Selasa, 27 Maret 2012

....Dahlan Iskan..dan semua tokoh yang menghruskan menaikan harga BBM .....Harus digantung didepan Rakyat.... !!!??? >>> .. Mereka jelas2 Pengkhianat terhadap UUD 1945... yang asli.. dan Mereka adalah Kolaborator Kapitalis Asing dan Anti Rakyat...??!!! >> Seharusnya yang dihemat adalah APBN.. dan Hentikan Belanja Pegawai dan Pemerintah,.. Yang berlebihan..??!!!... >>> Hayoo berhemat semuanya... dan Stop Pembelian Pesawat Kepresidenan yang mahal dan sangat Mubazir.... dan hanya untuk Sok2--an saja...>>> Padahal Utang Negara semakin bertumpuk...??!!!>> Hayoo sekarang Utang Negara sudah Rp 2000 Triliun...>> Dan tak pernah benar2 turun... malahan selalu naik dari tahun ketahun...!!!??? >>>!! DAKHLAN ISKAN MENTERI KONYOL...!!! Harus digantung didepan Rakyat...!!!!>> Dia adalah Pengkhianat... Rakyat...!!??? TOLAK DAN TERUS TOLAK... Kenaikan Harga BBM..??!!>>> TNI DAN POLRI Harusnya kamu2 membela Rakyat...!!>>> Bukan membela Orang2 yang melindungi para Kapitalis Asing...!!??? >>> Hai.. Polri dan TNI.. apa kamu senang Rakyat ditindas dan dipukuli seperti apa yang kamu perbuat terhadap Mahasiswa2 dan Anak2 Rakyat yang memperjuangkan Nasib Rakyat...!!>>> Hai Pori dan TNI insaflah.... Hayyoo sadarlah kamu2 semua POLRI DAN TNI.... bhw Pemerintahan sekarang ini BUKAN PRO RAKYAT....>>> Tetapi mengkhianati Amanat Penderitaan Rakyat... dan menentang semangat dan kaidah isi dan kandungan UUD 1945.....>>> Kalian jangan terkecoh oleh SBY dkk yang memang mereka itu serakah..>> ... hayoooo Hitung yang benar berapa tuh Kekayaan mereka... dan bandingkan sewaktu mereka sebelum jadi Presdien..??!!! >>> Jendral2 kalian itu serakah sekali...!!??? >>> Hayyoooo berpihak kepada Rakyat... Sekarang juga,,,>>> Stop mendukung Pemerintahan Penindas Rakyat...>>>!!.. HAI .... DPR... Kalau benar kamu membela Rakyat dan berpihak kepada Rakyat... Stop Kenaikan harga BBM.. dan Stop mendukung Pemerintahan Zhalim..!!?? .>>... Rakyat saatnya berjuang sekarang... dan jangan gentar menghadapi para Kolaborator Asing ... dan mereka telah dibayar dengan dana2 Asing... secara terselubung..>>> ..... Awas Penjajahan model baru yaitu Neo Liberalisme yang Serakah dan Menindas Rakyat...>>> ... Hai Tentar2... apakah kamu berjuang untuk Rakyat atau untuk para Pendudkung Penjajahan Asing model Baru..??!!!>> TNI dan POLRI harus membela Rakyat.. dan harus menghentikan Kenaikan Harga.. BBM..>>!!!

Selasa, 27/03/2012 15:07 WIB

Dahlan Iskan: Pemerintah Tak Boleh Mundur, BBM Harus Naik 
Whery Enggo Prayogi - detikFinance





Jakarta -
Menteri BUMN Dahlan Iskan menilai kenaikan BBM yang digagas pemerintah sudah menjadi suatu keharusan. Pemerintah diminta tidak boleh lemas ataupun mundur dalam menetapkan kebijakan tersebut.

"Pemerintah nggak boleh mundur. Pemerintah harus kuat, tidak boleh lemas," kata Dahlan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (27/3/2012).

Menurut Dahlan rencana pemerintah untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi memang menuai banyak kontroversi. Demonstrasi besar-besaran di berbagai daerah hingga pusat Ibu Kota merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang menolak kenaikan harga BBM.

Dahlan meminta perwakilan pemerintah jangan menanggapi penolakan kenaikan BBM dengan emosional. "Nggak bisa ditanggapi secara emosi-emosi begitu," tambahnya.

Seperti diketahui, rencana pemerintah menaikkan harga BBM menuai banyak kontroversi. Di satu sisi pemerintah ingin mencabut subsidi karena memang salah sasaran. Di sisi lain, menaikkan harga BBM membuat banyak orang miskin menjerit.

Bensin Premium dan Solar direncanakan naik menjadi Rp 6.000/liter. Rencananya akan dilakukan pada 1 April 2012 setelah DPR menyetujui rencana pemerintah melalui rapat paripurna.

(wep/dru)

Jakarta siaga I, aparat siapkan 30.000 pasukan gabungan hadapi demo tolak kenaikan BBM

Bilal
http://arrahmah.com/read/2012/03/27/19033-jakarta-siaga-i-aparat-siapkan-30-000-pasukan-gabungan-hadapi-demo-tolak-kenaikan-bbm.html
Selasa, 27 Maret 2012 10:18:26
JAKARTA (Arrahmah.com) - Kepolisian Republik Indonesia, menjadikan status siaga 1 untuk  Ibu kota Negara DKI Jakarta. Sejak kemarin sore hingga pagi ini penuh hiruk-pikuk  truk milik TNI dan Polri hilir mudik di pusat ibukota mengangkut ribuan personel TNI dan Polri.
Juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, menyatakan semua personel sudah siaga menghadapi demonstran. "Sudah dipastikan, terhitung hari ini (kemarin) seluruh personel Polda Metro Jaya memasuki status siaga 1," ujarnya kemarin(26/3).
Stasiun-stasiun televisi swasta sudah sejak pagi ini menyiarkan, keadaan ibu kota yang dipenuhi oleh ribuan aparat TNI dan Polri sudah berdatangan menjaga sejumlah objek yang akan menjadi sasaran pengunjuk rasa seperti Istana Negara, Bundaran HI, dan gedung DPR RI.
Kawat berduri memagari Istana Merdeka.Gedung DPR pun tak luput dipagari oleh kawat berduri dan pengamanan oleh Anggota TNI dan Polri dilengkapi dengan senjata yang kabarnya berisi peluru karet. Mobil water canon untuk menghalau massa juga sudah disiapkan.
Juru Bicara Polda Metro Jaya Jaya Kombes Rikwanto menegaskan ada setidaknya 30 ribu aparat gabungan TNI/Polri disiagakan untuk mengamankan aksi unjuk rasa menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) ini.
Dengan rincian 22.458 personel Polri dan 8.254 personel TNI.
Kepolisian melaporkan.
 "Pelibatan TNI di sini sifatnya untuk mem-back up saja. Semua kendali ada di bawah kepolisian," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Selasa (27/3).
Kepolisian Daerah Metro Jaya menerjunkan 22 ribu personel. Sementara TNI mengerahkan sedikitnya 8 ribu personel. Para petugas tersebar di sejumlah lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa seperti Istana Merdeka, gedung DPR, kantor pemerintahan dan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
"TNI disiagakan di objek vital seperti istana dan gedung DPR serta kantor Pertamina," imbuhnya.
Kepolisian Daerah Metro Jaya memperkirakan, jumlah massa yang akan turun ke jalan sekitar 8 ribu orang. Para pendemo terdiri dari berbagai elemen seperti mahasiswa, buruh dan Lembaga Swadaya Masyarkat (LSM) serta aktivis.
Berdasarkan catatan Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya, KSPSI akan mendatangkan 3 ribu orang untuk berdemo di ke HI. Sementara PDIP akan mengerahkan massa sebanyak 1.000 orang dengan titik tolak di Jalan Diponegoro.
Sebanyak 3 ribu orang dari KSPI diperkirakan akan memadati kawasan Istana Merdeka. Sementara 50 orang dari Gerakan Rakyat Duduki Cikeas akan berdemo di kediaman SBY di Cikeas.
"Estimasi keseluruhan sekitar 8000-an," pungkasnya. (bilal/arrahmah.com)

Belasan Ribu Massa Lumpuhkan Gedung Grahadi Surabaya

Selasa, 27 Maret 2012 11:05 WIB
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/03/27/m1izcs-belasan-ribu-massa-lumpuhkan-gedung-grahadi-surabaya
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA - Belasan ribu massa dari berbagai elemen Surabaya telah memadati Gedung Grahadi, jalan Gubernur Suryo. Dengan membawa spanduk dan poster, mereka datang untuk satu tujuan, yakni menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Pantauan Republika, aksi kali ini diikuti lebih dari 20 elemen. Beberapa diantaranya adalah PDI Perjuangan, Arek Suroboyo Menggugat, LMND (Lembaga Mahasiswa Nasional Demokrat), Baitul Muslimin Nasional Indonesia Jawa Timur, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Surabaya.

Salah satu elemen, Arek Suroboyo Menggugat mengaku tidak akan membubarkan diri sampai ada keputusan digagalkannya kenaikan harga BBM. "Kami akan terus duduk disini sampai pemerintah menggagalkan kebijakan ini," teriak Kusnan, Kordinator Arek Suroboyo Menggugat.

Akibat aksi ini, lalu lintas jalan Gubernur Suryo lumpuh total. Sebab, masa memadati jalan yang panjangnya kurang lebih 2 KM tersebut. Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi masih berjalan kondusif. Satu persatu elemen terus menyuarakan aspirasinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar