Minggu, 13 Mei 2012

MEKKAH DAN MADIDINAH DALAM ANCAMAN ??? ... Amerika Serikat sedang mempersiapkan sebuah rencana dan skenario yang mengancam tanah suci Mekkah dan Madinah. Negara Barat itu merencanakan perang total dengan menggunakan bom atom terhadap Mekkah dan Madinah.>> Rencana perang itu ingin menjadikan negeri seperti "Arab Saudi terancam kelaparan ... kota-kota suci Muslim, diantaranya Mekkah dan Madinah di Arab Saudi "dihancurkan" secara total. Itulah rencana para pemimpin masa depan Amerika Serikat, dan mereka akan lahir dari lembaga militer tertinggi di Norfolk, yang menjadi tempat penggondokan mereka. >> Dooley juga memprovokasi, teori perang yang ditetapkan dalam Konvensi Jenewa sudah tidak relevan dengan teori perang sesungguhnya. “Ini membuka opsi baru, di mana perang dengan penduduk sipil boleh dilakukan, jika diperlukan. Sebab, sudah ada sejarahnya seperti Tokyo, Hiroshima, dan Nagasaki,” kata Dooley......instruktur Angkatan Darat, Letkol Matthew Dooley, dalam presentasinya pada Sekolah Tinggi Staf Gabungan Angkatan Bersenjata di Norfolk....>> .... Perwira militer di Norflok, Virginia itu, mengklaim bahwa tidak ada konsep Islam moderat. Perwira itu mengatakan, keseluruhan agama (Islam) itu harus dianggap sebagai musuh melawan Amerika. Salinan presentasi diperoleh dan diposting online oleh blog Room Wired.com 's.>>...TERKADANG UMAT ISLAM MERASA HERAN TERHADAP CARA2 BERFIKIR ORANG2 KAFIR ITU.... YANG TERASA SPERTI LELUCON TETAPI NYATANYA MEREKA RESMI MASUK DALAM PROGRAM MILITER RESMI... DAN SUDAH BERJALAN KONON SATU TAHUN DI TAHUN 2011..??? ANEH.. TETAPAI SEPERTINYA PROGRAM ITU NYATA2 ADA...>> Umat Islam tidak pernah ingin menghancurkan siapapun... termasuk keberadaan para kafirin..[karena seseorang menjadi muslim atau tetap menjadi kafir itu sudah ada ketentuan Allah..SWT.. Umat Islam hanya berusaha menyampaikan da'wah untuk melaksanakan tugas ibadah.. dan risalah..>>>> Yang umat Islam sampaikan adalah Da'wah... yakni ajakan dengan penuh hikmah..yakni dengan argumen2 yang jelas dan benar.. kepada jalan lurus.. yang diberikan oleh Allah melalui Rasul2Nya.....Dan yang terakhir adalah Furqon.... yakni penegas dan pembeda... mana yang di ridhoi Allah dan mana yang TIDAK diridhoi Allah...>>> Yakni mengajak untu takwa... yaitu thaat kepada Allah da Rasulullah SAW.... dengan seutuhnya...>>> Tidak ada paksaan dalam agama Islam... >> Dan dalam Islam sudah jelas mana jalan2 Haq [yakni Kebenaran Allah] dan mana Jalan2 bathil [Yakni jalan2 yang dimurkai dan jalan2 sesat]...>>> Karena itu umat manusia diharuskan menggunakan akal budhi nurani kemanusaan yang benar, sehat dan lurus.....>> Bukan menghamba kebada hawa nafsu.. serakah dan syathan....dan perbuatan2 durjana.. sperti pengrusakan..penjajahan... pendudukan..dan penghancuran2..dll.. >> Oleh karena itu Umat Islam merasa aneh dan terkadang seperti tak percaya adanya petinggi2 AS yang befikiran jahat dan membuat skenario dan rencana2 yang sangat.. menusuk persaan Umat Islam..>>> Kalau AS mengakui apa yang terjadi di Timur Tengah sebagai reaksi terhadap tindakan dan perbuatan jahat AS dan Sekutu2nya.. yang mencabik-canik dan menjajah Palestina dengan menggunakan Negara boneka Yahudi Zionist Israelnya.. juga pendudukan Iraq, Afghanistan dll... >>> Maka AS dan Sekutunya harus segera hengkang dan pulang dari negeri2 pendudukan dan jajahannya..termasuk Israel harus segera kembali ke AS dan Eropa sana..>> Bukan menjadi penjajah dan ingin menguasai semua harta2 dan kekayaan negara2 Muslim dimanapun berada...?? Mengapa AS dan pemimpinnya tidak mengintrospeksi dirinya dan selalu menggunakan standar ganda yang selalu merugikan bangsa lain... >>> Umat Islam waspadalah.. dan kuatkan persatuan, silaturahim, persaudaraan dan solidaritas sesama muslim...>>> Awaslah penyususpan.. dan provokator2 dan pemecah belah ...yang memang dirancang dan buat oleh para kafirin dan munafikin... yang selalu ingin memadamkan cahaya Islam..>>> Insya Allah dengan rahmat dan berkah pertolongan dan perlindungan Allah SWT, Agama Islam dan Umat Islam tetap dalam Keselamatan, Aman, dan cahaya Islam semakin jaya dan menang dengan ridho dan rahmat Allah Rabbul'alamien.. >> Insya Allah Umat Islam dan ajaran Islam semakin jaya dan semakin bercahaya..dengan gilang gemilang..>> Semua dalam genggaman Allah Maha Agung Maha Mulia.. Aamiin...




Terungkap, Amerika Akan Menghancurkan Makkah dan

 

Madinah

Ilstr
NEW YORK — 
namakuddn.wordpress.com/2012/05/13/terungkap-amerika-akan-menghancurkan-makkah-dan-madinah/
Dalam berbagai hal  Saudi Arabia  disebut sebut sebagai  salah satu sekutu utama Amerika Serikat, namun terungkap ternyata negeri Paman Sam itu memiliki agenda tersembunyi untuk menghancurkan dua kota suci umat Islam yang berada di Saudi, Makkah dan Madinah. Kabar itu terungkap setelah materi kursus militer untuk para perwira AS bocor ke media massa.
Seperti dilaporkan Associated Press, Jumat (11/5), dalam salah satu kursus militer yang digelar Pentagon, Amerika mendoktrin para perwira AS masa depan, bila Islam adalah musuh yang wajib dihancurkan. Karena itu, Amerika mengagendakan bakal menghancurkan tempat-tempat suci umat Islam, yakni Makkah dan Madinah –kota tempat Ka’bah dan makam Nabi Muhammad SAW berada– dengan bom atom. AS bakal melontarkan bom atom ke Makkah dan Madinah laiknya saat mereka membumihanguskan Kota Hirosima dan Nagasaki di Jepang pada Perang Dunia II.
The Guardian melaporkan, pelatihan selama satu tahun yang digelar di Sekolah Gabungan Angkatan Bersenjata AS di Norfolk, negara bagian Virginia itu, merupakan upaya Amerika mendapatkan para prajurit dan pemimpin masa depan yang bakal melakukan perang total terhadap 1,4 miliar umat Islam di seluruh dunia. Ini yang mengesalkan, dalam pelatih itu para perwira diminta tidak mempedulikan berapa banyak nyawa warga sipil Muslim yang bakal melayang. Instruktur Angkatan Darat AS yang mengajar dalam pelatihan itu, Letkol Mattew Dooley menyatakan, dirinya tidak percaya ada konsep Islam moderat. Dooley mengatakan,  Agama Islam dan para pengikutnya dalam katagori musuh yang dapat mengancam eksistensi AS
“Mereka (Muslim) membenci segala hal tentang kamu (warga Amerika) dan tidak akan mau hidup berdampingan dengan kamu hingga kamu lenyap,” ungkap Dooley dalam sebuah presentasi Juli 2011 lalu, seperti dilaporkan AP.
Dooley juga memprovokasi, teori perang yang ditetapkan dalam Konvensi Jenewa sudah tidak relevan dengan teori perang sesungguhnya. “Ini membuka opsi baru, di mana perang dengan penduduk sipil boleh dilakukan, jika diperlukan. Sebab, sudah ada sejarahnya seperti Tokyo, Hiroshima, dan Nagasaki,” kata Dooley.
Skenario Amerika berikutnya adalah ingin menjadikan Saudi terancam kelaparan dan Islam. Meski awalnya menutup-nutupi pelatihan tersebut, Pentagon akhirnya menghentikan kursus tersebut. APmelaporkan, penghentian kursus tersebut diawali protes seorang perwira yang menilai materi kursus bertentangan dengan pernyataan pemimpin AS tahun lalu, yang mengatakan AS memerangi kelompok fundamentalis Islam, bukan memerangi ajaran Islam.
Pentagon pun memerintahkan penyidikan materi kursus militer tersebut. Akhirnya, para petugas termasuk instruktur kursus, Dooley diskor Pentagon. Tapi mereka tidak dipecat.
Sejatinya, pelatihan militer bagi perwira AS yang menargetkan umat Islam bukan kali ini saja. Tahun lalu terkuat, FBI menghentikan kursus militer serupa. Seperti kata pepatah, serapat-rapatnya bangkai ditutupi, akhirnya tercium juga. Meski Pentagon dan Gedung Putih berusaha menutup rapat niat jahat tersebut, rencana membumihanguskan kaum Muslimim yang ingin hidup di dalam naungan syariat Islam dan menolak sistem yang coba diterapkan AS terungkap juga.

Amerika Serikat Akan Mengebom Mekkah dan Madinah Seperti Hiroshima

Amerika Serikat sedang mempersiapkan sebuah rencana dan skenario yang mengancam tanah suci Mekkah dan Madinah. Negara Barat itu merencanakan perang total dengan menggunakan bom atom terhadap Mekkah dan Madinah.

Ini langkah deteren terhadap negeri-negeri Muslim yang menjadi ancaman bagi Amerika Serikat.
Militer Amerika Serikat mempersiapkan dan mendidik para pemimpin masa depan bahwa perang terhadap umat Islam di seluruh dunia sangat diperlukan, bertujuan melindungi Amerika dari teroris Islam, seperti dilaporkan  oleh BBC, Jumat.

Berita yang dilansir oleh BBC itu mengatakan, bahwa militer Amerika sedang mengajar para pemimpin masa depan yang akan  melakukan perang total melawan 1,4 miliar umat Islam di seluruh dunia.

Sekolah yang mendidik para pemimpin masa depan itu, seperti diungkapkan oleh seorang perwira senior yang mengajar di Sekolah Staf Gabungan Angkatan Bersenjata  di Norfolk, Virginia.
Sekolah kepemimpinan masa depan itu akan berlangsung selama setahun. Sekolah dan pendidikan militer yang diberikan kepada calon pemimpin  masa depan itu, termasuk menggunakan cara seperti Amerika Serikat menghadapi Jepang dengan mengebom Hiroshima.
Para pemimpin masa depan itu, diajarkan perang, termasuk bagaimana menghapus seluruh kota di negeri-negeri Muslim, bahkan menargetkan penduduk sipil dimanapun, serta bila  diperlukan menggunakan nuklir, terhadap  kota-kota suci Mekkah dan Madinah.
Perwira militer di Norflok, Virginia itu,  mengklaim bahwa tidak ada konsep Islam moderat. Perwira itu mengatakan,  keseluruhan agama (Islam) itu harus dianggap sebagai musuh melawan Amerika. Salinan presentasi diperoleh dan diposting online oleh blog Room Wired.com 's.

"Mereka membenci segala sesuatu yang anda perjuangkan dan tidak pernah akan hidup berdampingan dengan anda, kecuali anda serahkan Amerika,", ungkap instruktur Angkatan Darat, Letkol Matthew Dooley, dalam presentasinya pada Sekolah Tinggi Staf Gabungan Angkatan Bersenjata  di Norfolk.

Dooley mengatakan  teori perang yang baru sudah menganggap “tidak relevan lagi teori”  bahwa Konvensi Jenewa yang menetapkan standar dari konflik bersenjata.
Dooley menambahkan: "Ini membuka opsi baru, di mana perang terhadap penduduk sipil dimanapun, jika  diperlukan. Hal ini telah ada presedennya secara historis, seperti  Dresden, Tokyo, Hiroshima, Nagasaki yang berlaku ...)."

Rencana perang itu ingin menjadikan negeri  seperti "Arab Saudi terancam kelaparan ...  kota-kota suci Muslim, diantaranya Mekkah dan Madinah di Arab Saudi "dihancurkan" secara total.
Itulah rencana  para pemimpin masa depan Amerika Serikat, dan mereka akan lahir dari lembaga militer tertinggi di Norfolk, yang menjadi tempat penggondokan mereka. 

Para petugas militer Amerika Serikat, yang menyampaikan ceramah, diantaranya Letnan Kolonel Angkatan Darat,  Mattew Dooley, diskors dari mengajar di perguruan tinggi itu, namun tidak dipecat. (af/tm)

Kuliah Militer AS Mengajarkan “Islam adalah Musuh”

ILST
Jakarta – 
namakuddn.wordpress.com/2012/05/13/kuliah-militer-as-mengajarkan-islam-adalah-musuh/
Kebencian terhadap Islam telah dipupuk dalam benak militer AS. Bahkan, mata kuliah yang menyusupkan ajaran bahwa musuh mereka adalah Islam telah menjadi pelajaran wajib.
Mata kuliah yang disebut ‘Perspectives on Islam and Islamic Radicalism’ telah diajarkan sekitar lima kali dalam setahun sejak 2004, dengan sekitar 20 siswa dalam tiap pertemuan.
Ini berarti sekitar 800 siswa telah mengambil mata kuliah ini selama bertahun-tahun sebelum akhirnya dihentikan April lalu menyusul adanya aksi protes.
”Mereka (Muslim) membenci segala hal tentang kamu (warga Amerika) dan tidak akan mau hidup berdampingan dengan kamu hingga kamu lenyap,” ungkap sang instruktur, Letkol Matthew Dooley dalam sebuah presentasi Juli 2011 lalu, seperti dilaporkan AP.
Lembaga pendidikan untuk para personel militer profesional itu menargetkan para pegawai pemerintah dan pejabat militer level menengah. Mereka mengajarkan berbagai topik terkait perencanaan dan eksekusi perang.


Keindahan dan kesempurnaan Islam, faktor utama Hizbut Thoghut menista Syari’at

Bilal
Ahad, 13 Mei 2012 22:32:37
BEKASI (Arrahmah.com) - 
Kilas balik tindak-tanduk Snouck Hurgronje dalam upayanya menghancurkan Islam di Indonesia, dimulai ketika ia terlebih dahulu menyambangi seorang Islamolog Jerman, Prof. DR. Goldziher, untuk mendapatkan tambahan ‘bekalan’ bagi proyek besarnya itu.
Snouck lalu mendapat pengajaran bahwa ibaratkan saja Islam layaknya sebuah pohon besar yang akan ditumbangkan dengan sebuah mata kapak saja. Ini tampak memang terlihat sukar, tapi gunakanlah mata kapak itu untuk memotong salah-satu cabangnya terlebih dahulu, lalu gunakan cabang pohon tersebut untuk dijadikan sebagai gagang mata kapak tadi, maka tentu saja benda itu akan mampu menumbangkan pohon besar tadi dengan mudah. Ingatlah bahwa sebatang cabang pohon, dapat dirubah menjadi sebilah gagang kapak yang bisa menghancurkan.
Kita harus memahami bahwa cabang pohon yang dimaksud adalah orang-orang yang nota-benenya berprofesi sebagai ulama’ atau yang telah dikenal masyarakat sebagi tokoh-tokoh intelektual muslim. Mereka akrab dan berkecimpung dalam Islam, namun merelakan dirinya bergabung untuk menistakan syari’at Islam dari dalam. Mereka itulah para komprador asing!” Tegas ustadz Sulaeman Zachawerus ketika menjadi nara-sumber pembuka pada tabligh akbar Majelis Ilmu Ar-Royyan (MIAR) di masjid M. Ramadhan, Galaxy Bekasi pada ahad pagi (13/5/2012).
Pada kesempatan itu, ustadz yang juga memimpin laskar yang dinamainya Laskar Ababil tersebut—menggelar daftar para komprador asing yang ada di Indonesia. Setidaknya ada 290 nama yang tertera dalam list tersebut, termasuk didalamnya adalah Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD. Seperti sudah diberitakan di berbagai media massa bahwa judicial review yang diajukan artis Machica Mochtar terhadap UU Perkawinan No.1/1974 pasal 2 ayat (2) tentang pencatatan perkawinan dan pasal 43 ayat (1) tentang hubungan perdata anak diluar perkawinan. Risalah tersebut telah menghasilkan keputusan baru yang diramu MK yang pada selanjutnya justru menimbulkan pemahaman rancu sekaligus membahayakan bagi kehidupan perundangan-undangan dalam syari’at Islam. Sebab putusan MK tersebut berujung pada terbukanya celah bagi legalisasi perzinahan. Seperti yang dikatakan langsung oleh Mahfud MD usai membacakan putusan MK tersebut (17/2/2012), “Anak yang lahir di luar perkawinan resmi, baik secara sirri, perselingkuhan, maupun hidup serumah tanpa pernikahan, akan memiliki hubungan perdata dengan ayahnya. Inilah keputusan hukum yang revolusioner.”
Menutup taushiyah singkatnya, ustadz Sulaeman menegaskan bahwa para ulama’ su’u (termasuk para cendikia dan intelektual muslim) saat ini telah mulai unjuk keberanian untuk mengkritisi berbagai syari’at Allah Ta’ala dengan mengeluarkan fatwa-fatwa serampangan yang menggelincirkan umat kepada kesyirikan karena berhukum dengan selain syari’at Islam. Sementara bila merujuk ke dalam al-Qur’an, Allah Ta’ala telah telah menegaskan,
Artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaitan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) itu berkata kepada orang-orang yang benci kepada apa yang diturunkan Allah (orang-orang Yahudi), "Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan", sedangkan Allah mengetahui rahasia mereka.” (QS. Muhammad, 47:25-26)
Pada sesi kedua di pagi yang mulai bergerak siang, ustadz Abu M. Jibriel Abdul Rahman mengawali ceramahnya dengan membacakan sebuah firman Allah Ta’ala,
Artinya, “Wahai Muhammad, berpegang teguhlah kamu kepada syari’ah yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di atas jalan yang lurus. Dan sesungguhnya al-Qur’an itu benar-benar adalah suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan diminta pertanggungan jawab.” (QS. adz-Zuhkruf, 43:43-44)
Kemuliaan dan kesempurnaan yang hanya dimiliki Islam telah menimbulkan kedengkian kaum kafir sejak dien ini diturunkan  Allah Ta’ala menjadi satu-satunya pedoman bagi manusia secara universal. Dalam surah Al Baqarah ayat 217, Allah Ta’ala juga telah memberitahukan bahwa orang-orang diluar Islam, seperti Yahudi dan Nasrani, tidak akan pernah beristirahat dalam merancang makar dan konspirasi untuk memadamkan cahaya Islam, baik melalui perang fisik (al harbu) maupun perang pemikiran (ghazwul fikri).
Ghazwul Fiqri yang sudah menjadi senjata pamungkas sejak beberapa dekade belakangan ini, merupakan upaya paling ampuh bagi para komprador asing itu. Sebab bagaimana tidak, rumusan itu tidak hanya merusak cara pikir umat di masa sekarang, namun mampu menginfiltrasi hingga ke generasi selanjutnya.
Banyak munculnya tokoh-tokoh muslim yang angkat bicara tentang masalah-masalah ke-Islaman saat ini, ternyata telah terpengaruh oleh pola-pikir barat. Mereka pun serentak me-westernisasi apapun yang berkaitan dengan Islam. Termasuk mengimpor undang-undang kafir dan memproduksi fatwa-fatwa secara serampangan. Apalagi mereka tetap melekatkan diri pada Islam, meski sudah menjuluki dirinya sebagai Islam Liberal, Islam Sekuler, Islam Demokrat, Islam Nasional, dan yang semacamnya.
Padahal dalam QS. al-Ma’idah ayat 44, 45, dan 47, telah sangat jelas ditegaskan bahwa siapapun yang tidak berhukum dengan hukum-Nya (syari’at Islam), maka akan dihukumi kafir, dzalim, dan fasik. Lalu di QS. an-Nisa’ Allah Ta’ala juga berfirman,
Artinya, “Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS. an-Nisa’, 4:65)
Dari ayat-ayat tersebut diatas sudah sangat jelas bahwa tidak ada hak manusia sedikit pun untuk mengutak-atik hukum Allah—apatah lagi dengan membuat hukum-hukum baru? Sedangkan paramujaddid (pembaharu) dalam syari’at akan selalu berkiblat pada para pengusung hawa-nafsu dan kesesatan selamanya. Pada setiap episode sejarah, akan selalu ditemukan bahwa apapun yang mereka ucapkan dan yang mereka lakukan, semuanya hanyalah kerusakan dan tipu-daya mereka semata. Mereka tak henti-hentinya menyusun rencana dan strategi untuk menghancurkan umat Islam, terutama melalui pemahaman baru tentang Islam.
Selanjutnya Wakil Amir MMI itu membacakan sebuah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam  yang sempat menjadikan  suasana tiba-tiba  hening karena orasi yang sungguh memukau. Ikwani wa akhawati fillah rahimakumullah, sebelum meneruskan taushiyah,mari kita dengarkan apa yang telah diinfokan oleh Rasulullah saw pada seribu lima ratus tahun yang lalu dan realitasnya pada hari ini benar-benar dirasakan dan disaksikan kata beliau. Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam  : Sesungguhnya Islam berputar seperti putaran roda,maka berputar /beredarlah kamu bersama Islam bagaimana saja ia berputar. Ingatlah bahwa penguasa dan al qur’an itu kelak akan berpisah, maka kamu jangan sekali-kali berpisah dengan Al Qur’an. Ingatlah, akan muncul ditengah-tengah kamu pemimpin yang menyesatkan, jika kamu mentaati mereka, mereka akan sesatkan kamu dan jika tentang mereka mereka akan membunuh kamu. Para sahabat bertanya, wahai Rasulullah, apakah yang mesti kami lakukan? Beliau menjawab: lakukanlah apa yang telah dilakukan oleh sahabat-sahabat Isa anak Maryam. Diantara mereka ada yang digergaji kepalanya sampai terbelah badannya dan mereka disalib diatas kayu, tetapi tidak sedikitpun bergeser iman mereka. Demi yang jiwa Muhammad berada didalam genggamannya, sungguh mati dalam rangka mentaati Allah lebih baik dari pada hidup dalam maksiat kepada Allah (HR Abu Daud).
 Apabibila tidak tegak syari’ah Allah,maka kehidupan manusia terus berada dalam kemaksiatan dan kedurhakaan kepada Allah,meskipun mereka melakukan ibadah-ibadah mahdhah.Aduhai alangkah mulianya kalimat ini yang mengajarkan kehebatan keberanian dan kehinaan kepengecutan,bahwa agama ini tidak pernah tegak ditangan para pengecut ,bakhil dan tamak dengan dunia,agama ini  hanya tegak ditangan orang-orang pemberani   dan orang –orang yang dermawan dalam perjuangan menegakkan syari’ah. Disaat para penguasa durjana yang mengaku beragama Islam tapi menolak menjadikan Al Qur’an sebagai hukum tertinggi ,dia tampil sebagai mujahid dakwah yang tidak mengenal perasaan takut kecua li kepada Allah semata,komentar beliau. Lalu selanjutnya menyebutkan beberapa tujuan diciptakannya syari’at bagi manusia secara menyeluruh oleh Allah Ta’ala, diantaranya adalah :
  1. Sebagai bekal bagi manusia dalam menghadapi kehidupannya di dunia yang penuh dengan dinamika tantangan dan ujian.
  2. Sebagai tameng dalam menghadapi serangan dari berbagai perang pemikiran kaum kafir sehingga memberikan kekuatan dan ketahanan dalam menolak propaganda-propaganda yang merusak akidah Islam
  3. Sebagai dasar rujukan bagi setiap amalan yang akan dikerjakan sehingga amalan tersebut memiliki keselarasan antara kehendak dirinya dengan kehendak syari’at.
Manusia-manusia yang tergabung dalam anshor thaghut seperti kaum sepilis, komunis, dan kelompok  isme-isme lainnya yang amat menjunjung kebebasan azasi dan kebebasan berekspresi, tak terlalu sulit untuk diketahui tentang karakteristiknya, diantaranya yaitu mereka suka sangat dalam menghina dan memelintir ayat-ayat Allah, paling terdepan dalam menciptakan stigma-stigma negatif terhadap umat/tokoh Islam yang memperjuangkan syari’at Allah, selalu merencanakan rekayasa jahat untuk menzalimi, memenjarakan, bahkan membunuh para pejuang fi sabilillah. Oleh sebab itu, semangat perjuangan harus terus dikobarkan pada diri umat Islam melalui dakwah dan jihad sebagai dua syarat tegaknya syari’at Allah.” Tegas ustadz Abu Jibriel pada penghujung pertemuan.
Merunut pada orang-orang yang telah diberikan kemampuan untuk menguasai ilmu dien (Islam), Sayyid Quthtub dalam tafsir Fie Dzilalil Qur’an, Juz 19/1397 menyatakan bahwa, “Berapa banyak orang yang ‘alim terhadap dien ini, yang kami telah melihat mereka tahu benar tentang hakekat dienullah, tapi kemudian menyeleweng darinya. Dia gunakan ilmunya untuk menyimpangkan dienullah dari yang semestinya. Ia berfatwa sesuai pesanan para penguasa yang sesat dan berusaha menguatkan kekuasaan tersebut untuk melawan kekuasaan Allah di bumi. Kami melihat mereka mengatakan, “Sesungguhnya yang berhak membuat syari’at hanyalah Allah. 
Barangsiapa yang mengaku berhak membuat syari’at, maka ia telah menuhankan dirinya. Barangsiapa mengaku demikian, maka ia telah kafir dan barangsiapa yang mengikutinya, maka ia telah kafir juga. Namun bersamaan dengan pernyataannya, ia mengajak untuk mentaati thaghut yang telah menganggap diri mereka memiliki hak membuat syari’at. Mereka menganggap apa yang telah dilakukan para penguasa itu adalah kebenaran, padahal mereka telah mengkafirkan para pembuat syari’at. Mereka menganggap penguasa itu sebagai muslim dan menganggap ketergelinciran para penguasa tersebut masih menjadikannya sebagai seorang muslim, padahal tidak ada ke-Islaman setelahnya.”
Hari ini potensi umat Islam yang mengkritisi berbagai produk impor perundang-undangan yang diinfiltrasi ke dalam perundang-undangan Islam, tengah ‘diendus’ para komprador asing dan kaum anshor thaghut. Tentu saja makar mereka berujung kepada untuk memecah-belah dan mengacak-acak kekuatan dan persatuan umat Islam. Melalui gelontoran dana, iming-iming kekuasaan, dan akses kemudahan untuk bercokol di forum-forum internasional.
Semoga Allah Ta’ala meng-istiqomahkan kita untuk selalu berjuang di jalan-Nya. Wallahul musta’an. (Ghomidiyah/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar