Kamis, 22 Maret 2012

..Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (Pansel DK OJK) telah menetapkan 21 calon bos OJK yang diserahkan kepada Presiden SBY. Presiden SBY akan menyaring 14 calon untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan oleh DPR Komisi XI...>>

Kamis, 22/03/2012 09:13 WIB
Ini Dia 21 Calon Bos OJK yang Diserahkan ke SBY  
Herdaru Purnomo - detikFinance 
http://finance.detik.com/read/2012/03/22/091318/1874053/5/ini-dia-21-calon-bos-ojk-yang-diserahkan-ke-sby 

Jakarta - Panitia Seleksi Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (Pansel DK OJK) telah menetapkan 21 calon bos OJK yang diserahkan kepada Presiden SBY. Presiden SBY akan menyaring 14 calon untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan oleh DPR Komisi XI.
"Di UU nanti Presiden mengusulkan 14 nama kepada DPR," ungkap Ketua Pansel DK OJK Agus Martowardojo di Jakarta, Kamis (22/3/2012).
Agus menambahkan, Presiden direncanakan akan mengirimkan nama-nama tersebut ke DPR paling cepat 5 April 2012. Setelah itu, Komisi XI DPR akan menyaring 14 nama-nama tersebut menjadi 7 nama untuk ditetapkan sebagai Ketua OJK dan Anggota Dewan Komisioner.

Berikut 21 nama calon bos OJK yang dikutip detikFinance dari situs resmi Pansel OJK:
1. Achjar Iljas
2. Firdaus Djaelani
3. Hekinus Manao
4. I Wayan Agus Mertayasa
5. Ilya Avianti
6. Isa Rachmatarwata
7. Kusumaningtuti Sandriharmy Setiono
8. Mulia P Nasution
9. Muliaman Darmansyah Hadad
10. Nelson Tampubolon
11. Ngalim Sawega
12. Nurhaida
13. Ogi Prastomiyono
14. Peter Benyamin Stok
15. Purwantari Budiman
16. Rahmat Waluyanto
17. Rijani Tirtoso
18. Riswinandi
19. Robinson Simbolon
20. Sahala Lumban Gaol
21. Yunus Husein

Uji kepatutan dan kelayakan akan dilaksanakan pada 7 Mei 2012. Pada 6 Juni 2012, DPR menetapkan tujuh nama DK OJK. Ketujuh nama itu akan diajukan kembali ke Presiden untuk mendapat persetujuan.

Pada 16 Juli 2012, tujuh anggota Dewan Komisioner plus satu ketua merangkap anggota akan terpilih. Termasuk ex-officio yang dikirimkan BI dan Kementerian Keuangan sehingga susunan DK OJK menjadi 9 orang.

(dru/ang)

4 Mantan 'Anak Buah' Agus Marto Melenggang Jadi Calon Bos OJK  
Herdaru Purnomo - detikFinance  
http://finance.detik.com/read/2012/03/22/111842/1874204/5/4-mantan-anak-buah-agus-marto-melenggang-jadi-calon-bos-ojk


Jakarta - Panitia Seleksi Pemilihan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (Pansel DK OJK) yang diketuai Menteri Keuangan Agus Martowardojo telah menetapkan 21 nama yang lolos tahap seleksi untuk dipilih langsung oleh Presiden SBY. Presiden SBY akan memilih 14 calon yang akan 'ujian' di DPR. 
Dalam 21 nama tersebut ternyata terdapat 4 mantan 'anak buah' Agus Marto ketika dia menjabat Direktur Utama Bank Mandiri. Siapa sajakah?
1. Riswinandi
Riswinandi kini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mandiri. Bankir jebolan Bank Niaga bersama Agus Marto ini memulai karir di Bank Mandiri sejak 2003 sebagai Komisaris. 
Riswinandi pernah 'dikalahkan' Muliaman Hadad dalam pemilihan calon Deputi Gubernur BI. Sumber detikFinance menyebutkan Agus Marto memang akrab dengan Riswinandi. Agus Marto jugalah yang menunjuk Riswinandi untuk menjadi Deputi Gubernur di Bank Indonesia kemarin.
2. I Wayan Agus Mertayasa
Mantan Wakil Direktur Bank Mandiri ini pernah duduk menjadi direktur di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dari tahun 1994 hingga 1999. Jauh sebelum itu, kiprahnya dimulai pada tahun 1973 di Bank Bumi Daya (BBD) sebagai staf urusan kredit prasarana. 
Mertayasa menurut sumber, merupakan bankir senior yang dianggap tahu betul tentang Bank Mandiri. Jabatan sebelumnya, sebagai Direktur Risk Manajemen, menggambarkan seberapa besar pengalamannya.
3. Ogi Prastomiyono
Direktur Compliance and Human Capital Bank Mandiri Ogi Prastomiyono memulai karir di PT Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) pada 1986. Seiring dengan mergernya Bank Mandiri, Ogi menjadi Grup Head Compliance sejak Juli 1999. 
Sumber menyebutkan, Ogi merupakan otak dari IPO Bank Mandiri pada 2003. Ogi pernah menjadi Direktur Bank Syariah Mandiri di 2003 sampai 2005. 
4. Rijani Tirtoso
Nama Rijani memang jarang terdengar di kalangan masyarakat. Ia duduk sebagai Executive Vice President Coordinator Internal Audit Bank Mandiri. Rijani disebut sebagai salah satu ahli akuntansi yang duduk di Bank Mandiri.
Ekonom Dradjad Wibowo mengatakan calon-calon yang terpilih ini memang sudah bisa ditebak. 
​"Memang seperti yang sering saya suarakan, pansel OJK tampaknya sudah miring ke calon-calon dari Kemenkeu, Bank Mandiri dan eks Bank Niaga. Ini sudah tidak sehat," katanya kepadadetikFinance di Jakarta, Kamis (22/3/2012).
"Karena sudah mengarah ke marjinalisasi Bank Indonesia. Saya tidak membela BI karena BI juga banyak kelemahan sebagai otoritas perbankan," imbuh Dradjad 
Menurutnya, marjinalisasi BI ini menyemai benih-benih tidak sehat dalam psikologi dan hubungan kelembagaan antara BI dan OJK. Antara pengawasan makro dengan mikro perbankan.
"Antara stabilisasi moneter melawan stabilisasi keuangan dan jasa keuangan. Sayang sekali Presiden seperti memberi cek kosong kepada Pansel OJK. Saya berharap nanti DPR dapat mengoreksi ketimpangan ini," tutur Dradjad.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar