Jumat, 02 Maret 2012

Iran : Embargo Membawa Hikmahnya Bagi bangsa dan Umat Islam Iran untuk Mandiri/ Swasembada....>>> sesungguhnya Republik Indonesia.. pada Zaman Sukarno.. telah mencanangkan Berdikari... dan Swasembada...>>> Namun sayang datangnya Pengkhianatan dari orang2 yang diberi kepercayaan oleh Sukarno sendiri... dan mereka bekerjasama dengan para Penjajah Kriminal Internasional.. dan menjerumuskan Bangsa ini.... >>> Bahkan kini benar2 terjebak.. oleh kekuasaan Kapitalis dan dan Neo Liberalis.. yang sangat jahat.. terhadap Bangsa... Indonesia...>>> Mereka telah berkhianat terhadao UUD 1945.. yang murni tertanggal 18 Agustus 1945 yang dijiwai oleh UUD 22 Juni 1945....>>> Umat Islam dan seluruh komponen Bangsa hayyo bersatu... dan terus tegakan NKRI dengan dasar UU yang benar-terpercaya-openmind-dan Common sense...>>>... .

Iran: Embargo Membawa Mandiri/Swasembada

Langgar HAM, 30 Pejabat Iran Dapat Sanksi UE
Uni Eropa

Difitnah Langgar HAM, 30 Pejabat Iran Dapat Sanksi UE

Pesawat tempur Republik Islam Iran Saeqeh
Di atas pesawat tempur Saeqeh buatan Iran
Kalau dulu ada buku “Sengsara Membawa Nikmat”, maka embargo yang diterapkan AS dan sekutunya terhadap Iran justru membuat Iran bisa berswasembada dengan memproduksi sendiri kebutuhan mereka. Bahkan mereka siap mengekspor produk yang semula diembargo AS tersebut.
Sebaliknya Indonesia yang sering membeli produk-produk luar ketimbang membuat sendiri, akhirnya harus membeli produk-produk tersebut dengan harga 3-4 x lipat lebih mahal dibanding membuat sendiri. Ini pun jika diembargo, produk-produk tersebut tidak bisa berjalan karena tidak ada suku cadangnya.
Tank Zulfiqar 2
Foto di atas Tank Zulfiqar 2 buatan Iran
Keuntungan Iran dalam swasembada/mandiri memenuhi kebutuhan mereka adalah:
1. Harga barang mereka jadi 3-4x lipat lebih murah ketimbang harus beli dari AS dan sekutunya.
2. Uang mereka tidak lari ke luar negeri. Tapi tetap ada di Iran
3. Membuka lapangan kerja bagi puluhan juta rakyatnya
4. Mereka bukan cuma kuli/perkerja. Tapi juga direktur dan pemilik perusahaan dari bisnis mereka
5. Proses pemenuhan kebutuhan pun lebih cepat ketimbang menunggu barang hingga berbulan-bulan dari luar negeri.
6. Iran tidak dikibuli oleh perusahaan2 AS. Contohnya dengan mengelola minyak sendiri, BUMN Iran, NIOC (National Iranian Oil Company) merupakan perusahaan minyak terbesar ke 2 di dunia setelah BUMN minyak Saudi ARAMCO. Meski luasnya yang 1,7 juta km2 lebih kecil daripada Indonesia yang 7 juta km2 (berikut perairan), namun produksi minyak Iran 4,2 juta bph. Jauh lebih besar daripada produksi minyak Indonesia yang tidak sampai 1 juta bph.
Menkeu Agus Martowardojo mensinyalir ada perusahaan tambang yang meski memproduksi 20 juta ton tambang/tahun, namun cuma melaporkan 5 juta ton saja. Bisa jadi produksi tambang Indonesia termasuk minyak sebenarnya 4x lipat lebih dari yang ada sekarang.
Ini membuat GDP/Kapita di Iran US$ 11.200 lebih tinggi daripada Indonesia yang US$ 3.000/kapita. Itu pun karena mayoritas perekonomian Indonesia dikuasai asing, kemungkinan besar pendapatan/kapita Indonesia cuma 20% saja dari itu yaitu US% 600/kapita. Bagaimana pun majikan mengambil untung lebih besar dari pada kuli/buruh/karyawannya.
Di bawah foto rudal-rudal buatan Iran melesat ke angkasa mencari sasarannya.

Rudal-rudal Iran Meroket ke Udara
Iran Siap Ekspor Tank, Artileri, Helikopter dan Kapal Perang
.
Menteri Pertahanan Republik Islam Iran, Ahmad Vahidi menyinggung resolusi terbaru Dewan Keamanan PBB anti Iran, seraya menyatakan, adidaya global hendak mengembargo penjualan senjata ke Iran melalui resolusi, namun Iran bukan hanya tidak memiliki senjata, tapi siap mengekspor senjatanya ke negara lain
.
Di bagian lain statemennya, Vahidi mengatakan, Iran berhasil swasembada di sektor produksi massal tank, artileri, helikopter dan kapal perang. Resolusi terbaru Dewan Keamanan PBB menunjukan dangkalnya pemikiran negara-negara adidaya global dan tekad busuk mereka terhadap bangsa Iran.
Menteri Pertahanan Iran menuturkan, resolusi dan sanksi justru membuat bangsa Iran semakin kokoh. Sanksi terhadap perusahaan kontraktor jalan, bendungan dan konstruksi bangunan, bukan hanya tidak menghambat pembangunan Iran, bahkan pemuda dan cendikiawan Iran justru mencapai sawasembada di sektor ini
.
Vahidi mengungkapkan, kali ini dunia kembali menyaksikan negara-negara Barat dipermalukan akibat resolusi anti Iran yang dibuatnya sendiri. Ditegaskannya, resolusi Dewan Keamanan PBB non 1929 mematahkan tulang belulang Barat
Pemerintah negara anggota Uni Eropa melaksanakan tindakan penghukuman pada Selasa (12/4) terhadap lebih dari 30 pejabat Iran yang dituduh melakukan pelanggaran HAM di Iran, memperluas sanksi yang berlaku terhadap Teheran. Langkah tersebut termasuk larangan bepergian dan pembekuan aset — batasan yang telah diberlakukan UE pada orang yang terlibat erat dengan program nuklir Teheran.
Menteri Luar Negeri Inggris William Hague, ketika menghadiri pertemuan para menlu negara anggota UE di Luksemburg pada Selasa, mengatakan catatan HAM Iran “mengejutkan”. “Iran tampaknya diyakini bahwa dengan segala perubahan yang terjadi di Timur Tengah, mereka dapat membiarkan situasi HAM yang terjadi dalam negerinya,” katanya kepada wartawan.”Mereka telah memenjara banyak pemimpin oposisi, menahan wartawan lebih banyak dibanding negara lain di dunia, dan menggunakan secara berlebihan hukuman mati,” katanya. Dalam laporan tahunan mengenai hak asasi manusia secara global pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan Iran telah mengeksekusi sekitar 312 orang pada 2010, kebanyakan merupakan hasil dari sidang yang dilakukan secara rahasia.
Dalam kebanyakan kasus, orang yang dieksekusi umumnya karena tindak kriminal seperti perdagangan narkoba diduga sebenarnya pembangkang politik, menurut laporan tersebut. Pihak berwenang menahan tahanan politik dan terus menggerebek kaum reformis hak perempuan, juru kampanye untuk hak etnis minoritas, mahasiswa aktivis dan kaum agama minoritas.
Sejumlah sanksi UE kebanyakan terfokus pada ekonomi dan perdagangan, langkah yang bertujuan untuk memaksa Iran agar memperlambat program nuklir mereka, yang Teheran katakan bertujuan damai, tetapi negara Barat mencemaskan tujuan memproduksi senjata. AS sudah mentargetkan pelanggar HAM di Iran, melalui daftar sanksi yang juga termasuk sanksi ekonomi dan langkah lain yang membidik program nuklir mereka.
Filed under: Uncategorized | 1

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar