Minggu, 14 Agustus 2011

Tingkat bunuh diri tentara AS di antara personil militer aktif dan cadangan telah mencapai tingkat tertinggi, membuat jumlah tertinggi sejak pencatatan kasus tersebut dirilis. Dua puluh dua miiter aktif dan sepuluh tentara cadangan membunuh diri mereka sendiri pada bulan Juli, menjadikan level tertinggi untuk setiap bulan sejak tentara AS mulai merilis angka bunuh diri di kalangan militer pada tahun 2009, situs Antiwar.com melaporkan....>>..Dan ..3 TENTARA BAYARAN AMERIKA YANG TEWAS DI MOGADISHU OLEH MUJAHIDIN...>>>



Tingkat Bunuh Diri Militer AS Mencapai Rekor di Bulan Juli 2011

Senin, 15/08/2011 06:50 WIB


http://www.eramuslim.com/berita/dunia/tingkat-bunuh-diri-militer-as-mencapai-rekor-di-bulan-juli.htm

Tingkat bunuh diri tentara AS di antara personil militer aktif 
Tingkat bunuh diri tentara AS di antara personil militer aktif dan cadangan telah mencapai tingkat tertinggi, membuat jumlah tertinggi sejak pencatatan kasus tersebut dirilis.
Dua puluh dua miiter aktif dan sepuluh tentara cadangan membunuh diri mereka sendiri pada bulan Juli, menjadikan level tertinggi untuk setiap bulan sejak tentara AS mulai merilis angka bunuh diri di kalangan militer pada tahun 2009, situs Antiwar.com melaporkan.
Militer AS sendiri telah mengumumkan bahwa penyelidikan sedang dilakukan untuk mengkonfirmasi penyebab pasti kematian para tentara mereka.
Alasan di balik angka bunuh diri yang tinggi bisa menjadi fakta bahwa militer terus menugaskan kembali banyak tentara yang sudah didiagnosis mengalami Post-Traumatic Stress Disorder ke dalam situasi stres tempur di Irak dan Afghanistan.
Tingginya jumlah kasus bunuh diri adalah kekalahan besar bagi militer AS, yang telah mengembangkan program yang luas untuk mengurangi jumlah bunuh diri selama bertahun-tahun.
Program pencegahan bunuh diri AS meliputi dengan mempekerjakan ratusan konselor kesehatan mental dan penyalahgunaan zat, serta melibatkan Institut Nasional Kesehatan Mental untuk melakukan penelitian selama lima tahun dengan biaya sebesar 50 juta dolar terkait kasus bunuh diri di Angkatan Darat AS.
Sekitar 160 tentara aktif bertugas dan tentara cadangan melakukan aksi bunuh diri tahun ini, dengan Korps Marinir memiliki tingkat yang sama kasus bunuh diri tahunan.
Rata-rata 18 veteran militer bunuh diri setiap hari dan lima dari mereka sudah mendapatkan perawatan di US Department of Veterans Affairs (VA).
Sejak awal perang di Afghanistan dan Irak, lebih dari 1.100 tentara telah membunuh nyawa mereka sendiri, dengan jumlah yang meningkat setiap tahun selama enam tahun terakhir. (fq/prtv)

FOTO-FOTO PAMPASAN PERANG DARI 3

 TENTARA BAYARAN AMERIKA YANG 

TEWAS DI MOGADISHU OLEH MUJAHIDIN

13AGU
Menurut siaran pers Sheikh Ali Dheere (juru bicara Al shabab), 3 tentara bayaran kulit putih Amerika tewas di Mogadishu dan Mujahidin mengambil dokumen dan peralatan mereka sebagai harta rampasan perang.

Dan dibawah ini teks press releasenya:
PRESS RELEASE:Mujahideen Fighters Kill 3 American Trainers and More Than 20 Ugandan Soldiers

بسم الله الرحمن الرحيم
Mogadishu (01/08/2011) – The Mujahideen have today carried out a daring raid inside an African Union soldiers’ base in Wardhiigley district of Mogadishu, killing 3 American trainers, 8 Ugandan commanders and injuring more than a dozen of the AMISOM force.
Sheikh Ali Mohamoud Rage, the official spokesman for the Mujahideen said:
‘Today Allah as enabled the Mujahideen to attack the African Union bases recently established in Xamar Bile, where both AU forces and their American were based. We hereby confirm that three American trainers and 8 AU commanders were killed in the raid.
We have already displayed the corpses of the slain Ugandan soldiers to the media yesterday and today Allah has enabled the Mujahideen to add three more Americans to the list; that is in addition to the American sniper killed in yesterday’s battle.’
This heroic raid comes at a time when the African mercenaries have launched an offensive in Mogadishu in order to displace the remaining citizens from the capital city during this Holy Month of Ramadan.
Since the launch of their failed offensive in Mogadishu, on Thursday 28 July 2011, the AMISOM forces have lost more than 20 soldiers, including some high ranking officers and battalion commanders. Three of the corpses of the slain soldiers are still in the hands of the Mujahideen.
While clearly undermining the capacity of the Ugandan and Burundian soldiers to maneuver and safely settle in Mogadishu, these raids were carried out by the Mujahideen in order to rescue and open a safe passage for the tens of thousands of displaced people forcefully settled near Mogadishu’s frontlines by AMISOM forces.
Press Office
Harakat Al-Shabaab Al Mujahideen

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar