Senin, 25 November 2013

DEAL NUKLIR IRAN DENGAN 5+1 DI GENEVA...?? >> KONON SEMUA SETUJU UNTIK PENGAYAAN URANIUM IRAN...DAN MENGHENTIKAN EMBARGO EKONOMI YANG SELAMA INI DILAKUKAN TERHADAP IRAN...??>>> INI SUATU KEMAJUAN DALAM SITUASI EKONOMI DUNIA YANG CARUT MARUT... DIMANA BEBERAPA NEGARA SEDANG DALAM KESULITAN EKONOMI.. TERMASUK EROPA DAN AMERIKA..>> SEMOGA SEMUA MEMBAWA KEPADA KEMAKMURAN DAN PEMBANGUNAN EKONOMI DUNIA YANG SEMAKIN ADIL DAN MERATA...>> KITA BERHARAP PEPERANGAN DIKAWASAN TIMUR TENGAH SEGERA TERHENTI.. DAN KEMERDEKAAN PALESTINA SECARA PENUH SEGERA TERWUJUD...>>> ...... Krisis Suriah, meskipun dalam beberapa tahun terakhir telah menganggu hubungan Tehran-Ankara, tapi sekarang seiring dengan perkembangan situasi yang menguntungkan Assad dan runtuhnya segi tiga anti-Suriah (Turki, Qatar, dan Arab Saudi), Turki tampaknya memulai upaya baru untuk merekonstruksi hubungannya dengan negara-negara tetangga. Davutoglu telah melakukan perjalanan ke Qatar dan Bahrain – sebelum singgah di Iran – untuk membahas isu-isu regional termasuk krisis di Suriah....>>> "Congressional Republicans questioned whether the deal would actually prevent Iran from developing a nuclear weapon because they will still be able to enrich uranium — something the nation says is needed for power plants. "'This agreement will not 'freeze' Iran's nuclear program and won't require the regime to suspend all enrichment as required by multiple UN Security Council resolutions,' Sen. Marco Rubio (R-Fla.) said in a statement. 'By allowing the Iranian regime to retain a sizable nuclear infrastructure, this agreement makes a nuclear Iran more likely. There is now an even more urgent need for Congress to increase sanctions until Iran completely abandons its enrichment and reprocessing capabilities.'"..>>> .. "The discussions were kept hidden even from America's closest friends, including its negotiating partners and Israel, until two months ago, and that may explain how the nuclear accord appeared to come together so quickly after years of stalemate and fierce hostility between Iran and the West. "But the secrecy of the talks may also explain some of the tensions between the U.S. and France, which earlier this month balked at a proposed deal, and with Israel, which is furious about the agreement and has angrily denounced the diplomatic outreach to Tehran. "President Barack Obama personally authorized the talks as part of his effort — promised in his first inaugural address — to reach out to a country the State Department designates as the world's most active state sponsor of terrorism. "The talks were held in the Middle Eastern nation of Oman and elsewhere with only a tight circle of people in the know, the AP learned. Since March, Deputy Secretary of State William Burns and Jake Sullivan, Vice President Joe Biden's top foreign policy adviser, have met at least five times with Iranian officials."..>> .. tim ahli perunding Iran ini terdiri dari kementerian-kementerian bidang ekonomi seperti Kementerian Idustri, Tambang, dan Perdagangan, Kementerian Transportasi dan Pembangunan Kota, Kementerian Perminyakan, Bank Sentral Iran, dan Badan Energi Nuklir Iran....>>> Associated Press mengklaim bahwa Amerika Serikat dan Iran menggelar perundingan rahasia selama tahun lalu yang menjadi pembuka jalan bagi kesepakatan historis yang dicapai antara Tehran dan enam negara di Jenewa. Jumat lalu, Zarif membantah laporan koran Le Figaro terbitan Perancis yang mengklaim bahwa pada 21 November, diplomat Iran dan AS mengadakan perundingan rahasia dalam beberapa pekan terakhir di Afghanistan, Irak dan Suriah serta mendiskusikan mekanisme peningkatan hubungan dagang Tehran-Washington pasca kemungkinan penandatangan kesepakatan antara Iran dan Kelompok 5+1...>> "Ini sebuah kebohongan belaka dan kami tidak berunding dengan AS kecuali pada masalah nuklir," kata Zarif...>> Footnotes 5 "Sanctions on associated services" means any service, such as insurance, transportation, or financial, subject to the underlying U.S. or EU sanctions applicable, insofar as each service is related to the underlying sanction and required to facilitate the desired transactions. These services could involve any non-designated Iranian entities. 6 Sanctions relief could involve any non-designated Iranian airlines as well as Iran Air...>> Elements of the final step of a comprehensive solution* The final step of a comprehensive solution, which the parties aim to conclude negotiating and commence implementing no more than one year after the adoption of this document, would: • Have a specified long-term duration to be agreed upon. • Reflect the rights and obligations of parties to the NPT and IAEA Safeguards Agreements. • Comprehensively lift UN Security Council, multilateral and national nuclear-related sanctions, including steps on access in areas of trade, technology, finance, and energy, on a schedule to be agreed upon. • Involve a mutually defined enrichment programme with mutually agreed parameters consistent with practical needs, with agreed limits on scope and level of enrichment activities, capacity, where it is carried out, and stocks of enriched uranium, for a period to be agreed upon. • Fully resolve concerns related to the reactor at Arak, designated by the IAEA as the IR-40...>> • Fully implement the agreed transparency measures and enhanced monitoring. Ratify and implement the Additional Protocol, consistent with the respective roles of the President and the Majlis (Iranian parliament). • Include international civil nuclear cooperation, including among others, on acquiring modern light water power and research reactors and associated equipment, and the supply of modern nuclear fuel as well as agreed R&D practices....>> ublik Islam. Dalam pidato langsung di televisi negara pada hari Selasa (26/11/13), Rohani mengatakan bahwa hak pengayaan tidak dilarang di bawah hukum internasional dan Tehran tidak akan pernah menghentikan kegiatan itu di dalam negeri. "Pengayaan yang merupakan salah satu bagian dari hak nuklir kita akan terus berlanjut. Pengayaan masih berlanjut hingga hari ini dan akan terus berlanjut di masa mendatang. Pengayaan kita tak akan pernah berhenti dan ini adalah gari merah kita," kata Rohani dalam pidato memperingati hari ke-100 kepemimpinannya sebagai presiden Iran. Mengomentari kesepakatan nuklir baru Iran dengan enam kekuatan dunia, Presiden Iran itu mengatakan bahwa kesepakatan itu menciptakan keretakan dalam sanksi yang diberlakukan terhadap Republik Islam. Rohani menekankan bahwa pemerintahannya berhasil menetralisir beberapa sanksi unilateral dan multilateral terhadap Iran. Presiden Iran itu juga mengatakan, musuh-musuh negara yang mencoba menyebarkan Iranophobia di seluruh dunia saat ini semakin terisolasi...>>> ..."Baik sanksi atau ancaman tak memiliki dampak pada kehendak bangsa Iran. Barat tak punya pilihan dan terpaksa melakukan negosiasi untuk memecahkan masalah diciptakannya sendiri," kata Shamkhani dalam pertemuan dengan Ketua Parlemen Libanon, Nabih Berri di Tehran pada hari Selasa...>>>

Wary-of-war Americans back Iran nuclear deal: Poll   http://www.presstv.ir/detail/2013/11/27/336923/americans-back-iran-nuclear-deal-po...
Minggu, 24 November 2013

ADA KEANEHAN DI KERAJAAN SAUDIA..??>>> KENAPA KERAJAAN SAUDIA DALAM ALUR POLITIKNYA.. LEBIH SEJALAN DENGAN ISRAEL... KATIMBANG BENAR2 MEMBELA PALESTINA DAN SDR2 MUSLIMIN LAINNYA DI KAWASAN ARAB DAN TIMUR TENGAH...??>> BAHKAN TERKESAN MELAKUKAN ADU DOMBA SESAMA MUSLIM....??>> ADA APA DENGAN KERAJAAN SAUDIA.. SEBENARNYA..??>> ... APAKAH SAUDIA ITU SEBENARNYA HANYALAH RAJA2 BONEKA BARAT... YANG TELAH DIPERSIAPKAN OLEH PARA AHLI2 STRATEGIS.. PENJAJAH INGGRIS- AMERIKA DAN SEKUTU2NYA...??>> ... ADALAH SUATU KEBODOHAN ULAMA2 ISLAM YANG MENDUKUNG ISSUE PERMUSUHAN SESAMA MUSLIM ...TERLEBIH DENGAN MENGGALAKAN PERSETERUAN SYIAH DAN SUNNY...??>> SEYOGIANYA UMMAT ISLAM DAN PARA TOKOH MUSLIM DAN ULAMA2 SERTA PARA IMAM2NYA...DISELURUH MAZHAB... SEGERA.. BERMUSYAWARAH DAN . SEGERA MENGHENTIKAN PERSETERUAN DIANTARA SESAMA MUSLIM DALAM BERBAGAI BENTUK DAN APAPUN CARANYA...??? DAN HARUS SEGERA MEMBANGUN PERSATUAN MUSLIM SEUTUHNYA.. DAN MENGHENTIKAN ISSUE2 PERMUSUHAN ... YANG SEDANG MARAK... ANTARA MAZHAB2.... ANTARA LAIN... ISSUE SYIAH DAN SUNNY... YANG DIPOLITISASI OLEH AGEN2 PENJAJAH KRIMINAL BARAT..TANG PADA DASARNYA ADANYA DUKUNGAN .. DARI PARA AGEN2 DAN KOLABORATOR2..JAHAT... YANG MENGAKU-NGAKU BAGIAN DARI UMMAT ISLAM YANG MEMBESAR-BESARKAN PERSETERUAN SYIAH DAN SUNNYA.. >> MEREKA ADALAH PENGKHIANAT ISLAM.. DAN MUSUH PERSATUAN UMMAT ISLAM..>>> STOP... ADU DOMBA.. DAN KUATKAN PERSAUDARAAN-SILATURAHIM DAN PERSATUAN UMMAT ISLAM SEUTUHNYA... >>> MERDEKA..!!! .. DAN ..HAYYOOO .... DUKUNG MANIFESTO PALESTINA.. DAN TOLAK DEKLARASI BALFOUR DAN KEPUTUSAN2...YANG BERKAITAN DENGAN ALUR POLITIK PENJAJAHAN... DAN ADU DOMBA UMMAT ISLAM..>>>.... Amerika tidak akan menyesal untuk membuang apabila bonekanya sudah mulai terlihat sempoyongan. Oleh karena itu, Al Saud tampak begitu khawatir. Sedang Inggris ketika melihat kejatuhan rezim ini, maka ia akan menunggangi gelombang untuk membuat boneka baru, yang sesuai dengan situasi baru, seperti yang terjadi di Tunisia. Sehingga, ketika bonekanya, Ben Ali sedang sempoyongan, maka ia tidak menyesal untuk membuangnya, bahkan ia berusaha untuk memperkuat bonekanya yang lain...>> ..... Kerajaan itu menjadi tuan rumah bagi 600,000 pasukan Sekutu hingga kas negara mengalami defisit. Amerika mengeluarkan $60 miliar pada Perang Teluk pertama. Kuwait membayar separuhnya dari anggaran itu. Saat ini, 5000 tentara AS masih bercokol di kerajaan itu sejak akhir Perang Teluk. Sejak 1999, kehadiran mereka telah menimbulkan kejengkelan bagi warga Saudi hingga dikeluarkannya “Memorandum Nasihat” setebal 46 halaman oleh 107 pemuka kelompok Wahabi kepada Raja Fahd. Memorandum tersebut mengkritik pemerintah atas korupsi dan pelanggaran lainnya serta kebijakan pemerintah yang tetap membiarkan kehadiran tentara AS di tanah Saudi. Namun, jawaban yang diambil oleh Raja Fahd adalah menangkap mereka....>> ...Mulai awal tahun 2006, Raja Abdullah telah mencetuskan inisiatif perdamaian yang akan mengakui Israel jika negara itu mengembalikan tanah yang dirampasnya pada perang tahun 1967. Untuk itu, Raja Abdullah bersedia menjadi perantara pada perjanjian antara Pemerintahan Hamas dan Fatah. Raja Abdullah menunjukkan sikap yang sebenarnya ketika Israel menginvasi Libanon pada bulan Juli 2006. Saat itu, pada pertemuan KTT Liga Arab dia bersama Yordania, Mesir, beberapa negara Teluk dan Otoritas Palestina, menghukum Hizbullah atas tindakannya yang dianggap tidak diharapkan, tidak pantas dan tidak bertanggung jawab. Menlu Arab Pangeran Saud al-Faisal pada saat itu mengatakan, “Tindakan itu akan membawa keseluruhan wilayah ini kembali beberapa tahun mundur ke belakang. Kami tidak bisa menerima hal itu.” ...>> Saudi Arabia, bahkan meminta Sheikh terkemuka, Abdullah bin Jabrin, untuk mengeluarkan fatwa yang menyatakan tidak sahnya dukungan, bantuan dan doa bagi Hizbullah...>> Dalam Perang Teluk yang pertama, Raja Fahd dengan resmi memerintah-kan penggelaran pasukan Amerika di tanah Saudi...>> tulisan di situs media Lebanon Al Akhbar berjudul "The Mad Kingdom: Saudi Raises the Stakes" yang pada paragraf terakhirnya menuliskan: "Jadi kegilaan kerajaan Saudi telah mencapai puncaknya, dan adalah mengejutkan bahwa ada sebagian kelompok di Lebanon yang bersedia mengikutinya, membantu Pangeran Bandar bin Sultan (kepala inteligen Saudi, orang nomor satu yang memimpin Saudi dalam berbagai konflik di Timur Tengah) menciptakan kekacauan di Lebanon dan Syria dalam beberapa bulan atau tahun ke depan"...>> Di antara rencana tersebut adalah membentuk pasukan "Mohammad Army" berkekuatan 250.000 milisi bersenjata yang siap dikerahkan ke wilayah-wilayah konflik di luar negeri serta mengobarkan aksi-aksi teror terhadap kekuatan-kekuatan pro-Iran, terutama di Irak, Syria, Yaman dan Lebanon. ..>>>

SAUDI DAN PEMBOMAN KEDUBES IRAN     http://cahyono-adi.blogspot.com/2013/11/saudi-dan-pemboman-kedubes-iran.html#more   Say...