Senin, 28 Mei 2012

FPI, kata Habib, bukan untuk mengambil atau mendahului wewenang pemerintah dan aparat kepolisian, tapi mendorong pemerintah untuk menegakkan hisbah (amar maruf nahi mungkar). Sebagai umat Islam, dalam menyikapi kemungkaran hendaknya jangan menjadi penonton, tapi ambil bagian untuk itu.....>>> ..Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab menegaskan, medan juang Islam terdiri dari tiga bagian, yakni: Dakwah, Hisbah, dan Jihad. Ketiga medan juang ini hendaknya jangan dibenturkan. Ktiga medan ini wajib disinergikan. Jangan mimpi meraih kejayaan Islam, jika diantara kita meninggalkan satu medan juang tanpa alasan yang jelas...>>...Dalam Tabligh Akbar Isra’ Miraj Nabi Muhammad Saw di Balai Kota Depok yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kota Depok, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wakil Walikota Depok Abdul Somad menyatakan dukungannya terhadap perjuangan FPI selama ini. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Jawa Barat, saya memberikan memberikan apresiasi yang tinggi kepada aktivis dakwah penegak amar ma’ruf nahi mungkar. Kita berharap, ruang gerak kemaksiatan di Jawa Barat, khususnya Kota Depok semakin sempit,” kata Abdus Somad. Hadir dalam Tabligh Akbar tersebut antara lain, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Walikota Depok KH. Dr.Abdus Somad, Kapolres Kota Depok, Babay Suhaimi (Ketua DPRD Kota Depok). Sementara itu dari DPP FPI hadir Ustadz Sobri Lubis (Sekjen FPI), Ustadz Awit Mashuri (Wasekjen FPI), Habib Muhsin Al Atas (Wakil Ketua Bidang Dakwah), KH. Misbahul Anam, Habib Idrus Al Gadri, dan Ustadz Abdul Qohar (Ketua DPD FPI Jawa Barat). Bersamaan dengan itu, Habib Rizieq melantik dan membaiat pengurus DPW dan DPC se-Kota Depok. Seperti diketahui, saat ini FPI memiliki 11 DPW dan Tiga DPC, meliputi: DPC Pancoran Mas, Sukmajaya, dan Beji. Dalam sambutannya, Ahmad Heryawan menegaskan, di Hari Akhir nanti, seorang pemimpin akan ditanya dan dimintai pertanggungjawabannya tentang akidah umatnya. Karena itu, sebagai Gubernur Jawa Barat, ia memberanikan diri untuk menjaga dan menyelamatkan akidah umat. Seperti diketahui, begitu banyak aliran sesat di Jawa Barat,. Sebut saja seperti Millah Ibrahim, Sunda Wiwitan, Ahmadiyah, Syiah dan aliran sesat lainnya. “Tugas kita sebagai ulama dan umaro adalah mengembalikan umat agar kembali Islam yang benar,”tukas Gubernur.>>..“Gubernur saja berani mengeluarkan kebijakan larangan terhadap Ahmadiyah, Presidennya malah tidak berani. Karena itu umat Islam, khususnya FPI, harus patuh, membela dan memberi dukungan kepada Gubernur yang mau peduli dengan akidah umat. Kita juga memberi apresiasi kepada Gubernur Jabar yang menegakkan hisbah. Kita doakan agar saudara kita Ahmad Heryawan menjadi presiden di masa yang akan datang. Amin,” doa Habib yang dijawab jamaah dengan amin sebanyak tiga kali.>> ..Habib juga kecewa dengan statemen Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj yang mengatakan, “Sejuta Lady Gaga tidak akan mengubah iman warga NU.” Habib mengaku mendapat telepon dari sejumlah kiai NU di beberapa daerah, salah satunya NU Jawa Timur. Kiai NU yang protes itu menegaskan, ucapan KH. Said Aqil Siradj bukan representatif NU. Justru NU tidak ridho dengan kemaksiatan. Itu ucapan ngawur dari seorang Said Aqil. “Perlu Said Aqil Siradj ketahui, makhluk yang tidak bisa digoda adalah malaikat. Sedangkan Nabi Adam as saja terbujuk rayuan Iblis memakan buah khuldi, sehingga terusir dari Surga. Apalagi warga NU. Dan warga NU bukan malaikat yang tidak bisa digoda. Jika ada kiai yg mendukung Lady Gaga, maka sebut saja Kiai Gaga,” sindir Habib logis. Seorang Setan Lady Gaga, tidak bisa dipercaya ketika promotor akan meminta penyanyi asal AS itu untuk memakai busana yang sesuai dengan budaya Indonesia. “Lady Gaga pake kebaya? Nggak sekalian nyanyi qosidahan. Siapa yang bisa menjamin Gaga tidak melempar BH dan celana dalamnya,” kata Habib disambut tawa para hadirin. Habib Rizieq mengaku siap bertanggungjawab dunia-akhirat untuk mengambil tindakan dengan caranya sendiri, jika konser Lady Gaga akan digelar. “Saya tidak peduli dengan tuduhan provokator. Silahkan tangkap saya. Demi Allah, lebih baik dipenjara, daripada membiarkan mereka merusak moral anak bangsa,” ujar Habib mengajak pemuda Islam untuk berjihad memerangi kemungkaran>>...Habib mengkritik statemen Menko Polhukam yang melontarkan kata “Alay”, Emang Gue Pikirin (EGP) saat menyikapi ormas Islam yang menolak Lady Gaga. Ucapan Menteri seperti itu sama saja mengatakan, yang mau berzina silahkan, yang tidak mau berzina juga silahkan. “Inilah Menteri Germo! Seharusnya Menteri Polhukam bersikap tegas. Sebagai pejabat, tidak pantas mengeluarkan kata-kata seperti itu. Ini menunjukkan Menteri Polhukam tidak mendengar aspirasi masyarakat, pejabat yang rendah intelektual, dan pejabat yang rendah moral karena melindungi kemungkaran. Semoga Allah mencopot Menteri Polhukam,” ketus Habib.>>> ANEH di Indonesia ini...KALAU ADA RAKYAT DAN TOKOH MASYARAKAT PEDULI TERHADAP MORAL ANAK2 BANGSA... KOK DIMUSUHI OLEH PARA PEJABAT NEGARA...??? MASA MENPOLHUKHAM... BICARA NGAWUR...??? DIA KAN TOKOH SENTRAL DITENGAH KABINET SBY... ??? ANEH... ADA APA DENGAN YTH BAPAK DJOKO SUYANTO.. YANG KONON PERPENDIDIKAN TINGGI DAN DIPERCAYA JADI PANUTAN BANGSA.. KOK MELECEHKAN UMAT ISLAM...??? DISANA KAN BUKAN HANYA FPI- TAPI ADA YANG YANG LAIN.. YAH MUI, MMI, FUI, PPP, PAN, DLL...??? >>> ANEH ... KALAU UNTUK KEJAYAAN ANAK2 BANGSA DAN MORAL BANGSA... MALAH DIA MELECEHKAN..??? TAPI KALAU UNTUK AWUT2AN DAN MENYEMBAH PAMAN SAM... MALAH DIBELA-BELA... ??? MEMANG SIH GAK JAUH2 ADA CONTOH KONGKRIT... BAPAK SBY JUGA KONON SANGAT MENYEMBAH TUH TOH TOKOH2 WESTERN... BUKTINYA KONON MS CORBY DIBERI HADIAH GRASI 5 TAHUN... HEHE.... MEMANG ANEH TOKOH TENTARA INI... APA YANH YANG DIAJARKAN MEREKA DIPENDIDIKAN AKADEMI ,ILITER ITU... ??? APA HARUS MENYEMBAH AS-AUSTRALIA-EROPA-ZIONIST...??? ATAUKAH MEMANG MEREKA SUDAH KEHILANGAN SEMANGAT PERJUANGAN 1945... DAN JIWA PERJUANGAN 10 NOPEMBER 1945.. SURABAYA....???? HEYYYYYY...... PRAJURIT.... HAYYOO KOBARKAN KEMBALI SEMANGAT 1945... JIWA MERDEKA..BERDAULAT...DAN SEMANGAT REVOLUSI 1945... YANG ANTI PENJAJAHAN..DAN ANTI PERBUDAKAN.. TERMASUK INFILTRASI KEBUDAYAAN JAHAT DARI BARAT...???? HAYYOOO BANGUN JIWA2 SEMANGAT 2945... YANG BERDAULAT DAN MERDEKA... ALLHU AKBAR... ALLAHU AKBAR...!!!!


Dukung Hisbah, Habib Rizieq Doakan Gubernur Jabar Jadi Presiden



DEPOK (VoA-Islam) – 
Dalam Tabligh Akbar Isra’ Miraj Nabi Muhammad Saw di Balai Kota Depok yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kota Depok, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wakil Walikota Depok Abdul Somad menyatakan dukungannya terhadap perjuangan FPI selama ini.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Jawa Barat, saya memberikan memberikan apresiasi yang tinggi kepada aktivis dakwah penegak amar ma’ruf nahi mungkar. Kita berharap, ruang gerak kemaksiatan di Jawa Barat, khususnya Kota Depok semakin sempit,” kata Abdus Somad.
Hadir dalam Tabligh Akbar tersebut antara lain, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Walikota Depok KH. Dr.Abdus Somad, Kapolres Kota Depok, Babay Suhaimi (Ketua DPRD Kota Depok).
Sementara itu dari DPP FPI hadir Ustadz Sobri Lubis (Sekjen FPI), Ustadz Awit Mashuri (Wasekjen FPI), Habib Muhsin Al Atas (Wakil Ketua Bidang Dakwah), KH. Misbahul Anam, Habib Idrus Al Gadri, dan Ustadz Abdul Qohar (Ketua DPD FPI Jawa Barat). Bersamaan dengan itu, Habib Rizieq melantik dan membaiat pengurus DPW dan DPC se-Kota Depok. Seperti diketahui, saat ini FPI memiliki 11 DPW dan Tiga DPC, meliputi: DPC Pancoran Mas, Sukmajaya, dan Beji.
Dalam sambutannya, Ahmad Heryawan menegaskan, di Hari Akhir nanti, seorang pemimpin akan ditanya dan dimintai pertanggungjawabannya tentang akidah umatnya. Karena itu, sebagai Gubernur Jawa Barat, ia memberanikan diri untuk menjaga dan menyelamatkan akidah umat. Seperti diketahui, begitu banyak aliran sesat di Jawa Barat,. Sebut saja seperti Millah Ibrahim, Sunda Wiwitan, Ahmadiyah, Syiah dan aliran sesat lainnya. “Tugas kita sebagai ulama dan umaro adalah mengembalikan umat agar kembali Islam yang benar,”tukas Gubernur.
Patut diapresiasi, Gubernur Jawa Barat yang juga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang melarang Ahmadiyah di Jawa Barat dengan segala aktivitasnya. “Jika kemaksiatan dan aliran sesat di Jawa Barat dapat dikikis, kita berharap, keberkahan akan turun di negeri yang kita cintai ini. Selain memberi rasa aman, saya sebagai seorang pemimpin tentu harus mensejahterakan masyarakatnya,” kata Ahmad Heryawan yang mengajak aktivis dakwah untuk terus berjuang menegakkan kalimat Allah Swt.
Atas kepedulian Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Ketua Umum FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab menyatakan salut atas kebijakan Pemerintah Daerah Jawa Barat yang telah mengeluarkan Peraturan Gubernur yang melarang segala bentuk kegiatan aliras sesat Ahmadiyah.
“Gubernur saja berani mengeluarkan kebijakan larangan terhadap Ahmadiyah, Presidennya malah tidak berani. Karena itu umat Islam, khususnya FPI, harus patuh, membela dan memberi dukungan kepada Gubernur yang mau peduli dengan akidah umat. Kita juga memberi apresiasi kepada Gubernur Jabar yang menegakkan hisbah. Kita doakan agar saudara kita Ahmad Heryawan menjadi presiden di masa yang akan datang. Amin,” doa Habib yang dijawab jamaah dengan amin sebanyak tiga kali. Desastian

Habib Rizieq Syihab: Jangan Benturkan Dakwah, Hisbah dan Jihad


DEPOK (VoA-Islam) – Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab menegaskan, medan juang Islam terdiri dari tiga bagian, yakni: Dakwah, Hisbah, dan Jihad. Ketiga medan juang ini hendaknya jangan dibenturkan. Ktiga medan ini wajib disinergikan. Jangan mimpi meraih kejayaan Islam, jika diantara kita meninggalkan satu medan juang tanpa alasan yang jelas.

“Setiap medan memiliki ciri khas dan perannya masing-masing. Dalam pelaksanaannya, aktivis dakwah harus menggeluti medan juang yang menjadi pilihannya, sesuai kapasitas keilmuan dan kemampuan yang dimiliki,” kata Habib Rizieq dalam tausyiahnya di Balai Kota Depok, Sabtu (26/5) saat memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw, yang disertai dengan pengukuhan pengurus DPW dan DPC FPI se-Kota Depok.
Lebih jauh, Habib Rizieq menguraikan satu per satu medan juang umat Islam yang harus dijalani. Khusus medang juang di bidang dakwah, seorang aktivis dakwah yang mengajak untuk suatu kebaikan, harus berperilaku ramah, sopan, lemah lembut, arif dan bijak, serta menjadi suri tauladan. Setiap aktivis yang menggeluti dakwah, tidak boleh bengis, garang, dan kasar. Jika bengis, tentu orang yang akan diajak menuju kebaikan akan lari meninggalkan pendakwah.
“Al Qur’an telah memberi panduan bagaimana cara berdakwah kepada ahli kitab. Seorang yang memilih medan juang dakwah, selain memiliki ilmu yang bermanfaat, juga harus sesuai antara ucapan dan perbuatan. Jika suatu kaum menantang untuk berdialog, maka debatlah dengan cara yang baik. Contoh akhlak Nabi. Jika dengan orang kafir saja diajarkan untuk berdialog secara baik, apalagi dengan sesama Muslim,” ungkap Habib.

Medan Juang Hisbah
Adapun medang juang Hisbah adalah upaya menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar. Menurut Habib Rizieq, amar ma’ruf itu berbentuk seruan dan instruksi yang tegas kepada masyarakat untuk berbuat kebaikan. Nabi Saw ketika menyampaikan amar ma’ruf bak komando pasukan tempur, suaranya lantang dan matanya sampai terlihat memerah.
“Mengajak anak shalat, mentradisikan mematikan televisi saat Maghrib, melarang untuk merokok adalah bentuk amar maruf. Karena itu orang tua harus memberi teladan,” jelas Habib.
Jika medang juang dakwah dituntut untuk bersikap lembut, amar ma’ruf  bersikap tegas, sedangkan nahi mungkar lebih tegas lagi. Dulu, Nabi Saw pernah memecahkan gentong-gentong miras, meninju orang mabuk di pasar karena meresahkan warga di sekitarnya, termasuk memerintahkan untuk membakar masjid dhiror. 
“Masjid yang dibangun untuk memecah belah kaum muslimin saja dibakar, apalagi tempat kemaksiatan yang lain. Jika Nabi hidup di masa kini, bukan tidak mungkin, sarang judi, tempat pelacuran, pabrik miras, dan tempat kemaksiatan akan diperintahkan untuk dibakar. Dalam konteks sekarang, aparat pemerintahlah yang harus tegas menutup (segel) tempat maksiat seperti itu,” ungkap Habib.

FPI, kata Habib, bukan untuk mengambil atau mendahului wewenang pemerintah dan aparat kepolisian, tapi mendorong pemerintah untuk menegakkan hisbah (amar maruf nahi mungkar). Sebagai umat Islam, dalam menyikapi kemungkaran hendaknya jangan menjadi penonton, tapi ambil bagian untuk itu.

Habib Rizieq memberi apresiasi kepada Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, Kapolda, MUI, PPP, PKS, dan PAN yang tidak memberi rekomendasi izin digelarnya konser Lady Gaga. Namun, Habib kecewa dengan ucapan Menko Polhukam yang mengatakan, yang mau nonton Lady Gaga silahkan, yang tidak mau nonton juga silahkan.

Kritik Menko Polhukam
Habib mengkritik statemen Menko Polhukam yang melontarkan kata “Alay”, Emang Gue Pikirin (EGP) saat menyikapi ormas Islam yang menolak Lady Gaga. Ucapan Menteri seperti itu sama saja mengatakan, yang mau berzina silahkan, yang tidak mau berzina juga silahkan.
“Inilah Menteri Germo! Seharusnya Menteri Polhukam bersikap tegas. Sebagai pejabat, tidak pantas mengeluarkan kata-kata seperti itu. Ini menunjukkan Menteri Polhukam tidak mendengar aspirasi masyarakat, pejabat yang rendah intelektual, dan pejabat yang rendah moral karena melindungi kemungkaran. Semoga Allah mencopot Menteri Polhukam,” ketus Habib.
Habib juga kecewa dengan statemen Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj yang mengatakan, “Sejuta Lady Gaga tidak akan mengubah iman warga NU.” Habib mengaku mendapat telepon dari sejumlah kiai NU di beberapa daerah,  salah satunya NU Jawa Timur. Kiai NU  yang protes itu menegaskan, ucapan KH. Said Aqil Siradj bukan representatif  NU. Justru NU tidak ridho dengan kemaksiatan. Itu ucapan ngawur dari seorang Said Aqil.
“Perlu Said Aqil Siradj ketahui, makhluk yang tidak bisa digoda adalah malaikat. Sedangkan Nabi Adam as saja terbujuk rayuan Iblis memakan buah khuldi, sehingga terusir dari Surga. Apalagi warga NU. Dan warga NU bukan malaikat yang tidak bisa digoda. Jika ada kiai yg mendukung Lady Gaga, maka sebut saja Kiai Gaga,” sindir Habib logis.
Seorang Setan Lady Gaga, tidak bisa dipercaya ketika promotor akan meminta penyanyi asal AS itu untuk memakai busana yang sesuai dengan budaya Indonesia. “Lady Gaga pake kebaya? Nggak sekalian nyanyi qosidahan. Siapa yang bisa menjamin Gaga tidak melempar BH dan celana dalamnya,” kata Habib disambut tawa para hadirin. 
Habib Rizieq mengaku siap bertanggungjawab dunia-akhirat untuk mengambil tindakan dengan caranya sendiri, jika konser Lady Gaga akan digelar. “Saya tidak peduli dengan tuduhan provokator. Silahkan tangkap saya. Demi Allah, lebih baik dipenjara, daripada membiarkan mereka merusak moral anak bangsa,” ujar Habib mengajak pemuda Islam untuk berjihad memerangi kemungkaran. Desastian


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar