Senin, 28 Januari 2013

TANAH FADAK DAN SENGKETA ABU BAKAR & UMAR MENGHADAPI FATHIMAH BINTI MUHAMMAD SAW ..??? ADA APA FADAK..?? MILIK SIAPA DAN BAGAIMANA LATAR BELAKANG TANAH FADAK...??...>>>...Tanah Fadak adalah harta Rasulullah saw yang didapatkan setelah perang Khaibar. Orang-orang yang berada di Fadak menyerah kepada Rasulullah saw tanpa perlawanan sehingga harta mereka milik Sang Nabi. Ketika wafat Nabi, tanah tersebut tidak diberikan oleh Abu Bakar yang berkuasa kepada Sayidah Fathimah malah dikuasai. ...>>>... Setelah Nabi Muhammad saw wafat, tanah tersebut diambil oleh pemerintah yang berkuasa: Abu Bakar. Sayyidah Fathimah pun menggugatnya.Sayyidah Fathimah membawa saksi-saksi, tetapi tetap disita dengan alasan para Nabi tidak memiliki warisan. Alasan pemerintah yang berkuasa menyita tanah Fadak yang disandarkan pada ucapan Nabi saw belum penulis temukan dalam hadis atau riwayat-riwayat. Hadis ini mungkin termasuk ahad sehingga kedudukannya kurang kuat untuk dijadikan dasar atau argumen. Alasan tersebut dibantah oleh Sayyidah Fathimah dibantah dengan dalil-dalil yang kuat...>>> ADAKAH INI LATAR BELAKANG POLITIK...ATAUKAN MEMANG SUDAH ADA PERSELISIHAN FAHAM SEJAK AWAL NYA..?? >> ADAKAH PERSEKONGKOLAN PENGAMBIL ALIHAN KEKUASAAN ITU... MEMANG DIRANCANG OLEH KELOMPOK POLITIK...YANG TERSELUBUNG..?? ADAKAH RASULULLAH SAW MENGETAHUI..ATAUKAH SUDAH MEMBERI PERINGATAN2 BAGI UMATNYA...??? >> DIMANA PERAN AHLUL HADIST...DAN FUQAHA MENSIKAPI KASUS INI..??? >> BERDIAMKAH MEREKA..??..>>> FATHIMAH MEMASALAHKAN TANAH FADAK...BERARTI BUKAN SEMATA-MATA FATHIMAH INGIN HARTA... TETAPI LEBIH KEPADA MENEGAKKAN AQIDAH AJARAN DASAR ISLAM TENTANG HAK WARIS BAGI KETURUNAN NABI..YANG HANYA SATU2NYA KETURUNAN NABI YAKNI FATHIMAH AZAHRA BINTI MUHAMMAD SAW...>> MENGAPA MENJADI PENTING BAGI ABU BAKAR MENAHAN HAK WARIS PUTERI RASULULLAH SAW...>>> ADA APA..DAN ADA MAKSUD APA...??..>>


Saturday, January 5, 2013

http://yasirmaster.blogspot.com/2013/01/tanah-fadak-dalam-sejarah-islam.html

Tanah Fadak dalam Sejarah Islam

Tanah Fadak adalah harta Rasulullah saw yang didapatkan setelah perang Khaibar. Orang-orang yang berada di Fadak menyerah kepada Rasulullah saw tanpa perlawanan sehingga harta mereka milik Sang Nabi. Ketika wafat Nabi, tanah tersebut tidak diberikan oleh Abu Bakar yang berkuasa kepada Sayidah Fathimah malah dikuasai.

Setelah Nabi Muhammad saw wafat, tanah tersebut diambil oleh pemerintah yang berkuasa: Abu Bakar. Sayyidah Fathimah pun menggugatnya.Sayyidah Fathimah membawa saksi-saksi, tetapi tetap disita dengan alasan para Nabi tidak memiliki warisan. Alasan pemerintah yang berkuasa menyita tanah Fadak yang disandarkan pada ucapan Nabi saw belum penulis temukan dalam hadis atau riwayat-riwayat. Hadis ini mungkin termasuk ahad sehingga kedudukannya kurang kuat untuk dijadikan dasar atau argumen. Alasan tersebut dibantah oleh Sayyidah Fathimah dibantah dengan dalil-dalil yang kuat.
Sejarawan O.Hashem memuat dialognya yang berlangsung di sebuah majelis yang dihadiri kaum Muslim, sebagai berikut:
“Dan tatkala sampai kepada Fâthimah bahwa Abû Bakar menolak haknya atas Fadak, maka Fâthimah lalu memakai jilbabnya dan datanglah ia mengahadap Abû Bakar, disertai para pembantu dan kaum wanita Banû Hâsyim yang mengikutinya dari belakang. Fâthimah berjalan dengan jejak langkah seperti jejak langkah Rasûl. Ia lalu memasuki majelis yang dihadiri Abû Bakar dan penuh dengan kaum Muhâjirîn dan Anshâr. Fâthimah membentangkan tirai antara dia dan kaum wanita yang menemaninya di satu sisi, dan majelis yang terdiri dari kaum pria pada sisi lain. Ia masuk sambil menangis tersedu, dan seluruh hadirin turut menangis. Maka gem­parlah pertemuan itu.
Setelah suasana makin tenang, Fâthimah pun bicara: “Saya mulai dengan memuji Allâh Yang Patut Dipuji. Segala Puji bagi Allâh atas segala nikmat-Nya, dan terhadap apa yang diberikan-Nya. Apabila Anda mati, wahai Abû Bakar, siapakah yang akan menerima warisan Anda?”
Abû Bakar: “Anakku dan keluargaku.” 
Fâthimah: “Mengapa maka Anda mengambil warisan Rasûl yang menjadi hak anak dan keluarga beliau?”
Abû Bakar: “Saya tidak berbuat begitu, wahai putri Rasûl.” 
Fâthimah: “Tetapi Anda mengambil Fadak, hak Rasûl Allâh yang telah beliau berikan kepada saya semasa beliau masih hidup. Apakah Anda dengan sengaja meninggalkan Kitâb Allâh dan membela­kanginya, serta mengabaikan firman Allâh yang mengatakan, ‘Sulaimân menerima warisan dari Dâwud’ (QS An-Naml: 16) dan ketika Allâh mengisahkan tentang Zakaria (QS Maryam: 4-6) serta firman Allâh, Dan keluarga sedarah lebih berhak waris mewarisi menurut Kitâb Allâh’ (QS Al-Ahzab: 6). Dan Allâh berwasiat, ‘Bahwa anak laki-lakimu mendapat warisan seperti dua anak perempuan’(QS An-Nisa: 11). Dan firman Allâh, ‘Diwajibkan atas kamu apabila salah seorang dari kamu akan mati, jika ia meninggalkan harta, bahwa ia membuat wasiat bagi kedua orang tua dan keluarganya dengan cara yang baik, itu adalah kewajiban bagi orang-orang yang bertakwa’ (QS Al-Baqarah: 80). 
Apakah Allâh mengkhususkan ayat-ayat tersebut kepada Anda dan mengecualikan ayah saya daripadanya? Apakah Anda lebih mengetahui ayat-ayat yang khusus dan umum lebih dari ayah saya dan anak pamannya? Apakah Anda menganggap bahwa ayah saya berlainan agama dengan saya, dan oleh karena itu maka saya tidak berhak menerima wari­san?” (O.Hashem, Saqîfah: Awal Perselisihan Umat (Lampung: YAPI, 1983) Bab 11 Abu Bakar dan Fathimah)
Meskipun sudah dibantah, Abu Bakar tetap tidak menyerahkan Tanah Fadak. Akibatnya, Sayyidah Fathimah binti Muhammad saw marah dan tidak mau bertemu dengan Abu Bakar. Mendengar kabar putri Nabi saw marah maka gusar hati sang penguasa. Abu Bakar meminta Ali untuk dapat berdialog lagi dengan putri Nabi saw. Sesampainya di rumah, Sayyidah Fathimah tidak meniyakan tamunya. Atas desakan suaminya, penguasa tersebut masuk dan terjadilah percakapan terakhir berkaitan dengan masalah Tanah Fadak.
Abu Bakar didampingi Umar bin Khaththab berkata lagi tentang alasan tidak menyerahkan Fadak. Sayyidah Fathimah menjawab dengan mengajukan pertanyaan, “Jika aku mengutip kata-kata Rasulullah kepada kalian berdua, maukah kalian mengakuinya sebagai perkataan beliau dan mengikutinya?”
Keduanya menjawab, “Ya.”
Sayyidah Fathimah berkata, “Aku memegang baiat di hadapan Allah. Tidakkah engkau mendengar Nabi berkata: kepuasan Fathimah adalah kepuasanku dan kemarahan Fathimah adalah kemarahanku. Apa yang disukai Fathimah, aku sukai. Apa yang membuat Fathimah puas, memuaskanku. Apa yang membuat Fathimah marah, membuatku marah.”
“Ya… kami mendengar kata-kata tersebut dari Rasulullah,” jawab keduanya serempak.
“Maka, aku memiliki kewenangan dari Allah dan para malaikat untuk mengatakan kepada kalian bahwa kalian berdua telah membuatku marah dan kalian berdua tidak memberiku kepuasan. (Kelak) ketika aku berjumpa Rasulullah, aku akan mengadukan kepadanya tentang kalian. Aku akan mengeluhkan tentang kalian kepadanya” (Ali Syariati, Fatimah: The Greatest Woman in Islamic History (Jakarta: Tahira, 2008) halaman 287-288).
Setelah dialog itu keduanya keluar dan Tanah Fadak tetap tidak dikembalikan sampai Sang Putri wafat. Bahkan, dari peralihan penguasa demi penguasa tetap disita. Peristiwa ini jarang disebutkan para sejarawan.Padahal, dari segi data banyak dan tidak terbantahkan.
AHMAD SAHIDIN

9 komentar:

  1. benarkah peristiwa Tanah fadak ini ??
    Saya sering merenungkan....kalau bener peristiwa ini... terkesan ada sesuatu yang sangat prinsip bagi keduanya... baik dari Abu Bakar maupun bagi Siti Fathimah RA ?
    Karena Tanah Fadak yang konon harta Rasulullah SAW yg di hibahkan atau diwariskan secara hukum Furqon.. seharusnya menjadi hak St Fathimah... sbg satu2nya keturunan langsung Nb. Muhammad saw bin Abdullah ...yang masih hidup...
    Sayangnya Abu Bakar yang konon berdalilkan sabda Rasulullah itu... juga bukanlah mendengar langsung dari Rasulullah saw...dan konon hanya seorang saja yang tahu tentang hadis itu...?? Walaupun ada riwayat lain yg seakan di aminkan oleh sahabat2 lain.. Dalil Abubakar yg mengacu kepada hadis atau sunnah rasulullah itu... seakan bertentangan dengan dalil2 lain yg mengacu kepada Furqon dan kitab2 Allah sebelumnya yang berlaku bagi nabi2 sebelum beliau..??
    Namun kerasnya Abu Bakar dan Umar mempertahankan Fadak sedangkan itu satu2nya warisan yang dihibahkan Rasulullah saw kepada Fathimah.. menjadi tanda tanya besar...??? ADA APA DAN TUJUAN APA... ?? APAKAH ABU BAKAR TIDAK PUNYA SUMBER HARTA NEGARA LAINNYA SELAIN FADAK...??? KALAU HANYA SATU2NYA HARTA NEGARA ITU TANAH FADAK... LALU KEMANA ZAKAT DAN PUNGUTAN2 LAINNYA..TERHADAP WAJIB PENDUDUK NON MUSLIM DAN JUGA UMAT MUSLIM LAINNYA...??
    SUNGGUH MENJADI HAL SANGAT MEMBINGUNGKAN SESUAI ARAHAN FURQON DAN AKAL SEHAT...??

    BalasHapus
  2. SEANDAINYA BENARLAH DALIL YG DIGUNAKAN SYD ABU BAKAR DAN UMAR ITU... MAKA TENTU SESUAI KAIDAH2 FURQON... DIMANA HANYA MENGAMBIL SEPERTIGANYA.... KARENA YANG DUA PERTIGANYA TETAP MENJADI HAK SYDH FATHIMAH BINTI NB. MUHAMMAD SAW... JIKA ITU YANG MENJADI ACUAN.. ATAU ADAKAH DALIL LAIN YANG LEBIH KUAT... YANG MEMANG SEPERTI DEMIKIAN KERASNYA ABU BAKAR MEMPERTAHAN KAN TANAH FADAK... ITU..??? APAKAH ADA FAKTOR STRATEGIS.. ATAU POLITIS...YANG DIRANCANG DENGAN SEGALA CARA...YANG SESUNGGUHNYA MENJADI MASALAH YANG TIDAK VALID...SECARA FURQON...?? SAYA YANG AWAM MENJADI SANGAT MERASA ADA YNG TERSELUBUNG DALAM MENGUNGKAP KEBENARAN SEJARAH DAN DALIL2 FURQON YANG DEMIKIAN GAMBLANG..DAN JELAS...??? DEMIKIANKAH...??

    BalasHapus
  3. Dibalik itu semua ada hikmahnya.....

    Tidak sedikit keturunan sayidah Fatimah yang berjaya...insyaALLAH hingga hari akhir......
    Sedikitnya di Indonesia jaman tengah, siapa yang tak kenal dengan WALI SONGO yang mayoritas keturunan ALI & FATIMAH....

    Memaafkan lebih baik,....
    Melupakan peristiwa di atas lebih baik lagi...... ga usah di besar2kan....

    BalasHapus
  4. Saya bukan yang bersengketa..dgn siapapun..termasuk dengan YM Syd Abu Bakar dan para shahabat Rasulullah SAW.

    Saya awam yg belajar dan menemukan demikian banyak hal2 yang menjadi tanda tanya...untuk lbh bisa memahami...Ada apa dan bagaimana ..kita ikut belajar.
    Saya bukan orang berilmu..tentunya ..ada hasrat ingin tahu sepanjang itu memang bagian yang diperkenankan untuk bisa dipelajari..atau boleh dipertanyakan...atau setidaknya..mendapatkan ilmunya para ulama2...yang konon membawa ajaran2 haq.

    Bahwa furqon dan nash2 nya..serta hadist dengan penjelasan..dan praktis amaliyahnya.. kemudian disampaikan oleh para imam2 shahih dan ulama haq. Maka semogalah cahaya iman yang ada semakin nyaman dan semakin teranglah dijalan yang lurus.

    Kalau memang cukup dengan dikhlaskan.. Siapakah yg mengikhlaskannya..?? Dan kenapa beberapa kaum masih membahasnya..?
    Adakah dalil2 dan nash2 atau hujjah ataw fatwa yang bisa menjembatani kesenjangan sejarah silang saling- sedangkan seyogianya yang memang haruslah lurus.. agar ummat semakin menyatu dalam alur kebenaran Allah yg diajarkan oleh Rasulullah saw dan para shabahat2 lurus- dan imam2 shahih-dan ulama2 haq.

    Semogalah ummat awam ini suatu saat benar2 mendapatkan para ulama yang menyatu walaupun berbeda mazhab .. dan alim2 yang jujur..sehingga ummat tdak di ombang ambing oleh fatwa2 dan pemikiran2..yang cenderung rancu..dan penuh dengan silang pendapat yang tak berujung?.. Semoga sdr2 muslim smw bersaudara-bersilaturahim dan bersatu seutuhnya walaupun bermacam ilmu dan referensi, dan terimaksih kepada sdr Anonim.. yang memberikan respon2 positif.

    Semoga kita semua ada dalam curahan taufiq-hidayah-inayah-maunah dan ma'rifah Allah..dan cahaya akhlak karim..yang menuju kemurnian dan kelurusan. Islam yang kaffah. aamiin.

    BalasHapus
  5. astagfirullahalazim...cerita orang syiah...bagaimana mungkin anak rasulollah mempunyai sifat seperti itu.. itu fitnah bagi sayyidina fatimah ra. mungkin artikel di link http://www.albayyinat.net/fatimt.html ini bisa menjawab.

    BalasHapus
  6. Adalah ummat Islam tahu dimana makan fatimah? Jika memang seluruh sahabat nabi meyakini bahwa fatimah ra adalah keluarganya nabi yg dimuliakan,dmanakan maqom nya?

    BalasHapus
  7. taqiyyah Anda selalu jadi senjata.. Islam gk boleh bohong Anda melegalkannya.. HATI HATI BLOG INI PENEBAR FITNAH TERHADAP PUTRI RASULLAH... BUAT ARTIKEL PAKAI ILMU JANGAN PAKAI NAFSU..

    BalasHapus
  8. sdrku obat hati..yg baik..>> ..smogalah kita dalam jalan Allah yg lurus.. dan selalu berbaik sangka.. kepada Allah dan rasulullah saww.. dan juga kepada ssm muslim..
    sy berterima kasih dg smw ucapan apapun kpd sy.. krn itu bertujuan untuk mengingatkan diri saya.. agar ihlas dan lurus..n tentu dg cinta n kasih sayang ssm muslim
    sy belajar dg sejarah..atw apapun yg bisa..menjadi..ilmu.. yg manapun agar saya mendapat hikmah n cahaya ilmu.. dr apapun yg sebenarnya terjadi..>>
    konon.. ada awal cerita.. dg hadis2 lain yg mutawatir n valid.. yi hutbah rasulullah saww. di ghadir khum..yg terkenal..>> sy pernah bertanya kepada ym kiayi ahlul hadis yg cukup kompeten.. sbb:
    pk kiayai.. sy mhn diajarkn tentang bagaimana pemahaman utk hutbah ghadir khum..?? beliau menjawab.. sy tdk mau membahasnya.. krn sangat berat.. n khawatir bnyk salah faham..>>
    sy berfikir.. ahlul hadis yg dmk mumpuni saja dmk hati2.. n sangat merasakan adanya beban kesulitan membahas hadis..yg konon itu penting dan sangat mengandung fahaman besar..??>
    tentu saya scr pribadi.. wlw keinginn tau.. yg besar.. namun.. menyadari .. betapa berat pertanggung jawaban muhadis.. yg ahli.. yg faham keilmuan n matan suatu hadis.. yg mengandung makna yg besar dan memrlukan pertanggung jawaban yg besar..>>
    kembali kepada topik tanah fadak.. n yg menyoal sydh fathimah..ra. tentunya beliau jujur.. n puteri rasulullah saww.. yg shalehah... n konon juga di bantu sydn ali ra.. utk bs di jalankn..>> namun konon khalifah memiliki argumen yg lain.. yg .. menjadi.. silang saling diantara sydh fathimah ra dg sydn abu bakar ra.. yg berkuasa saat itu..>>
    konon hingga wafat sydh fathimah bersikukuh dg harus ditegakkannya.. haq..sbg warga negara...yg dg dalil2./hujjah yg sangat kuat.. yg tak terbantahkan..>>
    klw dmk.. ada latar belakang apa pemerintahan hrs mempertahankan tanah fadak..??
    dan apa itu tanah fadak dan bgmana.. ssungguhnya nilai atw pentingnya tanah fadak bg pemerintahan.. ?? padahal hujjah sydh fathimah itu adalah furqon..??>> sy yakin sydn abu bakar dan para staff ahlinya.. sangat fhm ttg ini smw..>>
    namun sy tetap hormat n patuh kepda ym syd abu bakar..ra sbg khalifah yg scr nyata ..dan beliau pemimpin ummat sepeninggal rasulullah saww..
    dmk juga kpd sydn umar ra sydn ustman ra dan syd ali ra.. yg smwnya shahih..>>
    kita belajar daningin mendapat hikmah ilmunya..dan kebaikan2.. bg umat yg datang kemudian.. sprt saya yg awam..dan tk bisa bhs arab..>>
    tdk ada sedikitpun niyat mendeskreditkan atw mencari kesalahan2..yg kmd didakwakn.. kpd siapapun juga..>>
    sy yakin bhw sydn abu bakar sdh sangat faham yg mana kebenaran haiki.. n beliau sangat berilmu..>> dmk juga sydh fathimah yg sang puteri rasulullah saww..yg terkenal sangat tulus.. dan pintar dan memiliki ilmu yg mumpuni..>> bahkan beliau adalah salah seorang wanita utama yg dimuliakan dihadapan Allah swt>>
    smw kita kembalikan kepada yg lebih berhak yi Allah swt..>> kita ummatnya menjaga persatuan dan persaudaraan ssm muslim.. dan berbagi ilmu.. dan saling berpesan tentang yg terbaik utk menambah kekuatan n keyakinan kita.. dijalan Allah swt dan easulullah saww..
    mohon maaf atas kelancangan dan kebodohan saya..yg dhaif n faqir..tak berilmu.. smw kekurangan dan kesalahan adalah dr sy .. dan tentu kebenaran hanya dr Allah azawajalla..
    terimkasih sdrku.. sy bersyukur..masih ada sdr yg dg baik memberi ingat.. akan sgl kenaifan..dan kefaqiran saya..
    wasalam wr wb..

    BalasHapus
  9. yth sdrku ..obat hati.. scr pribadi..dan dalil2.. tentunya sydh fathimah ra memiliki hak dan dasar kebenaran yg nyata..n jelas..?? namun alasan sebenarnya sydn abubakar..ra.. masih mengandung.. sst yg seperti dirahasiakan..dihadapan publik..n masyarakat..??>>
    bukan berarti.. beliau ... tdk faham.. bahkan krn beliau sangat faham..mk berbuat dmk..>>
    ini kita hormati juga.. wlw tentu tdk smw orang bs menerima.. cara2 sprt itu..>>
    tujuan kita.. klwpun ada perbedaaan dan mungkin bbrp argumen yg belum tuntas.. namun biasanya.. kt menjaga.. bhw sst yg utama didahulukan..>>
    kejelasan in hny ada pd sydn abu bakar ra yg tentu fhm.. dan apa..dan siapa nya..??>>
    smw kita berperasangka baik ... baik terhadap sydh fathimah ra.. maupun sydn abu bakar ra..
    kita ummatnya.. lebih baik belajar dan terus belajar dan saling berbagi ilmu.. dan saling memperkuat persatuan ummat..dg setulusnya.. dan selurusnya..??>>
    apapun sikap kita sangat penting dalam meneladani pr sahabat rasulullah saww.. yg shaleh dan muhsin..>> dalam hal ini.. bnyk dicontohkan oleh sydn Ali bin abi thalib ra>>
    aamiin

    BalasHapus