbatasan dengan Turki, daerah terdekat dari Qantari dan ibukota provinsi Raqqa.

Tidak ada konfirmasi independen mengenai laporan itu.

"Sekitar 70 mayat, sebagian besar ditembak di kepala. Saat ini dikumpulkan dan dikirim ke rumah sakit National Raqqa," kata salah seorang aktivis mengatakan.

"Banyak dari mereka yang dieksekusi mengalami luka-luka dalam pertempuran itu. Front al-Nusra dan Ahrar al-Sham mempunyai ideologis mirip dengan ISIL dan tidak bermasalah," tambahnya.

Pertempuran semakin meningkat dalam beberapa minggu terakhir antara fraksi saingan utama yang memimpin pemberontakan mematikan di Suriah.

Rivalitas dan pertikaian bukan hal baru di antara kelompok-kelompok Takfiri ini. Namun, pertempuran terbaru berlangsung dalam skala yang lebih besar.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan pada hari Minggu, 12/01/14, bahwa sekitar 700 Takfiri tewas dalam pertempuran hanya dalam sembilan hari terakhir.

Kelompok-kelompok Takfiri saling bertentangan dalam berbagai ideologi dan sama-sama mengklaim paling mewakili Ahli Sunnah, dan mereka semua melakukan banyak kekejaman terhadap rakyat Suriah.

Anehnya, lantaran rebutan wilayah paling Nyunnah, mereka berbalik melawan satu sama lain, menggorok leher satu sama lain untuk menanam saham mendirikan apa yang mereka sebut sebagai negara "Islam" di Suriah.

Di antara mereka dilaporkan dieksekusi pada akhir pekan adalah Abu Saad al-Hadram, komandan Front al-Nusra di provinsi Raqqa yang ditangkap ISIL beberapa bulan lalu karena rivalitas antara ISIL dan al-Nusra, kata sumber-sumber oposisi.

Raqqa terletak di Sungai Efrat, 385 km (240 mil) timur laut dari Damaskus, merupakan kota yang paling signifikan dan sepenuhnya jatuh ke tangan Takfiri sejak perang dimulai di Suriah.

Sebuah pernyataan ISIL meminta suku-suku di Raqqa untuk menarik anggotanya supaya tidak anti-ISIL, dan mengatakan serangan terhadap kelompok itu dirancang untuk menghancurkan inti kekhalifahan, dan mempromosikan sistem kafir sebagai alternatif.

ISIL ditarik keluar dari Raqqa dan kota-kota lain di Suriah utara bulan ini setelah aliansi Takfiri ekstremis menyerang benteng, mengambil alih wilayah dan meningkatnya kebencian populer terhadap komandan kelompok itu.

Pembantaian ISIL terhadap Takfiri lain dan pemaksaan interpretasi yang ketat dari hukum mereka membuat kebencian masyarakat dan kelompok Takfiri lain.

Tapi ISIL kembali merebut Raqqa dalam beberapa hari terakhir dengan mengerahkan kekuatan termasuk para penembak jitu, unit komando truk-mount dan pelaku bom bunuh diri.

Sumber-sumber oposisi mengatakan, keahlian komandan asing, termasuk tokoh senior yang dikenal sebagai Omar al-Shishani sangat berpengaruh atas kemajuan ISIL.

Di provinsi Aleppo barat dari Raqqa, para aktivis mengatakan, ISIL telah kembali merebut beberapa pedesaan, termasuk Hreitan dan Basraton, di mana ISIL menewaskan seorang komandan senior dari Brigade Nour al-Din Zanki, unit kunci dalam Tentara Mujahidin yang baru dibentuk, yang memerangi ISIL di Aleppo.

ISIL Buka Kantor di Aleppo untuk Merekrut Front Islam

ISIL
ISIL
Kelompok Takfiri al-Qaeda dari Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) mendirikan kantor di pinggiran Aleppo, di Utara Suriah untuk merekrut para anggota yang membelot dari kelompok saingannya, terutama dari Font Islam.

ISIL pada Senin, 13/01/14, mengumumkan bahwa mereka telah membuka kantor khusus di Haritan, di pinggiran Aleppo untuk merekrut anggota Front Islam yang baru saja dipisahkan dari kelompok tersebut.

Dalam 24 jam terakhir, beberapa laporan media mengatakan, Menteri Luar Negeri Saudi Saud al-Faisal telah melakukan beberapa pertemuan dengan rekan-rekan Arab dan Turki, di kediamannya di Paris untuk menyelamatkan oposisi Koalisi Nasional Suriah (SNC).

Menteri luar negeri Arab Saudi bertemu dengan Kepala SNC Ahmad Jarba, Qatar, UEA, Mesir, Yordania dan Turki di rumahnya di Paris, demikian situs berbahasa Arab Day Press news melaporkan, Senin, 13/01/14.

"Pada pertemuan ini, berbagai masalah berusaha dibahas, termasuk upaya untuk menyatukan kelompok-kelompok oposisi Suriah dan Koalisi Nasional Suriah. Dan terbaru, kontak Menteri Luar Negeri Qatar Khaled al-Atiyyeh dengan kelompok oposisi untuk membawa sudut pandang mereka satu sama lain dan memfasilitasi kesatuan SNC," demikian Day Press News mengutip sumber-sumber diplomatik Arab.

Di tempat lain, ISIL dan Tentara Bebas Suriah (FSA) terus bentrok dengan kalompok lain di pinggiran Idlib.

Berbagai daerah dan desa-desa Jasr al-Shaqour di Idlib menjadi saksi adegan bentrokan berat antara ISIL dan milisi FSA dan milisi lain pada hari Ahad.

ISIL membantai 700 anggota Takfiri saingan di Suriah, demikian beberapa media melaporkan. Anak bejat yang lahir dari rahim haram al-Qaeda, Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) mengekskusi setidaknya 700 anggota Takfiri saingannya termasuk FSA, front al-Nusra, Brigade Ahrar al-Sham dan Tentara Mujahidin dalam pertikaian dan sengketa memperebutkan siapa paling nyunnah diantara mereka.

Sementara itu, tentara Suriah menghancurkan serangan pemberontak bersenjata di beberapa wilayah Idlib, termasuk di korta Sarjeh dekat kota Saraqeb dan desa Basida di Ma'areh al-Nauman.

Di tempat lain, tentara Suriah kembali menguasai wilayah strategis dan jalan raya internasional di Deir Ezzur di Suriah Timur.


ISIL Serang Pusat FSA di Hama, Suriah Tengah
Perang antar Takfiri
Perang antar Takfiri
Kelompok Takfiri al-Qaeda dari Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) menyerang sebuah pusat pertemuan Tentara Bebas Suriah (FSA) di Suriah Tengah.
Bentrokan berat antara ISIL dengan pemberontak bersenjata FSA pecah di pedesaan Timur Hama, Suriah Tengah, demikian Fars News Agency melaporkan, Senin, 13/01/14.

Sampai berita ini diturunkan, belum pernah ada laporan mengenai jumlah korban atau kerusakan properti akibat bentrokan tersebut.

FSA dan kelompok militan lainnya, terutama dari Front Islam memerangi ISIL di berbagai bagian negara Suriah. Dan Pertikaian antar Takfiri mencapai klimaksnya pekan ini, ketika ISIL yang juga didukung Saudi terpaksa menarik diri dari sejumlah posisi strategis dan pusat komando, di Raqa.

Di tempat lain, ISIL dan Tentara Bebas Suriah (FSA) terus bentrok dengan kalompok lain di pinggiran Idlib.

Berbagai daerah dan desa-desa Jasr al-Shaqour di Idlib menjadi saksi adegan bentrokan berat antara ISIL dan milisi FSA serta milisi lain pada hari Ahad.

ISIL membantai 700 anggota Takfiri saingan di Suriah, termasuk FSA, front al-Nusra, Brigade Ahrar al-Sham dan Tentara Mujahidin dalam pertikaian dan sengketa memperebutkan siapa paling nyunnah diantara mereka.
ISIL Eksekusi Komandan Front al-Nusra

Kelompok Takfiri al-Qaeda, Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa mereka telah mengeksekusi pemimpin Front al-Nusra di Timur laut Suriah.

Abu Saad al-Hazrami, komandan tinggi Front al-Nusra tewas dieksekusi oleh ISIL di Raqqa di Timur laut Suriah, demikian pernyataan itu diumumkan, Senin, 13/01/14.

Pernyataan ISIL juga mengatakan al-Hazrami dibunuh lantaran melakukan penghujatan. Tidak jelas makna penghujatan tersebut.

Eksekusi terhadap al-azrami dilakukan setelah ISIL berhasil menguasai sebagian besar wilayah Raqqa yang sebelumnya diserbu oleh saudara kandungnya dari Front al-Nusra.

Berbicara pada kondisi anonimitas, anggota dari Observatorium Hak Asasi Manusia berbasis di London mengatakan lebih dari 100 militan al-Qaeda dari Front al-Nusra dan Brigade Ahrar al-Sham dieksekusi ISIL dalam pertikaian tersebut.

Sumber : http://www.islamtimes.org/ 

Search Results

https://www.google.com/search?q=IMAGE+PETA+PERANG+SURIAH&client=firefox-a&hs=YWZ&rls=org.mozilla:en-US:official&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ei=7tTbUrbHGIbOiAep94HYBA&ved=0CCoQsAQ&biw=1024&bih=574

 

 
 
 
 
 
 



 

 

 

Syria Opposition Says to Attend Peace Conference


Local Editor http://www.almanar.com.lb/english/adetails.php?eid=131173&cid=23&fromval=1&frid=23&seccatid=20&s1=1 

Syria’s foreign-backed opposition, the so-called Syrian National Coalition, announced it had agreed to participate in the international conference aimed at finding peaceful to the deadly conflict in the Arab country.

The deeply divided National Coalition had been under intense international pressure to attend the conferenSNC Chief, Ahmad Jarbace.
The exiled Coalition voted by 58 votes to 14 with two abstentions and one blank vote at a meeting in Istanbul to attend the so-called Geneva II talks, which open Wednesday.
That meant just 75 of the around 120 opposition delegates took part in the secret ballot, in a sign that strong disagreements persist.
Leader Ahmad Jarba said the umbrella group would be there with the “sole aim of removing President Bashar al-Assad from power.”
Western powers welcomed the opposition decision, which Kerry said was "in the interests of all the Syrian people who have suffered so horribly under the brutality of  Assad regime".
British Foreign Secretary William Hague praised the opposition for reaching what he called a "difficult decision".
German Foreign Minister Frank-Walter Steinmeier said the decision provided a "small glimmer of hope" for Syria's people and his French counterpart Laurent Fabius called it a "courageous choice".
More than 35 countries will gather in the Swiss cities of Montreux and Geneva from Wednesday for talks on setting up a transitional government to lead the country, in line with a 2012 deal.
The Coalition, a grouping of myriad organisations, has long struggled to put forward a united front during the deadly crisis, rocked by infighting over its leadership and efforts to form a government in exile.

Source: AFP
19-01-2014 - 12:02 Last updated 19-01-2014 - 12:02
 



Video: Jenderal AS Komandan Takfiri di Suriah
Islam Times- http://www.islamtimes.org/vdcjavetyuqex8z.bnfu.html
 
Dia adalah seorang penggagas "Jerusalem Summit" yang percaya untuk relokasi semua orang Palestina ke negara-negara Arab lainnya sebagai solusi untuk mengakhiri konflik atas pendudukan Israel di Palestina.
 
Paul E. Vallely memimpin perang di Suriah
Paul E. Vallely memimpin perang di Suriah

Sebuah video beredar melalui internet yang tampaknya menunjukkan Paul E. Vallely, seorang pensiunan Angkatan Darat AS berpangkat Mayor Jenderal sedang memimpin sekelompok Takfiri di dalam wilayah Suriah.

Silahkan download video disini: http://islamtimes.org/images/userfiles/files/melayu/mayor jenderal.mp4

Video

Vallely adalah seorang analis militer senior untuk Fox News dan terkenal karena hubungan dekatnya dengan rezim Israel.

Dia adalah seorang penggagas "Jerusalem Summit" yang percaya untuk relokasi semua orang Palestina ke negara-negara Arab lainnya sebagai solusi untuk mengakhiri konflik atas pendudukan Israel di Palestina.


Video yang beredar menunjukkan Vallely bekerja sama dengan Takfiri dari Tentara Bebas Suriah (FSA) yang memimpin perang mematikan di Suriah untuk menggulingkan pemerintah sah.

Menurut laporan situs dekat dengan kelompok-kelompok Takfiri, jenderal AS itu memasuki Suriah tahun lalu melalui perbatasan Turki.

Takfiri di Suriah terlihat dan menjalin kontak dengan tokoh-tokoh Amerika lainnya termasuk Senator Republik John McCain yang gambarnya muncul beberapa tokoh FSA dan beredar melalui internet pada bulan Mei 2013. [IT/Onh/Ass]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar