Rabu, 24 Agustus 2011

19 Truk Tanker NATO di Bakar Taliban di Quetta Terakhir diperbarui pada 15:07 pada 23 Agustus 2011....>>...Tanker, membawa bahan bakar, sedang menuju melalui rute wilayah barat daya Pakistan en untuk pasukan NATO di Afghanistan ketika mereka ditembaki dalam serangan yang telah menjadi terlalu akrab bagi pasukan koalisi. ...>>> Tetapi Disisi lain... Di Plaestina dan dan Mesir.... AS sebagai Tokoh Penjajah Kriminal Internasional... sedang menghina kepada Nahnud Abbas dan Mubarak....sebagai antek2 AS.." Hehehe……. Alangkah tekeburnya AS [dedengkot Penjajah Kriminal Internasional] sedang menunjukkan kecongkakan dan kesombongannya… dengan sangat menghina kepada siapa tuh…??? Mahmud Abbas…yah.. atau Mubarak..???... Pokonya yang dianggap antek2nya.. AS agar tunduk..dan nurut2 saja.. Sedang sisisi lain Israel sianak emas sedang disuapin dan diberi senjata pembunuh…>>>.. Israel itu Negara Buatan para Penjajah Kriminal Internasional… untuk menghancurkan semua Negara Islam… Hayyo …coba perhatikan tuh……..!!!! Hai Presiden2 dan raja2..Negara Muslim … Hayyooo… Insaf… jangan mau jadi antek2 AS yang jelas2 telah membunuh jutaan umat Islam… sejak 1945…hingga kini… Makanya Hai Umat Islam bersatulah dan kuatkan silaturahim dan solidaritas sesama Muslim dan Negara Muslim… Jangan mau jadi antek2 AS si Penjajah Kriminal internasional itu…>>...parlemen AS, Kay Granger, telah mengancam Mesir, jika negara yang dahulu dipimpin oleh Hosni Mubarak itu mengkhianati perjanjiannya dengan Israel, maka Washington akan memotong bantuan tahunan senilai $ 2 miliar untuk Kairo.....>>..Granger merupakan anggota parlemen perempuan di komite urusan luar negeri yang khusus menangani pengucuran dana bantuan...>> AS itu telah menjadi goyimnya Isarel.... dan telah tunduk..berlutut sejak lama.... karena termakan oleh doktrin.imperilistis dan keserakahan ..kaum..Yahudi...>> Sayang orang2 pintar dan kuat itu telah menjadi budak2 Yahudi dan mau dijadikan sapi perahan.... walaupun harus mengorbankan Rakyatnya....>>> .>


24 Ramadhan 1432 H / 24 Agustus 2011
19 Truk Tanker NATO di Bakar Taliban di Quetta
Terakhir diperbarui pada 15:07 pada 23 Agustus 2011
Awan hitam asap mengepul dari sisa-sisa hangus setidaknya 19 kapal tanker NATO, dan api menjilat langit gelap di dekat perbatasan Afghanistan, penduduk setempat antusias mengamati reruntuhan berikut penyergapan.
Sejumlah pria bersenjata di atas sepeda motor menembak kemarin di jalan raya yang sempit di desa Kolpur di Pakistan, 15 mil sebelah selatan Quetta, ibukota provinsi Baluchistan yang bergolak.
Tanker, membawa  bahan bakar, sedang menuju melalui rute wilayah barat daya Pakistan en untuk pasukan NATO di Afghanistan ketika mereka ditembaki dalam serangan yang telah menjadi terlalu akrab bagi pasukan koalisi.
Dangerous: Gunmen on motorbikes allegedly attacked the NATO tankers, which were supposed to be carrying fuel to coalition troops
 
The fire rages on and the flames lick the dark sky as locals watch on
Local residents collect fuel from a bullet-ridden NATO supply oil tanker following an attack by gunmen on the main highway at Kolpur village

 

Bela Israel, AS ancam Mesir jika khianati perjanjian

Althaf
Rabu, 24 Agustus 2011 10:51:35
Hits: 682




















Hehehe……. Alangkah tekeburnya AS [dedengkot Penjajah Kriminal Internasional] sedang menunjukkan kecongkakan dan kesombongannya… dengan sangat menghina kepada siapa tuh…???
Mahmud Abbas…yah.. atau Mubarak..???... Pokonya yang dianggap antek2nya.. AS agar tunduk..dan nurut2 saja..
Sedang sisisi lain Israel sianak emas sedang disuapin dan dinebri senjata pembunuh…..
Israel itu Negara Buatan para Penjajah Kriminal Internasional… untuk menghancurkan semua Negara Islam…

Hayyo …coba perhatikan tuh……..!!!! Hai Presiden2 dan raja2..Negara Muslim … Hayyooo… Insaf… jangan mau jadi antek2 AS yang jelas2 telah membunuh jutaan umat Islam… sejak 1945…hingga kini…

Makanya Hai Imat Islam bersatulah dan kuatkan silaturahim dan solidaritas sesame Muslim dan Negara Muslim…
Jangan mau jadi antek2 AS si Penjajah Kriminal internasional itu…

WASHINGTON (Arrahmah.com) – 
Anggota parlemen AS, Kay Granger, telah mengancam Mesir, jika negara yang dahulu dipimpin oleh Hosni Mubarak itu mengkhianati perjanjiannya dengan Israel, maka Washington akan memotong bantuan tahunan senilai $ 2 miliar untuk Kairo.

“Bantuan Amerika Serikat untuk Mesir didasarkan pada perjanjian yang ditandatangani oleh Mesir dan Israel, sehingga hubungan kedua negara itu sangat penting,” kata Granger dalam wawancara dengan Jerusalem Post pada hari Senin (22/8/2011).

Ungkapan ini datang di saat meningkatnya ketegangan antara Kairo dengan Tel Aviv setelah pasukan Israel membunuh lima penjaga perbatasan Mesir pada hari Kamis di perbatasan antara Mesir dengan Jalur Gaza.

Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, menyatakan Sabtu pekan lalu bahwa Israel sangat menyesal atas kematian petugas keamanan Mesir beberapa saat setelah Mesir mengumumkan penarikan duta besarnya di Tel Aviv.

Mesir merupakan negeri Arab pertama yang menandatangani kesepakatan dengan negara Zionis Israel tahun 1979, namun situasi Mesir berubah drastis sejak disingkirkannya diktator Hosni Mubarak pada bulan Februari. Selain itu, banyak partai politik Mesir yang meminta perubahan atas perjanjian tersebut.
Bayaran yang berkedok ‘bantuan tahunan’ Amerika Serikat telah disediakan untuk Mesir sejak Kairo dan Tel Aviv menandatangani kesepakatan itu. Dana itu dibayarkan untuk membuat Mesir tunduk pada kepentingan AS dan Israel.

Sementara itu, Granger juga memperingatkan bahwa AS akan memotong dana bantuan sebesar $ 500 juta yang disediakannya bagi Otoritas Palestina jika negara terjajah itu mencari pembelaan PBB terhadap negaranya.

Granger merupakan anggota parlemen perempuan di komite urusan luar negeri yang khusus menangani pengucuran dana bantuan. (althaf/arrahmah.com)

1 komentar:

  1. AS telah lama takluk kepada yahudi dengan segala doktrin kapitalisme dan imperialistisnya.... sehingga mereka para CFR atau para Konspirator-nya itu.. benar2 takluk dan sangat kuat... Bahkan tidak segan2 membunuh Presidennya sendiri... dengan berbagai cara komspirasi...dan komplotan..pembunuh... Mereka telah membunuh Presiden Abraham Lincoln dan George Kennedy... dengan kasus yang sama... yaitu ingin mengembalikan kehormatan Bangsa AS untuk terbebas dari penguasaan Yahudi...terutama dibidang kekuasaan dan kontrol Keuangan Negara... Tapi rupanya... komplotan Konspiraot itu sangat kuat...
    Sekarang belum ada pimpinan AS sekuat Lincoln dan Kennedy...
    Coba baca sejarah AS... dan komentar2 mereka....selama menjabat atau setelah menjabat...
    Banyak yang sadar... bahwa mereka sebenarnya telah diperbudak oleh Yahudi2 itu....
    Juga di United Kingdom, Canada, Perancis, italia dll....
    Seyogianya para pemimpin kita belajar dengan sejarah.... dan lihatlah betapa kejamnya para penganut keserakahan dunia... itu...
    Bangkitlah wahai pembela Kebenaran dan Keadilan untuk Rakyat dan Agama....
    Kebenaran itulah dasar kelurusan... dab Kjujuran itulah... dasar Kepercayaan dan Keyakinan...sebagai Pemimpin... Dan kita membutuhkan Commonsense... akal sehat.... bukan pintar kebelingar... dan gunakan sikap kepemimpinan yang yang open mind... open management..... Good governance... Akhlak mulia... Jauhkan dari perbuatan Molimo... [maling (mencuri, korupsi,dll), maen (judi dll), madon (melacur, hubungan sex diluar nikah), minum( meminum minuman keras dll), madat (narkoba)] . Maka insya Allah kita dimudahkan mendapatkan hidayah..dan kemakmuran negeri ini untuk semua rahayat dan bangsa Indonesia... Amin

    BalasHapus