Minggu, 15 Juli 2012

TIPU MUSLIHAT BARU...!!! AS-NATO-KARZAI...???>> .....Karzai telah berulang kali meminta Mullah Omar dan para pejuang Islam lainnya yang melawan pemerintahannya untuk meninggalkan kekerasan dan menerima reintegrasi damai. "Saya ulangi seruan saya pada semua warga Afghanistan, mereka yang bukan boneka orang lain dan (hanya) memiliki masalah dengan kami di sini - mereka dipersilahkan untuk melakukan setiap pembicaraan," katanya dalam konferensi pers. "Mullah Mohammad Omar bisa datang di Afghanistan di mana saja ia mau. Dia bisa membuka kantor politik untuk dirinya sendiri tetapi ia harus meletakkan senjata....??>>> Sangatlah tidak fair... disisi lain.. ada Tentara AS-NATO dll, ditambah Tentara Karzai.... Kok bisa2nya Mullah Omar dan Pejuang Afghanistan para Taliban harus menanggalkan senjata...??? >>> Ini bukan undangan perdamaian tetapi harus membungkuk merunduk...kepada Karzai dan AS-NATO-dan para Penjajah Kriminal Internasional linnya.. yang konon direstui atau bahkan Tidak ada restu PBB??? Mereka AS dan Sekutu2nya dan Antek2 tentara Karzai adalah benar2 Gerombolan Penjajah dan Penindas Rakyat Afghanistan....!!!>> Kok mau2nya menang dengan menawarkan menjadi Calon Presiden..??? >>> Presiden apa2an ini... >>> Ini tipu muslihat... jahat dan benar2 perbuatan Oblis Laknatullah...>>..Menlu AS Hillary Clinton menyatakan Afganistan sebagai sekutu utama AS di luar NATO...>>..Menlu AS Hillary Clinton, yang sedang melakukan kunjungan mendadak ke Kabul menyatakan, Afganistan merupakan sekutu utama AS di luar NATO. Usai melakukan pembicaraan dengan Presiden Hamid Karzai, Clinton dalam jumpa pers mengatakan, pemberian status baru kepada Afganistan itu merupakan "simbol keseriusan AS demi masa depan Afganistan". Negara terakhir yang memperoleh status sebagai sekutu utama AS di luar NATO adalah Pakistan, yang diberikan pada 2004 lalu.Clinton kemudian menambahkan: "Kami bahkan tak membayangkan untuk meninggalkan Afganistan".>>...Empat prajurit Prancis yang tergabung dalam pasukan koalisi NATO tewas akibat serangan pemberontak Taliban di Provinsi Kapisa, Afghanistan yang dikendalikan Prancis, Sabtu (9/6). Mereka adalah empat prajurit Prancis pertama yang tewas sejak terpilihnya Presiden Francois Hollande. Menurut juru bicara pemerintah Provinsi Kapisa, Ahmad Ahmadzai serangan itu dilakukan terhadap iring-iringan pasukan Prancis di wilayah itu.Pasukan militer NATO di Afghanistan, ISAF tidak menjelaskan rincian serangan itu. Keterangan soal tewasnya prajurit Prancis diperoleh dari sejumlah pejabat Afghanistan...>>..Prancis adalah negara dengan pasukan terbanyak kelima di Afghanistan dengan mengirimkan sebanyak 3.300 personil...>>... AWASLAH PARA PEJUANG AFGHANISTAN ...WASPADA DAN JANGAN MAU TERTIPU..OLEH PERLAKUAN JAHAT PARA REGIM PENJAJAH KRIMINAL INTERNASIONAL YANG DIPIMPIN AS -NATO DAN PARA PENDUKUNGNYA..>>> TALIBAN DAN MULLAH OMAR HARUS MENGUSIR SEMUA TENTARA AS DAN NATO DAN SEKUTUNYA ITU DARI TANAH AIR UMAT ISLAM DAN RAKYAT AFGHANISTAN YANG CINTA KEMERDEKAAN, KEDAULATAN, KEHORMATAN MARTABAT BANGSA DAN RAKYAT AFGHANISTAN... >>> SINGKIRKAN KARZAI DAN PARA ANTEK2 PANJAJAH LAKNATULLAH....>>>... TERUSKAN PERJUANGAN ....DAN JIHAD... MULLAH OMAR DAN PARA TALIBAN.. UNTUK KEMERDEKAAN DAN KEJAYAAN BANGSA DAN RAKYAT AFGHANISTAN .... >>>Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen menyinggung pertanyaan besar terkait pendanaan pasukan keamanan Afghanistan pasca-2014, dia menyangkal bahwa KTT ini dimaksudkan untuk menjadi sebuah ikrar. Dia mengaku senang dengan sejumlah negara yang memberikan janji baru dan membantah akan ada kekurangan dalam pendanaan bantuan. Rasmussen mengatakan: "Kami berada di jalur yang benar untuk mencapai sekitar US$4 miliar pertahun untuk membiayai pasukan keamanan Afghanistan - itu adalah cerita yang positif.'' Dan terkait dengan jalur persediaan Pakistan, Rasmussen membantah bahwa kedatangan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari adalah untuk mencapai kesepakatan terkait dengan jalur tersebut. ''Kami tidak mengharapkan sebuah kesepakatan terkait rute transit Pakistan bisa dicapai dalam KTT kali ini,'' katanya. ''Kami ingin adanya pembukaan kembali jalur tersebut secepatnya ... jalur yang melalui Pakistan adalah sangat penting dan saya mengharapkan adanya pembukaan rute transit dalam waktu dekat,'' tambah Rasmussen....??? LIHAT BETAPA JAHAT DAN KONYOLNYA PARA PENJAHAT DAN PENJAJAH KRIMINAL INI... >> MEREKA SELALU BERKATA DENGAN KEDUSTAAN... >> DAN ITU PAKISTAN SUDAH TERJEBAK KEDALAM LINGKARAN PARA PAKAR2 SYIATHAN.. YANG JAHAT... >>> MEREKA NATO-AS DAN SEKUTU2 JAHATNYA ITU ADALAH PARA TUKANG DUSTA DAN PENIPU...>>> KORBANNYA ADALAH BANGSA DAN RAKYAT AFGHANISTAN DAN JUGA RAKYAT PAKISTAN...>>> BANGKITLAH WAHAI PARA PEJUANG ISLAM..DAN MUJAHID ISLAM...>>> PERANGI MEREKA PARA PENJAJAH KRIMINAL YANG SANGAT JAHAT KEPADA BANGSA AFGHANISTAN DAN SANGAT DAN ENGKAR KEPADA ALLAH.. DAN MEREKA ADALAH PARA PENGANIAYA UMAT DAN RAKYAT..>> ALLHUMMA AFRIGH ALAINA SHABRAN WATSABBIT AQDAMANA WANSHURNA ALA QOUMILKAFIRIN....AAMIIN...



Karzai: Mullah Omar Bisa Mencalonkan Diri jadi Presiden Afghanistan Jika Menyerah

KABUL, AGHANISTAN (voa-islam.com) - Presiden Afghanistan Hamid Karzai pada Kamis (12/7/2012) menyerukan pemimpin tertinggi Taliban Mullah Omar untuk menghentikan perlawan terhadap pemerintahannya yang didukung oleh AS sebagai imbalan atas kesempatan untuk mencalonkan diri sebagai presiden dari negara yang dilanda perang tersebut.

Mullah Omar, pemimpin Taliban yang telah dalam perlarian sejak Amerika Serikat menggulingkan pemerintahannya yang sah pada akhir 2001, adalah salah satu pria di dunia yang paling diburu dan saat ini memimpin pemberontakan Taliban yang ditujukan untuk menggulingkan Karzai.

Karzai telah berulang kali meminta Mullah Omar dan para pejuang Islam lainnya yang melawan pemerintahannya untuk meninggalkan kekerasan dan menerima reintegrasi damai.

"Saya ulangi seruan saya pada semua warga Afghanistan, mereka yang bukan boneka orang lain dan (hanya) memiliki masalah dengan kami di sini - mereka dipersilahkan untuk melakukan setiap pembicaraan," katanya dalam konferensi pers.

"Mullah Mohammad Omar bisa datang di Afghanistan di mana saja ia mau. Dia bisa membuka kantor politik untuk dirinya sendiri tetapi ia harus meletakkan senjata.

"Dia bersama teman-temannya bisa datang dan membuat partai politiknya sendiri, menjalankan politik dan menjadikan dirinya sebagai calon presiden untuk pemilu. Jika orang memilih dia, kebaikan untuk dia, dia bisa mengambil kepemimpinan itu di tangannya, "kata Karzai.

Belum ada komentar dari pihak Taliban mengenai seruan dari Hamid Karzai tersebut, namun kelompok pejuang Islam Afghanistan itu telah berulang kali menolak tawaran perdamaian dari presiden Karzai dan awal tahun ini menarik diri dari eksplorasi pembicaraan dengan Amerika Serikat di Qatar. (st/dawn)

AS: Afganistan sekutu utama AS

Terbaru  7 Juli 2012 - 15:18 WIB


Menlu AS Hillary Clinton menyatakan Afganistan 
sebagai sekutu utama AS di luar NATO.
Menlu AS Hillary Clinton menyatakan Afganistan sebagai sekutu utama AS di luar NATO

Menlu AS Hillary Clinton, yang sedang melakukan kunjungan mendadak ke Kabul menyatakan, Afganistan merupakan sekutu utama AS di luar NATO.
Usai melakukan pembicaraan dengan Presiden Hamid Karzai, Clinton dalam jumpa pers mengatakan, pemberian status baru kepada Afganistan itu merupakan "simbol keseriusan AS demi masa depan Afganistan".

Negara terakhir yang memperoleh status sebagai sekutu utama AS di luar NATO adalah Pakistan, yang diberikan pada 2004 lalu.Clinton kemudian menambahkan: "Kami bahkan tak membayangkan untuk meninggalkan Afganistan".

Perubahan status Afganistan, yang segera diberlakukan, membuat Kabul lebih mudah untuk membeli peralatan militer serta menyederhanakan prosedur ekspor senjata dari AS.
Penunjukan seperti ini, seperti yang berlaku untuk Australia, Mesir serta Israel, juga akan memberikan kemudahan bagi Afganistan untuk melakukan kerjasama pertahanan dengan AS.
Keputusan ini terjadi menjelang konferensi negara-negara donor di Jepang yang akan mendiskusikan bantuan kepada Kabul menyusul keputusan penarikan sebagian pasukan NATO dari Afganistan pada 2014 nanti.
Peserta pertemuan yang digelar Minggu (08/07) diharapkan menyetujui bantuan untuk pembangunan Afganistan yang nilainya sebesar $ 4BN, atau sekitar Rp37,5 triliun.
Seorang pejabat senior Inggris mengatakan, upaya pengumpulan dana untuk Afganistan uang yang dibahas dalam pertemuan Tokyo merupakan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Penarikan pasukan


Afganistan sejauh ini membutuhkan komitmen bantuan keuangan, namun negara-negara donor pada pertemuan Tokyo sepertinya akan menuntut agar Kabul dapat menjamin berlangsungnya pemerintahan yang bersih dan transparan.
Pada Mei lalu, para pemimpin NATO yang bertemu di Chicago, AS, telah menyetujui rencana penyerahan sebagian tanggungjawab keamanan Afganistan kepada pasukan keamanan negara itu.
Usai bertemu Presiden Hamid Karzai, Clinton mengatakan, pemberian status baru kepada Afganistan merupakan "simbol keseriusan AS demi masa depan Afganistan".
Adapun NATO berencana menarik pasukannya secara penuh dari Afganistan pada 2014 nanti, dan hanya menyisakan unit pelatihannya.
Presiden AS Obama pada Mei lalu yang menyatakan,Washington tidak akan meninggalkan Afganistan.
Obama dan Karzai telah menandatangani perjanjian kerjasama strategis terkait hubungan militer dan sipil antara kedua negara.
Sebelumnya ada kekhawatiran bahwa penarikan pasukan NATO dari Afganistan akan membuat negara itu terjerumus kembali dalam kekacauan, sehingga merusak upaya pemulihan ekonomi dan berujung kepada ketidakpercayaan negara-negara donor untuk memberikan bantuan.
Kelompok Taliban dan gerilyawan lainnya telah meningkatkan serangan dalam beberapa bulan terakhir.

Obama: Kerja keras masih menanti di Afghan


Presiden AS Barack Obama memperingatkan bahwa ''kerja keras masih menanti'' di Afghanistan saat berpidato di KTT Nato yang berlangsung di Chicago.
Obama meminta para pemimpin Nato mengumpulkan ''sumber daya'' untuk membantu Afghanistan.

Sementara Presiden baru Prancis Francois Hollande sekali lagi menyatakan akan menarik pasukan Prancis pada akhir tahun 2012, mendekati dua tahun lebih cepat dari yang dijadwalkan.

Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengatakan negaranya sangat menyadari atas tanggung jawab ini.Nato saat ini memang tengah menyiapkan pengalihan keamanan ke pasukan Afghanistan pada akhir tahun 2014.

Sejumlah anggota Nato berjanji akan tetap memberikan bantuan untuk menolong pasukan Afghanistan mengatasi pemberontakan Taliban di sejumlah kota.
Wartawan BBC melaporkan KTT Nato kali ini akan mencari titik temu atas dua pesan yang berbeda.
Satu pesan menyebutkan bahwa negara-negara Nato akan mengakhiri perang di Afghanistan dengan menarik pasukan, sedangan pesan lain mencoba meyakinkan bahwa persekutuan ini tidak serta merta meninggalkan Afghanistan setelah 2014.
"Tidak akan tergesa-gesa untuk keluar,'' kata Sekretaris Jenderal Nato Anders Fogh Rasmussen. ''Tujuan kami, strategi kami, jadwal kami tetap tidak berubah.''
Sedangkan Obama mengatakan masih ada ''tantangan besar di depan'' dan mendesak para pemimpin Nato untuk ''mengumpulkan sumber daya''.
"Sama seperti kita berkorban bersama untuk keamanan kita bersama, kita akan bersatu untuk menuntaskan misi ini.'' kata Obama dalam penyelenggaraan KTT yang berlangsung di kampung halamannya tersebut.

Komitmen bantuan

"
Lebih dari 50 pemimpin dunia menghadiri KTT, termasuk kepala negara dan 
pemerintahan dari 28 negara Nato, bersama Presiden Karzai dan rekannya dari Pakistan Asif Ali Zardari.
Saat pertemuan dimulai, Presiden Obama berpidato soal sebuah ''transformasi dekade'' di Afghanistan dan perjuangan yang luar biasa dari warga Amerika untuk jalan perdamaian, stabilitas dan pembangunan Afghanistan.
Selain Hollande yang telah menyatakan akan mempercepat penarikan pasukan Prancis, sejumlah pemimpin Nato juga menghadapi tekanan politik domestik untuk menarik pasukan sebelum 2014.
PM Australia Julia Gillard pada April lalu juga telah menyatakan akan menarik pasukannya dari Afghanistan secara menyeluruh pada tahun 2013.
Bagaimanapun Sekjen Nato Rasmussen menyebut kebijakan tersebut merupakan bagian dari rencana, ketimbang sebuah kontradiksi.
"Kami sekarang dalam sebuah proses bertahap untuk mengalihkan tanggung jawab keamanan ke Afghanistan dan proses ini akan selesai pada akhir tahun 2014 dan selama proses berlangsung anda akan melihat penarikan pasukan, perubahan dari pasukan tempur menjadi tentara pendukung,'' katanya kepada BBC.
Sejumlah negara - termasuk AS, Australia, Inggris dan Jerman - telah berjanji untuk memberikan bantuan melalui lembaga internasional guna membantu pasukan Afghan setelah penarikan Nato.
AS memperkirakan akan membayar setengah dari dana sebesar US$4 miliar atau sekitar Rp36,9 triliun yang dibutuhkan setiap tahunnya.
Lebih dari 10 tahun setelah AS menggulingkan rezim Taliban, kekerasan masih berlangsung di Afghanistan. Berdasarkan data PBB, angka kematian mencapai rekor 3.031 pada tahun 2011 - kebanyakan disebabkan oleh serangan militan.

Presiden Prancis kunjungi Afghanistan


Presiden Prancis Francois Hollande tiba di Afghanistan dalam sebuah kunjungan yang tidak diumumkan sebelumnya.
Salah satu janji kampanye Hollande adalah mempercepat penarikan pasukan dari Afghanistan.

Hollande, yang menjabat presiden setelah mengalahkan Sarkozy di pemilu bulan ini, terbang ke Kabul dan akan berkunjung selama beberapa jam.

Hollande ingin menarik semua pasukan tempur Prancis dari Afghanistan pada akhir tahun 2012, setahun lebih awal dari tenggat waktu yang sebelumnya dipatok Nicolas Sarkozy.Dalam kunjungan singkat dan rahasia tersebut, selain mengunjungi pasukan Prancis yang bertugas, dia juga akan menggelar pertemuan dengan Presiden Afghanistan Hamid Karzai.

Penjelasan langsung

Hollande disebut-sebut ingin ''mengatakan sendiri'' rencana penarikan pasukan lebih awal tersebut ke tentara Prancis, dan menjelaskan alasannya secara langsung dan jelas kepada mereka.
Saat ini ada 3.350 tentara Prancis yang bertugas di Afghanistan, penyumbang terbesar kelima bagi pasukan Nato dalam misi di Afghanistan.
Sejak misi dimulai tahun 2001, 83 tentara Prancis tewas dalam pertempuran.
Meski mempercepat jadwal penarikan pasukan tetapi diyakini bahwa sekitar 100 pasukan Prancis akan tetap bertahan setelah pasukan tempur pergi.
Misi mereka adalah untuk kepentingan pelatihan bagi Tentara Nasional Afghanistan.


Taliban tewaskan empat tentara Prancis


Peta Kapisa
Taliban menyerang pasukan Prancis yang mengendalikan Provinsi Kapisa.

Empat prajurit Prancis yang tergabung dalam pasukan koalisi NATO tewas akibat serangan pemberontak Taliban di Provinsi Kapisa, Afghanistan yang dikendalikan Prancis, Sabtu (9/6).
Mereka adalah empat prajurit Prancis pertama yang tewas sejak terpilihnya Presiden Francois Hollande.

Menurut juru bicara pemerintah Provinsi Kapisa, Ahmad Ahmadzai serangan itu dilakukan terhadap iring-iringan pasukan Prancis di wilayah itu.Pasukan militer NATO di Afghanistan, ISAF tidak menjelaskan rincian serangan itu. Keterangan soal tewasnya prajurit Prancis diperoleh dari sejumlah pejabat Afghanistan.

Sementara itu, kelompok Taliban mengatakan serangan hari Sabtu itu menewaskan lebih banyak prajurit Prancis.
"Seorang fedayeen (pengebom bunuh diri) meledakkan diri saat patroli infantri Prancis melintas dan menewaskan 12 prajurit," kata juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid dalam pesan yang dikirim kepada AFP.
Prancis dijadwalkan akan menarik seluruh pasukan tempurnya akhir tahun ini atau dua tahun sebelum penarikan mundur seluruh pasukan NATO.
Kekerasan terus meningkat di seluruh Afghanistan dalam beberapa pekan terakhir.
Pasukan Taliban mengincar baik pasukan Afghanistan dan pasukan asing yang berjumlah 130.000 personil di negeri itu.
Prancis adalah negara dengan pasukan terbanyak kelima di Afghanistan dengan mengirimkan sebanyak 3.300 personil.

Jadwal penarikan pasukan Nato di Afghanistan disepakati


Pertemuan pemimpin Nato di Chicago mendorong rencana pengalihan komando pertempuran ke pasukan Afghanistan pada pertengahan 2013.
Meski sepakat soal penarikan pasukan tetapi Nato masih harus mengatasi masalah jalur persediaan yang ditutup Pakistan.

Dalam KTT ini juga mengkonfirmasikan pasukan tempur Nato akan ditarik pada akhir tahun 2014, dengan menyisakan sejumlah unit pelatihan.

Nato juga mengatakan optimistis bahwa Pakistan akan membuka kembali jalur persediaan yang ditutup setelah serangan udara AS menewaskan 24 tentara Pakistan pada tahun 2011 lalu.Presiden AS Barack Obama berjanji: ''Disaat warga Afghanistan bangkit, mereka tidak akan berdiri sendiri''.

Pertemuan yang berlangsung selama dua hari tersebut dihadiri oleh pemimpin dari 50 negara, termasuk 28 anggota Nato serta Presiden Afghanistan Hamid Karzai dan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari.
Pernyataan dalam KTT Nato menekankan bahwa pengalihan keamanan ke pasukan Afghanistan ''tidak dapat diubah'' dan misi tempur akan tetap berakhir di penghujung tahun 2014, ketika 13.000 pasukan pimpinan Nato meninggalkan Afghanistan.
Meski demikian Presiden AS menekankan bahwa bantuan bagi Afghanistan akan terus berlanjut.
Dia mengatakan ''Nato akan melanjutkan dukungan untuk pasukan Afghanistan di saat mereka tumbuh semakin kuat''.
''Pasukan Afghanistan tidak pernah akan siap jika mereka tidak memulai untuk mengambil tanggung jawab.''
''Ini adalah sebuah proses dan kadang proses yang berantakan,'' tetapi dia menambahkan ''koalisi berkomitmen untuk bertanggung jawab mengakhiri perang di Afghanistan''.
Meski jadwal pengalihan pasukan beresiko, Obama meyakini bahwa hal itu ''layak dan bertanggung jawab''.
Lebih dari 10 tahun setelah AS menggulingkan rezim Taliban, kekerasan masih berlanjut di Afghanistan.
Berdasarkan data PBB, angka kematian akibat kekerasan di Afghanistan mencapai 3.031 di tahun 2011 - kebanyakan korban akibat militansi.

'Jalur benar'

"
Koalisi berkomitmen untuk bertanggung jawab mengakhiri perang di Afghanistan"
Barack Obama
Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen menyinggung pertanyaan besar terkait pendanaan pasukan keamanan Afghanistan pasca-2014, dia menyangkal bahwa KTT ini dimaksudkan untuk menjadi sebuah ikrar.
Dia mengaku senang dengan sejumlah negara yang memberikan janji baru dan membantah akan ada kekurangan dalam pendanaan bantuan.
Rasmussen mengatakan: "Kami berada di jalur yang benar untuk mencapai sekitar US$4 miliar pertahun untuk membiayai pasukan keamanan Afghanistan - itu adalah cerita yang positif.''
Dan terkait dengan jalur persediaan Pakistan, Rasmussen membantah bahwa kedatangan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari adalah untuk mencapai kesepakatan terkait dengan jalur tersebut.
''Kami tidak mengharapkan sebuah kesepakatan terkait rute transit Pakistan bisa dicapai dalam KTT kali ini,'' katanya.
''Kami ingin adanya pembukaan kembali jalur tersebut secepatnya ... jalur yang melalui Pakistan adalah sangat penting dan saya mengharapkan adanya pembukaan rute transit dalam waktu dekat,'' tambah Rasmussen.
Obama mengkonfirmasikan hal ini dengan mengatakan: ''kami tidak berharap isu jalur persediaan akan tercapai tetapi kami mencapai kemajuan yang baik.''
Sementara Perdana Menteri Inggris menyebut situasi tentang jalur persediaan ini ''bikin frustasi'' meski dia yakin jalur persediaan bagi pasukan Nato ke Afghanistan yang melalui Pakistan tersebut akan dibuka kembali ''walau tidak terjadi hari ini''.
Menurut Rasmussen penutupan jalur tersebut sejauh ini tidak memiliki dampak yang besar bagi operasi Nato tetapi akan menjadi tantangan logistis ketika penarikan pasukan dimulai.
Sedangkan Presiden Zardari mengatakan bahwa pemerintahannya terbuka untuk mencapai kesepakatan dengan Nato terkait dengan rute persediaan ini.
Obama, yang bertemu singkat dengan Zardari mengakui bahwa ada ketegangan dengan Pakistan ''dalam beberapa bulan terakhir''



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar