Minggu, 14 Oktober 2012

CNN & WASHINGTON POST VERSUS AHMADINEJAD-DI FORUM PUBLIK AMERIKA SERIKAT (U.S.A)....>>>David Ignatius, seorang kolumnis di Washington Post menyebut gaya bicara Ahmadinejad saat diwawancarai media AS sebagai gaya bob-and-weave....??!!>>.....Benar saja, dengan gayanya ini Ahmadinejad berhasil membuat host sekelas Piers Morgan tampak seperti badut karena ditertawakan oleh penonton; setidaknya, oleh saya yang memang berkali-kali tertawa saat menyaksikan rekaman wawancara Ahmadinejad di CNN tanggal 24 September lalu.....>>>....Morgan langsung mengajukan pertanyaan intimidatif, "Banyak orang AS yang melihat Anda sebagai musuh publik no 1. Bagaimana perasaan Anda atas hal ini?"...>>....Ahmadinejad sama sekali tidak terintimidasi, bahkan terlihat menahan senyum. Dia menjawab tenang dengan diawali basmalah dan doa, "Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma ajjil liwaliyyikal faraj... Selamat pagi. Saya menyampaikan salam kepada semua rakyat AS yang mengagumkan dan seluruh orang yang menyaksikan program Anda. Kalaupun Anda punya kebencian terhadap saya, jangan tularkan kepada orang lain di AS. Kami mencintai seluruh rakyat AS and rakyat Iran mendoakan kedamaian dan stabilitas bagi seluruh dunia."...>>....MEMANG ADA PERBEDAAN CARA DAN MEMAHAMI ARTI DAN MAKNA KEBEBASAN......??? BAGI KAUM LIBERAL BARBAR- KEBEBASAN ADALAH SEGALA RUPA APAPUN...DIBOLEHKAN BAHKAN YANG SANGAT MERUSAK SEKALIPUN...>>> SEDANGKAN BAGI MUSLIM KEBEBASAN ITU ADA ATURAN2NYA... MANA YANG BOLEH (MUBAH)-DILARANG (HARAM)- SEHARUSNYA (WAJIB)- DIANJRKAN (SUNNAH)- PERINGATAN (MAKRUH)- WASPADA (SYUBHAT)...>>.....PADA DASARNYA SEMUA BOLEH KECUALI YANG DILARANG..SESUAI ATURAN2 YANG JELAS....> DISINI BEDANYA TUNTUTAN ALLAH SEBAGAI KEBENARAN.DAN HUDAN...DENGAN TERHADAP TAFSIR DAN PENDAPAT MANUSIA UMUM YANG HANYA ATAU LEBIH DIPENGARUHI HASRAT-NAFSU DAN EMOSIONAL BELAKA...>>>... SEMUA DALAM ISLAM ADA TUNTUNAN DAN ARAHANNYA BAGI KEBAIKAN MANUSIA ITU SENDIRI... >>> BUKAN MENJADI BUDAK2 NAFSU...ATAU BAHKAN MENGIKUTI AJAKAN BISIKAN2 SYAITHAN... YANG MENYESATKAN.....>> ......KARENA ITU AKAN TERLIHAT DALAM WAWANCARA NANTI... BAGIMANA ADAB ATAU TATA ATURAN LIBERAL YANG KONON MENJADI ANDALAN PEMIKIRAN DAN FAHAM2 MEREKA DAN BAGAIMANA SELAYAKNYA SIKAP SEORANG MUSLIM YANG MEMANG CAKAP DALAM MELAYANI SETIAP SITUASI...DAN KONDISI...>>> MUHAMMAD MAHMUD AHMADINEJAD...TELAH MEMBUKTIKAN SECARA GAMBLANG...>>> BETAPA ABSURDNYA ETHIKA SI TUAN RUMAH (HOST-CNN YANG BEKERJASAMA DENGAN JURNALIS SOHOR DARI WASHINGTON POST)...YANG SANGAT BERHASRAT MENYUDUTKAN DAN INGIN MENOHOK PIHAK TAMU YANG DIUNDANGNYA DAN HOST CNN ITU... SECARA GAMBLANG BERTUJUAN INGIN MEMPERMALUKAN SDR MUHAMMAD MAHMUD AHMADINEJAD...SELAKU TAMU DAN SEBAGAI PRESIDEN REPUBLIK ISLAM IRAN...YANG SEDANG BERKUNJUNG KE PBB DI AMERIKA SERIKAT.......>> NAMUN MM-AHMADINEJAD DENGAN SANTUN TELAH MEMBERIKAN PERINGATAN KEPADA TUAN RUMAH AGAR BERSIKAP PROFESIONAL DAN MENJADI HOST YANG BAIK...??!! >>.."Saat ini sedang terjadi gelombang protes di Timteng atas video yang menghina Nabi Muhammad. Sebagai hasilnya, terjadi penyerangan terhadap kedubes-kedubes AS, termasuk pembunuhan terhadap Dubes AS di Libya. Apa Anda mengutuk penyerangan yang menjadi penyebab pembunuhan ini?"..>> ..."Pertama, kami mengutuk segala bentuk aksi provokatif yang menyinggung pemikiran dan perasaan relijius rakyat sebagaimana kami juga mengutuk segala bentuk ekstrimisme. Tentu saja, apa yang sudah terjadi adalah buruk; menghina Nabi Suci adalah sangat buruk. Ini tidak ada hubungannya dengan kebebasan berbicara. Ini adalah bukti dari penyelewengan kebebasan dan di banyak tempat ini termasuk sebagai kriminalitas; hal ini tidak seharusnya terjadi... Tapi kami juga berpendapat bahwa masalah ini harus diselesaikan dalam atmosfer kemanusiaan dan tidak sampai melenyapkan nyawa manusia..."..>> "Para demonstran di Timteng mengancam para staf kedutaan AS, Mereka mengancam membunuh [staff kedutaan itu]. Apa Anda pikir seharusnya mereka menghentikan [perilaku] hal ini?"..>>..."Saya tidak bisa mengatur apa yang harus dilakukan rakyat dari negara lain. Tapi saya percaya bahwa ekstrimisme akan melahirkan ekstrimisme lainnya. Mungkin jika politisi Barat mengambil posisi yang tepat dalam menangani kasus ini, saya pikir kondisi akan membaik. Tetapi sebagian besar bangsa-bangsa tidaklah menginginkan ketegangan dan konflik."..>>...."Saya tidak bisa mengatur apa yang harus dilakukan rakyat dari negara lain. Tapi saya percaya bahwa ekstrimisme akan melahirkan ekstrimisme lainnya. Mungkin jika politisi Barat mengambil posisi yang tepat dalam menangani kasus ini, saya pikir kondisi akan membaik. Tetapi sebagian besar bangsa-bangsa tidaklah menginginkan ketegangan dan konflik."...>>..."Ada dua pertanyaan yang selama ini sudah saya ajukan terkait Holocaust tapi tidak ada yang memberikan jawaban kepada saya. Pertama, mengapa di Eropa ada larangan untuk melakukan penelitian terhadap Holocaust, bahkan peneliti Holocaust dipenjarakan?"..>>...Morgan memotong kalimat Ahmadinejad. Ahmadinejad dan Morgan sempat beberapa detik bicara bersamaan, tapi Ahmadinejad kemudian memilih diam sampai Morgan selesai bicara. Morgan berkata, "Sudah sangat banyak penelitian terkait Holocaust. Ini adalah kejadian yang tidak perlu dipertanyakan lagi. Ada 6 juta Yahudi yang tewas dalam kejadian itu. Apa Anda meragukan fakta ini?" Ahmadinejad balik bertanya, "Apa Anda percaya..pada kebebasan berpikir dan kebebasan ide?" Morgan menjawab, "Saya percaya pada data.">>..."Apa Anda percaya pada kebebasan untuk meneliti?"...>>....Terakhir, Ahmadinejad dengan senyum dikulum malah menasehati Morgan, bahwa etika menjadi host adalah menunggu sampai orang yang diwawancarai selesai menjawab, bukannya terus-menerus menyela demi mendapatkan jawaban yes or no. Morgan terlihat malu dan meminta maaf atas ‘impertinence' [kekurangajaran] yang dilakukannya dan mempersilahkan Ahmadinejad menjawab sesuai keinginan. Sebelum menjawab panjang lebar, Ahmadinejad melanjutkan nasehatnya sambil terus tersenyum, "Tapi Anda tidak bisa memaksa saya menjawab dengan jawaban yang Anda anggap sebagai jawaban yang tepat" ..>>.......Tanpa terpancing emosi, Ahmadinejad bicara soal perlunya pendidikan yang tepat dan sistem politik yang harus direformasi [demi mengatasi masalah homoseksualitas]. Dan skak mat, "Tapi meskipun Anda atau sebuah kelompok menganggap sebuah perilaku buruk itu sebagai sesuatu yang baik, Anda tidak bisa memaksa negara-negara lain atau kelompok lain untuk memberikan pengakuan yang sama. "..>>



Ahmadinejad dipuja para kaum Tertindas dan dilaknat para agen Zionis Internasional : TIPU-TIPU ala "Edit Video & Foto" di Suriah...!!!???!!! : Suriah dan Turki "Berperang"..yang ketawa "Antek Zionis Internasional"..Koq GAMPANG ya diadu domba?!?!?

















The Bob-and-Weave Style of Ahmadinejad


Oleh: Dina Y. Sulaeman*
David Ignatius, seorang kolumnis di Washington Post menyebut gaya  bicara Ahmadinejad saat diwawancarai media AS sebagai gaya bob-and-weave. Saya coba mencari tahu apa itu, ternyata terkait dengan tinju. Seorang petinju yang bergaya bob-and-weave akan bergerak dari sisi ke sisi, dari belakang ke depan, untuk menghindari pukulan lawannya dan membuat lawannya kehilangan keseimbangan. Benar saja, dengan gayanya ini Ahmadinejad berhasil membuat host sekelas Piers Morgan tampak seperti badut karena ditertawakan oleh penonton; setidaknya, oleh saya yang memang berkali-kali tertawa saat menyaksikan rekaman wawancara Ahmadinejad di CNN tanggal 24 September lalu.
Sejak awal, Ahmadinejad sudah memperlihatkan ‘kelas'-nya. Begitu wawancara dimulai, Morgan langsung mengajukan pertanyaan intimidatif, "Banyak orang AS yang melihat Anda sebagai musuh publik no 1. Bagaimana perasaan Anda atas hal ini?"
Ahmadinejad sama sekali tidak terintimidasi, bahkan terlihat menahan senyum. Dia menjawab tenang dengan diawali basmalah dan doa, "Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma ajjil liwaliyyikal faraj... Selamat pagi. Saya menyampaikan salam kepada semua rakyat AS yang mengagumkan dan seluruh orang yang menyaksikan program Anda. Kalaupun Anda punya kebencian terhadap saya, jangan tularkan kepada orang lain di AS. Kami mencintai seluruh rakyat AS and rakyat Iran mendoakan kedamaian dan stabilitas bagi seluruh dunia."
Selanjutnya, Morgan mengajukan pertanyaan yang tidak penting; tapi berhasil dijawab dengan kalimat yang bermakna dalam (penting) bagi manusia.
Morgan bertanya, "Anda datang untuk berpidato di PBB. Banyak yang menilai bahwa ini adalah pidato terpenting dalam hidup Anda. Apa pendapat Anda?"
Ahmadinejad menjawab, "Tidak, ini tidaklah pidato terpenting dalam hidup saya. Tapi saya berpendapat bahwa seluruh momen hidup manusia itu penting bagi si manusia itu, karena waktu yang berlalu tidak akan bisa kembali. Semua momen dalam hidup manusia itu penting..."
Morgan lalu berusaha menjebak dengan pertanyaan, "Saat ini sedang terjadi gelombang protes di Timteng atas video yang menghina Nabi Muhammad. Sebagai hasilnya, terjadi penyerangan terhadap kedubes-kedubes AS, termasuk pembunuhan terhadap Dubes AS di Libya. Apa Anda mengutuk penyerangan yang menjadi penyebab pembunuhan ini?"
Dengan cerdas Ahmadinejad membalikkan sudut pandang terhadap topik ini, "Pertama, kami mengutuk segala bentuk aksi provokatif yang menyinggung pemikiran dan perasaan relijius rakyat  sebagaimana kami juga mengutuk segala bentuk ekstrimisme. Tentu saja, apa yang sudah terjadi adalah buruk; menghina Nabi Suci adalah sangat buruk. Ini tidak ada hubungannya dengan kebebasan berbicara. Ini adalah bukti dari penyelewengan kebebasan dan di banyak tempat ini termasuk sebagai kriminalitas; hal ini tidak seharusnya terjadi... Tapi kami juga berpendapat bahwa masalah ini harus diselesaikan dalam atmosfer kemanusiaan dan tidak sampai melenyapkan nyawa manusia..."
Morgan masih terus mengejar, "Para demonstran di Timteng mengancam para staf kedutaan AS, Mereka mengancam membunuh [staff kedutaan itu]. Apa Anda pikir seharusnya mereka menghentikan [perilaku] hal ini?"
Ahmadinejad menjawab, "Saya tidak bisa mengatur apa yang harus dilakukan rakyat dari negara lain. Tapi saya percaya bahwa ekstrimisme akan melahirkan ekstrimisme lainnya. Mungkin jika politisi Barat mengambil posisi yang tepat dalam menangani kasus ini, saya pikir kondisi akan membaik. Tetapi sebagian besar bangsa-bangsa tidaklah menginginkan ketegangan dan konflik."
Soal Syria, Morgan kembali berusaha menjebak, kurang lebih kalimatnya begini, "Anda ini katanya pendukung perdamaian, Anda juga mendukung hak untuk protes. Apakah Anda mengutuk Bashar Assad yang telah membantai ribuan rakyatnya? Apa Anda sudah sampaikan kepada Assad bahwa dia harus hentikan semua ini?"
Ahmadinejad tak terpancing. Dengan nada tetap tenang dia menjawab dengan cara membalikkan lagi sudut pandang bahwa sumber kisruh bukanlah Assad, tapi campur tangan asing. Bahwa yang terjadi adalah pertempuran antara dua pihak yang bersenjata lengkap,  bukan antara rezim keji versus rakyat tak berdosa.
Ahmadinejad berkata, "Saya sebelumnya sudah mengungkapkan posisi saya secara jelas. Saya tidak bisa ikut campur dalam urusan internal Syria; tetapi saya bisa mengumumkan pendapat saya. Sebagian pihak telah bekerja keras menyuplai senjata kepada oposisi Syria. Pemerintah Syria juga memiliki perlengkapan untuk masuk ke dalam konflik ini. Dan sebagian pihak berusaha melakukan campur tangan secara militer dalam konflik ini; kami menolak hal ini. Kami percaya bahwa konflik ini harus diselesaikan melalui dialog tanpa campur tangan asing. Banyak pihak yang mendorong terjadinya konflik ini. Saya sebagai presiden sudah menyampaikan ke berbagai negara secara langsung, ‘Anda sudah mendorong terjadinya konflik ini.' Pemerintahan Syria adalah pemerintahan yang independen dan pasti akan mempertahankan pemerintahan mereka. Ketika terjadi pertempuran, maka  tidak ada ampun; jika satu pihak membunuh, pihak lain akan membalas, dan tidak akan berhenti."
Morgan sempat terjebak oleh pertanyaan dan sikapnya sendiri ketika membahas Holocaust. Morgan berkata, "Apa Anda percaya bahwa Holocaust terjadi? Banyak orang Yahudi yang menilai Anda sebagai orang yang menganggap  tragedi ini tidak pernah terjadi."
Ahmadinejad malah menjawab dengan pertanyaan lagi, "Ada dua pertanyaan yang selama ini sudah saya ajukan terkait Holocaust tapi tidak ada yang memberikan jawaban kepada saya.  Pertama, mengapa di Eropa ada larangan untuk melakukan penelitian terhadap Holocaust, bahkan peneliti Holocaust dipenjarakan?"
Morgan memotong kalimat Ahmadinejad.  Ahmadinejad dan Morgan sempat beberapa detik bicara bersamaan, tapi Ahmadinejad kemudian memilih diam sampai Morgan selesai bicara. Morgan berkata, "Sudah sangat banyak penelitian terkait Holocaust. Ini adalah kejadian yang tidak perlu dipertanyakan lagi. Ada 6 juta Yahudi yang tewas dalam kejadian itu. Apa Anda meragukan fakta ini?"

Ahmadinejad  balik bertanya, "Apa Anda percaya pada kebebasan berpikir dan kebebasan ide?" Morgan menjawab, "Saya percaya pada data."
Ahmadinejad mengejar, seolah kini dialah yang jadi host, "Apa Anda percaya pada kebebasan untuk meneliti?"
Morgan menjawab lagi dan mereka berdua saling bertabrakan bicara. Ahmadinejad berusaha terus mengejar Morgan dengan pertanyaan soal kebebasan untuk melakukan penelitian, sementara Morgan berkali-kali bertanya, "Apa Anda percaya ada 6 juta Yahudi tewas akibat Holocaust?"
Morgan terus-terang berkata bahwa ia ingin jawaban "yes or no" . Tentu saja, bukan Ahmadinejad namanya kalau ia terpancing dan menjawab sesuai keinginan Morgan. Terakhir, Ahmadinejad dengan senyum dikulum malah menasehati Morgan, bahwa etika menjadi host adalah menunggu sampai  orang yang diwawancarai selesai menjawab, bukannya terus-menerus menyela demi mendapatkan jawaban yes or no. Morgan terlihat malu dan meminta maaf atas ‘impertinence' [kekurangajaran] yang dilakukannya dan mempersilahkan Ahmadinejad menjawab sesuai keinginan. Sebelum menjawab panjang lebar, Ahmadinejad melanjutkan nasehatnya sambil terus tersenyum, "Tapi Anda tidak bisa memaksa saya menjawab dengan jawaban yang Anda anggap sebagai jawaban yang tepat" 
Soal homoseksualitas, lagi-lagi Morgan kena batunya. Awalnya Morgan menyindir, "Anda bicara soal kebebasan. Tapi di Iran homoseksualitas dilarang, anak gadis dilarang main ski. Kebebasan macam apa ini?"
Ahmadinejad menjawab, "Anda mencampuradukkan beberapa hal sekaligus. Anak gadis dilarang main ski di Iran? Siapa yang bilang itu pada Anda? Saya malah mendengarnya dari Anda." (Ahmadinejad tertawa di akhir kalimatnya)
Ketika dikejar soal homoseksualitas (Morgan menanyakan, ‘Anda percaya bahwa ada manusia yang terlahir sebagai homoseks?'), Ahmadinejad menjawab, "Masalah di dunia ini jauh lebih besar daripada masalah apakah seorang gadis boleh main ski atau tidak...[lalu bercerita tentang kemiskinan di AS, penjajahan, dll]
Morgan terus mengejar, Ahmadinejad tak jua terpancing, dan akhirnya host CNN itu  bertanya, "Kalau anak Anda ternyata homoseks apa yang akan Anda lakukan?"
Tanpa terpancing emosi, Ahmadinejad bicara soal perlunya pendidikan yang tepat dan sistem politik yang harus direformasi [demi mengatasi masalah homoseksualitas]. Dan skak mat, "Tapi meskipun Anda atau sebuah kelompok menganggap sebuah perilaku buruk itu sebagai sesuatu yang baik, Anda tidak bisa memaksa negara-negara lain atau kelompok lain untuk memberikan pengakuan yang sama. "
Terakhir, Morgan bertanya, "Berapa kali dalam hidup Anda, Anda jatuh cinta?"
Ahmadinejad menjawab sambil tertawa, "Saya mencintai semua manusia. Tentu saja yang paling saya cintai adalah keluarga saya."
Morgan yang sepanjang wawancara terlihat tegang, kali ini tertawa lebar dan menyebut jawaban Ahmadinejad sebagai ‘best answer'.
Tak heran bila David Ignatius juga menyebut Ahmadinejad sebagai sosok yang punya kepercayaan diri tanpa henti (unrelenting self-confidence) dan menurutnya, inilah penyebab Ahmadinejad selama ini mampu bertahan di tengah konstelasi politik dalam dan luar negerinya. (IRIB Indonesia) untuk liat videonya silahkan klik  http://www.youtube.com/watch?v=53ldtzriCMs
*magister Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, research associate Global Future Institute

TV Asing, Parah Juga!

http://banjarkuumaibungasnya.blogspot.com/2012/10/ahmadinejad-dipuja-para-kaum-tertindas.html#axzz299Jv3ypQ


Omong-omong, mutu siaran televisi sedang ramai-ramainya diprotes orang sekarang ini. Beberapa artikel di Kompasiana telah mengulas betapa ‘bajingan’-nya pertelevisian kita, sampai-sampai layak disebut sumber kebodohan. Masuk akal, memang. Pada akhirnya saya pun terpanggil  ikut-ikutan ‘menohok’. Mudah-mudahan dengan banyaknya ‘tohokan’ mereka sadar. Namun saya akan mengkritisi media internasional saja, karena bolak-balik mengomeli TV dalam negeri tak ada kemajuan namanya. 

 

( TV One hampir tiap malam memberitakan serangan pemerintah Suriah Bashar Asad kepada rakyatnya, tetapi tidak pernah/ jarang memberitakan gerakan para teroris yang dibiayai agen Zionis Internasional yang menyebabkan rakyat Suriah terbunuh, berita rakyat Bahrain yang protes untuk melengserkan pemerintah dan pemimpin Bahrain pun "tidak pernah"/ "tidak segencar" berita Suriah???? Apakah karena Bahrain dan Suriah pro Republik Islam Iran yang merupakan negara Islam Syi'ah lalu mereka ingin mengadu domba Islam Sunni dan Islam Syi'ah sehingga tercapailah keinginan Zionis Internasional??? Berita tentang Republik Islam Iran "GENCAR" dikatakan sedang Mengalami KRISIS, padahal dunia mengetahui bersama Republik Islam Iran sudah di embargo lebih dari 32 tahun, kok berita Krisis Ekonomi baru saja diberitakan??? yang artinya Republik Islam Iran SANGGUP bertahan ditengah KRISIS, bahkan mampu mengejutkan dunia dengan keberhasilannya dibidang TEKHNOLOGI...!!!!! Suka tidak suka negara Islam Sunni tebesar adalah Republik Indonesia dan suka tidak suka negara Islam Syi'ah terbesar adalah Republik Islam Iran, 2 duanya bukan negara ARAB dan kalau 2 negara ini bersatu dan bekerjasama, Musuh Islam pun/ Zionis Internasional menjadi "Ketakutan",

by team www.banjarkuumaibungasnya.blogspot.com )

 

1. Red Star TV, ini adalah TV brengsek pertama yang berpusat entah dimana, mungkin di Belanda atau Cheko. Acaranya tidak pernah jauh dari seks dan kuis. Siang malam hanya itulah pekerjaannya. Dikabarkan bahwa penyiar-penyiarnya membacakan berita sambil tidur-tiduran tanpa baju. Brengsek sekali!

 

2. CNN Live, ini adalah TV berita raksasa milik pengusaha AS, entah siapa namanya. Reputasi fenomenalnya adalah menyiarkan secara langsung perang Irak - AS, seperti siaran langsung sepakbola saja. Namun dalam beberapa kasus TV ini sangat jelas tidak berimbang, selalu membela kepentingan AS dalam pemberitaannya.

 

3. TV Al-Jazeera, ini TV berdiri di tanah Arab dengan nama Arab, mungkin berkantor di Aljazair atau Abudhabi. Tetapi sepertinya pemiliknya bukan orang Arab karena pemberitaannya selalu merugikan Bangsa Arab.

 

4. NHK Jepang. Televisi NHK dan suratkabar Asahi Shimbun merupakan media tersohor di Jepang. Namun bagi saya kedua media ini sama saja ada atau tak ada di muka bumi karena saya tak mengerti bahasanya. Bahkan saya belum bisa membedakan antara tulisan Jepang dan tulisan China.

 

5. Thai Box TV. Ini TV yang dipancarkan dari negara tetangga, dapat dimonitor di Indonesia dengan parabola. Isinya tinju melulu, tak ada selain tinju. Mana tinjunya semacam gelut, segala cara bisa dimainkan, sehingga TV ini tidak layak ditonton anak kecil….

 

6. Sunday Morning News, atau apalah namanya di London sana. Pemimpin media ini pernah dimaki-maki dan dilempari botol bekas di depan Parlemen Inggeris karena suatu kebodohan. Entah apa yang dilakukan ‘si tua’ sehingga ia begitu dibenci oleh orang-orang. Maaf, nonton beritanya cuma sepotong!

 

Beberapa uraian di atas membuktikan bahwa televisi ‘sontoloyo’ itu bukan hanya ada di Indonesia. Di seluruh dunia ini media massa adalah tukang gossip. Tentu saja Surya Paloh selalu berkata “Hak masyarakat untuk mendapatlan informasi..” karena itulah bisnisnya. Makin banyak penonton makin kencang harga iklannya.

 

Begitulah sikap muka-dua media massa. Tanpa malu-malu berkata “Okay, tonton terus acara ini, jangan kemana-mana karena kami akan segera kembali…..” Sampai pagi dan sampai bokong Anda jamuran di depan TV.

 

Ayo, matikan TV,sekarang!(http://hiburan.kompasiana.com/televisi/2012/02/03/tv-asing-parah-juga/)



Sekali lagi, media Inggris tertangkap basah dalam upayanya untuk mendukung serangan NATO ke Suriah, dengan cara menggunakan foto lama anak-anak Irak untuk menggambarkan korban serangan pemerintah di kota Houla.
Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan berjam-jam setelah pembantaian itu, BBC menggunakan sebuah foto yang pertama kali dipublikasikan sembilan tahun lalu yang diambil di daerah Al-Mussayyib, Irak. Gambar tersebut menunjukkan seorang anak yang melompati ratusan jenazah anak-anak Irak yang telah dipindahkan dari sebuah kuburan massal untuk diidentifikasi.

Source: Banjarku Umai Bungasnya: Ahmadinejad dipuja para kaum Tertindas dan dilaknat para agen Zionis Internasional : TIPU-TIPU ala "Edit Video & Foto" di Suriah...!!!???!!! : Suriah dan Turki "Berperang"..yang ketawa "Antek Zionis Internasional"..Koq GAMPANG ya diadu domba?!?!? http://banjarkuumaibungasnya.blogspot.com/2012/10/ahmadinejad-dipuja-para-kaum-tertindas.html#ixzz299U4ZW7R
Under Creative Commons License: Attribution


Judul yang digunakan BBC untuk menjelaskan gambar tersebut ialah bahwa gambar tersebut disediakan oleh seorang aktivis yang “diyakini sebagai jenazah anak-anak Houla yang menunggu untuk dimakamkan”. Setelah “kesalahan” itu tersebar luas, BBC mengganti artikel asli namun tidak mengeluarkan pencabutan atas berita tersebut.
Fotografer yang mengambil gambar asli tersebut, Marco Di Lauro, memuatnya di halaman Facebook, “Seseorang telah menggunakan karya saya sebagai alat propaganda melawan pemerintahan Suriah untuk membuktikan pembantaian.” Di Lauro mengatakan kepada the London Telegraph bahwa dia “terkejut” karena BBC telah gagal memeriksa keaslian gambar tersebut.
“Apa yang membuat saya takjub ialah sebuah organisasi berita seperti BBC tidak memeriksa sumber dan bersedia mempublikasikan gambar yang dikirim oleh siapa saja: aktivis, citizen journalist atau siapapun. Itu saja,” ungkap Di Lauro.
Sebagaimana yang Tony Cartalucci tulis, “Mengapa pemerintah Suriah ingin membunuh anak-anak Suriah? Andaipun karena beberapa alasan mereka melakukannya—mengapa mereka melakukan hal yang justru menjamin kecaman internasional dan undangan untuk intervensi? Dengan kata lain, cui bono‘ (apa manfaatnya)?
Catatan: Paul Joseph Watson adalah editor dan penulis di Prison Planet.com. Dia penulis Order Out Of Chaos. Watson juga pengisi rutin bagi The Alex Jones Show dan Infowars Nightly News. Selengkapnya di Infowars.com

REVOLUSI PHOTOSHOP SURIAH

Hany Farid, profesor di Dartmouth College, telah membangun karir dan reputasinya sebagai seorang peneliti terkemuka dalam forensik gambar digital. Dia telah membuat software bagi sejumlah proyek luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah program pixel-sleuthing untuk mendeteksi seberapa banyak fotografi fashion telah dipoles dengan program Adobe’s Photoshopuntuk menghilangkan kriput dan timbunan lemak atau juga membesarkan bibir dan payudara.Software lainnya adalah mendeteksi secara otomatis pornografi anak di web untuk membantu penegakkan hukum.
Salah satu dari contoh paling terkenal proses photoshop selama terjadinya krisis di Suriah adalah sebuah foto yang muncul di surat kabar terbesar Austria, Kronen Zeitung, pada tanggal 28 Juli 2012. Pembaca disuguhi sebuah gambar bekas bom di kota Aleppo (gambar kiri). Sementara foto asli (gambar kanan) dikeluarkan oleh European Pressphoto Agency yang menunjukkan sebuah keluarga asal Suriah yang tidak sedang lari dari kekerasan—tapi media Zionis membutuhkan background yang lebih mengerikan untuk menyampaikan pesan propaganda mereka melawan pemerintahan Suriah.

Dalam banyak contoh kasus lainnya, foto-foto bekas perang terdahulu banyak digunakan oleh media sebagai alat propaganda anti-Assad, sementara foto-foto pendukung pemerintahan dengan cantik diubah menjadi foto-foto anti-pemerintahan.

Source: Banjarku Umai Bungasnya: Ahmadinejad dipuja para kaum Tertindas dan dilaknat para agen Zionis Internasional : TIPU-TIPU ala "Edit Video & Foto" di Suriah...!!!???!!! : Suriah dan Turki "Berperang"..yang ketawa "Antek Zionis Internasional"..Koq GAMPANG ya diadu domba?!?!? http://banjarkuumaibungasnya.blogspot.com/2012/10/ahmadinejad-dipuja-para-kaum-tertindas.html#ixzz299WEZMsA
Under Creative Commons License: Attribution


                                    
Pemalsuan di harian Kronen Zeitung
Poster pendukung Assad diubah menjadi anti-Assad
Parade militer Iran yang dipalsukan menjadi Tentara Pembebasan Suriah

Warga yang sebenarnya memegang bendera Mesir
Wanita pejuang Palestina disulap menjadi bendera pemberontak Suriah



Rombongan tentara Rusia
Street-art di San Francisco seolah menjadi bangunan yang dihancurkan Assad




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar