Senin, 29 Agustus 2011

Senin, 29/08/2011 23:43 WIB Arab Saudi Juga Rayakan Idul Fitri Selasa 30 Agustus 2011>>> Alhamdulillah ya Rabb bahwa hilal juga sudah jelas di Saudi Arabia.....>>> Pemerintah Arab Saudi baru saja mengumumkan 1 Syawal 1432 Hijriyah jatuh pada Selasa, 30 Agustus 2011, besok. Idul Fitri akan jatuh pada 30 Agustus, yang juga berarti berakhirnya bulan Ramadan. Demikian breakingnews yang dimuat di laman Al Arabiya News, Senin (29/8/2011)......KBRI Tokyo Gelar Salat Id 30 Agustus...>> Masjid Al-Azhar Gelar Takbiran Malam Ini

Senin, 29/08/2011 23:43 WIB

Arab Saudi Juga Rayakan Idul Fitri Selasa 30 Agustus

Irwan Nugroho - detikNews. http://www.detiknews.com/read/2011/08/29/234309/1713375/10/?992204topnews



 

Ilustrasi Jakarta - Kapan Hari Raya Idul Fitri dirayakan di Arab Saudi? Pemerintah Arab Saudi baru saja mengumumkan 1 Syawal 1432 Hijriyah jatuh pada Selasa, 30 Agustus 2011, besok.

Idul Fitri akan jatuh pada 30 Agustus, yang juga berarti berakhirnya bulan Ramadan. Demikian breakingnews yang dimuat di laman Al Arabiya News, Senin (29/8/2011).

Sebelumnya, Malaysia juga akan merayakan Idul Fitri pada Selasa, besok. Penetapan hari raya umat Islam di negeri jiran itu disampaikan oleh Penyimpan Mohor Besar Raja-raja, Datuk Syied Danial Syed. Keputusan tersebut didasarkan pada rukiyat dan hisab di 30 tempat di seluruh Malaysia.

"Bagi menyempurnakan titah perintah Sri Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agung, dengan ini saya mengumumkan Hari Raya Idul Fitri di seluruh Malaysia telah ditetapkan pada hari Selasa 30 Agustus 2011," kata Danial.

Berbeda dengan Arab Saudi maupun Malaysia, Pemerintah RI memutuskan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Rabu (31/8/2011). Keputusan diambil setelah Menteri Agama Suryadharma Ali yang memimpin sidang mendengarkan 12 pandangan ormas Islam dalam sidang isbath di Kementerian Agama

Senin, 29/08/2011 23:08 WIB

KBRI Tokyo Gelar Salat Id 30 Agustus

Irwan Nugroho - detikNews



 
Jakarta - KBRI Tokyo, Jepang, akan menggelar salat Id pada Selasa (30/8), besok. Salat Id akan dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 08.00 dan pukul 10.00 waktu Tokyo.

Pengumuman mengenai salat Id di KBRI Tokyo ini sudah dimuat di situs resmi KBRI Tokyo sejak Jumat 26 Agustus, lalu. Meski pemerintah menetapkan 1 Syawal 1432 Hijriyah jatuh pada Rabu (31/8), lusa, namun jadwal salat Id itu tidak berubah.

Seperti yang tercantum di laman KBRI Tokyo, Senin (29/8/2011), Salat Id akan digelar di Balai Indonesia/Gedung SRIT 4-6-6 Meguro, Meguro-ku, Tokyo. Salat akan dibagi menjadi dua sesi.

Sesi pertama dimulai pada pukul 08:30-09:30 waktu setempat dengan Haidar Baghir sebagai imam dan khatib. Jamaah yang diprioritaskan untuk sesi pertama ini adalah yang berasal dari Tokyo.

Lalu, sesi kedua akan dimulai pukul 10:00-11.00 dengan imam dan khatib Nur Hidayat. Sesi kedua ini diprioritaskan untuk jamaah dari luar Tokyo.

Para jemaah yang akan mengikuti salat Id di KBRI Tokyo diimbau untuk naik transportasi umum. Sebab, area parkir kendaraan pribadi di KBRI tersebut sangat terbatas.

Selain salat Id, KBRI Tokyo juga akan menggelar perayaan Idul Fitri 1432 H sekaligus untuk mempererat silaturrahim antara masyarakat Indonesia di Tokyo. Acara ini akan diselenggarakanpada Rabu, 31 Agustus 2011 mendatang di Wisma Duta Besar RI 5-2-26 Higashi Gotanda, Shinagawa-ku, pukul 09.30-14.00.


(irw/irw)
Selasa, 30/08/2011 00:04 WIB

Masjid Al-Azhar Gelar Takbiran Malam Ini

Egir Rivki - detikNews



Foto: Egir Rivki/detikcom Jakarta
 
Kendati pemerintah telah menetapkan 1 Syawal 1432 Hijriah jatuh pada 31 Agustus 2011, namun sebagian masyarakat sudah ada yang melaksanakan takbiran lebih dulu. Salah satunya di Mesjid Al- Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pantauan detikcom, malam ini (29/8/2011), gema takbir sudah berkumandang di masjid yang juga akan menjadi tempat pelaksanaan salat Id esok ini. Terlihat di dalam Masjid ada sekitar 20-an jamaah melakukan takbiran.

Sementara itu, situasi lalu lintas di kawasan Jenderal Sudirman yang biasanya menjadi titik teramai pada malam takbiran, terpantau ramai lancar. Namun, kawasan silang Monas nampak ramai dikunjungi masyarakat.

Hal itu, terlihat dari banyaknya kendaraan yang parkir di pelataran Monas. Lia, salah satu pengunjung asal Ciputat, mengaku sudah berada di Monas sejak sore tadi.

"Saya ke Monas sejak sore tadi, soalnya kalau malam biasanya macet," tutur Lia, saat ditemui detikcom.

Namun, setelah mendengar pengumuman pemerintah, Lia mengurungkan niat untuk bertakbiran di Monas. Ia bersama teman-temannya malam ini hanya mengunjungi Monas untuk sebatas kumpul-kumpul bersama rekannya.

(irw/irw)  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar