Senin, 12 Desember 2011

Imarah Afghanistan kutuk pengemboman di hari 'Assyura.......>>> Ini adalah upaya AS dan Regime Penjajah Kriminal Internasional dan antek2nya... untuk memecah belah Umat Islam...>>> Hal ini tidak semestinya dilakukan oleh Umat Islam siapapun termasuk Thaliban dan Alqaeda....>> Hanya para Antek2 Regim Penjajah Kriminal Internasinal yang dipimpin AS dan Sekutu2 serta Antek2nyalah yang selalu melakukan Adu domba dan pecah belah terhadap Umat Islam..>>> Waspadalah!!!....Waspadalah !!!.. Waspadalah...!!!!..... >>> Imarah Afghanistan kutuk pengemboman di hari 'Assyura.....>>> Bersatulah Umat Islam Sedunia... dan Kuatkan silaturahim dan Solidaritas serta persaudaraan Muslimin....>>> Perangi dan Usirlah AS dari bumi muslimin di Iraq-Afghanistan-GCC-Pakistan dll... >>> Hayyo Bangkitlah kekuatan Islam untuk kejayaan Agama Islam Agama Allah yang diredhoi... Alyauma aklmaltu lakum dienakum. wa atmamtu lakum niimati... wa raditu alaikum islama diena... >> Yakinlah Kebenaran itu Allah semata... >>> Dan ini adalah dakwah dan perjuangan menegakkan Kebenaran Allah.... >>> Allahu Akbar...!!!

Senin, 17 Muharram 1433 H / 12 Desember 2011

Imarah Afghanistan kutuk pengemboman di hari 'Assyura

Siraaj
Senin, 12 Desember 2011 16:00:36





AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Pada hari Kamis (5/12/2011) bertepatan dengan hari Assyura 10 Muharram 1433, pengeboman terjadi di Kabul dan Mazar-e-Sharif, dimana puluhan warga Afghanistan tertumpahkan darahnya dan berada dalam kesedihan karena meninggalnya keluarga mereka.

Peristiwa itu dikutuk oleh banyak pihak dari seluruh dunia, juga dikutuk dan ditolak oleh Imarah Islam Afghanistan pada saat awal terjadinya. Pada hari Sabtu (10/12), dewan pimpinan Imarah Islam mengadakan pertemuan untuk melakukan diskusi intens terkait peristiwa “bom ‘Assyura”, bahwa peristiwa itu adalah rencana musuh yang dituduhkan kepada mujahidin Imarah Islam untuk memecah belah persatuan rakyat Afghanistan dan bertujuan untuk menodai kiprah mujahidin islam.
Dalan situs resminya, Imarah Islam mengatakan bahwa aksi tersebut tidaklah dibenarkan baik dalam sisi keagamaan maupun dalam sisi politik. Tindakan tersebut sepertinya tidak dilakukan oleh pihak dari dalam Afghanistan untuk mencapai tujuan politik mereka yang tidak akan membawa keuntungan apapun, malah hanya akan menambahkan bahan bakar ke dalam api yang sedang dikobarkan oleh musuh-musuh Islam yang ingin menghancurkan persatuan warga Afghanistan.
Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan pasukan salibis AS yang “melarikan diri” dari pangkalan udara di perbatasan Pakistan-Afghanistan. Sudah menjadi kebiasaan mereka untuk menyerang pada moment istimewa untuk menciptakan kesedihan dan permusuhan dikalangan warga Afghanistan, seperti peristiwa di hari Assyura itu yang menjadi bahan pelampiasan atas kegagalan pasukan mereka.
Kewaspadaan dan persatuan rakyat Afghanistan tidak akan pernah tertipu oleh rencana jahat musuh untuk memecah belah persatuan, melainkan akan menggagalkan rencana jahat mereka seperti yang sudah terjadi sebelumnya.
Beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh kaum muslimin untuk menanggapi isu terkait peristiwa “bom ‘Assyura”, bahwa pimpinan Imarah Islam Afghanistan berbela sungkawa atas para korban dan dengan tegas mengecam keras aksi tersebut.
1.            Imarah Islam menganggap peristiwa pengeboman tersebut adalah hasil tindakan para penjajah salibis dan musuh-musuh Afghanistan dan menyerukan kepada seluruh warga Afghanistan untuk menguatkan pegangan satu sama lain dan bekerjasama untuk mencegah terjadinya peristiwa seperti itu dikemudian hari dengan wewenang keagamaan dan tugas nasional mereka, karena aksi tersebut adalah tindakan licik musuh dalam melawan rakyat Aghanistan dan merugikan negara Afghanistan.
 
2.            Imarah Islam secara pribadi meminta kepada pimpinan Ahla Tashi’ (syi’ah) bahwa mereka harus sangat waspada dan jangan mudah tertipu akan hal ini dan mereka harus memberitahu umat mereka bahwa peristiwa tersebut bukanlah masalah permusuhan antara Sunni dan Syi’ah. Mereka seharusnya tidak mendengar dari agen internal yang ingin menciptakan pertikaian internal dan perselisihan agama untuk melayani kepentingan mereka sendiri dan untuk menyenangkan majikan mereka (yakni para musuh dari kalangan Amerika dan sekutunya) .
 
3.            Imarah Islam memberikan petunjuk kepada semua mujahidin agar mengalihkan perhatian mereka untuk mencegah aksi serupa ditengah-tengah tugas-tugas mereka lainnya.
 Imarah Islam Afghanistan
(siraaj/arrahmah.com)

Merasa dikhianati, Pakistan ancam jatuhkan drone AS

Siraaj
Senin, 12 Desember 2011 09:56:20



ISLAMABAD (Arrahmah.com) – Ditengah-tengah ketegangan antara Pakistan dan AS, Islamabad mengancam bahwa militernya akan menembak jatuh pesawat pembunuh AS yang mengganggu wilayah udaranya, kata seorang pejabat pakistan.

“objek apapun yang masuk ke wilayah udara kami, termasuk drone AS, akan diperlakukan sebagai musuh dan akan dttembak jatuh”, kata pejabat senior Pakistan dilansir NBC. Hal ini karena pasukan NATO yang dipimpin Amerika Serikat telah menyerang dua perbatasan militer di barat laut Pakistan pada 26 Nopember lalu yang menewaskan 24 tentara Pakistan.

Islamabad telah menutup perbatasan penyeberangan di Pakistan biasa digunakan aliansi militer barat untuk mengirim bahan bakar dan perlengkapan lainnya untuk pasukan AS di Afghanistan.
Pakistan juga meminta Amerika Serikat untuk meninggalkan pangkalan udara Shamsi provinsi Balochistan. Tentara Pakistan mengambil alih pangkalan tersebut ada Sabtu (10/12/2011) setelah sebagian besar militer AS meninggalakannya.
Pada hari jum’at (9/12), perdana menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani memperingatkan AS dan NATO bahwa jika terjadi serangan apapun selanjutnya di perbatasan maka akan menemui “balasan merugikan”.

(siraaj/arrahmah.com)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar