Selasa, 03 Januari 2012

Tokoh agama dari Nahdlatul Ulama Kecamatan Karang Gayam, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, meminta polisi mengusut tuntas terbakarnya rumah Matsiri, seorang pengikut aliran Syiah di Desa Bluguran, Kecamatan Karang Penang. "Kami mendukung polisi agar menangkap siapa pun pelakunya. Supaya jelas, rumah itu terbakar sendiri atau dibakar," kata salah seorang tokoh NU, Ustad Roisul Hukama, kepada Tempo, Selasa, 20 Desember 2011.....>>> ...Kompleks Pesantren Syiah di Sampang Dibakar Massa ..??? >> Ada Apa Ini ??? ...>> Awas Adu Domba ala Penjajah dan ala Antek2 Penjajah Kriminal Internasional...>> Awas.. mereka yang mengkafir-kafirkan dan membidáhkan mazdhab lain dan hanya membenarkan mazdhab sendiri dengan hanya mengikuti ulama2nya saja.. tanpa mempelajari ajaran ulama2 lainnya yang sejalan dengan Al qurán dan Sunnah Rasulullah SAW.. yang benar dan fatwa2 yang sejalan dengan Kebenaran Al Qurán.. .>>> Ini memang permainan Politik Penjajah Kriminal Internasional.. dengan segala sokongan politik-dana-dan konsep2 yang memecah belah Umat Islam Indonesia...>> Mereka para penyokong Penjajah Kriminal Internasional- yang konon sangatlah membela kepentingan para Penjajah yang bercokol dinegeri-negeri muslim... dan enggan berjihad melawan para Penjajah Kriminal Internasional.. yang sangat kejam dan bengis.. terhadap para muslimin dan pejuang muslim...>>> MUI dan para Ulama Sunny dan Syiah bersatulah.. juga para pejuang Islam yang menegakan Kemerdekaan NKRI serta para pejuang Muslimin lainnya.. yang anti Imperialisme dan Kolonialisme.. yang selama ini mengangkangi Kedaulatan NKRI dan selalu merongrong Kedaulatan NKRI... >> Awaslah mereka para oportunis politik dan para pemecah belah bangsa dan agama.. seperti [ al; Van Der Plas dan Snouck Hurgronye dan para islamolog2 oportunis dan antek2 penjajah lainnya... ]-menggunakan adu domba dengan cara2 agama.. dan aliran2 yang nyeleneh...>> Umat Islam seyogianya berpegang teguh dengan nas2 Al Qurán dan Sunnah Rasulullah SAW... secara lurus.. dan benar serta ajaran2 ahlulbaiyt... yang lurus kepada Rasulullah SAW.. >> Kuatkan Iman dan Islam dan silaturahim dan persaudaraan dan solidaritas muslim serta Persatuan Umat..dan akhlakul karimah....>> Tegakan ajaran Allah dan Rasulullah SAW secara kaffah-komprehensif- totalitas-lurus-benar-jujur-openmind-berakal budhi dan akhlakul karimah dan elegan...>>> Mereka yang menafikah Syiah sesungguhnya mereka tidak memahami Islam secara kaffah... dan hanya membenarkan mazdhab dirinya... >> Seyogianya para ulama2 lokal hendaknya belajar dengan arif dan belajar bagaimana tuntunan para waliyullah dan wali2 yang ada di Negeri Indonesia.. yang demikian haus ilmu dan ajaran luhur agama...>> Mengaplikasikan dan menerapkan ajaran2 agama secara elegan dan bermartabat luhur...>> Hayyo kembalilah kepada kepribadian Bangsa Indonesia yang luhur yang diajarkan para leluhur dan waliyullah.... >> Demikian mulia dan agung dan sikap2 berani-tegas-namun berbudi mulia... >> Awas jangan melakukan perpecahan sesama Umat Islam.. dan sesama bangsa Indonesia.. >> Merdeka dan berdaulat.. terhadap sikap culas bangsa asing dan antek2nya yang dengan licin dan licik telah menguasai kawasan kekayaan alam serta jalur2 ekonomi dan politik bangsa Indonesia...>> Mari kta simak.. secara jujur... Setelah Suharto berhasil menggulingkan Sukarno dan mungkin ada dukungan dan permainan CIA- dan bisa jadi ada Unsur2 lainnya .... [ karena dalam Politik tidak ada yang kebetulan.. semuanya ada perencanaan dan strategi serta konsep jaringan2 nya] dan dengan akal2an adanya Dewan Jendral-Pemberontakan G30S PKI dan Pembersihan2 terhadap unsur2 PKI dan yang membela Perjuangan 1945 dan Dekrit 5 Juli 1959-sehingga tergulingnya Sukarno [mungkin ... Sukarno .. secara pribadi... ingin berbuat... elegan yang merasa sebagai kampiun politik...dalam... menjabarkan Pancasila dan selaras dengan jiwa Mukadimmah Rancangan UUD 1945 tgl 22-6-1945, sesuai kondisi dunia dan situasi Dalam Negeri menurut kacamatanya sendiri... yang ingin diharmoniskan... dengan konsep pribadinya yakni Nsakom..???.. >> Sayangnya Sukarno keliru.. karena musuh2nya, ternyata berada dilingkungan yang dekat dengan dirinya -disekitar ABRI -dan lingkungan Istana- yakni Cakrabirawa -Kol Untung Syamsuri [konon sahabat dekat Suharto]-dan Kodam V Jaya-yakni Kol Latief [konon sahabat dekat Suharto]- serta Kostrad- yakni- Supardjo dan Suharto-(konon Suharto punya think-tank inti- yakni Ali Murtopo-Yoga Sugama-Sujono Humardani-Lim Soe Liong) dan Syam (intel AD di Kostrad-Agen CIA-dan BC PKI)- dan juga konon pendukungnya yakni DN Aidit Ketua PKI-dan konon Sukarno menganggap DN Aidit itu akan setia.. padahal mungkin memang secara langsung atau tidak berkolaborasi dengan Suharto -melalui Syam- Biro Chusus(badan inteiligen)- PKI yang konon dia itu adalah juga agen AD dan CIA....???? ... Tujuan utama mereka menyisihkan peran tokoh2 Umat Islam Nasionalis dari lingkungan Kekuasaan dan Kedaulatan Negara dan Pemerintahan RI... >> Dan itu dilaksanakan Suharto dengan elegan selama 32 tahun... sehingga ulama2 politisi Islam tersihir.. dan menjadi gurem... dan meng-elu2kan Suharto dengan hidmat... ...???? ... Walaupun ada beberapa tokoh yang konsisten.. namun semua itu diparkir ditahanan, sebagian dihilangkan dan petruskan melalui lembaga Kopkamtib yang sangat bengis dan terencana...dan sitimatis... baik ilegal maupun "dilegalkan".. >> Korbannya tidak hanya anggota PKI yang atheis- tetapi juga PKI yang beragama Islam- Juga para ulama2 Islam yang sadar akan kekeliruan Suharto- dan juga mereka2 yang dijebak dengan pola perangkap politik dan keamanan oleh Kopkamtib... saat itu...>> Maka mesin2 pembunuh Rakyat berjalan secara mekanis.. dan efektfi....] .... dan para Nasinalis lainnya ... dan mengkebiri Pancasila menjadi alat pembunuh jiwa2 Persatuan dan Kebangsaan serta mereka yang ingin tegaknya makna luhur Pancasila.. yang dijiwai oleh Piagam Jakarta....22-6-1945 ... >>> Maka kita harus sadar dan berfikir secara riil.... bahwa kita2 ini telah terbelenggu oleh para kolaborator2 asing dan antek2 Penjajah Kriminal Internasional... yang tunduk.. dan takluk kepada Negara2 Penjajah Kriminal Internasional.. >>> Hampir semua negara 2 Islam telah menjadi budak2 dan antek2 jajahan Bangsa Asing... seperti apa yang terjadi di Timur Tengah-Arab Saudi- Negara2 Teluk- Iraq dijajah dan Afghanistan dijajah.. [sekarangf masih ada perjuangan rakyat disana untuk mengusir para Penjajah Kriminal Internasional yang terkenal licin dan jahat .... pula.. Bahkan para penjajah itu dengan pongah dan gagahnya berkacak pinggang di Markaz2 tentara dan sentra2 tempat strategis sekitar Arab-Saudi-Tanah Arab Palestia- dan tempat2 lainnya seperti Yaman dan Mesir pada masa Husni Mubarak..dan Negara2 Kerajaan Emitrat dan Teluk... secara terang2an mereka takluk..dan bertekuk lutut... secara militer dan politik kedaulatan...yah.... juga Raja2 Arab Saudi secara terang2an takluk...>>> Nah.. Kini Bangsa Indonesia... sejak dikuasai Suharto juga telah takluk...dan manut2... termasuk para cendekiawan dan profesor2nya... >> Semoga dengan Reformasi... ada Kebangkitan Bangsa Indonesia.. dan harus dimulai dengan kekuatan Persatuan Islam.. dengan ajaran2nya yang luhur dan benar..- jujur- open mind- akal sehat- akhlak mulia...>> Bersatulah Umat Islam.. dan bangunkan jiwa2 patriot dan jiwa2 Merdeka.. yang membangun kemandirian...>> Kita bisa Belajar dengan bangsa 2 India-China-Iran-Jepang Korea Utara dan Selatan-dan bangsa2 lain2 yang secara mandiri menjadi Bangsa Besar...>> Hayyooo jangan berpecah belah...>> Umat Islam bersatulah... Sunny-Syiah-MUI-FPI-FUI-PSII-Persis-NU-Muhammadiyah-HMI-PMII-GPII-PII-GPK-PPP-PAN-PBB-PKB-Muslimat-Aisyiah-dll >> Bersatulah dan bangunlah Majelis Syura Muslimin seluruh bangsa Indonesia, baik diluar Negeri maupun dalam Negeri...>> Satu Umat Islam -Umat Islam Indonesia- Satu Imam- Al Quránul Kariem - Satu Tuntunan- Rasulullah SAW-satu Tujuan- Membangun Keselamatan silaturahim-persaudaraan-solidaritas-persatuan dan kejayaan Umat dan Bangsa Indonesia dengan akhlakul karimah.. sesuai Syariah Islam yang Kaffah-utuh komprehensif-menyeluruh-benar-jujur-openmind-berakalbudi-berilmu-dan berakhlak mulia...dan kebenaran-dan keadilan serta kesejahteraan bagi seluruh bangsa Indonesia secara menyeluruh.dan seluas-luasnya dan semulia-mulianya...>> Menjauhi gharar-riba-maisir-dan MOLIMO...>>> Hayyoo Bangkitlah Umat Islam-- Dan seluruh Bangsa Indonesia,,,>> Stop perbuatan memecah belah Umat-- dengan cara apapun dan ajaran apapun yang mengatas namakan agama...>> Awas multi tafsir para penyusup agama-Wahabiyah-ahmadiyah-bahaiyah-Islam liberal..dan inkar Sunnah serta aliran2 yang mendangkalkan pemahaman Islam...>>> Tegakan Kebenaran Islam secara kaffah-Benar-Jujur-Openmind-akal budi-berilmu-dan akhlakul karimah... Aamiin...

Kompleks Pesantren Syiah di Sampang Dibakar Massa
Penulis : Muhammad Gozi
Kamis, 29 Desember 2011 13:09 WIB     
 Kompleks Pesantren Syiah di Sampang Dibakar Massa
Ilustrasi--MI/Amiruddin Abdullah/pj
SAMPANG--MICOM: Rumah dan kompleks pesantren kelompok Syiah pimpinan Tajul Muluk di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Kamis (29/12), dibakar massa.

Insiden itu akibat dari penolakan sebagian masyarakat setempat terhadap pesantren yang dianggap menyebarkan ajaran Syiah sejak sekitar lima tahun terakhir.

Aksi pembakaran dilakukan ratusan massa bersenjata tajam yang datang dari beberapa desa di Kecamatan Karangpenang, Sampang. Mereka membakar rumah Tajul Muluk, tempat ibadah, dan bangunan sekolah yang berada di Dusun Nangkrenang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Karangpenang.

Dua kompi anggota Polisi dibantu aparat TNI yang diterjunkan ke lokasi kejadian tidak mampu berbuat banyak. Sebab massa mengancam siapapun yang tidak dikenal dan berusaha mendekat ke lokasi.

Bahkan beberapa anggota Koramil Karangpenang juga sempat diserang saat berusaha meredam amuk massa. Beruntung mereka berhasil menyelamatkan diri.

Sampai saat ini belum diketahui nasib Tajul Muluk, keluarga dan pengikutnya yang berada di kompleks pesantren tersebut. Namun, informasi yang beredar menyatakan mereka berhasil menyelamatkan diri.

Kepala Bag Ops Polres Sampang Komisaris Danuri, mengatakan pihaknya hanya bisa berjaga-jaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi akibat negatif yang lebilh parah, karena kondisi belum memungkinkan untuk mendekat ke lokasi.

"Kami masih menunggu bantuan pasukan dari Polres Pamekasan dan Brimob Polda Jatim," kata Danuri. (MG/OL-3) 
 
foto
Ilustrasi pembakaran rumah. woldcnews.com

Pembakaran Rumah Penganut Syiah Harus Diselidiki  

TEMPO.CO, Sampang - Tokoh agama dari Nahdlatul Ulama Kecamatan Karang Gayam, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, meminta polisi mengusut tuntas terbakarnya rumah Matsiri, seorang pengikut aliran Syiah di Desa Bluguran, Kecamatan Karang Penang. "Kami mendukung polisi agar menangkap siapa pun pelakunya. Supaya jelas, rumah itu terbakar sendiri atau dibakar," kata salah seorang tokoh NU, Ustad Roisul Hukama, kepada Tempo, Selasa, 20 Desember 2011.

Menurut Roisul, penyelidikan menyeluruh terhadap kasus kebakaran yang terjadi Minggu, 18 Desember 2011, sangat penting dilakukan. Sebab, selama ini jika ada masalah yang menimpa jemaah Syiah di Sampang, pasti selalu diidentikkan dengan warga NU.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, terbakarnya rumah Matsiri itu terjadi beberapa hari setelah tokoh Syiah Sampang, Ustad Tajul Muluk, pulang ke pesantrennya di Dusun Nangkernang, Kecamatan Karang Gayam.

Ustad Roisul mengatakan kepulangan diam-diam Tajul Muluk membuat warga Karang Gayam marah karena dianggap melanggar surat kesepakatan. Dalam surat kesepakatan itu disebutkan bahwa Ustad Tajul Muluk baru boleh kembali ke Sampang setelah setahun di pengasingan antara Surabaya dan Malang. "Warga merasa dibohongi karena belum setahun sudah pulang kembali," ujarnya.

Tak hanya marah, menurut Ustad Roisul, warga Karang Gayam sempat mau berunjuk rasa besar-besaran ke pesantren Tajul Muluk. Namun, berhasil dicegah oleh tokoh agama dan aparat kepolisian setempat. Diduga karena tidak bisa berunjuk rasa itulah, warga anti-Syiah melampiaskan kemarahannya kepada pengikut aliran Syiah.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Polres Sampang, Komisaris Polisi Danuri, belum dapat dimintai konfirmasi. Pesan singkat dan telepon sejumlah wartawan tidak direspon.

MUSTHOFA BISRI
foto
Ilustrasi. TempoAndry Prasetyo
 

Pesantren Syiah di Sampang Madura Dibakar Massa

TEMPO.CO, Sampang - Kompleks Pesantren Islam Syiah di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, dibakar massa, Kamis, 29 Desember 2011.

Sekitar pukul 10.00 pagi tadi, ratusan massa dari berbagai desa di Kecamatan Omben dan Karang Penang menyerbu Pusat Islam Syiah di Madura. Sambil mengumandangkan takbir, massa dari Islam Sunni itu membakar musala, madrasah, asrama dan rumah pemimpin Syiah Sampang, Ustad Tajul Muluk.

Sejauh ini belum dilaporkan amuk massa itu menimbulkan korban jiwa. Dua kompi aparat Kepolisian Resor Sampang tidak bisa masuk ke lokasi karena jalan menuju Nangkernang diblokir massa yang melengkapi diri dengan berbagai senjata tajam. Aparat Komando Rayon Militer Omben dikabarkan sempat diserang massa karena mencoba masuk ke lokasi.

"Orang dari luar desa dan tidak dikenal warga diancam akan dihabisi," kata Muhammad Alim, warga Karang Gayam, kepada Tempo.

Kepala Bagioan Operasional Polres Sampang, Komisaris Zainuri, mengatakan karena kalah jumlah, polisi belum bisa masuk ke lokasi. Polisi masih menunggu bantuan dari Kepolisian Daerah Jawa Timur dan dan Kepolisian Resor Pamekasan, kabupaten di sebelah timur Sampang. "Situasi tidak memungkinkan kami ke lokasi," ungkapnya.

MUSTHOFA BISRI

   
indonesiaboat.com
Iran: Kapal Induk AS Jangan Kembali ke Teluk
Kapal induk AS.

Iran: Kapal Induk AS Jangan Kembali ke Teluk

Selasa, 03 Januari 2012 19:30 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN - Satu kapal induk Amerika Serikat yang digelar di Timur Tengah tidak boleh kembali ke pangkalannya di Teluk Persia, kata pernyataan komandan angkatan bersenjata Iran, Selasa.

"Kami menganjurkan dan menegaskan bahwa kapal perang ini jangan kembali ke bekas pangkalannya di Teluk Persia," kata Brigjen Ataollah Salehi kepada wartawan, yang dikutip laman internet angkatan bersenjata. "Kami tidak berniat untuk mengulangi peringatan kami, dan kami hanya memberikan peringatan satu kali," katanya .

Peringatan itu dikeluarkan hanya satu hari setelah angkatan laut Iran menyelesaikan latihan perang 10 hari di jalur masuk ke Teluk. Latihan itu dilakun dengan uji coba penembakan tiga rudal yang dirancang untuk menenggelamkan kapal-kapal selam.

Kapal induk itu yang dikemukakan Salehi itu adalah USS John C. Stennis, salah satu dari kapal-kapal perang terbesar angkatan laut AS. Kapal itu pekan lalu memasuki Selat Hormuz menuju arah timur Teluk Oman dan melintasi satu zona di mana angkatan laut Iran tengah melakukan latihan perang.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengatakan perjalanan itu adalah "rutin". AS paling tidak menggelar perjalanan satu kapal induk di atau dekat Teluk pada setiap saat. Kapal itu dirotasi selama beberapa minggu atau bulan. AS mempertahankan pangkalan Armada Ke-V nya di negara Bahrain.

Tidak segera diketahui apakah kapal induk USS C. Stennis itu menurut rencana akan kembali ke Teluk itu atau akan digantikan oleh salah satu dari 11 kapal induk AS.

Kapal induk itu meninggalkan pangkalannya di negara bagian Washington barat akhir Juli tahun lalu untuk penempatan selama tujuh bulan, termasuk melakukan operasi-operasi di Teluk, kata laman-laman internet angkatan laut AS.

Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz jika pihaknya diserang atau jika negara-negara Barat menjatuhkan sanksi terhadap ekspor minyaknya. Sekitar 20 persen minyak dunia dikirim melalui selat itu.  AS memperingatkan tidak akan menoleransi penutupan selat yang strategis itu.

Ketegangan-ketegangan semakin meningkat setelah kepala staf angkatan bersenjata, Jendral Jassan Firouzabadi, mengumumkan bahwa Pengawal Revolusi Iran, yang divisi maritimnya menangani operasi-eperasi militer di selat tersebut dan Teluk Persia akan segera melakukan manuver-manuver di daerah itu.

Manuver-manuver itu adalah bagian dari program angkatan laut Iran dan Pengawal Revolusi yang diselenggarakan setiap tahun. "Tujuannya untuk meningkatkan kesiapan kemampuan angkatan laut Pegawal Revolusi," kata Firouzabadi yang dikutip kantor berita Fars.
Redaktur: Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber: Antara
   

Iran Ultimatum Kapal Induk AS Agar Angkat Kaki dari Timur Tengah

Selasa, 03 Januari 2012 19:45 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN - Satu kapal induk Amerika Serikat yang digelar di Timur Tengah harus "kembali" ke pangkalannya di Teluk Persia, kata pernyataan komandan angkatan bersenjata Iran, Selasa (2/1).

"Kami menganjurkan dan menegaskan bahwa kapal perang ini jangan kembali ke bekas pangkalannya di Teluk Persia," kata Brigjen Ataollah Salehi kepada wartawan, yang dikutip laman internet angkatan bersenjata.

"Kami tidak berniat untuk mengulangi peringatan kami, dan kami hanya memberikan peringatan satu kali," katanya lagi.

Peringatan itu dikeluarkan hanya satu hari setelah angkatan laut Iran menyelesaikan latihan perang 10 hari di jalur masuk ke Teluk dengan uji coba penembakan tiga rudal yang dirancang untuk menenggelamkan kapal-kapal selam.

Kapal induk itu yang dikemukakan Salehi itu adalah USS John C.Stennis, salah satu dari kapal-kapal perang terbesar angkatan laut AS. Kapal itu pekan lalu memasuki Selat Hormuz menuju arah timur Teluk Oman dan melalui satu zona di mana angkatan laut Iran sedang melakukan latihan perang. Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengatakan perjalanan itu adalah "rutin".

AS paling tidak menggelar satu kapal induk di atau dekat Teluk pada setiap saat, rotasi selama bberapa minggu atau bulan. AS mempertahankan pangkalan Armada kelimanya di negara Bahrain.

Tidak segera diketahui apakah kapal induk USS C.Stennis itu menurut rencana akan kembali ke Teluk itu atau akan digantikan oleh salah satu dari 11 kapal induk AS.

Kapal induk itu meninggalkan pangkalannya di negara bagian Washingtin barat akhir Juli tahun lalu untuk penggelaran tujuh bulan yang termasuk operasi-operasi di Teluk,kata laman-laman internet angkatan laut AS.

Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz jika pihaknya diserang atau jika negara-negara Barat menjatuhkan sanksi terhadao ekspor minyaknya. Sekitar 20 persen minyak dunia dikirim melalui selat itu. AS memperingatkan pihaknya tidak akan menoleransi penutupan selat yang strategis itu.

Ketegangan-ketegangan semakin meningkat setelah kepalastaf angkatanbersenjataJendral Jassan Firouzabadi mengumumkan bahwa Pengawal Revolusi Iran, yang divisi maritimnya menangani operasi-eperasi militer di selat itu dan Teluk Persia akan segera melakukan manuver-manuver mereka sendiri di daerah itu.

Manuver-manuver itu adalah bagian dari program angkatan laut Iran dan Pengawal Revoslui yang diselenggarakan setiap tahun untuk meningkatkan kesiapan kemampuan angkatan laut Pegawal Revolusi," kata Firouzabadi yang dikutip kantor berita Fars.
Redaktur: Djibril Muhammad
Reporter: Antara/AFP
 
   
AP
'Tak Perlu Perang Besar, Israel akan Serang Iran Diam-diam dengan Tenang'
Ehud Barak

'Tak Perlu Perang Besar, Israel akan Serang Iran Diam-diam dengan Tenang'

Kamis, 01 Desember 2011 22:26 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menyerang Iran dalam waktu dekat ini. Namun, ia menegaskan bahwa semua opsi tetap terbuka untuk menghentikan Iran terkait fasilitas nuklirnya.

"Kami tidak punya niat pada saat ini mengambil tindakan, tetapi Negara Israel masih jauh dari lumpuh karena ketakutan," tegas Barak kepada Radio Israel, Kamis (1/12). "Ini harus dilakukan dengan tenang dan diam-diam - kita tidak perlu perang besar," sambungnya lagi.

Pernyataan Barak tersebut disampaikan sehari setelah Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Martin Dempsey mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mengetahui apakah Israel akan memberitahu AS terlebih dahulu terkait rencananya menyerang Iran.

Petinggi Militer AS ini juga mengakui adanya perbedaan antara AS dan Israel terkait cara terbaik untuk menangani Iran dan program nuklirnya.

Dempsey mengatakan AS yakin bahwa sanksi dan tekanan diplomatik merupakan jalan yang benar untuk menghadapi Iran. Tetapi Dempsey tetap menambahkan, "Penyataan ini bukannya mengambil pilihan manapun dari meja," katanya menggunakan bahasa yang membuka kemungkinan aksi militer di masa depan.

"Saya tidak yakin Israel berbagi pemahaman dalam soal nuklir Iran. Dan karena mereka tidak sepemahaman dan bagi mereka ini ancaman nyata. Saya pikir cukup adil untuk mengatakan bahwa harapan kita sekarang berbeda," kata Dempsey dalam sebuah wawancara saat ia terbang ke Washington dari London, seperti dikutip Haaretz.

Saat ditanya apakah perbedaan antara Israel dan AS yang dimaksud adalah sanksi kepada Iran, atau sekadar perbedaan perspektif tentang tindakan di masa depan, Dempsey mengatakan, "Semua hal di atas," ujarnya tanpa merinci. Dempsey juga tidak mengungkapkan apakah dia percaya Israel sudah bersiap untuk menyerang Iran.
Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Reuters
 

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar