Senin, 08 Agustus 2011

22 pasukan elit Navy SEAL (pembunuh Syaikh Usamah rahimahullah) ikut tewas di helikopter Chinook!...>>..Presiden Afghan: 31 personil pasukan operasi khusus AS tewas dalam kecelakaan helikopter....>>..juru bicara mujahidin Afghanistan mengaku bertanggung jawab atas serangan yang menghanguskan 28 tanker bahan bakar salibis NATO.>>>

sh 
8 Ramadhan 1432 H / 8 Agustus 2011

Alhamdulillah, 22 pasukan elit Navy SEAL (pembunuh Syaikh Usamah rahimahullah) ikut tewas di helikopter Chinook!

M. Fachry Ahad, 7 Agustus 2011 13:17:34

Hits: 3892


KABUL (Arrahmah.com) – Alhamdulillah, ini sungguh-sungguh hadiah Ramadhan yang sangat spesial dan berita gembira untuk kaum Muslimin, khususnya mujahidin. Di antara 38 orang yang tewas di helikopter Chinook, Sabtu (6/08/2011), milik militer AS di Afghanistan timur, 22 orangnya adalah pasukan elit kafir Navy SEAL, yang telah menyerang dan menewaskan Syekh Usamah bin Laden, rahamihullah. Allahu Akbar!
Hadiah Ramadhan spesial
Di terik Ramadhan 1432 H, mujahidin Taliban, dengan idzin Allah SWT, berhasil menembak jatuh helikopter militer AS, Chinook, Sabtu (6/08/2011), dan menewaskan 38 orang militer kafir yang ada di dalamnya. Juru bicara Taliban, Syekh Zabihuallah, melalui sambungan telepon dari sebuah lokasi rahasia menyatakan bertanggung jawab atas serangan spektakuler dan mengguncang militer AS tersebut.
“Mereka ingin menyerang mujahidin kami di sebuah rumah, namun mujahidin kami melawan dan menghancurkan helikopter dengan RPG (rocket-propelled grenade), Delapan mujahidin gugur dan 38 orang Amerika tewas dan hari ini mereka (tentara Amerika) membawa bagian pesawat dan potongan tubuh tentara yang hancur.”
Ikut tewas 22 orang dari Navy SEAL
Hadiah Ramadhan tersebut menjadi lebih spesial karena diberitakan ikut tewasnya 22 orang pasukan khusus AS dari Navy SEAL, pasukan khusus yang memburu dan menewaskan Syekh Usamah bin Ladin, rahimahullah. Tentu saja, bagi kaum Muslimin, khususnya mujahidin, berita ini sangat menggembirakan, dan bagi militer AS adalah sebuah kesedihan yang mendalam dan kegalauan.
Mengenai hal ini, CNN memberitakan bahwa mayoritas Navy SEAL yang tewas adalah anggota unit rahasia yang telah melakukan serangan dan membunuh Syekh Usamah bin Laden pada Mei lalu, meskipun mereka bukan orang yang sama, kata pejabat tersebut.
“Ini kerugian besar untuk SEAL,” terang salah satu pejabat militer.
Presiden boneka Afghanistan, Hamid Karzai membenarkan tewasnya 31 personil pasuan khusus AS tersebut pada hari Sabtu (6/08/2011) dan turut berbelasungkawa. Sementara itu, dari Mujahidin melalui jubirnya, Zabiullah Mujahid, menyatakan lebih tegas bertanggung jawab dan menyatakan tembakan roket dlakukan dari sebuah bangunan di Sayd Abad, di provinsi Wardak, Jum’at malam.
Jelas, AS merasa rugi dan kehilangan. Navy SEAL adalah pasukan super khusus mereka, yang terlatih dan dilengkapi peralatan canggih, dan ditugaskan untuk memburu Syekh Mujahid Usamah bin Laden, rahimahullah. Selain Syekh Usamah, dikabarkan pasukan ini juga menangkap 22 orang mujahidin lainnya.
Alhamdulillah, atas idzin Allah SWT, kini 22 orang dari mereka (Navy SEAL) ikut tewas dalam penembakan helikopter Chinook di Wardak, Afghanistan, Sabtu (6/08/2011). Allahu Akbar! (M Fachry/arrahmah.com)


Presiden Afghan: 31 personil pasukan operasi khusus AS tewas dalam kecelakaan helikopter

Althaf
Sabtu, 6 Agustus 2011 21:12:26
Hits: 1978
KABUL (Arrahmah.com) – 
Kecelakaan helikopter militer di timur Afghanistan menewaskan 31 personil pasukan khusus AS dan tujuh tentara Afghanistan, presiden Afghan mengungkapkan pada Sabtu (6/8/2011).
Hal ini diungkapkan Hamid Karzai dalam pernyataan resminya di hadapan publik. Ia pun mengungkapkan turut berbelasungkawa atas pasukan yang terbunuh.
Sementara itu seorang pejabat Amerika menyatakan bahwa helikopter tersebut jatuh tertembak. Insiden ini merupakan yang terburuk selama salibis Amerika menginvasi Afghanistan.
NATO mengklaim sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan itu. Meski demikian, aliansi salibis menolak untuk memberikan keterangan terperinci mengenai korban dan kerugian.
Arsip | Agustus, 2011

DALAM WAKTU KURANG 24 JAM HELI NATO KEDUA, DITEMBAK JATUH MUJAHIDIN TALIBAN DI KHOST

7AGU
Helikopter AS penjajah ‘dijatuhkan di provinsi Khost
Sabtu, 6 Agustus  2011 22:24 Zabihullah Mujahid
http://yalibnan.com/site/archives/2006/5/img/1-helicopter_crash%20wreckage.jpgKHOST, 6 Agustus -Pejabat  mujahidin mengatakan pada hari Sabtu bahwa sebuah helikopter serang AS tertembak di Musa Khel  kabupaten, provinsi Khost pada Sabtu pagi, membunuh semua tentara dan awak pasukan teroris AS.
Laporan ini menambahkan helikopter itu ditembak dengan roket dan jatuh di pusat kabupaten. Itu adalah helikopter kedua AS ditembak jatuh selama 24 jam terakhir.


AGU

1 HELI CHINOOK DI TEMBAK JATUH 

OLEH MUJAHIDIN TALIBAN, 37 TEWAS

Puluhan Tewas saat Helikopter NATO Ditembak Jatuh  di Afghanistan 
Dengan RAY RIVERA dan Alissa J. Rubin 
Diterbitkan di: 6 Agustus 2011
http://www.google.com/hostednews/afp/media/ALeqM5j2qrZ6yrJB7TRn2Y9lyF9mD1e8uA?docId=photo_1312610916389-2-0&size=lKABUL, Afghanistan – Gerilyawan menembak jatuh sebuah helikopter Chinook NATO selama operasi semalam di Afghanistan timur, menewaskan 37 orang di dalamnya, seorang pejabat militer mengatakan Sabtu. Ini adalah salah  satu hari terburuk dalam  kerugian nyawa bagi pasukan koalisi dalam perang hampir satu dekade dan terjadi di tengah meningkatnya kekerasan di seluruh negeri.
Mayoritas yang tewas adalah tentara NATO, tetapi tentara Afghanistan juga di antara yang tewas, kata pejabat, yang berbicara dengan syarat anonim karena kecelakaan itu masih diselidiki.
Helikopter itu terkena granat roket di lembah Tangi Provinsi Wardak di barat Kabul. Taliban mengklaim pujian atas serangan tersebut.
Angkatan Udara AS Kapten Justin Brockhoff, juru bicara NATO, mengkonfirmasi kecelakaan tersebut namun tidak dapat memberikan ada informasi lebih lanjut, termasuk apa yang menyebabkan kecelakaan atau apakah ada korban.
Ada info yang bertentangan pada saat helikopter jatuh. Seorang juru bicara Taliban, Zabiullah Mujaheed, katanya pemberontak menembak helikopter sekitar 11:00 Jumat, saat meluncurkan operasi di sebuah rumah di mana para militan berkumpul di wilayah Joyee Tangi dari Saydabad Kabupaten di bagian timur provinsi. Delapan gerilyawan tewas dalam perang yang terus berlanjut setelah helikopter jatuh, katanya.
“Laporan segar dari situs memberitahu kita bahwa masih ada orang Amerika melakukan operasi mencari mayat dan potongan helikopter berada di lapangan,” kata Mr Mujaheed.
Kebangsaan dari tentara NATO tewas tidak segera diketahui, meski Amerika dikenal sebagai pelaksana sebagian besar operasi di daerah itu.
Jenderal Abdul Qayoom Baqizoy, kepala polisi Wardak, mengatakan operasi dimulai sekitar pukul 1 pagi, Sabtu, NATO dan pasukan Afghanistan menyerang sebuah kompleks Taliban di Jaw-e-mekh Zareen desa di lembah Tangi. Baku tembak berlangsung setidaknya dua jam,  katanya.
“di akhir operasi yang salah satu helikopter NATO jatuh,” katanya. “Kami belum tahu penyebab kecelakaan dan kita tidak tahu berapa banyak tentara NATO didalamnya.”
Lembah Tangi terletak sepanjang perbatasan Wardak dan provinsi tetangga Logar. Aktivitas Taliban sangat kuat di kedua provinsi, yang berbatasan dengan ibukota Kabul.
Abdul Waheed Wafa menyumbangkan laporan dari Kabul.
06/08/2011 pukul 17:27 WIB dari AP, telah mengkonfirmasi dari presiden Afghanistan bahwa insiden di atas menewaskan 38 orang, lengkapnya 31 tentara Amerika dan 7 tentara Afghanistan.
up date :
06/08/2011 pukul 22:26 WIB, ABC News; dari 31 Tentara Amerika yang tewas diantaranya  25 NAVY SEAL.
Mujahidin, melalui juru bicaranya, Zabiullah Mujahid, menyatakan bertanggung jawab atas jatuhnya helikopter tempur jenis Chinook milik salibis tersebut melalui serentetan tembakan roket dari sebuah bangunan di Sayd Abad, provinsi Wardak, Jumat malam (5/8). (althaf/arrahmah.com)

News

Coalition Military Fatalities By Year

YearUSUKOtherTotal
2001120012
20024931870
20034801058
2004521760
200599131131
2006983954191
20071174273232
20081555189295
200931710896521
2010499103109711
20112813267380
Total17273805542661












Coalition Military Fatalities By Year and Month

CoalitionU.S.
YearJanFebMarAprMayJunJulAugSepOctNovDecTotal
200100000000035412
2002101315101303151870
2003471223724268158
2004112339524487260
200523619429233121074131
200611713517221929381794191
20072181020252429342415229232
200814720142346304637191227295
2009252528142738767770743235521
20104353393451103887957655841711
201132383951566553460000380

Lagi, tanker bahan bakar salibis NATO dibakar

Althaf
Sabtu, 6 Agustus 2011 21:20:11
Hits: 1012
KABUL (Arrahmah.com) – Sejumlah pejabat Afghanistan menuturkan bahwa konvoi suplai kebutuhan pasukan NATO kembali diserang oleh mujahidin di Afghanistan selatan. Dalam penyerangan ini, tujuh tanker bahan bakar hangus terbakar, Press TV melansir pada Sabtu (6/8/2011).
Menurut seorang pejabat setempat, tanker dibakar di kota Shahr-e Safa di Provinsi Zabul Jumat malam (5/8). Ia menambahkan bahwa salah satu sopir truk itu juga tewas.
Sementara itu, juru bicara mujahidin Afghanistan mengaku bertanggung jawab atas serangan yang menghanguskan 28 tanker bahan bakar salibis NATO.
Pada hari Kamis, sekitar lima unit tanker yang membawa bahan bakar untuk pasukan salibis NATO dan AS di Afghanistan dibakar di pinggiran ibukota Kabul.
Mujahidin telah meningkatkan serangan terhadap konvoi pasokan NATO di Afghanistan dan Pakistan tetangganya selama beberapa minggu terakhir. (althaf/arrahmah.com)

16 TRUK TANGKI MINYAK NATO DI BAKAR

7AGU
Militan membakar Truk  Tanker Minyak NATO di Pakistan
06/08/2011  10:56 ET. http://syariftambakoso.wordpress.com/2011/08/
http://nation.com.pk/uploads/news_image/large/PESHAWAR_Firefighters_try_30304.jpg(RTTNews) -  Setidaknya 16 tanker minyak mengangkut pasokan untuk pasukan NATO di Afghanistan hancur dalam sebuah ledakan besar di kota  Peshawar di utara-barat Pakistan pada hari Sabtu. Tidak ada kelompok militan mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Pada saat ledakan, setidaknya 28 tanker diparkir di sekitar terminal di luar Peshawar. Beberapa laporan yang belum dikonfirmasi menunjukkan sebanyak 50 kapal tanker dengan minyak, untuk pasukan NATO siap untuk bergerak keluar saat ledakan terjadi. Petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan neraka, tapi tidak ada laporan mengenai korban.
Para pejabat setempat mengatakan upaya sedang bergerak mengamankan tanker minyak lainnya dari sekitarnya, namun api yang intens dan sifat volatile kargo itu membuat tugas yang sangat sulit. Setidaknya 3 ledakan terdengar, meskipun pihak berwenang tidak bisa mengkonfirmasi apakah bahan peledak ditanam di dalam terminal atau di tanker.
AS dan sekutu NATO-nya masih sangat tergantung pada rute pengiriman melalui Pakistan untuk memindahkan persediaan dan peralatan untuk pasukan mereka di Afghanistan. Namun demikian, sebagai akibat dari gangguan yang sangat sering untuk persediaan tersebut, AS dan sekutunya sekarang dipaksa untuk mempertimbangkan rute alternatif melalui negara-negara Asia Tengah yang jauh lebih mahal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar