Jumat, 30 November 2012

Majelis Umum PBB sepakat memberikan Palestina status sebagai negara pengamat non-anggota, langkah yang ditentang keras oleh Israel dan AS......>>>...Majelis mengambil keputusan dengan hasil 138-9 dan 41 negara abstain. ...>>>..[KELAHIRAN DAN PEMBUATAN NEGARA JADI2-AN ISRAEL PADA TAHUN 1947 YANG DILAKUKAN SECARA DADAKAN DAN TIPU MUSLIHAT...... DAN SECARA "DE JURE" DAN AKAL SEHAT ADALAH TIDAK SAH, KARENA SUATU NEGARA TANPA KEJELASAN TAPAL BATAS DAN TANPA PROKLAMASI PERJUANGAN RAKYAT ISRAEL DAN TANPA MENYATAKAN NEGARA YANG DIGUNAKAN TERSEBUT ADALAH SEBAGIAN NEGARA ARAB PALESTINA DAN TANPA PERSETUJUAN NEGARA2 TETANGGA SEBAGAI BATAS2 NEGARA. KALAU AS DAN INGGRIS....BENAR2 MAU MEMBUAT ISRAEL ADALAH NEGARA YANG SAH..DAN BENAR...TENTUNYA MEREKA MENGESAHKAN JUGA NEGARA PALESTINA DENGAN BATAS2 NEGARA KEDUANYA SECARA JELAS... HAL INI TIDAK DILAKUKAN... KARENA NEGARA MODEL INI ADALAH SSUNGGUHNYA ASAL MUASAL PIJAKAN UNTUK MEMBANGUN PANGKALAN TENTARA AS-INGGRIS UNTUK MELAKUKAN SISTEM PENJAJAHAN MODEL BARU...(NEO KOLONIALISME & NEO IMPERIALISME) NEGARA ISRAEL ADALAH CIPTAAN POLITIK TIPU DAYA DAN REKAYASA INGGRIS DAN AMERIKA SERIKAT... UNTUK MENGELABUI DAN MENDUSTAI ....BANGSA2 DI DUNIA DAN PBB ADALAH BADAN YANG MENJADI ALAT PERMAINAN POLITIKUS AS DAN SEKUTU BARATNYA TERUTAMA INGGRIS .... INI TIPU DAYA YANG SESUNGGUHNYA ISRAEL ADALAH MERUPAKAN PANGKALAN TENTARA AS DAN SEKUTU DI TIMUR-TENGAH UNTUK MENGEKALKAN PENJAJAHAN TERHADAP DUNIA ISLAM DAN BANGSA2 DI TIMUR TENGAH.... SAYANGNYA ..PARA PEMIMPIN DI TIMUR TENGAH SUDAH TERPECAH BELAH OLEH HASUTAN DAN FITNAHAN YANG MERASUK KEPADA TOKOH2 POLITIK OPORTUNIS DAN SEBAGIAN TENTARA...PEMBERONTAK YANG DISOKONG PENJAJAH INGGRIS DAN SEKUTU.. JUGA PARA ULAMA2 SUU BUATAN PARA PARA PENJAJAH...YANG RAKUS HARTA...DAN KEDUDUKAN.... INILAH KEBODOHAN SEBAGIAN UMAT ISLAM MAU DI ADU DOMBA DAN DIPECAH BELAH OLEH HANYA AMBISI YANG HARTA DAN KEKUASAAN.... SEMOGALAH KESADARAN RAKYAT DAN GENERASI BANGSA ARAB DAN UMAT ISLAM SEMAKIN BAIK DAN MENJADI ORANG2 YANG LEBIH SADAR DAN KUAT SILATURAHIM DAN PERSATUANNYA... DAN SEGERA MEWUJUDKAN KEKUATAN PERSUDARAAN-SILATURAHIM-SOLIDARITAS-PERSATUAN-KESATUAN DENGAN LANDASAN DAN BERDASARKAN AJARAN AGAMA ALLAH YANG LURUS DAN KOKOH, KOMPREHENSIF DAN INTEGRAL..SECARA UTUH MENYELURUH... AAMIIN..] ..>>>...Berikut 9 negara penentang peningkatan status Palestina: 1. Israel 2. Amerika Serikat 3. Kanada 4. Republik Ceko 5. Marshal Island 6. Mikronesia 7. Nauru 8. Palau 9. Panama....>> "Untuk pertama kalinya, akan ada negara bernama Palestina, yang diakui oleh seluruh dunia," kata Amir Hamdan pada kantor berita Associated Press....>>...Kamis 29 November 2012 menjadi hari bersejarah bagi Palestina. Mendapat pengakuan dunia sebagai sebuah negara, meski mendapatkan status penuh di PBB. Setelah perjuangan panjang tanpa henti dan kucuran darah para korban....>>...Menyambut hasil voting ini, bendera Palestina dikibarkan di ruang majelis Umum PBB, di belakang para delegasi yang bersorak dan menangis haru. Kemenangan diplomatik ini juga dirayakan di seantero Palestina, Ramallah juga Gaza. Rakyat meneriakkan "Allahuakbar", membunyikan klakson, menembakkan senjata ke udara, menari di jalanan. ..>>..Alhamdulillah, Palestina Diakui di PBB

Alhamdulillah, Palestina Diakui di PBB

Jumat, 30 November 2012, 06:07 WIB
http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/12/11/30/me9uwg-alhamdulillah-palestina-diakui-di-pbb

Alhamdulillah, Palestina Diakui di PBB
Bendera Palestina di Stadion
REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat pada Kamis (29/11) akhirnya mengakui peningkatan status Palestina sebagai negara pemantau non anggota.

Berdasarkan hasil voting, Palestina mendapat dukungan mayoritas sebesar 138 anggota majelis umum PBB. Sementara itu, hanya sembilan negara anggota yang menolak dan 41 anggota lainnya memilih abstain.

Dengan status barunya ini, Palestina dapat bergabung dalam organisasi PBB serta terlibat dalam perjanjian internasional. Ini bisa menjadi langkah maju guna mengupayakan jalur diplomasi mewujudkan kemerdekaan negaranya.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menilai peningkatan status ini bisa menjadi nafas baru menuju negosiasi damai dengan Israel.

''Usaha kami ini tidak untuk mengakhiri proses negosiasi melainkan bertujuan mencoba napas baru untuk perundingan dan peletakan fondasi kuat acuan sesuai kerangka resolusi internasional yang sesuai,'' katanya seperti dikutip AFP.

Bagi Israel, status ini bukan berarti ada pengakuan terhadap Negara Palestina. Negara zionis ini balik menuduh upaya tersebut dapat memicu terhenti bahkan rusaknya peta jalan damai keduanya. Penolakan Israel atas resolusi ini juga didukung sekutunya seperti Kanada dan AS. 

Setelah Vuk Jeremic, Presiden Pertemuan Ke-67 Sidang Majelis Umum, mengumumkan hasil pemungutan suara itu, sambutan meriah datang dari ruang Sidang Majelis Umum.

Banyak duta besar dan diplomat menyambangi untuk berjabat tangan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas guna menyampaikan ucapan selamat mereka.
Redaktur: Heri Ruslan
Reporter: Umi Lailatul

PBB mengakui status Palestina

Terbaru  30 November 2012 - 08:14 WIB
http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/11/121130_palestina_pbb.shtml

palestine , pbb
Tepuk tangan terdengar saat hasil pemungutan suara diumumkan

Majelis Umum PBB sepakat memberikan Palestina status sebagai negara pengamat non-anggota, langkah yang ditentang keras oleh Israel dan AS.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas di hadapan majelis mengatakan hasil pemungutan suara itu adalah "peluang terakhir untuk menyelamatkan solusi dua-negara" dengan Israel.
Delegasi Israel di PBB mengatakan hal itu membuat proses perdamaian "mundur", sedangkan AS mengatakan keputusan itu "disayangkan."
"Hari ini dunia akan mendengar suara kami"
Amir Hamdan di Ramallah, Tepi Barat
Majelis mengambil keputusan dengan hasil 138-9 dan 41 negara abstain.

'Akta kelahiran'

"Enam puluh lima tahun yang lalu hari ini, Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi 181, yang memisahkan tanah Palestina yang bersejarah menjadi dua negara dan menjadi akta kelahiran bagi Israel," kata Abbas sebelum pemungutan suara berlangsung.

"Majelis Umum hari ini terpanggil untuk mengeluarkan akta kelahiran bagi terwujudnya Negara Palestina," kata dia.

Duta Besar Israel untuk PBB, Ron Prosor, mengatakan "satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian adalah melalui persetujuan" antara kedua belah pihak, bukan PBB.

[KELAHIRAN DAN PEMBUATAN NEGARA JADI2-AN ISRAEL PADA TAHUN 1947 YANG DILAKUKAN SECARA DADAKAN DAN TIPU MUSLIHAT...... DAN SECARA "DE JURE" DAN AKAL SEHAT ADALAH TIDAK SAH, KARENA SUATU NEGARA TANPA KEJELASAN TAPAL BATAS DAN TANPA PROKLAMASI PERJUANGAN RAKYAT ISRAEL DAN TANPA MENYATAKAN NEGARA YANG DIGUNAKAN TERSEBUT ADALAH SEBAGIAN NEGARA ARAB PALESTINA DAN TANPA PERSETUJUAN NEGARA2 TETANGGA SEBAGAI BATAS2 NEGARA.  

KALAU AS DAN INGGRIS....BENAR2 MAU MEMBUAT ISRAEL ADALAH NEGARA YANG SAH..DAN BENAR...TENTUNYA MEREKA MENGESAHKAN JUGA NEGARA PALESTINA DENGAN BATAS2 NEGARA KEDUANYA SECARA JELAS... HAL INI TIDAK DILAKUKAN... KARENA NEGARA MODEL INI ADALAH SSUNGGUHNYA ASAL MUASAL PIJAKAN UNTUK MEMBANGUN PANGKALAN TENTARA AS-INGGRIS UNTUK MELAKUKAN SISTEM PENJAJAHAN MODEL BARU...(NEO KOLONIALISME & NEO IMPERIALISME)

NEGARA ISRAEL ADALAH CIPTAAN POLITIK TIPU DAYA DAN REKAYASA INGGRIS DAN AMERIKA SERIKAT... UNTUK MENGELABUI DAN MENDUSTAI ....BANGSA2 DI DUNIA DAN PBB ADALAH BADAN YANG MENJADI ALAT PERMAINAN POLITIKUS AS DAN SEKUTU BARATNYA TERUTAMA INGGRIS ....

INI TIPU DAYA YANG SESUNGGUHNYA ISRAEL ADALAH MERUPAKAN PANGKALAN TENTARA AS DAN SEKUTU DI TIMUR-TENGAH UNTUK MENGEKALKAN PENJAJAHAN TERHADAP DUNIA ISLAM DAN BANGSA2 DI TIMUR TENGAH....

SAYANGNYA ..PARA PEMIMPIN DI TIMUR TENGAH SUDAH TERPECAH BELAH OLEH HASUTAN DAN FITNAHAN YANG MERASUK KEPADA TOKOH2 POLITIK OPORTUNIS DAN SEBAGIAN TENTARA...PEMBERONTAK YANG DISOKONG PENJAJAH INGGRIS DAN SEKUTU.. JUGA PARA ULAMA2 SUU BUATAN PARA PARA PENJAJAH...YANG RAKUS HARTA...DAN KEDUDUKAN....

INILAH KEBODOHAN SEBAGIAN UMAT ISLAM MAU DI ADU DOMBA DAN DIPECAH BELAH OLEH HANYA AMBISI YANG HARTA DAN KEKUASAAN....

SEMOGALAH KESADARAN RAKYAT DAN GENERASI BANGSA ARAB DAN UMAT ISLAM SEMAKIN BAIK DAN MENJADI ORANG2 YANG LEBIH SADAR DAN KUAT SILATURAHIM DAN PERSATUANNYA... DAN SEGERA MEWUJUDKAN KEKUATAN PERSUDARAAN-SILATURAHIM-SOLIDARITAS-PERSATUAN-KESATUAN DENGAN LANDASAN DAN BERDASARKAN AJARAN AGAMA ALLAH YANG LURUS DAN KOKOH, KOMPREHENSIF DAN INTEGRAL..SECARA UTUH MENYELURUH... AAMIIN..] 

"Tidak ada keputusan PBB yang dapat menghancurkan ikatan 4.000 tahun antara rakyat Israel dan tanah Israel," kata Prosor.

palestina
Warga Palestina merayakan keputusan PBB
Para penentang keputusan itu mengatakan negara Palestina seharusnya dimunculkan melalui negosiasi bilateral, seperti ditentukan dalam perjanjian damai Oslo 1993 yang mengukuhkan Otoritas Palestina.

Berbicara usai pemungutan suara, duta besar AS untuk PBB, Susan Rice, mendesak Palestina dan Israel untuk kembali mengadakan pembicaraan damai dan memperingatkan kedua negara agar tidak melakukan aksi-aksi unilateral.

Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton menyebut keputusan itu "disayangkan dan tidak kontra-produktif", dan mengatakan hal itu justru memberikan lebih banyak rintangan pada jalan damai.

"Dengan datang ke PBB, Palestina telah melanggar kesepakatan dengan Israel dan Israel akan bertindak sesuai peraturan," kata kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melalui Twitter.

Sekjen PBB Ban Ki-moon juga menyerukan pembicaraan antara kedua negara dan mengatakan resolusi itu mengecilkan pentingnya bagi Palestina dan Israel kembali melakukan negosiasi damai.

Inggris abstain dari pemungutan suara, demikian pula Jerman. Kepulauan Marshall dan Panama termasuk di antara negara yang memberikan suara sama dengan Israel dan AS.

Di Tepi Barat, warga merayakan hasil di PBB dengan mengibarkan bendera dan bertakbir.

"Untuk pertama kalinya, akan ada negara bernama Palestina, yang diakui oleh seluruh dunia," kata Amir Hamdan pada kantor berita Associated Press.

"Hari ini dunia akan mendengar suara kita," tambahnya.

Ini 9 Negara Penentang Status Palestina di PBB


Liputan6.com, New York
http://id.berita.yahoo.com/ini-9-negara-penentang-status-palestina-di-pbb-020805690.html

Kamis 29 November 2012 menjadi hari bersejarah bagi Palestina. Mendapat pengakuan dunia sebagai sebuah negara, meski mendapatkan status penuh di PBB. Setelah perjuangan panjang tanpa henti dan kucuran darah para korban.

Seperti dimuat Sky News, Jumat (30/11/20120), relosusi Majelis Umum PBB meningkatkan status Palestina menjadi negara pengamat non-anggota. Didukung 138 negara, 41 menyatakan abstain, dan hanya 9 negara yang menentang. 

Menyambut hasil voting ini, bendera Palestina dikibarkan di ruang majelis Umum PBB, di belakang para delegasi yang bersorak dan menangis haru. Kemenangan diplomatik ini juga dirayakan di seantero Palestina, Ramallah juga Gaza. Rakyat meneriakkan "Allahuakbar", membunyikan klakson, menembakkan senjata ke udara, menari di jalanan. 

Meski perjuangan belum berakhir, sampai Palestina diakui sebagai sebuah negara merdeka dan berdaulat. Namun ini adalah langkah maju: untuk mendirikan negara Palestina yang meliputi Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem timur -- sebuah wilayah yang dikooptasi Israel dalam Perang Timur Tengah 1967. 

Status ini membuka kesempatan bagi Palestina untuk bergabung di badan-badan PBB, termasuk International Criminal Court (ICC), yang bisa digunakan untuk memperkarakan Israel dalam kasus kejahatan perang. 

AS-Israel malu berat
Di sisi lain, ini adalah kekalahan diplomatik memalukan bagi Amerika Serikat dan Israel.

AS langsung mengkritik pemungutan suara historis ini. "Resolusi tak menguntungkan dan kontraproduktif hari ini akan menghambat jalan perdamaian," kata Duta Besar AS untuk PBB, Susan Rice.  Kata "tak menguntungkan" dan "tidak produktif berasal dari Menlu AS, Hillary Clinton. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan mencak-mencak. Ia menuding pidato Presiden Palestina, Mahmoud Abbas sebelum voting sebagai "fitnah dan berbisa". Ia bahkan menganggap pemungutan suara itu tak berarti. 

Selain Israel dan AS, hanya Kanada negara besar yang menentang peningkatan status Palestina itu. Jerman dan Belanda yang sebelumnya cenderung menolak, memilih jalan tengah, abstain.

Berikut 9 negara penentang peningkatan status Palestina: 

1. Israel
2. Amerika Serikat
3. Kanada
4. Republik Ceko
5. Marshal Island
6. Mikronesia
7. Nauru
8. Palau
9. Panama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar