Selasa, 02 Agustus 2011

Media Barat menggambarkan teroris Kristen Norwegia, Anders Behring Breivik, sebagai sayap kanan fundamentalis untuk mengalihkan perhatian dari koneksinya ke Zionis, seorang analis mengatakan...>> "Tidak ada pertanyaan sama sekali bahwa [Breivik] adalah seorang Kristen Zionis yang sangat taat dengan link yang kuat untuk Israel dan ia berkunjung ke sana beberapa kali," kata konsultan Timur Tengah Peter Eyre kepada Press TV.>>...media Barat menggunakan "taktik pengalihan" untuk menggambarkan Breivik sebagai seorang ekstremis sayap kanan bukannya menyoroti link dirinya ke Zionisme.>>...Breivik, yang menyatakan memiliki pandangan kuat anti-Islam, telah mengumumkan bahwa dirinya beberapa kali berdiskusi dengan anggota Liga Pertahanan Inggris, sebuah kelompok rasis dan anti-Muslim yang berbasis di Inggris....>>...Breivik: 80 Sel Teror Siap Gulingkan Pemerintah Eropa yang Tolerir Islam>>..Breivik membuat pernyataan tersebut dalam sebuah manifesto setebal 1.500-halaman yang diemail ke sekitar 5.700 orang hanya beberapa jam sebelum serangan kembar yang menewaskan setidaknya 94 orang tewas di Norwegia, Sydney Morning Herald melaporkan.>>..Kecurigaan langsung dialamatkan kepada kelompok Islam, termasuk oleh media. Bahkan, hanya beberapa jam setelah kejadian sudah ada Muslim yang ditangkap. Di jalan-jalan kota Oslo pada Ahad (24/7), banyak orang Muslim mengatakan, sesaat setelah ledakan bom mobil itu, mereka takut tuduhan diarahkan kepada mereka. "Pada Jumat, setelah ledakan, saya tidak pergi kerja, saya tinggal di rumah saja," kata Muhammad Ali Farah, seorang sopir taksi. "Semua orang berpikir itu adalah (aksi) kelompok Islam. Bos saya orang Pakistan, dia mengerti, dia tahu masalahnya. Saya tidak kembali bekerja sampai Sabtu," tambah Farah. "Saya adalah orang Norwegia, saya lahir di sini, tetapi saya keturunan Maroko. Memang benar bahwa semua orang langsung berpikir itu adalah serangan kelompok Islam, mereka menuding kami. Ketika Menteri Kehakiman Knut Storberget memberi tahu wartawan bahwa tersangka seorang asli Norwegia, dia tampak menyesal bahwa itu bukan orang asing," kata warga muslim lainnya, Namir Atif (30). Bukan hanya kecurigaan yang dialamatkan kepada Muslim. Bahkan, penangkapan juga terjadi beberapa jam setelah pengeboman. "Mereka menangkap seorang Maroko tanpa alasan jelas beberapa jam setelah kejadian," kata seorang pemuda Tunisia yang tidak menyebutkan namanya. Semuanya menjadi jelas ketika diumumkan bahwa tersangka pelaku serangan adalah Anders Behring Breivik (32). Breivik asli Norwegia, seorang "fundamentalis Kristen" dengan kecenderungan ultrakanan. Aksi Breivik telah menewaskan 93 orang, yaitu 7 orang tewas dalam ledakan bom mobil di luar gedung pemerintah di pusat kota Oslo dan 86 orang lagi tewas dalam penembakan massal di Pulau Utoeya, 40 kilometer dari Oslo, tempat pertemuan pemuda Partai Buruh yang menunjukkan solidaritas kepada rakyat Palestina...>>Inna lillahi wainna ilaihi rajiun...Allahummaghfilahum earhamhum waafihum wa'fu anhum... birahmatika ya ghafururrahiem... Allahumma afrigh alaina shabran watsabbit aqdamana wanshurna alalqoumilkafirin.... Allah.. Allah... Allahu Akbar... >>

Media Barat Sengaja Sembunyikan Kaitan 
Teroris Kristen Breivik dengan Zionis. Sabtu, 30/07/2011 16:35 WIB | http://www.eramuslim.com/berita/dunia/media-barat-sengaja-sembunyikan-kaitan-teroris-kristen-breivik-dengan-zionis.htm




Media Barat menggambarkan teroris Kristen Norwegia, Anders Behring Breivik, sebagai sayap kanan fundamentalis untuk mengalihkan perhatian dari koneksinya ke Zionis, seorang analis mengatakan.
"Tidak ada pertanyaan sama sekali bahwa [Breivik] adalah seorang Kristen Zionis yang sangat taat dengan link yang kuat untuk Israel dan ia berkunjung ke sana beberapa kali," kata konsultan Timur Tengah Peter Eyre kepada Press TV.
Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa media Barat menggunakan "taktik pengalihan" untuk menggambarkan Breivik sebagai seorang ekstremis sayap kanan bukannya menyoroti link dirinya ke Zionisme.
Pada 22 Juli, ledakan bom besar mengguncang kantor pemerintah di ibukota Norwegia, Oslo, menewaskan delapan orang dan menyebabkan beberapa lainnya terluka.
Pada hari yang sama, enam puluh delapan anggota sayap pemuda Partai Buruh Norwegia tewas dalam penembakan di Pulau Utoeya dekat Oslo.
Breivik ekstrimis Islamophobia telah mengaku bertanggung jawab atas kedua serangan itu.
"Ada tanda Zionis yang sangat kuat di sana," kata Eyre, menambahkan bahwa pembantaian itu tentu menunjukkan adanya pekerjaan Zionis dalam insiden tersebut.
Breivik, yang menyatakan memiliki pandangan kuat anti-Islam, telah mengumumkan bahwa dirinya beberapa kali berdiskusi dengan anggota Liga Pertahanan Inggris, sebuah kelompok rasis dan anti-Muslim yang berbasis di Inggris.
Polisi mengatakan mereka mewawancarai Breivik untuk kedua kalinya minggu ini, namun mereka tidak menyebutkan rincian untuk apa yang mereka cari. Breivik diwawancarai sekali sehari setelah serangan itu dalam sebuah sesi interogasi selama tujuh jam.(fq/prtv)

Derita Muslim Norwegia Menyusul Serangan Teroris Kristen



http://fakta-terbaru.blogspot.com/2011/07/derita-muslim-norwegia-menyusul.html

Minggu, 24 Juli 2011. 

Derita Muslim Norwegia Menyusul Serangan Teroris Kristen - Sebelum terungkapnya Anders Behring Breivik, Muslim Norwegia menjadi pihak yang dirugikan sejak serangan kembar yang menewaskan sedikitnya 93 orang, Jum'at lalu (22/7). Kecurigaan langsung dialamatkan kepada kelompok Islam, termasuk oleh media. Bahkan, hanya beberapa jam setelah kejadian sudah ada Muslim yang ditangkap.Di jalan-jalan kota Oslo pada Ahad (24/7), banyak orang Muslim mengatakan, sesaat setelah ledakan bom mobil itu, mereka takut tuduhan diarahkan kepada mereka. "Pada Jumat, setelah ledakan, saya tidak pergi kerja, saya tinggal di rumah saja," kata Muhammad Ali Farah, seorang sopir taksi.
"Semua orang berpikir itu adalah (aksi) kelompok Islam. Bos saya orang Pakistan, dia mengerti, dia tahu masalahnya. Saya tidak kembali bekerja sampai Sabtu," tambah Farah.
"Saya adalah orang Norwegia, saya lahir di sini, tetapi saya keturunan Maroko. Memang benar bahwa semua orang langsung berpikir itu adalah serangan kelompok Islam, mereka menuding kami. Ketika Menteri Kehakiman Knut Storberget memberi tahu wartawan bahwa tersangka seorang asli Norwegia, dia tampak menyesal bahwa itu bukan orang asing," kata warga muslim lainnya, Namir Atif (30).
Bukan hanya kecurigaan yang dialamatkan kepada Muslim. Bahkan, penangkapan juga terjadi beberapa jam setelah pengeboman.
"Mereka menangkap seorang Maroko tanpa alasan jelas beberapa jam setelah kejadian," kata seorang pemuda Tunisia yang tidak menyebutkan namanya.
Semuanya menjadi jelas ketika diumumkan bahwa tersangka pelaku serangan adalah Anders Behring Breivik (32). Breivik asli Norwegia, seorang "fundamentalis Kristen" dengan kecenderungan ultrakanan. Aksi Breivik telah menewaskan 93 orang, yaitu 7 orang tewas dalam ledakan bom mobil di luar gedung pemerintah di pusat kota Oslo dan 86 orang lagi tewas dalam penembakan massal di Pulau Utoeya, 40 kilometer dari Oslo, tempat pertemuan pemuda Partai Buruh yang menunjukkan solidaritas kepada rakyat Palestina.
Begitu diketahui bahwa pelakunya adalah Breivik yang seorang Kristen, label aksi pengeboman dan serangan bersenjata itu berubah dari teoris menjadi fundamentalis. Tampaknya, media sengaja mensetting jika pelaku pengeboman muslim maka ia adalah teroris. Namun jika pelakunya non muslim ia hanya disebut fundamentalis atau rasialis. [AN/bsb]
Admin BeDa 25 Jul, 2011

PM Norwegia Pimpin Upacara Pemakaman 93 Korban Penembakan dan Bom Oslo


Republika – Sen, 25 Jul 2011
REPUBLIKA.CO.ID,Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg mengadakan upacara pemakaman resmi bagi 93 orang yang tewas dalam serangan bom dan penembakan hari Jumat di negara yang biasanya tenang dan aman itu.
Stoltenberg mengatakan pada ratusan orang yang berkumpul di katedral Oslo hari Minggu bahwa negara itu telah ditimpa tragedi nasional. 93 orang tewas dan banyak lagi yang masih belum ditemukan, katanya.
Orang-orang Norwegia yang berduka meletakkan bunga dan lilin di luar katedral untuk memperingati korban penembakan yang terjadi di pulau Utoeya dan pengeboman sebuah gedung pemerintah di Oslo.
Stasiun televisi Norwegia melaporkan seorang korban penembakan yang luka, meninggal hari Minggu, sehingga jumlah korban yang sudah ditemukan di pulau itu mencapai 86 orang. Tujuh orang lainnya tewas dalam serangan bom atas kantor perdana menteri.
Anders Behring Breivik yang berumur 32 tahun ditangkap setelah kejadian di pulau itu dan mengaku bahwa ialah yang melakukan kedua serangan maut itu. Ia menyatakan sikapnya yang anti-pemerintah dan anti Muslim dalam jaringan sosial di internet.
Breivik bertekad melancarkan serangan atas para pemimpin elite Eropa yang dianggapnya liberal dan mengkhianati warisan Kristen mereka dengan mendorong multi-kulturalisme. Ia juga marah atas apa yang disebutnya proses pengIslaman Eropa karena banyaknya migran Islam yang datang ke Eropa.
Kata pengacara Breivik, kliennya mengakui bahwa tindakannya itu mengerikan, tapi perlu dan ia akan menjelaskannya dimuka pengadilan hari Senin, di mana ia akan dituduh melakukan aksi teroris.


Breivik: 80 Sel Teror Siap Gulingkan Pemerintah Eropa yang Tolerir Islam


Teroris Kristen Norwegia Anders Behring Breivik mengatakan dia hanya satu dari sekitar 80 sel yang siap untuk menggulingkan pemerintah Eropa yang mentolerir Islam.
Breivik membuat pernyataan tersebut dalam sebuah manifesto setebal 1.500-halaman yang diemail ke sekitar 5.700 orang hanya beberapa jam sebelum serangan kembar yang menewaskan setidaknya 94 orang tewas di Norwegia,Sydney Morning Herald melaporkan.
Judul buku pegangan terebut adalah "2083: Sebuah Deklarasi Kemerdekaan Eropa."
Di buku pegangan itu ia mengklaim setiap politisi yang mengijinkan Muslim untuk bermigrasi ke negara mereka layak untuk dibunuh dengan alasan menjadi "pengkhianat multiculturalist."
Dia lebih jauh menambahkan bahwa ia direkrut dalam sebuah pertemuan di London pada tahun 2002.
Menurut buku pegangan, pertemuan itu disebut dirinya sebagai "Orde Militer Eropa dan Pengadilan Kriminal dari Knights Templar."
Pertemuan di London diyakini telah dihadiri oleh enam orang lainnya, termasuk dua ekstremis Inggris.
Ketika polisi Norwegia menangkapnya, Breivik mengklaim bertindak sendirian. Tapi saksi mata dari Pulau Utoeya, di mana dia membunuh 87 orang, menyatakan mereka melihat lebih dari satu penembak.
Teroris Kristen Anti-Islam ini muncul di depan pengadilan di ibukota Norwegia, Oslo, Senin kemarin (25/7) dan mengaku "tidak bersalah" untuk tuduhan terorisme terhadapnya.(fq/prtv)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar