Selasa, 05 September 2017

....... BANYAK CERITA NAZI.. N KEKALAHAN JERMAN.. OLEH SEKUTU..??>> LALU KONON ADOLF HITLER.. YG PALING BANYAK DITUDUH SBG .. PEMICU PERANG DUNIA II...??>> PADAHAL TDK DMK N FAKTA... PENYEBAB.. ITU... TDK BERDIRI SENDIRI...?? >> BNYK AWAL.. LAEN YG MENJADI PENYEBB .. MNGAPA HARUS ADA PERANG DUNIA II...?? >> KONON ADA KRISIS EKONOMI... N OBATNYA .. ADALAH DG EKONOMI PERANG.. N MENGORBANKAN UMAT MANUSIA...?? >> BRP BNYK..?? ENTAHLAH.. MUNGKIN... BNYAK JUGA.. KONON PULUHAN JUTA.. JIWA..?? >> HEBAT YAAH.. AHLI2.. EKONOMI.. KOK... MERANCANG PERANG DUNIA..??>> WALLAHU A'LAM..?? ... >>> ........ ??? .......>>>Pada satu kesempatan berkunjung ke kediaman Poch, banyak hal dikemukakan dokter tua tersebut yang justru memperkuat dugaan Sosro. Misalnya saat ditanya tentang pemerintahan Hitler, Poch secara terang-terangan memujinya. Dia juga menolak anggapan terjadinya pembantaian besar-besaran terhadap orang Yahudi di Kamp Auschwicz. Padahal, dalam sejarah dunia kamp yang satu ini merupakan cerita horor legendaris pada masa kejayaan Nazi. Poch juga mengaku tidak tahu-menahu, ketika ditanya tentang kematian Adolf Hitler pada 1945 di Berlin. Dia hanya bercerita, keadaan saat itu benar-benar kacau-balau dan setiap orang berusaha untuk menyelamatkan diri. Poch seperti menghindar jika ditanya terlalu jauh soal sosok Hitler dan sepak terjang Nazi.

Monthly Archives: January 2013

Cerita Lengkap Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia


Cerita dibawah ini adalah cerita yang ditulis oleh wartawan senior dari surat kabar atau koran Pikiran Rakyat yang terbit di Jawa Barat. Cerita ini dipublikasikan dalam beberapa artikel di koran Pikiran Rakyat dalam beberapa kali terbitan. Silahkan dibaca dan disimak dengan baik :

TEKA-TEKI kematian diktator Jerman Adolf Hitler, kembali jadi perbincangan hangat. Koran The Daily Telegraph pada 28 September 2009 menurunkan satu laporan, tengkorak yang selama ini diduga milik Hitler dan disimpan di Rusia ternyata, bukanlah tengkorak tokoh tersebut. Dalam Program History Channel Documentary, koran yang terbit di Inggris itu menjelaskan, tengkorak tersebut merupakan tengkorak perempuan yang meninggal di bawah usia 40 tahun.

Dengan informasi ini, semakin terbuka munculnya spekulasi seputar kematian tokoh Perang Dunia II tersebut. Selama ini, sebagian masyarakat dunia meyakini pemimpin Nazi (Nationalsozialismus) Jerman tersebut, tewas bunuh diri di salah satu bunker di Berlin pada 30 April 1945 bersama kekasihnya Eva Braun. Ketika itu usia Hitler 56 tahun.

Sebagian lagi beranggapan, Hitler berhasil melarikan diri bersama Eva Braun, kemudian menghabiskan masa tuanya di Brasil, Argentina, atau wilayah lainnya di Amerika Selatan. Masing-masing pihak mengemukakan berbagai argumen yang memperkuat dugaan mereka. Sejumlah dokumen diungkapkan dan para saksi pun berbicara.

Selain versi yang sudah lama dikenal dunia, terdapat versi Indonesia yang boleh jadi merupakan versi terbaru. Dalam versi itu dijelaskan tentang kemungkinan Hitler melarikan diri ke Indonesia dan meninggal di Surabaya. Dugaan ini didasarkan pada penuturan seorang dokter warga Bandung, Sosrohusodo.
Sosro adalah dokter lulusan Universitas Indonesia. Dia menuliskan pendapatnya pada satu artikel di Pikiran Rakyat pada 1983. Kemudian pada 1994 saya bertemu dengan Sosrohusodo. Hasil wawancara itu dimuat Pikiran Rakyat pada 24 Februari 1994 dalam bentuk artikel yang cukup panjang. Artikel itulah yang kemudian wara-wiri di dunia maya belakangan ini.

Pertemuan dengan Sosrohusodo ketika itu dilakukan atas permintaannya. Saya ini sudah tua. Akan tetapi, saya masih memiliki satu beban besar yang hingga kini belum terungkap, yaitu mengenai diktator Jerman Adolf Hitler, katanya, saat berbincang di rumahnya Jln. Setiabudhi seberang kampus UPI Bandung. Rumahnya tidak begitu besar, tetapi halamannya cukup luas. Raut gelisah terlihat di wajah Sosrohusodo.

Dia pun memperlihatkan setumpuk dokumen yang tampak lusuh. Diikat dengan beberapa belit benang. Antara lain berisi foto-foto lama, yang memperlihatkan seorang lelaki dan perempuan bule warga negara Jerman, paspor, dan buku harian dengan tulisan steno. Terdapat pula foto seorang wanita Sunda, yang disebutnya sebagai sumber amat penting dan memperkuat teorinya itu.

Lelaki dalam foto-foto itu bernama dr. Poch, pemimpin salah satu rumah sakit umum di Pulau Sumbawa Besar. Sosro sempat bertemu langsung beberapa kali dengan Poch, saat bertugas sebagai tenaga kesehatan di kapal Hope yang dijadikan rumah sakit pada 1960.

Melalui perbincangan tentang masa lalunya dan ciri-ciri fisik, saya semakin yakin Poch bukan orang sembarangan. Saya curiga dialah Adolf Hitler yang misterius itu. Apalagi, dia ditemani seorang perempuan yang menurut saya wajahnya mirip Eva Braun, kekasihnya. Akan tetapi, keyakinan ini saya pendam sangat lama. Hingga saya selesai bertugas di kapal Hope, rasa penasaran itu belum terjawab,” kata pria kelahiran Gundih Jawa Tengah, yang saat itu berusia 63 tahun.
Keyakinan dan sekaligus rasa penasaran Sosrohusodo muncul kembali, setelah lebih dari dua puluh tahun kemudian dia menemukan informasi-informasi baru. Maka dia pun melakukan rekonstruksi pengalamannya, membuka kembali catatan-catatan, dan menuangkannya dalam bentuk tulisan. Sosro benar-benar tertantang untuk mengungkap misteri dr. Poch. Saat itu, dia memperlihatkan sejumlah tulisan yang dibuatnya seperti diktat.
  Dari perjumpaannya dengan Poch, Sosro mengetahui kaki kiri dokter tersebut tidak normal. Jika berjalan harus diseret. Sementara tangan kirinya selalu gemetar. Kumisnya dipotong pendek dan hanya tersisa di tengah. Persis seperti yang ditirukan komedian terkenal Charlie Chaplin. Tidak tersisa rambut di kepalanya alias plontos.

Jika benar Poch adalah Hitler, pada saat bertemu Sosro dia berusia 71 tahun. Sebab, Hitler lahir pada 1889. Saya kira usianya seperti itu, sesuai dengan penampilan fisiknya. Saya ingat betul kondisi fisiknya, karena bukan hanya sekali bertemu dengannya dan berbicara tentang hal itu, kata Sosro.

Hal lain yang membuatnya heran, ternyata Poch tidak memiliki ijazah kedokteran, tidak memiliki lisensi apa pun di bidang kesehatan. Akan tetapi, ternyata dia bisa memimpin satu rumah sakit. Sehari-hari Poch sering membungkus tubuhnya dengan seragam putih, pakaian khas dunia kedokteran. Sebagai seorang dokter, Sosro pernah memancing Poch dengan percakapan soal kesehatan.

Poch ternyata tidak menguasai dunia medis, saya tahu itu. Dari pembicaraannya, dia tidak mengerti soal kedokteran. Ini makin misterius saja. Lalu siapa yang mengangkatnya menjadi pemimpin rumah sakit tersebut. Tentu tidak sembarang orang bisa menjadi pimpinan salah satu lembaga penting seperti itu, kata Sosro.

Pada satu kesempatan berkunjung ke kediaman Poch, banyak hal dikemukakan dokter tua tersebut yang justru memperkuat dugaan Sosro. Misalnya saat ditanya tentang pemerintahan Hitler, Poch secara terang-terangan memujinya. Dia juga menolak anggapan terjadinya pembantaian besar-besaran terhadap orang Yahudi di Kamp Auschwicz. Padahal, dalam sejarah dunia kamp yang satu ini merupakan cerita horor legendaris pada masa kejayaan Nazi.

Poch juga mengaku tidak tahu-menahu, ketika ditanya tentang kematian Adolf Hitler pada 1945 di Berlin. Dia hanya bercerita, keadaan saat itu benar-benar kacau-balau dan setiap orang berusaha untuk menyelamatkan diri. Poch seperti menghindar jika ditanya terlalu jauh soal sosok Hitler dan sepak terjang Nazi.

Hampir sepanjang perbincangan berlangsung, lelaki tua yang gemar memotret itu mengeluhkan tentang tangan kirinya yang gemetar. Sosro kemudian meminta izin untuk memeriksa saraf ulnarisnya. Ternyata tidak ada kelainan. Demikian pula dengan tenggorokannya sehat-sehat saja. Saat itu, Sosro menyimpulkan kemungkinan Hitler hanya menderita parkinson, berkaitan dengan usianya yang lanjut.

Lalu Sosro berasumsi, kemungkinan penyakit itu muncul karena trauma psikis. Dugaan saya langsung diiyakan Poch. Saya kaget juga. Akan tetapi, ketika saya tanya lebih jauh sejak kapan penyakit itu menghinggapinya, Poch malah bertanya kepada istrinya dalam bahasa Jerman. Penyakit kamu muncul sewaktu tentara Jerman kalah perang di Moskow. Ketika itu, Goebbels memberi tahu kamu dan kamu memukul-mukul meja, ujar istrinya seperti ditirukan Sosro.

Siapa Goebbels? Apakah yang dimaksud adalah Joseph Goebbels, wartawan yang banyak membantu gerakan Nazi dan kemudian menjadi Menteri Propaganda pada pemerintahan Hitler? Tidak tahu keceplosan atau bagaimana, beberapa kali istrinya memanggil Poch dengan sebutan Dolf. Apakah ini merupakan kependekan dari ‘Adolf’ atau bukan, saya tidak begitu pasti. Namun, itulah yang saya dengar langsung, katanya.

PERJUMPAAN Sosrohusodo dengan Hitler diwarnai berbagai kebetulan. Kebetulan pertama, ketika dia bertugas di Kapal Hope. Kebetulan kedua terjadi pada tahun 1981. Setelah lebih dari 21 tahun, pengalaman bertemu dengan Poch terekam dalam benaknya dan dicatat pada buku hariannya, seorang keponakannya datang berkunjung ke Bandung dan memperlihatkan mazalah Zaman edisi No. 15 Januari 1980.

Pada majalah tersebut terdapat sebuah artikel yang ditulis Heinz Linge, bekas orang dekat Hitler, berjudul ”Cerita Nyata Hari Terakhir Seorang Diktator. Tulisan tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Try Budi Satria. Sambil memperlihatkan majalah Zaman, Sosro menerangkan, dalam tulisan itu Linge menceritakan tentang peristiwa bunuh diri Hitler dan Eva Braun. Kemudian menerangkan tentang kondisi fisik Hitler saat itu.

Beberapa alinea dalam tulisan itu membuat jantung saya berdetak keras, seperti menyadarkan saya kembali. Sebab di situ ada ciri-ciri Hitler yang juga saya temukan pada diri si dokter tua Jerman. Apalagi setelah saya membaca buku biografi Hitler. Semuanya ada kesamaan, ucap ayah empat anak ini.

Heinz Linge menulis, Beberapa orang di Jerman mengetahui bahwa F├╝hrer sejak saat itu kalau berjalan maka dia menyeret kakinya, yaitu kaki kiri. Penglihatannya pun sudah mulai kurang terang serta rambutnya hampir sama sekali tidak tumbuh. Kemudian, ketika perang semakin menghebat dan Jerman mulai terdesak, Hitler mulai menderita penyakit kejang urat.
Di samping itu, tangan kirinya pun mulai gemetar pada waktu kira-kira pertempuran di Stalingrad tidak membawa keberuntungan bagi tentara Jerman, dan ia mendapat kesukaran untuk mengatasi tangannya yang gemetar itu. Pada akhir artikel, Linge menulis, Tetapi aku bersyukur bahwa mayat dan kuburan Hitler tidak pernah ditemukan.

Semangat untuk mengungkap misteri Poch semakin menggebu di dada Sosrohusodo.
Buku-buku tentang Hitler pun dibaca Sosrohusodo. Perhatiannya selalu tertuju pada alinea-alinea yang menggambarkan kondisi fisik Hitler pada masa-masa akhir kekuasaannya. Sebab itulah kunci yang diharapkan akan membawanya lebih jauh masuk ke dunia Hitler.
  Sosro pun segera mengontak kenalannya yang ada di Pulau Sumbawa. Dia memperoleh kabar, Poch sudah meninggal dunia di Surabaya. Namun, beberapa waktu sebelum meninggal, istrinya pulang ke Jerman bersama seorang anak lelakinya. Poch sendiri kemudian menikah dengan seorang wanita asal berinisial S. Wanita ini adalah karyawan salah satu kantor pemerintahan di Sumbawa.

Setelah Poch meninggal dunia, Nyonya S kembali ke Bandung. Untuk menelusuri keberadaan S, bukanlah perkara mudah. Namun ketekunannya membuahkan hasil, beberapa orang memberi tahu keberadaan wanita tersebut. Ternyata S tinggal di sebuah rumah di kawasan Babakan Ciamis.

Saya bertanya ke sana sini. Akhirnya ditemukan juga keberadaan S. Pada awalnya dia enggan berbicara lebih jauh tentang Poch. Dia seperti menjaga betul rahasia suaminya itu. S mengaku tidak ingin berurusan dengan persoalan macam-macam, ingin hidup tenang. Tetapi, saya terus membujuknya dan akhirnya mau juga berbicara terus terang, ujar Sosrohusodo.

Di sela-sela pembicaraanya tentang S, Sosro memperlihatkan foto wanita itu. Juga foto saat perkimpoiannya dengan Poch. Foto-foto tersebut merupakan sebagian dari dokumen yang diserahkan S kepada Sosro. Dokumen lainnya berupa rebewes (SIM) yang bercap jempol Poch, paspor yang diterbitkan dari Jerman, serta buku harian yang sebagian halamannya diisi tulisan steno.

Dari Nyonya S pula diketahui bahwa Poch meninggal pada tanggal 15 Januari 1970 pukul 19.30 WIB dalam usia 81 tahun di RS Karang Menjangan Surabaya akibat serangan jantung. Poch dimakamkan keesokan harinya di pemakaman Desa Ngagel. Sayang, Sosro tidak bersedia memberikan data secara terperinci tentang S, termasuk alamatnya secara lengkap.
Saya ini sudah berjanji kepada Nyonya S untuk tidak mengganggu ketenangannya. Yang penting saya sudah bertemu dengannya dan mendapatkan dokumen berharga. Tetapi kalau Anda mau mencarinya sendiri silakan. Bawa foto ini dan tanyakan kepada warga di Babakan Ciamis, katanya.
SOSROHUSODO menemukan data menarik dalam buku harian berukuran saku milik Poch. Dalam buku lusuh tersebut ditemukan ratusan alamat orang asing yang tinggal di berbagai negara di dunia. Di berbagai halamannya terdapat coretan tangan yang sulit dibaca. Di bagian lainnya terdapat tulisan steno. Semuanya berbahasa Jerman.
  Lihat ini catatannya. Buku ini banyak berbicara dalam upaya pengungkapan sosok misterius Poch. Memang tidak mudah, tetapi saya tertantang. Mungkin ini hanya soal waktu,” kata Sosro sambil membuka halaman-halaman buku kecil itu.

Memang tidak ada identitas jelas pemilik buku itu. Hanya, ada beberapa kode terdiri atas angka-angka yang tidak jelas maknanya. Pada sampul depan bagian dalam, tertulis kode J.R. KePaD No. 35637 dan 35638, dengan masing-masing nomor ditandai lambang biologis laki-laki dan perempuan. Ini memperkuat dugaan saya, buku itu milik kedua orang yang saya yakini sebagai Hitler dan Eva Braun. Mereka menutup identitasnya rapat-rapat, tetapi tetap ada celah yang menuntun pada kenyataan sebenarnya, tuturnya.

Sementara nama-nama negara yang tertulis dalam buku itu antara lain Pakistan, Tibet, Argentina, Afrika Selatan, dan Italia. Di salah satu halamannya terdapat tulisan yang dalam bahasa Indonesia berarti Organisasi Pelarian. Tuan Oppenheim pengganti Ny. Kruger. Roma Sardegna 79a/1. Ongkos-ongkos untuk perjalanan ke Amerika Selatan (Argentina).

Lalu, ada satu nama dalam buku saku tersebut yang sering disebut-sebut dalam sejarah pelarian orang-orang Nazi, yaitu Prof. Dr. Draganowitch, atau ditulis pula Draganovic. Di bawah nama Draganovic tertulis Delegation Argentina da Imigration Europa  Genua Val Albaro 38. Secara terpisah, di bawahnya lagi tertera tulisan Vatikan. Di halaman lain disebutkan, Draganovic Kroasia, Roma via Tomacelli 132.

Sosro kemudian memperlihatkan majalah Intisari terbitan Oktober 1983, yang memuat sosok Klaus Barbie alias Klaus Altmann, bekas anggota polisi rahasia Jerman zaman Nazi. Di situ tertulis satu alamat Val Albaro. Disebutkan pula bahwa Draganovic memang memiliki hubungan dekat dengan Vatikan Roma. Profesor inilah yang membantu pelarian Klaus Barbie dari Jerman ke Argentina. Pada 1983, Klaus diekstradisi dari Bolivia ke Prancis, negara yang menjatuhkan hukuman mati terhadapnya pada 1947.

Masih banyak alamat dalam buku ini yang belum seluruhnya saya ketahui relevansinya dengan gerakan Nazi. Saya juga sangat berhati-hati tentang hal ini, sebab menyangkut negara-negara lain. Saya masih harus bekerja keras menemukan semuanya. Saya yakin kalau nama-nama yang tertera dalam buku kecil ini adalah para pelarian Nazi,katanya.
Setelah menerima buku catatan harian dr. Poch dari Ny. S, Sosrohusodo bingung ketika harus menerjemahkan bagian yang ditulis dengan huruf steno. Dia bertanya ke beberapa orang yang mengerti soal stenografi. Namun, mereka kurang paham karena model steno itu jarang dipakai pada masa sekarang.
  Akhirnya saya menyurati penerbit buku steno di Jerman, minta bantuan mereka. Selang beberapa waktu kemudian datang jawaban, steno yang contohnya saya kirimkan itu merupakan stenografi Jerman yang sudah kuno. Namanya sistem Gabelsberger dan sudah lebih dari 60 tahun tidak dipakai lagi, tutur Sosrohusodo.

Meski demikan, pihak penerbit berjanji akan mencarikan orang yang ahli steno Gabelsberger. Ternyata penerbit itu menepati janjinya, dengan mengirimkan terjemahan steno itu ke dalam bahasa Jerman. Lalu Sosro menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia.

Judul catatan itu kurang lebih Keterangan Singkat tentang Pengejaran Perorangan oleh Sekutu dan Penguasa Setempat pada Tahun 1946 di Salzburg. Salzburg adalah nama kota di Austria. Di dalam catatan itu antara lain tertulis, Kami berdua, istri saya dan saya, pada tahun 1945 di Salzburg.

Memang tidak secara jelas diterangkan identitas kami berdua dalam catatan tersebut. Akan tetapi, yang jelas tersirat mereka berdua berada dalam ancaman. Antara lain dikejar-kejar oleh CIC (Dinas Rahasia AS). Pokoknya catatan itu menggambarkan penderitaan orang yang diburu pihak keamanan, tutur Sosrohusodo.


Selain itu, terdapat pula abjad yang ditulis dengan huruf besar secara mencolok. Kalau diurutkan, kemungkinan merupakan rute pelarian keduanya. Huruf-huruf itu adalah B, S, G, J, B, S, R. Menurut Sosro, cara menyingkat tulisan seperti itu merupakan kebiasaan Hitler dalam membuat catatan. Kebiasaan ini ditemukan pula dalam literatur lain yang saya baca, ujarnya.

Lalu dia menerjemahkan dan mengaitkannya dengan kemungkinan rute pelarian Hitler. Kedua insan itu memulai pelariannya dari B yang berarti Berlin, lalu S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Beograd), S (Sarajevo), dan R (Roma). Roma, menurut dia, sebagai kota terakhir di Eropa yang menjadi tempat pelarian kedua orang itu. Setelah itu, mereka keluar dari benua tersebut menuju sebuah tempat bernama Pulau Sumbawa.

Sosro membacakan hasil terjemahan dari catatan harian itu, Pada hari pertama di bulan Desember, kami harus pergi ke R untuk menerima surat paspor yang kemudian berhasil membawa kami meninggalkan Eropa. Keterangan ini sesuai dengan data pada paspor dr. Poch yang menyebutkan, paspor bernomor 2624/51 diberikan di Rom (tanpa huruf akhir a). Pada catatan buku itu nama Dragnovic dikaitkan dengan Roma.

Sosro kembali memperlihatkan majalah Zaman edisi 14 Mei 1984 ketika membahas tentang Berlin dan Salzburg. Menurut dia, sejarah mencatat peristiwa jatuhnya pesawat yang membawa surat-surat rahasia Hitler di sekitar Jerman Timur tahun 1945. Kenyataan ini menjadi petunjuk tentang rute pelarian mereka.
Tentang pelarian Hitler, Sosrohusodo menyimpan kisah yang didengar dari masyarakat tempatnya bertugas di Sumbawa. Masyarakat di sana bercerita, pada suatu ketika mereka melihat munculnya kapal selam dari laut yang disusul dengan pendaratan sebuah wahana yang berbentuk bulat.
  Saya mendengar cerita ini dari mulut ke mulut. Saya jadi bertanya-tanya, apakah ini ada kaitan dengan kemungkinan larinya Hitler menggunakan kapal selam dari Eropa ke perairan Sumbawa? Tidak begitu jelas. Tapi juga bukan sesuatu yang tidak mungkin, katanya.
Sosro sangat yakin, orang sebesar dan sepenting Hitler memiliki pengikut setia. Mustahil jika mereka tidak memiliki strategi penyelamatan atas pimpinan tertingginya. Apalagi kemudian diketahui beberapa dugaan terdahulu tentang akhir hidup Hitler, belum ada satu pun yang pasti.

Jadi, bukan sesuatu yang tidak mungkin jika pengikutnya memilih Pulau Sumbawa di Indonesia. Sebab saat itu Indonesia boleh dibilang sebagai wilayah yang masih terbuka untuk dijadikan tempat persembunyian. Lokasi Pulau Sumbawa juga begitu jauh dari Benua Eropa,” ujarnya beralasan.

Sosro pun bercerita tentang pengakuan Nyonya S berkaitan dengan hal itu. Suatu hari suaminya mencukur kumisnya mirip dengan kumis Hitler, kemudian S mempertanyakan kemiripan kumisnya itu dengan kumis Hitler. Poch malah mengiyakan bahwa dirinya adalah Hitler. Tapi jangan bilang sama siapa-siapa, begitu Sosro mengutip ucapan Nyonya S.

Sosrohusodo mungkin termasuk orang yang teguh memegang amanah. Hal itu terbukti ketika dia menutup rapat-rapat kepanjangan nama Nyonya S. Dia hanya memberi pintu masuk menuju identitas lengkapnya dalam bentuk foto-foto dan nama tempat Babakan Ciamis.

Setidaknya terdapat dua foto yang menunjukkan hubungan suami istri antara Ny. S dan Poch. Foto yang dibuat di Sumbawa itu disebut Sosro sebagai foto saat keduanya melangsungkan pernikahan di pendopo kabupaten. Penggunaan pendopo sebagai tempat hajatan menunjukkan posisi Poch yang dihormati di kalangan masyarakat setempat.

Pada foto itu terlihat Poch sudah semakin tua, bersetelan jas yang agak kebesaran, kemeja putih berdasi, dan berkacamata. Sementara S mengenakan kebaya putih, berkain batik, dan sanggul beruntai bunga yang jatuh di dada kanannya. Tangan kanannya memegang kipas. Mereka diabadikan dalam posisi berdiri.

Sementara pada foto yang satu lagi, Poch dan S duduk di kursi. Sementara di belakang mereka berdiri tiga pria. Jika senyum tampak tersungging di bibir S, maka di kedua foto itu wajah Poch begitu dingin. Menjelang pernikahan itulah, kata Sosro, konon Poch pindah agama menjadi seorang Muslim. Dia berganti nama menjadi Djamaluddin. Kemudian mereka pindah ke Surabaya.

Namun nama barunya sebagai seorang mualaf itu tampaknya tidak digunakan. Hal itu bisa dilihat pada makam Poch di Pemakaman Umum Ngagel Utara, Jalan Bung Tomo, Surabaya. Pada batu nisannya tertulis nama G. A. Poch. Belakangan saya baru tahu G.A. adalah kependekan dari Georg (tanpa e) Anton.
Ane tambahin foto-foto dari berbagai sumber biar lebih jelas.








 


 

 

 




Rancangan Perang Dunia Ke-3 ??



 
1. Ekonomi US kini benar2 sudah berada di ambang kemusnahan.
2. Kemusnahan ekonomi US adalah sesuatu yang memang dirancang. Tujuannya ialah sebagai alat untuk menghapuskan sistem wang kertas dunia dan digantikan dengan sistem wang elektronik sepenuhnya.
3. China telah dipilih untuk memulakan acara memusnahkan matawang dollar. Manakala semua presiden2 US pula terutamanya George Bush Jr. dan Obama telah pun turun temurun membantu usaha ini dengan menambah hutang US ke paras yang mengarut. Sekarang ni pun hutang sebenar US sudah melampaui 16 Thrillion USD.
4. Pada awal tahun 2014 ini, China telah mula melaksanakan polisi2 yang secara drastik akan membuang kepentingan USD kepada China khususnya serta dunia amnya dan menggantikannya dengan Yuan.
5. Bagi mengimbangi kebangkrapan ekonomi US yang memang telah dirancang, US kini telah melaksanakan babak lakonan seterusnya iaitu mula mencari gaduh dengan China. Pergaduhan ini mustahak bagi memulakan WW3.
6. Pada masa yang sama, US dan NATO juga mula mencucuk sesiapa yang patut seperti Ukraine dan Rusia supaya mereka akan akhirnya memilih untuk bergabung dengan China bagi memulakan WW3.
7. Projek menjahanamkan negara2 Arab dan utara Afrika kini berada di dalam fasa terakhir. Tidak lama lagi, kaki2 US dan Israel akan menguasai sepenuhnya kawasan2 ini. Usaha menguasai kawasan2 ini penting dan strategik apabila WW3 bermula nanti.
8. WW3 yang melibatkan US, Israel, Jepun dan negara2 NATO vs. Rusia dan China akan menerbitkan perniagaan yang amat menguntungkan bagi pihak2 berkepentingan yang mengatur dan menulis skrip tajaan “the hidden hand” ini.
9. Nampaknya semuanya telah berada di tempat2 yang diingini oleh “the hidden hand”. Mereka cuma perlukan beberapa perkara sahaja lagi sebelum WW3 boleh dimulakan.
10. Di antara perkara2 yang masih belum dilakukan lagi ialah membuka pengkalan udara US di Sabah, Malaysia. Ini perlu bagi US untuk menguatkan cengkaman kuasa ketenteraan ke atas China dan Rusia apabila WW3 berlangsung kelak. Malaysia pula sudah tentu tidak bersetuju.
11. Maka, usaha2 untuk meracuni fikiran rakyat Sabah untuk keluar daripada Malaysia (seperti Singapura) telah lama dijalankan oleh kumpulan2 berhuruf US dan sekutunya seperti FBI, CIA, Mossad, The Jesuits, MI5, MI6 dan lain2 lagilah. Untuk ini, ada kumpulan2 dalaman yang mengambil kesempatan untuk mencetuskan peristiwa Lahad Datu. Motifnya… ish… paham2 ajelah. Tak boleh tulis kat sini, nanti ada pula yang kata tidak sensitif kepada perasaan mangsa2 yang terbabit pula.
12. Seperti yang kita memang maklum, geng2 “the hidden hand” handal dan pakar dalam menerbitkan drama2 box office yang bernilai jutaan ringgit dan melibatkan pengorbanan nyawa. Nyawa goyim (binatang ternak) macam kita ni langsung tiada nilai kepada geng2 ini. Contoh drama2 box office masyhur yang telah diterbitkan ialah Perang Saudara US, Revolusi Bolshevik, Penubuhan United Nation, Penubuhan Negara2 Komanwel, WW1, WW2, Peristiwa 9/11, dan banyak lagilah. Kalau dalam konteks tempatan pula contoh drama2 box office yang telah diterbitkan ialah Perjanjian Pangkor, Pencerobohan Jepun, Peristiwa Bukit Kepong, Tragedi 13 Mei, Percubaan Menubuhkan Malayan Union Tragedi Memali. Jadi, bila berlaku Tragedi Kehilangan Pesawat MH370, kita pun dah tau kerja2 siapa sebenarnya ini.
13. Selain daripada ingin membuka pengkalan udara di Sabah… ada satu lagi kawasan yang mereka amat2 inginkan akses sepenuhnya. Seperti yang pernah saya bagi klu atau petunjuk di dalam posting sebelum ini, ada sesuatu yang mereka inginkan dan ianya berada di sempadan hutan Pahang-Kelantan dalam Kawasan Taman Negara Malaysia. Sudah lama mereka mencari2 tapi masih belum ketemui juga.
14. Jadi selepas ini, kita perlulah bersedia dengan drama2 box office baru yang akan diterbitkan tidak lama lagi. Tragedi MH370 hanyalah permulaan kepada penguasaan Zionis serta the hidden hand di Asia. Ianya baru “tip of the iceberg” sahaja.
15. Kebelakangan ini, di Malaysia perubahan mula berlaku dengan cepat. Musim kemarau dah masuk 10 minggu dan krisis air mula meruncing. Seminggu dua ni masalah jerebu dan kebakaran hutan bermula. Kos sara hidup meningkat dengan ketara. Wabak denggi mula menjadi2. Drama2 ahli2 politik dan artis2 juga tidak ketinggalan menambahkan lagi kehairanan kita. Mereka2 yang berstatus ulamak pula mula mengeluarkan fatwa2 dan saranan2 yang membuatkan kita konpius. Cerita2, trend2 dan hukum2 baru yang tidak pernah kita dengar mula tersebar dengan berleluasa.
16. Tujuan nukilan kecil ini dibuat bukanlah untuk menambah keserabutan dan kekusutan yang sedia ada. Cuma sekadar buah fikiran untuk sesiapa yang sudi memikirkannya bersama2. Semoga kita dapat melalui semua ini dengan diberi kemudahan dan pertolongan oleh yang Maha Kuasa.
17. Akhir kata, ingatlah… Ini adalah permulaan kepada Fasa Terakhir untuk akhir zaman. Omputih kata… this is nothing. The worst is yet to come. Berjaga2 lah.
Semoga bermanfaat difikir2 kan. 






PENYEBAB PERANG DUNIA II

A. PENYEBAB TIDAK LANGSUNG PERANG DUNIA II

1. Munculnya Nasionalisme Berlebihan

* Nasionalisme yang ikut memicu Perang Dunia I, semakin berkembang setelah perang selesai. Bahkan , nasionalisme cenderung menjurus menjadi chauvinisme. Kecenderungan tampak pada kebanggaan berlebih terhadap bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain.
* Nasionalisme berlebihan yang muncul di Italia, Jerman, dan Jepang. Di Italia, berupa klaim atas wilayah yang pernah menjadi bagian Kekaisaran Romawi. Di Jerman, berupa pengejaran terhadap bangsa Yahudi dalam rangka pemurnian ras Arya. Di Jepang, berupa klaim atas Asia sebagai kesatuan kawasan di bawah Jepang.

2. Timbulnya Pemerintahan Diktator

* Krisis berlarut-larut setelah Perang Dunia I memunculkan anggapan bahwa pemerintahan demokratis tidak bisa dipertahankan. Timbul kecenderungan untuk menempatkan pemerintah di bawah satu penguasa. Keberhasilan pemerintahan diktator memulihkan stabilitas ekonomi membangkitkan dukungan dari masyarakat sekaligus mendorong negara lain untuk menerapkan model pemerintahan yang sama.
* Pemerintahan diktator antara lain muncul di Italia, Jerman, Spanyol, Uni Soviet, dan Jepang.

3. Munculnya Politik Agresi Militer

* Politik agresi militer muncul bersama di Italia, Jerman, dan Jepang, sekitar tahun 1930-an. Politik agresi militer itu berdasarkan doktrin tertentu dalam negara masing-masing. Doktrin itu menjadi alasan klaim atas suatu wilayah. Misalnya, Jerman merasa berhak atas Rhineland karena wilayah itu dihuni oleh bangsa Jerman.
* Politik agresi militer Italia berdasarkan doktrin Italia Irredenta, politik agresi militer Jerman berdasarkan doktrin Lebensraum, politik agresi militer Jepang berdasarkan doktrin Hakko-ichi-u
* Politik agresi militer erat kaitannya dengan upaya menguasai wilayah kaya akan bahan mentah industri, termasuk industri mesin perang.
* Politik agresi militer terlaksana dalam serangan Italia ke Afrika Utara dan Ethiopia, serangan Jerman ke Rhineland dan Austria, dan serangan Jepang ke Manchuria dan China.

B. PENYEBAB LANGSUNG PERANG DUNIA II

  •  Serangan Jerman atas Polandia pada tanggal 1 September 1939, mengawali pertempuran di Front Eropa dan Afrika Utara.
  • Serangan Jepang terhadap pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai, pada tanggal 7 Desember 1941 mengawali pertempuran di Front Pasifik.
  •  
  • Did You Know

    10 Satria Perang Terhebat yang Pernah dicatat Sejarah

    https://rengkodriders.wordpress.com/2012/01/15/10-satria-perang-terhebat-yang-pernah-dicatat-sejarah/

     1. Muhammad SAW




    Muhammad SAW sebagai ahli strategi dan pemimpin tanpa cacat!Setelah perang Badar, satu strategi Rasulullah saw yang sangat urgen adalah menempatkan para inteligennya di Mekah untuk memberikan informasi-informasi yang terkait tentang pasukan Quraisy.
    nabi juga membentuk Majelis Permusyawaratan Militer! Nah lho! Ane nggak komentar, Keren banget pokoknya! Muhammad SAW selalu maju di garis depan, memperkuat semangat para pejuang. Lain halnya seperti pemimpin perang yang selalu di belakang. Hampir semua peperangan yang dilakukan oleh Rasulullah sebagian besar adalah dalam bentuk penyerangan, kecuali perang Khandaq, karena kaidah dalam peperangan menyatakan bahwa strategi penyerangan lebih mempunyai potensi besar untuk memenangkan pertarungan.
    Rasulullah saw juga membentuk satuan pasukan khusus untuk melakukan ekspedisi militer. untuk pemetaan medan, penguasaan lapangan, pengintaian, dan berbagai aktivitas inteligen militer lainnya.
    Beliau selalu melakukan inspeksi pasukannya.



    2. Alexandre The Great


    Tak pelak lagi bahwa peringkat pertama sudah pasti menjadi milik Alexander yang Agung (Alexandre The Great).Ia adalah seorang penakluk asal Makedonia. Ia diakui sebagai salah seorang pemimpin militerpaling jenius sepanjang zaman. Ia juga menjadi inspirasi bagi penakluk-penakluk seperti Hannibal, Pompey dan Caesar dari Romawi, dan Napoleon. Dalam masa pemerintahannya yang singkat, Alexander mampu menjadikan Makedonia sebagai salah satu kekaisaran terbesar di dunia.


    3. Sun tzu


    Ia adalah salah satu jenderal tertangguh dan tercerdas milik kerajaan wu. ia adalah jenderal yang pandai menerjemahkan siasat perang. Ialah penulis buku The Art of war, yang merupakan buku panduan perang dan strategi penyergapan yang sekarang dipelajari di seluruh Dunia.

    4. Julius Cesar


    dialah jenderal terbesar kekaisaran Romawi.Ia menjadi kaisar romawi di tahun 59 SM.ia adalah jenderal perang cerdas dan berbahaya. Di masa pemerintahanya, ia telah meluaslan pengaruh kekaisaran Romawi ke hampir seluruh Eropa, sebagian Afrika, dan sebagian asia barat. ia juga dikenal sebagai salah satu pemimpin paling diktator di Dunia

    5. Leonidas I


    adalah raja Sparta ke-17 dari dinasti Agiad, salah seorang anak dari Raja Anaxandridas II dari sparta, yang dipercayai sebagai keturunan dari Heracles karena kekuatan dan keberaniannya.Namanya menjadi terkenal akibat perannya di pertempuran Thermopylae.

    6. Hannibal barca


    Dia adalah salah satu pemimpin Kartago yang paling terkenal. Pencapaiannya yang paling besar adalah ketika meletusnya Perang Punic, ketika dia membawa pasukan yang mengandung gajah perang dari Iberia melewati Pyrenees dan Alps sampai bagian utara Itali. Selama invasinya di Italia, dia mengalahkan Ksatria Romawi di beberapa pertempuran, termasuk yang di Trebia, Trasimene dan Cannae.

    7. Miyamoto Musashi

    Musahi Miyamoto adalah seorang ahli pedang dan samurai terbaik dalam sejarah jepang.selama Hidupnya, ia telah melakukan duel samurai dengan 60 pendekar pedang dan sama sekali tak terkalahkan.

    8. Saladin


    Saladin adalah salah satu Ksatria tertangguh di dalam perang salib ketiga. Dia sangat dihormati sebagai Ksatria yang sangat tangguh dari Timur tengah. Dialah yang mampu menaklukan kota Yerussalem di perang salib yang ketiga.

    9. Richard I (The Lion Heart)



    Richard I adalah raja Inggris periode 1189 sampai 1199. ia dijuluki Richard the lionhearth karna keberanianya di medan perang. Ia adalah salah satu tokoh penting dalam perang salib. Kehebatanya dibuktikan dengan kemampunya untuk menguasai Siprus dan merebutnya dari tangan Turki.

    10. Liutenant Audie Murphy


    ia adalah seorang Ksatria amerika serikat di perang dunia kedua. ia adalah salah satu Ksatria unggulan. tak heran jika ia banyak diterjunkan ke misi yang berbahaya amerika serikat selama perang dunia ke 2.atas kegemilanganya, ia dianugerahi berbagai medali kehormatan seperti Distinguished Service Cross, Silver Bintang dua, Legion of Merit, dua Bintang Perunggu, dan tiga Purple Hearts; serta Legiun Kehormatan Perancis dan dua Croix de Guerre.
     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar