Rabu, 12 Oktober 2011

Amnesty International mendesak pemerintah Kanada untuk menangkap dan mengadili mantan Presiden AS George W Bush, untuk otorisasinya terkait praktik penyiksaan dalam perang pimpinan AS melawan teror. "Kanada memiliki kewajiban internasional untuk menangkap dan mengadili mantan presiden Bush untuk kejahatan yang dia lakukan menurut hukum internasional termasuk penyiksaan," dikutip oleh AFP atas pernyataan perwakilkan Amnesty International, Susan Lee mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Rabu kemarin (12/10).....>>...Presiden Mugabe Tuduh ICC Abaikan Kejahatan Bush dan Tony Blair di Irak..>>...Seorang pejabat senior Palestina Rabu kemarin (5/10) menyerukan untuk pemecatan utusan internasional untuk Timur Tengah Tony Blair, mengatakan mantan pemimpin Inggris tersebut lebih mendukung Israel dan mencap Blair "tidak ada gunanya sama sekali". Muhammad Ishtayeh, seorang anggota Komite Sentral gerakan Fatah, mengatakan kepada radio Voice of Palestina bahwa Blair tidak bisa lagi dipercaya untuk menjadi mediator perdamaian Israel-Palestina karena sikapnya yang memihak kepada Israel....>>>


Amnesty International Desak Kanada Tangkap George W Bush




Kamis, 13/10/2011 08:39 WIB |
http://www.eramuslim.com/berita/dunia/amnesty-international-desak-kanada-tangkap-george-w-bush.htm


Amnesty International mendesak pemerintah Kanada untuk menangkap dan mengadili mantan Presiden AS George W Bush, untuk otorisasinya terkait praktik penyiksaan dalam perang pimpinan AS melawan teror.
"Kanada memiliki kewajiban internasional untuk menangkap dan mengadili mantan presiden Bush untuk kejahatan yang dia lakukan menurut hukum internasional termasuk penyiksaan," dikutip oleh AFP atas pernyataan perwakilkan Amnesty International, Susan Lee mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Rabu kemarin (12/10).
Bush diperkirakan akan menghadiri pertemuan puncak ekonomi di Surrey Kanada pada 20 Oktober.
"Pada saat otoritas AS, sejauh ini, gagal untuk membawa mantan presiden Bush ke pengadilan, komunitas internasional harus melangkah masuk. Sebuah kegagalan oleh Kanada untuk mengambil tindakan selama kunjungan Bush kesana hanya akan melanggar Konvensi PBB menentang penyiksaan dan menunjukkan penghinaan terhadap hak asasi manusia," tambah Lee.
Amnesty menuduh Bush memberikan otorisasi penggunaan teknik interogasi yang ditingkatkan dan "waterboarding" kepada tahanan yang ditawan secara rahasia oleh CIA antara 2002 hingga 2009.
Nota Amnesty mengutip beberapa kasus penyiksaan individu yang ditahan di Afghanistan dan di Irak di Teluk Guantanamo oleh militer AS.(fq/prtv)

,
 13 Oct 2011


Amnesti Internasional Serukan Kanada Tangkap George W Bush


OTTAWA (voa-islam.com) - Amnesti Internasional hari Rabu (12/10/2011) menyerukan pihak berwenang Kanada untuk menangkap dan mengadili George W. Bush,  mengatakan mantan presiden AS itu mengizinkan penyiksaan ketika ia memerintahkan perang pimpinan AS melawan terorisme.

Bush diperkirakan menghadiri pertemuan puncak ekonomi di Surrey, provinsi British Columbia, di wilayah paling barat Kanada, pada 20 Oktober.

Amnesti Internasional yang bermarkas di London menuntut tanggung jawab hukum Bush atas serangkaian pelanggaran HAM dalam sebuah memorandum yang diajukan bulan lalu kepada pemerintah Kanada tetapi baru belakangan dipublikasikan media.

"Kanada terikat kewajiban internasional untuk menangkap dan mengadili mantan Presiden Bush karena tanggung jawabnya atas kejahatan sesuai dengan hukum internasional yang mencakup penyiksaan," kata Susan Lee dari Amnesti Internasional dalam sebuah pernyataan.

"Karena pemerintah AS sejauh ini tidak menyeret mantan Presiden Bush ke pengadilan, maka masyarakat internasional harus bertindak. Kegagalan Kanada mengambil tindakan selama kunjungannya akan melanggar Konvensi PBB mengenai Penyiksaan dan merupakan penghinaan terhadap hak asasi fundamental," kata Lee.
..Amnesti Internasional yang bermarkas di London menuntut tanggung jawab hukum Bush atas serangkaian pelanggaran HAM dalam sebuah memorandum yang diajukan bulan lalu kepada pemerintah Kanada tetapi baru belakangan dipublikasikan media
Amnesti Internasional, yang didukung oleh Kelompok Pengamat Kebebasan Sipil Internasional, mengatakan, Bush mengizinkan penerapan "teknik interogasi canggih" dan "penyiksaan waterboarding" terhadap tahanan yang disekap di penjara rahasia oleh Badan Intelijen Pusat AS (CIA) antara 2002 hingga 2009.

Program penahanan mencakup "penyiksaan dan kekejaman lain, perlakuan tidak manusiawi dan penghinaan (seperti dipaksa berdiam diri selama berjam-jam dalam posisi yang menyakitkan dan kurang tidur) dan penghilangan paksa," kata kelompok itu.

Memorandum Amnesti Internasional itu menyebutkan sejumlah kasus penyiksaan terhadap beberapa individu di fasilitas penahanan angkatan laut Teluk Guantanamo, di Afghanistan serta di Irak, oleh militer AS.

Kasus-kasus itu antara lain dialami oleh Zayn al Abidin Muhammed Husayn (dikenal sebagai Abu Zubaydah) dan otak serangan 11 September Khalid Sheikh Mohammed. Kedua orang tersebut ditangkap di Pakistan dan mengalami sedikitnya 226 penyiksaan waterboarding dari 2002 hingga 2003, kata Amnesti Internasional dengan mengutip laporan inspektur jendral CIA. (st/AFP)


Presiden Mugabe Tuduh ICC Abaikan Kejahatan Bush dan 


Tony Blair di Irak

Jumat, 23/09/2011 13:07 WIB 
http://www.eramuslim.com/berita/dunia/presiden-mugabe-tuduh-icc-abaikan-kejahatan-bush-dan-tony-blair-di-irak.htm


Presiden Zimbabwe melakukan serangan terhadap Mahkamah Pidana Internasional (ICC) karena telah mengabaikan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Presiden AS George W. Bush dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.
"Para pemimpin negara-negara barat yang kuat dan bersalah atas kejahatan internasional, seperti Bush dan Blair, secara rutin dipandang dengan mata yang buta," kata Robert Mugabe, menangani sesi 66 tahunan sidang Majelis Umum PBB di New York pada Kamis kemarin (22/9), AFP melaporkan.
"Keadilan selektif tersebut telah mengikis kredibilitas ICC di benua Afrika," tambahnya.
Kepala negara Zimbabwe ini juga mengecam aliansi militer yang dipimpin Amerika Serikat dalam melakukan serangan udara NATO terhadap Libya, yang telah disahkan oleh PBB dengan alasan melindungi warga sipil.
"Kemarin, Irak yang dibom dan Bush serta Blair adalah pembohong dan agresor karena mereka membuat tuduhan tidak berdasar atas kepemilikan senjata pemusnah massal di Irak," kata Mugabe. Bush dan Blair secara rutin menghadapi kritik dari aktivis untuk peran mereka sebagai arsitek invasi tahun 2003 di Irak.
"Kali ini adalah negara-negara NATO, para pendusta dan agresor karena mereka membuat tuduhan tidak berdasar dan dengan cara yang sama menuduh Gaddafi melakukan penghancuran kehidupan sipil," tambahnya.(fq/prtv)

Terlalu Berpihak ke Israel, Palestina Minta Utusan Negara Kuartet Tony Blair Dipecat


Kamis, 06/10/2011 08:52 WIB 
http://www.eramuslim.com/berita/dunia/terlalu-berpihak-ke-israel-palestina-minta-utusan-negara-kuartet-tony-blair-dipecat.htm


Seorang pejabat senior Palestina Rabu kemarin (5/10) menyerukan untuk pemecatan utusan internasional untuk Timur Tengah Tony Blair, mengatakan mantan pemimpin Inggris tersebut lebih mendukung Israel dan mencap Blair "tidak ada gunanya sama sekali".
Muhammad Ishtayeh, seorang anggota Komite Sentral gerakan Fatah, mengatakan kepada radio Voice of Palestina bahwa Blair tidak bisa lagi dipercaya untuk menjadi mediator perdamaian Israel-Palestina karena sikapnya yang memihak kepada Israel.
Pernyataannya ini adalah yang terbaru dalam serangkaian keluhan publik yang baru-baru disampaikan oleh tokoh-tokoh Palestina tentang ketidakberpihakan Blair terhadap Palestina namun lebih berpihak kepada Israel, namun mereka belum ada yang menyerukan untuk memecat utusan negara Kuartet tersebut.
Ishtayeh mengatakan Palestina juga mencatat kekuasaan mediasi negara kuartet yang diwakili Blair - Uni Eropa, Amerika Serikat, Rusia dan PBB - untuk mengatakan proposisi terbaru dimulainya kembali perundingan perdamaian yang macet itu terlalu samar.
Utusan Kuartet sendiri akan bertemu di Brussels pada hari Minggu mendatang.
"Kami tidak berharap banyak dari Kuartet. Ada ketidakpuasan dengan utusan mereka Tony Blair," kata Ishtayeh.
"Evaluasi umum kami dari usahanya adalah dia sama sekali tidak ada gunanya. Dia telah mengembangkan sikap bias yang besar dalam mendukung di sisi Israel dan dia telah kehilangan banyak kredibilitasnya."
"Kami berharap Kuartet akan mempertimbangkan kembali penunjukan orang ini," dia menambahkan.(fq/wb)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar